1 research outputs found
Pemanfaatan abu serbuk kayu dan serbuk cangkang kerang sebagai material stabilisasi tanah lunak
Muara Gembong Sub-district, Bekasi Regency, West Java Province, has many damaged and bumpy roads. This area is coastal and some parts of the area are swampy soils that have low bearing strength, not meeting the required bearing strength (CBR) of at least 6%. This research aims to analyze the effect of the addition of sawdust ash and clam shell powder as soil stabilization material on bearing strength, in this case the California Bearing Ratio value. The method used in this research is a laboratory experiment of soft soil stabilization mixed with additive materials in the form of sawdust ash and clam shell powder at a proportion of 2% and 4% to the dry weight of the soil. Tests carried out include Atterberg limit test, compaction, and CBR in unsubmerged conditions. The analysis showed that the soil mixed with 4% clam shell powder without sawdust ash increased the CBR value by 84.32% against the original soil CBR. Soil mixed with clam shell powder and sawdust ash also experienced an increase in bearing strength but not as good as soil mixed with clam shell powder alone.Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat banyak dijumpai jalan yang rusak dan bergelombang. Wilayah ini merupakan pesisir laut dan beberapa bagian wilayahnya merupakan tanah rawa yang memiliki kuat dukung yang rendah, tidak memenuhi kuat dukungyang dipersyaratkan yaitu CBR minimum 6%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu serbuk kayu dan serbuk cangkang kerang sebagai material stabilisasi tanah terhadap kuat dukung, dalam hal ini yaitu nilai California Bearing Ratio. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium stabilisasi tanah lunak yang dicampurkan dengan material aditif berupa abu serbuk kayu dan serbuk cangkang kerang pada proporsi 2% dan 4% terhadap berat kering tanah. Pengujian yang dilakukan meliputi uji batas Atterberg, pemadatan, dan CBR kondisi tidak terendam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tanah yang dicampur dengan 4% serbuk cangkang kerang tanpa abu serbuk kayu mengalami peningkatan nilai CBR sebesar 84.32% terhadap CBR tanah asli. Tanah yang dicampur dengan serbuk cangkang kerang dan abu serbuk kayu juga mengalami peningkatan kuat dukung namun tidak sebaik tanah yang dicampur dengan serbuk cangkang kerang saja
