199 research outputs found

    Alternative energy resource from electric transportation

    No full text
    Author name used in this publication: Sutanto, DRefereed conference paper2004-2005 > Academic research: refereed > Refereed conference paperVersion of RecordPublishedPublisher permissio

    Exploring the power conditioning system for fuel cell

    No full text
    Author name used in this publication: Cheng K. W. E.Author name used in this publication: Sutanto D.Author name used in this publication: Law K. K.Power Electronics Research Centre, Department of Electrical EngineeringRefereed conference paper2000-2001 > Academic research: refereed > Refereed conference paperVersion of RecordPublishedVoR allowe

    Virtual laboratory development for teaching power electronics

    No full text
    Author name used in this publication: Cheng K. W. E.Author name used in this publication: Cheung N. C.Author name used in this publication: Sutanto D.Power Electronics Research Centre, Department of Electrical EngineeringRefereed conference paper2001-2002 > Academic research: refereed > Refereed conference paperVersion of RecordPublishedVoR allowe

    PENGARUH HATHA YOGA PADA KAPASITAS INSPIRASI, KAPASITAS EXERCISE, GEJALA SESAK NAPAS, DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK STABIL

    Get PDF
    RINGKASAN Pengaruh Hatha Yoga Pada Kapasitas Inspirasi, Kapasitas Exercise, Gejala Sesak Napas, Dan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik Stabil Inge Cahya Ramadhani, Yusup Subagio Sutanto, Ana Rima Setijadi, Suradi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta/ RSUD dr. Moewardi Surakarta Latar belakang: Manifestasi sistemik pada PPOK akan menyebabkan perubahan struktur dan fungsi otot. Kapasitas otot yang menurun akan menyebabkan penurunan kapasitas exercise sehingga akan membatasi mobilitas dan aktivitas. Rehabilitasi paru telah diterima sebagai strategi intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kekuatan dan kapasitas fungsional otot napas, meningkatkan kapasitas exercise, mengontrol dan mengurangi gejala sesak napas serta meningkatkan kualitas hidup penderita PPOK. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh latihan hatha yoga terhadap kapasitas inspirasi, kapasitas exercise, gejala sesak napas, dan kualitas hidup penderita PPOK stabil. Metode: Uji klinis dengan pre dan post test group design pada pasien PPOK stabil di klinik Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta bulan Februari 2018 secara purposive sampling. Kapasitas inspirasi (KI) dari spirometri, kapasitas exercise (6MWT), gejala sesak napas (mMRC), dan kualitas hidup (CAT) diukur pada awal dan setelah empat minggu pada kelompok latihan hatha yoga dan kontrol. Hasil: Sebanyak 30 subjek PPOK stabil dibagi dua menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan hatha yoga dan kontrol pada KI (p=0,001 dan p=0,000), 6MWT (p=0,000 dan p=0,002), mMRC (p=0,001 dan p=0,008), dan CAT (p=0,000 dan p=0,000) sebelum dan sesudah perlakuan menunjukkan perbedaan yang bermakna. Terdapat perbedaan yang bermakna antara persentasi kenaikan KI (p=0,012), perubahan nilai 6MWT (p=0,001), penurunan skor mMRC (p=0,000), dan CAT (p=0,000) kelompok perlakuan dan kontrol. Kesimpulan: Hatha yoga dapat meningkatkan KI, meningkatkan kapasitas exercise, menurunkan gejala sesak napas, dan meningkatkan kualitas hidup penderita PPOK stabil. Hatha yoga menunjukkan manfaat dan dapat diaplikasikan sebagai program rehabilitasi paru pada penderita PPOK stabil. Kata kunci: PPOK, hatha yoga, kapasitas inspirasi, mMRC, 6MWT, CA

    NILAI KARAKTER DALAM NOVEL BIOGRAFI HATTA: AKU DATANG KARENA SEJARAH KARYA SERGIUS SUTANTO

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud dan pengekspresian nilai-nilai karakter dalam novel biografi Hatta Aku Datang Karena Sejarah Karya Sergius Sutanto. Pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumentasi atau kajian pustaka. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, membaca untuk menyeleksi dan menandainya kata, frasa, kalimat, paragraf, dan wacana yang mengandung informasi berkaitan dengan nilai-nilai karakter. Kedua, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan data berdasarkan butir-butir masalah yang telah dirumuskan, tidak melihat bagian per bagian. Ketiga, menafsirkan kembali secara semiotik seluruh data teridentifikasi dan terklasifikasi untuk menemukan kepaduan, kesatuan, dan hubungan antardata. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, nilai-nilai karakter utama, yakni (a) kemandirian, (b) semangat kebangsaan, (c) cinta tanah air, (d) cinta damai, (e) gemar membaca, dan (f) kejujuran. Kedua, pengekspresian nilai-nilai karakter disajikan dengan dua pola, yaitu (a) penyampaian langsung dengan cara pendeskripsian karakter, tindakan, dan perilaku tokoh oleh pengarang (pencerita); dan (b) penyampaian tidak langsung dengan cara paparan sikap dan tingkah laku tokoh menghadapi peristiwa dan konflik. Kata kunci: novel biografi, nilai karakter, pola perilaku, realitas kehidupan CHARACTER VALUES IN THE BIOGRAPHICAL NOVEL HATTA: AKU DATANG KARENA SEJARAH BY SERGIUS SUTANTOAbstract: This study aims to describe the form and expression of character values in Hatta: Aku Datang Karena Sejarah, a biograpical novel by Sergius Sutanto. The data collection technique was documentation study or literature review. The data analysis consisted of the following steps: first, reading to select and mark words, phrases, sentences, paragraphs, and discourses that contain information related to character values; second, identifying and classifying data based on the problem points formulated, not seeing part by part; third, semiotically reinterpreting all data identified and classified to find cohesion, unity, and relationships between data. The results of the study are as follows. First, the values of the main character include (a) independence, (b) national spirit, (c) patriotism, (d) love for peace, (e) a fondness for reading, and (f) honesty. Second, the expression of character values is presented in two patterns, namely (a) direct delivery by describing the character, actions, and behavior of the character by the author (narrator); and (b) indirect delivery by way of exposure to attitudes and behaviors of the character in facing events and conflicts. Keywords: biographical novel, character values, behavior patterns, reality of lif

    Buku Ajar Parasitologi Kedokteran Ed.4

    No full text
    ii.383 hal.; 24 c

    Buku Ajar Parasitologi Kedokteran

    No full text
    xii, 383 hal. : il. ; 17 x 25 cm

    Buku Ajar Parasitologi Kedokteran

    No full text
    iii.382 hal.;ill.; 25 c

    Perlakuan Akuntansi Yang Tepat Atas Ekspor dan Impor Dalam Rangka Laporan Keuangan Yang Informatif Pada PT. X di Sidoarjo

    No full text
    Memasuki pertengahan 1997, perekonomian Indonesia mengalami goncangan yang cukup hebat. lnflasi meningkat cukup tajam dan nilai Rupiah sempat terpuruk hingga Rp 15000 per dollar Amerika Serikat. Perubahan nilai tukar ini akan sangat mempengaruhi badan usaha-badan usaha yang melakukan transaksinya dalam mata uang asing, di mana transaksi tersebut tidak dilindung nilai (hedging). Badan usaha yang tidak melakukan lindung nilai terhadap nilai utangnya dan bergantung pada bahan baku luar negeri tentu akan mengalami pembengkakan utang hingga berkali lipat. Akibatnya beban selisih kurs yang ditanggung badan usaha tersebut sangat besar. Di sisi lain, badan usaha yang banyak melakukan ekspor ke luar negeri akan menuai keuntungan besar-besaran. Keuntungan dan kerugian akibat selisih kurs merupakan bagian dari laba bersih badan usaha yang harus dilaporkan dalam laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses pencatatan, pengklasifikasian, peringkasan, dan pengikhtisaran data-data keuangan. Dengan kata lain, laporan keuangan merupakan hasil akhir proses akuntansi. Laporan keuangan berperan sebagai suatu sistem informasi yang memberikan informasi yang berkualitas bagi pengambilan putusan. Oleh karenanya laporan keuangan dibutuhkan oleh pihak-pihak seperti investor baik yang potensial maupun yang telah ada kreditur, pemasok, pelanggan, pemerintah, masyarakat, serta pihak berkepentingan lainnya. Laporan keuangan seringkali menjadi satu-satunya informasi bagi pihak-pihak yang tidak mempunyai pengetahuan langsung ke badan usaha terkait. Oleh sebab itu perlu laporan keuangan perlu disusun dengan standar yang tepat. Tiga masalah penting dalam akuntansi yang muncul saat menyusun laporan keuangan adalah pengakuan, pengukuran, dan pelaporan. Ketiga hal ini perlu diperhatikan supaya badan usaha dapat menghasilkan laporan keuangan yang baik. Pengakuan adalah menentukan kapan suatu transaksi atau kejadian dimasukkan sebagai elemen laporan keuangan. Pengukuran merupakan penentuan dalam nilai akun yang diakui, sedangkan pelaporan adalah bagaimana suatu akun disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan. Saat pengakuan mempengaruhi pengukurannya dan akhirnya berpengaruh pula terhadap cara pelaporannya. PT. X merupakan badan usaha yang bergerak di bidang ekspor impor tekstil. Metode pengakuan pendapatan dan beban yang dipergunakan oleh PT. X adalah Cash Basis. Cash Basis mengakui pendapatan dan beban pada saat penerimaan dan pembayaran tunai. Metode pengakuan ini mengakibatkan penjualan dan pembelian diakui berdasarkan kurs pada saat penerimaan dan pembayaran tunai. Tidak ada selisih kurs, piutang dagang valas, maupun utang dagang valas yang diakui. Dengan metode pengakuan ini. PT. X tidak memisahkan laba selisih kurs dengan nilai penjualan dan pembelian. Hal ini tentunya membuat laporan keuangan yang dihasilkan kurang informatif. Perlakuan akuntansi yang tepat atas problematika banyak mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan no. 10. PSAK menggunakan asumsi dasar Accrual Basis dalam pengakuan pendapatan dan beban. Menurut Accrual Basis, pendapatan diakui pada saat pendapatan diperoleh dan beban diakui pada saat diderita. Saat yang paling tepat untuk mengakui pendapatan dan beban adalah point of sale. Dengan mempertimbangkan syarat penyerahan barang yaitu FOB Shipping Point maka saat pengakuan yang tepat adalah saat penerbitan Bill of lading. Nilai penjualan dan pembelian yang diakui diukur berdasarkan kurs penerbitan B/L. Piutang dan utang dagang diukur berdasarkan penerbitan B/L. Selisih kurs antara saat B/L diterbitkan dengan saat pelunasan akan menimbulkan laba rugi selisih kurs. Dalam hal pengungkapan maka laba rugi selisih kurs ini harus dipisahkan. Melalui Accrual Basis maka laba rugi selisih kurs telah dipisahkan dari penjualan maupun pembelian dan disajikan sebagai pendapatan (beban) lain-lain. Informasi penting yang berkaitan dengan akun-akun di atas harus diungkapkan sepenuhnya dalam laporan keuangan. Pengungkapan ini dimaksudkan untuk menghasilkan laporan keuangan yang informatif sehingga bermanfaat dalam pengambilan putusan
    corecore