1,720,972 research outputs found
HUBUNGAN PARITAS DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI TPMB INTAN FITRIA NINGRUM AMD. KEB KABUPATEN GRESIK
Lama persalinan kala II adalah lamanya proses persalinan dimulai
pembukaan lengkap sampai bayi lahir. Apabila mengalami perpanjangan kala II,
dapat meningkatkan Angka Kematian lbu (AKI). Berdasarkan data sekunder di
TPMB Intan Fitria Ningrum, A.Md. Keb Kabupaten Gresik selama setahun, dari
56 ibu bersalin terdapat 18 ibu (32,2%) mengalami persalinan kala II tidak
normal, sebagian besar terjadi pada ibu nulipara sebanyak 13 ibu (59 %). Tujuan
penelitian adalah menganalisis hubungan paritas dengan lama persalinan kala II
di TPMB Intan Fitria Ningrum, A.Md. Keb Kabupaten Gresik.
Penelitian ini penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross
sectional. Populasinya ibu bersalin di TPMB Intan Fitria Ningrum sebanyak 56
ibu, dan sampel diambil secara total sampling. Variabel independentnya paritas,
variabel dependentnya lama persalinan kala II. Dan menggunakan data skunder
kemudian dilakukan tabulasi data dengan uji statistik Chi-Square dengan tingkat
kemaknaan (α < 0,05).
Hasil menunjukkan dari 22 ibu bersalin dengan nulipara sebagian besar
(59%) mengalami lama kalaII tidak normal, dari 34 ibu bersalin dengan multipara
hampir seluruhnya (85,3%) mengalami kala II normal. Pada proses perhitungan
Chi-Square dengan program SPSS didapatkan ρ (0,001) dimana < α ( 0,05)
sehingga Ho ditolak, berarti ada hubungan paritas dengan lama persalinan kala II.
Simpulan penelitian adalah pada ibu bersalin yang sudah pernah melahirkan
maka kemungkinan besar akan mengalami kala II normal. Karena itu bidan perlu
memberikan HE tentang pentingnya menjaga pola aktivisas, nutrisi dan
memotivasi ibu ikut senam hamil agar otot dasar panggul lebih elastis untuk
persiapan persalinan
PENGARUH KECUKUPAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS PT. BANK MUAMALAT INDONESIA, TBK. : PERIODE 2003-2010
Intan Fitria R. 0708549. Pengaruh Kecukupan Modal terhadap Profitabilitas PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk. Dibawah bimbingan Prof. Dr. H. Dadang Sadeli, M.Si dan Mayasari, SE., MM.Penelitian ini dilakukan pada PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk. dengan mengkhususkan pada permasalahan profitabilitas yang diindikasikan dengan return on equity (ROE) dan dihubungkan dengan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR). Hal yang melatarbelakangi penelitian adalah kondisi profitabilitas Bank Muamalat Indonesia yang dibawah rata-rata industri Bank Umum Syariah (BUS) dan CAR yang relatif tinggi dari batas minimal yang ditetapkan Bank Indonesia (BI). Sedangkan tujuan diadakan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran CAR dan profitabilitas serta mengetahui pengaruh antara CAR terhadap profitabilitas pada Bank Muamalat Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari tahun 2003-2010. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas yang diindikasikan dengan return on equity (ROE) dan variabel independen adalah kecukupan modal yang diindikasikan dengan capital adequacy ratio (CAR). Dalam proses pengujian hipotesis, alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi regresi linear sederhana, korelasi product moment, koefisien determinasi dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode penelitian tahun 2003 hingga tahun 2010, pergerakan CAR Bank Muamalat Indonesia menurun, namun secara keseluruhan relatif tinggi diatas minimal CAR yang disyaratkan sebesar 8%. Sedangkan kondisi ROE Bank Muamalat Indonesia dibawah rata-rata industri Bank Umum Syariah (BUS). Dari pengujian hipotesis, diperoleh hubungan CAR terhadap ROE lemah. Korelasi antara keduanya bernilai negatif yang menandakan bahwa peningkatan CAR akan menurunkan ROE, dan sebaliknya. Kesimpulannya adalah hipotesis yang diajukan terbukti dan benar terdapat pengaruh antara CAR terhadap ROE yaitu sebesar 8,9% sedangkan sisanya 91,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN PADA PETANI DALAM MEWUJUDKAN INKLUSI KEUANGAN (Study kasus BMT Istiqomah Karangrejo dan BMT Rizwa Tulungagung)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Analisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan pada Petani
dalam mewujudkan Inklusi Keuangan (Study kasus BMT Istiqomah Karangrejo dan BMT
Rizwa Tulungagung” ini ditulis oleh Ulfatul Intan Fitria, NIM 12401173004, Pembimbing
Binti Nur Asiyah, M.Si.
Penelitian ini di latar belakangi upaya dalam mewujudkan suatu Inklusi Keuangan
para petani di Tulungagung. Maka dari itu setiap BMT memiliki strategi pemasaran untuk
mengenalkan produk pembiayaan nya agar dikenal semakin meluas apalagi dikalangan
petani yang masih sangat awam dalam hal mengenal lembaga keuangan seperti BMT. Fokus
penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana strategi pemasaran produk pembiayaan
pada BMT Istiqomah Karangrejo dan BMT Rizwa Tulungagung ? (2) Bagaimana Strategi
pemasaran prosuk pembiayaan pada petani dalam mewujudkan inklusi keuangan ? (3)
bagaimana hubungan antara petani dan inklusi keuangan ? (4) apa saja kendala-kendala dan
solusi Strategi pemasaran prosuk pembiayaan pada petani dalam mewujudkan inklusi
keuangan ?
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Dengan jenis penelitian study kasus. Dimana peneliti mempelajari secara instensif tentang
latar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungan, lembaga maupun masyarakkat
petani yang diteliti melalui berbagai teknik pengumpulan data. Adapun teknik pengumpulan
data dalam metode ini adalah wawancara. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan
analisis model deduktif berangkat dari permasalahan umum untuk diambil kesimpulan pada
permasalahan khusus. Sedangkan untuk menguji keabsahan data peneliti ini dilakukan
triagulasi dengan sumber.
Penelitian ini menghasilkan temuan berupa (1) Strategi pemasaran produk
pembiayaan yang dilakukan BMT Istiqomah Karangrejo dan BMT Rizwa Tulungagung
menggunakan strategi jemput bola, pemasaran sosial media seperti whatsapp, instagram,
facebook. Dalam masalah SOP marketing BMT Istiqomah belum membuat penerapan SOP
tertulis, beda dengan BMT Rizwa yang sudah ada penerapan SOP marketing sehingga
karyawan akan nyaman bekerja tanpa timbul rasa was-was apakah pekerjaan sesuai atau
tidak. (2) strategi pemasaran produk pembiayaan pada petani dalam mewujudkkan inklusi
keuangan pihak BMT mencari informasi tempat dimana terdapat sekelompok petani lalu
para pemasar mendatangi kelompok tani tersebut. dikarenakan ada beberapa petani tidak
pandai dalam bermain sosial media. Bidikan daerah kedua BMT yaitu mereka
mengutamakan membidik daerah masing masih dikarenakan daerah tempat BMT
merupakan kawasan pertanian, dalam mewujudkan inklusi keuangan para petani BMT
Istiqomah Karangrejo sangat baik meski belum keseluruhan terbidik BMT Istiqomah
mempunyai angsuran khsusus untuk pertanian sehingga membidik lebih banyak petani.
(3)hubungan antara petani dan inklusi keuangan menurut kedua BMT sangatlah pnenting
karena dengan adanya inklusi petani akan menjadi tahu dan menjadi makmur karena
dipermudah dalam masalah pembiayaan modal. (4) kendala dan solusi dalam melakukan
strategi pemasaran pada petani dalam mewujudkan inklusi keuangan BMT Istiqomah dan
BMT rizwa hampir mempunyai kendala yang sama seperti kurangnya pemahama
masyarakat serta kurangnya personil pemasaran untuk solusi kedua BMT akan lebih baik
lagi dalam penyampaian dan memahamkan masyarakat, serta akan menambah personil
pemasaran agar lebih luas dalam melakukan pemasaran.
Kata kunci : Strategi Pemasaran, Produk, Pembiayaan, Petani, Inklusi Keuanga
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
