1,721,254 research outputs found

    College Event Management System / Muhammad Iqbal Iskak

    Get PDF
    Difficulty in registering for an event in college is a common problem faced by college residents. Having to collect physical stickers and keeping it safe is hard for students who are busy in their daily life. QR Code technology was an idea that can be implemented in this system as a registration method which help students to register for an event more quickly. Therefore, the objective of this project is to develop a web system called College Event Management System to read QR Code from students and manage all events in a database and to evaluate the effectiveness of the mobile application using Functionality Test and User Acceptance Test (UAT). Development methodology used in this project is Waterfall Model. It includes five phases which are requirement analysis phase, design phase, development phase, testing phase and documentation phase. The results from the test conducted shows that majority of the respondents are neutral in using College Event Management System. Some recommendation that can be done to improve the system is to create a profile for student to check on their registered events. Future works for this research is to create a mobile application that can be integrated with the system to enable user to have easier access to the system

    GANGGUAN PSIKOGENIK LATAH GARY ISKAK: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK

    Get PDF
    This research is motivated by the stigma of talkativeness suffered by women, people with low education, and belonging to the lower economic class category. The research entitled "Psychogenic Disorder of Talkative Gary Iskak (Psycholinguistic Study)" aims to describe the talkative and the background of talkative sufferers towards artist Gary Iskak. The theory used in this research is the talkative theory of  Abdul Chaer and Soenjono Darjowidjodjo with a psycholinguistic approach. The data collection method used is the referential method with the note-taking technique. In contrast, the data analysis method is the referential method with the determining determinants or the PUP technique. The results found in this study are that there are four general reaction types: Ekolalia, Ekopraxia, Auto Ekolalia, and Automatic Obedience. Then the two types of talkative reactions that are not included in the four categories are a mixture of Ekolalia and Ekopraxia talkative and the impact of voice talk. In addition to the type of talkativeness, it was also found that the factors causing the talkativeness experienced by Gary Iskak when he was in several events found four causes of talkativeness. Among the four, the most frequent cause of talkativeness is being surprised by other people's movements

    Analisis Kualitas Pelayanan Prima (Service Excellent) Pada Poli Kebidanan dan Kandungan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Iskak Tulungagung

    Get PDF
    Dewasa ini persaingan dalam bidang pelayanan semakin tajam, semua perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat saling berlomba untuk memaksimalkan pelayanan yang diberikan dan untuk memuaskan pelanggannya, tidak terkecuali Poli Kebidanan dan Kandungan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Pada dasarnya penelitian ini berusaha untuk menganalisa Kualitas Pelayanan Prima (Service Exellent) pada Poli Kebidanan dan Kandungan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Berdasarkan data yang tersedia, dan setelah dilakukan pembahasan berdasarkan data tersebut didapat bahwa Standart Pelayanan Prima yang telah di terapkan pada Poli Kebidanan dan Kandungan RSUD Dr. Iskak dalam hal ini Standart Pelayanan Minimal telah sesuai dan telah dijalankan secara komit oleh petugas Poli Kebidanan dan Kandungan RSUD Dr. Iskak. Adapun dimensi kualitas pelayanan pada poli kebidanan dan kandungan di instalasi rawat jalan RSUD Dr. Iskak Tulungagung berdasarkan dari aspek-aspek dimensi kualitas meliputi aspek Keandalan, Daya Tanggap, Kepastian, Empati dan Bukti fisik telah sesuai dan telah mendapatkan feedback yang positif dari obyek pelaku pelayanan prima, yaitu pasien. Pada akhirya Reaksi pasien terhadap pelayanan prima yang dilakukan oleh Poli Kebidanan dan Kandungan adalah sangat puas, hal ini dibuktkan dengan hanya 4% dari 25 informan yang menyatakan tidak puas dengan pelayanan yang telah diberikan oleh Poli Kebidanan dan Kandungan RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Hal ini selanjutnya merupakan perhatian khusus dari pihak Poli Kebidanan dan Kandungan RSUD Dr. Iskak Tulungagung untuk dapat membenahi dan meningkatkan komitmen serta kinerjanya atau paling tidak mempertahankan kinerja yang telah ada, sehingga RSUD Dr. Iskak tetap menjadi tujuan masyarakat Tulungagung. Loyalitas pasien yang sudah terbentuk juga merupakan wujud dari ekspresi pengapresiasian pelayanan prima yang telah diberikan oleh pihak Poli Kebidanan dan Kandungan RSUD Dr. Iskak Tulungagung, sehingga diharapkan kedepannya, RSUD Dr. Iskak, khususnya Poli Kebidanan dan Kandungan lebih mengedepankan lagi Pelayanan Prima yang telah diberikaan dan tetap secara komitmen menjalankan paling tidak Standar Pelayanan Minimal sebagai dasar Standart pelayanan Prima pada Poli Kebidanan dan Kandungan RSUD Dr. Iskak Tulungagung

    Analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal sebagai dasar penetapan strategi : Studi Kasus Pada RSUD dr. Iskak Tulungagung

    Get PDF
    Membaiknya tingkat pendapatan dan sikap masyarakat kota Tulungagung yang semakin menyadari arti pentingnya kesehatan membuktikan bahwa kebutuhan akan pelayanan kesehatan pada masyarakat Tulungagung semakin meningkat. Tetapi di sisi lain, terdapat adanya persaingan untuk memenuhi kebutuhan akan pelayanan kesehatan tersebut. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya jasa pelayanan kesehatan lain, misalnya praktek dokter dan bidan, puskesmas, klinik-klinik kesehatan, pengobatan alternatif dan lain sebagainya. Dalam menghadapi persaingan yang ada maka RSUD dr. Iskak Tulungagung harus tanggap terhadap perubahan lingkungan dan para pesaingpesaingnya. Oleh karena itu perlu adanya analisis lingkungan baik lingkungan internal dan lingkungan eksternal untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki serta peluang dan ancaman yang dihadapi RSUD dr. Iskak Tulungagung. Berdasarkan hasil analisis ETOP diketahui bahwa RSUD dr. Iskak Tulungagung memiliki lebih banyak peluang daripada ancaman, sedangkan dari hasil analisis SAP juga diketahui bahwa RSUD dr. Iskak Tulungagung memiliki lebih banyak kekuatan daripada kelemahan. Kekuatan internal yang dimiliki RSUD dr. Iskak Tulungagung ini dapat digunakann untuk memanfaatkan peluang yang ada dan untuk mengatasi ancaman yang muncul di masa mendatang. Berdasarkan analisis SWOT dapat diketahui bahwa RSUD dr. Iskak Tulungagung berada pada kuadran I yaitu strategi agresif yang menunjukkan bahwa perusahaan memiliki peluang yang besar yang dapat dimanfaatkan oleh RSUD dr. Iskak Tulungagung. Selain itu RSUD dr. Iskak Tulungagung juga memiliki kekuatan internal yang besar yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Dari analisis di atas alternatif strategi yang dapat digunakan oleh RSUD dr. Iskak Tulungagung adalah strategi pertumbuhan. Strategi pertumbuhan adalah strategi yang meningkatkan objektif lebih tinggi di kemudian hari dari tingkat objectif masa lampau. Strategi ini juga menghasilkan produk dan jasa yang utama atau dapat pula mengadakan tambahan jenis produk dan jasa tambahan

    KAJIAN PENGELOLAAN LINEN DI INSTALASI CENTRAL STERILE SUPPLY DEPARTMENT (CSSD) DAN LAUNDRY RSUD Dr. ISKAK TULUNGAGUNG

    No full text
    Rumah sakit sebagai institusi penyedia pelayanan kesehatan wajib berupaya untuk mencegah risiko terjadinnya infeksi bagi pasien dan petugas rumah sakit. Secara khusus pengelolaan linen sangat penting untuk diperhatikan guna mengurangi risiko infeksi nosokomial. Berdasarkan data WHO, kejadian infeksi nosokomial 9% terjadi di negara-negara berkembang. Di Indonesia prevalensi infeksi nosokomial yang dikeluarkan oleh Dirjen pelayanan medik Depkes RI tahun 2003 rata-rata sebesar 8,1%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada bulan November 2014 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Iskak Tulungagung melalui data rekam medik, terjadi peningkatan kasus infeksi nosokomial sebesar 1% pada pasien rawat inap dari tahun 2013 ke tahun 2014 (bulan Januari-September). Hasil survey pendahuluan dan observasi terkait pengelolaan linen yang dilakukan oleh peneliti pada bulan Desember 2014 di instalasi Central Sterile Supply Departmet (CSSD) dan laundry RSUD Dr. Iskak Tulungagung, menunjukkan bahwa kereta dorong yang digunakan untuk mengangkut linen kotor dan linen bersih tidak dibedakan, pengeringan linen bersih tidak semuanya menggunakan mesin pengering namun sebagian menggunakan sinar matahari. Penanganan linen yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada dapat menjadikannya sebagai sumber kontaminasi penting dirumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengelolaan linen di instalasi CSSD dan laundry RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun Teknik penyajian data dalam penelitian ini menggunakan tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan linen yang meliputi proses penanganan linen di ruangan /pengumpulan linen di ruangan RSUD Dr. Iskak Tulungagung sebagian besar telah melaksanakan pengumpulan linen termasuk dalam kategori cukup (84,6%). Proses penanganan linen di unit laundry RSUD Dr. Iskak Tulungagung yang meliputi penerimaan linen, pemilahan linen, pencucian dan desinfeksi linen penyetrikaan dan pelipatan linen serta pengemasan linen termasuk dalam kategori cukup, pengeringan linen termasuk dalam kategori kurang, penyimpanan linen dan distribusi linen termasuk dalam kategoti baik, sedangkan perendaman dan desinfeksi linen infeksius tidak dilakukan oleh unit laundry karena hal ini dinilai beresiko terhadap petugas laundry. Proses penanganan linen di unit CSSD RSUD Dr. Iskak Tulungagung yang meliputi penerimaan linen, pengemasan dan pelabelan linen termasuk dalam kategori cukup, sedangkan pelipatan linen, sterilisasi linen, kontrol indikator, penyimpanan linen steril dan distribusi linen steril termasuk dalam kategori baik. Pengawasan kualitas linen di instalasi CSSD dan laundry RSUD Dr. Iskak Tulungagung termasuk dalam kategori cukup. Adapun proses pengangkutan linen pada masing-masing ruangan RSUD Dr. Iskak Tulungagung sebagian besar melaksanakan pengangkutan linen dengan kategori cukup (84,6%). Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah pihak RSUD Dr. Iskak Tulungagung perlu melakukan evaluasi pengelolaan linen secara periodik, baik evaluasi atas setiap kegiatan, tahap demi tahap dan atas seluruh proses, hal ini dilakukan untuk mempertahankan kualitas pengelolaan linen agar tetap terjaga dengan baik serta segera memperbaiki sitem pengelolaan linen apabila kualitasnya menurun, dengan demikian dapat meningkatkan kinerja instalasi CSSD dan laundry RSUD Dr. Iskak Tulungagung

    Developing virtual campus tour using panoramic video / Nur Izlin Iskak

    Get PDF
    Difficulty in finding the destination is a common problem faced by students, staffs and visitors of a university. To solve the problem, the virtual campus tour is a recommended technology that can be implemented in a university website. The virtual campus tour which can be accessed as mobile app or website, can help its users in their journey around campus. Furthermore, it can save time. Agile method was used as the development technology. It has four phases, requirement phase, design phase, development phase and test feedback phase. In this virtual campus tour, features that user can use are hotspot of main building such as academic building, college and administration building. The virtual campus tour was develop in panoramic video where user can see in 360-degree view of campus area. Based on preliminary investigation conducted via online form, it was discovered that 60.9% of the respondent come from students and 39.1% respondent from visitors of university. In the online form, the respondents need to answer six questions, such as on how they find a particular destination within university campus, did they ever lost their way when finding a destination in campus area and what features that they prefer if virtual campus tour is develop. User Acceptance Testing (UAT) was conducted to ensure the virtual campus tour is accepted by user. From the User Acceptance Testing (UAT), 19 from the respondents strongly agree that Virtual Campus Tour makes them easier to find a building while 11 of them agree. Besides that, this Virtual Campus Tour web-based system that using panoramic video is useful for anyone who visits UiTM Perlis that most of the respondents strongly agree. Then, it is recorded that 12 respondents strongly agree that they tend to use Virtual Campus Tour web-based system in the future and they will recommend Virtual Campus Tour to their family, friends and other visitors. In Heuristic Evaluation, five experts were chosen to testing the system. The experts comments about the design of the web-based system and the panoramic video for virtual campus tour

    Implementasi Program Instalasi Gawat Darurat Modern (Instagram) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di Bidang Kesehatan (Studi Pada RSUD Dr. Iskak Tulungagung)

    No full text
    Salah satu bentuk perwujudan Negara Indonesia dalam melaksanakan paradigma SDGs sebagai lanjutan dari MDGs yang telah disepakati oleh PBB yaitu menjamin kesejahteraan masyarakat dalam Konstitusi Pancasila dan UUD 1945 dengan penyediaan penyelenggaraan pelayanan publik, yang salah satunya adalah penyelenggaraan layanan kesehatan yang menjadi tanggung jawab Rumah Sakit, salah satunya RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Penyediaan layanan kesehatan untuk masyarakat Tulungagung memiliki banyak permasalahan sehingga RSUD Dr. Iskak Tulungagung mengatasi hal tersebut dengan Program INSTAGRAM. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan penelitian yang dilaksanakan di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, situs penelitian berada di RSUD Dr.Iskak Tulungagung. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer berupa pendapat dari Dr. Bobi Prabowo, Deni Yunita, dan Pak Mahmud dan Data Sekunder yang berupa lampiranlampiran berupa tabel pasien di IGD. Analisis Data yang digunakan adalah Model Interkatif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian yaitu pembagian staf medis dan non medis di RSUD Dr. Iskak Tulungagung, dan staf medis dan staf non medis di Instalasi Gawat Darurat sebagai penggerak program INSTAGRAM serta memberikan pelayanan kesehatan di IGD, Jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan dalam rangka pembaharuan gedung beserta fasilitasnya, dan karakteristik program INSTAGRAM yang berupa pelayanan kesehatan yang dapat dikenali oleh masyarakat. faktor pendukung program INSTAGRAM dan faktor penghambat. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa RSUD Dr. Iskak Tulungagung telah mampu memberikan pelayanan berupa program INSTAGRAM sesuai yang diharapkan oleh masyarakat, dimana dalam penerapan program tersebut didukung oleh beberapa faktor dan faktor lain yang menghambat penerapan progra

    Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Length Of Stay Pasien Di Instalasi Gawat Darurat Rsud Dr. Iskak Tulungagung

    No full text
    Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah layanan khusus rumah sakit yang menangani pasien dengan kegawatdaruratan dan memerlukan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa serta pencegahan kecacatan lebih lanjut. Length of Stay pasien di IGD merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan dalam menilai kinerja dari IGD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan waktu pemeriksaan laboratorium, waktu pemeriksaan radiologi serta waktu review dan konsultasi sebagai faktor yang mempengaruhi LOS pasien di IGD RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder yang didapat dari rekam medis pasien di IGD RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini mencapai 369 sampel berdasarkan rumus Slovin serta kriteria inklusi dan ekslusi diambil menggunakan Simple Random Sampling. Hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik menunjukkan bahwa 3 faktor diatas secara simultan sig 0,000 0,05 tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap LOS pasien di IGD. Pada uji parsial waktu pemeriksaan radiologi sig 0,001 < 0,05 memiliki pengaruh terhadap LOS pasien di IGD dan pada uji parsial waktu review dan konsultasi sig 0,006 < 0,05 memiliki pengaruh yang paling besar terhadap LOS pasien di IGD. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tiga faktor yang diteliti terhadap LOS pasien di IGD secara simultan akan tetapi hanya faktor waktu pemeriksaan radiologi serta waktu review dan konsultasi yang memiliki pengaruh terhadap LOS pasien di IGD. Hal ini bisa menjadi pertimbangan khusus bagi manajemen RSUD Dr. Iskak Tulungagung agar dapat meninjau ulang terkait dengan waktu pemeriksaan radiologi serta waktu review dan konsultasi pasien di IGD

    Review Desain Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Dr. Iskak Tulungagung

    Get PDF
    Kegiatan rumah sakit menghasilkan limbah baik itu limbah padat, limbah cair maupun gas. Hasil kajian yang dilakukan oleh Kementerian Republik Indonesia terhadap 100 rumah sakit di Jawa dan Bali menunjukkan bahwa rata rata produksi limbah cair sebesar 416,8 liter per tempat tidur per hari. Diperkirakan secara nasional produksi air limbah sebesar 48.985,70 ton per hari. Menurut Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013 tentang baku mutu air limbah bagi industri dan/atau kegiatan usaha lainnya, air limbah dari rumah sakit harus memenuhi baku mutu yang tertera pada peraturan tersebut. Parameter yang perlu diuji dalam limbah cair rumah sakit diantaranya adalah pH, Suhu, BOD, COD, TSS, NH3, PO4, dan Total Coliform. Berdasarkan hasil pengujian kualitas air limbah di RSUD Dr. Iskak Tulungagung terdapat beberapa kali hasil pengukuran yang menunjukkan parameter NH3 dan PO4 yang kurang memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan. RSUD Dr. Iskak Tulungagung berencana akan melakukan pengembangan, yaitu peningkatan kapasitas dari 468 tempat tidur menjadi 765 tempat tidur. Kegiatan pembangunan tersebut akan mempengaruhi volume limbah cair yang dihasilkan oleh rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi removal pada IPAL RSUD Dr. Iskak Tulungagung dalam menurunkan kadar BOD, TSS, PO4, dan NH3 untuk selanjutnya dapat direview desainnya, mengetahui debit air limbah RSUD Dr. Iskak Tulunggaung sebelum dilakukan pengembangan dan prediksi debit air limbah setelah pengembangan rumah sakit, dan untuk mengetahuiix dimensi baru bangunan IPAL untuk dapat memenuhi debit rencana setelah dilakukan pengembangan rumah sakit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis yang dilakukan meliputi analisa debit air limbah, analisa kualitas air limbah, dan review desain IPAL meliputi efisiensi penurunan parameter TSS, BOD, NH3 dan PO4 serta perhitungan dan analisis bangunan IPAL eksisting dan usulan desain IPAL baru yang selanjutnya dilakukan perbandingan dengan kriteria desain. Debit air limbah sebelum pengembangan sebesar 0.002064815 m3/s, setelah dilakukan pengembangan diperkirakan akan meningkat mencapai 0.005135 m3/s. Hasil review desain IPAL terhadap waktu detensinya pada masing-masing unit ditemukan ada yang belum memenuhi kriteria desain IPAL dan kapasitas IPAL eksisting kurang memenuhi jumlah debit air limbah rumah sakit. Usulan desain baru IPAL RSUD Dr. Iskak Tulungagung setelah pengembangan terdiri dari grit chamber, bak pemisah lemak (grease trap), bak ekualisasi, bak pengendap I, bak anaerob, bak aerob, bak pengendap II, bak klorinasi. Kapasitas usulan desain IPAL baru sebesar 447.455 m3, dan mampu menampung perkiraan debit air limbah setelah pengembangan sebesar 443.664 m3/hari
    corecore