76 research outputs found
Analisis Perhitungan Harga Perkiraan Sendiri Pengolahan Limbah (Studi Kasus Pabrik Gula Pradjekan)
This research aims to analyze This research aims to analyze the calculation of
own estimates price the processing of waste. This research. The object of this
research is PT Nusantara Plantation XI Pradjekan sugar factory Units located in
JL. Raya Situbondo, Pradjekan South, Pradjekan, Bondowoso, East Java and the
interview was conducted at the offices of the Pradjekan sugar factory. The data
used is the primary and secondary data. Primary data is the data that researchers
get from objects orally or interview with speaker sie sie accounting and
processing. Researchers obtained secondary data that is in the form of
documentation data price estimates its own sewage treatment of goods or
services. Test the validity of the data in this study using the method of
triangulation source obtained by way of data comparing observations with results
of interviews and compare the results of the interviews with the contents of a
document that is related. Technical data analysis in this study uses the three
stages of activity analysis, namely data reduction, the presentation of the data and
the withdrawal of the conclusion. Subsequent analysis results data were analyzed
and then compared to the presidential Regulation No. 54 of the year 2010 on the
procurement of goods or services. The results of this research show that the HPS
applied by PG Pradejakan has been in accordance with the Regulation, but for a
certain amount of VAT 10% have not added in calculating the total amount of
HPS
Pengaruh Arus Kas dan Aliran Kas Bebas terhadap Cummulative Abnormal Return pada Perusahaan Agroindustri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh arus kas dan aliran kas bebas
terhadap abnormal return saham. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu
berupa laporan keungan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun
2014-2017. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 perusahaan
yang didapat melalui metode purposive sampling. Metode analisis yang
digunakan adalah regresi linier berganda dengan tingkat signifikan 5%. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa arus kas dari aktivitas operasi dan total arus
kas berpengaruh positif signifikan terhadap cumulative abnormal return, dan arus
kas investasi berpengaruh negatif terhadap cumulative abnormal return.
Sedangkan arus kas dari aktivitas pendanaan dan aliran kas bebas tidak
berpengaruh signifikan terhadap cumulative abnormal return
SURVEI PEMAHAMAN KONSEPTUAL TERMOKIMIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PARE MENGGUNAKAN INSTRUMEN TES PILIHAN GANDA
ABSTRAK Sayekti, Indah. 2017. Survei Pemahaman Konseptual Termokimia Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pare Menggunakan Instrumen Tes Pilihan Ganda. Skripsi, jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Muntholib S. Pd., M. Si., (II) Drs. Dermawan Afandy, M. Pd. Kata kunci: pemahaman konseptual, miskonsepsi, termokimiaIlmu kimia merupakan salah satu ilmu sains yang membahas tentang struktur, sifat, dan reaksi-reaksi yang terjadi pada materi. Setiap reaksi mematuhi dua hukum dasar yakni, hukum kekekalan massa dan hukum kekekalan energi. Hukum kekekalan energi secara khusus dibahas dalam termokimia. Pemahaman konseptual termokimia sangat penting bagi siswa karena konsep-konsep termokimia merupakan salah satu prasyarat untuk dapat mempelajari materi kimia lain yang lebih kompleks. Oleh karena itu, perlu dilakukan survei mengenai pemahaman konseptual termokimia siswa agar dapat diketahui sejauh mana pemahaman yang dimiliki siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemahaman konseptual siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pare terhadap materi termokimia dan mengidentifikasi jenis kesalahan konsep siswa.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 1 Pare sebanyak 130 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes survei pemahaman konseptual yang terdiri dari 25 soal pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban.Analisis statistik menunjukkan bahwa reliabilitas dari instrumen tersebut adalah 0,856. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap konsep-konsep termokimia berkisar antara 32,05% hingga 57,69% dengan pemahaman rata-rata46,78%dan termasuk ke dalam kategori sedang. Rincian rata-rata pemahaman siswa terhadap konsep-konsep materi termokimia adalah sebagai berikut: (1) konsep sistem dan lingkungan sebesar 43,23% dan termasuk ke dalam kategori sedang, (2) konsep kalor sebesar 42,31% dan termasuk ke dalam kategori sedang, (3) konsep eksoterm dan endoterm sebesar 48,08% dan termasuk ke dalam kategori sedang, (4) konsep persamaan termokimia sebesar 46,16% dan termasuk ke dalam kategori sedang, (5) konsep jenis-jenis perubahan entalpi sebesar 32,05% dan termasuk ke dalam kategori rendah, (6) konsep energi ikatan sebesar 52,31% dan termasuk ke dalam kategori sedang, (7) konsep entalpi pembentukan standar sebesar 43,08% dan termasuk ke dalam kategori sedang, (8) konsep hukum Hess sebesar 57,69% dan termasuk ke dalam kategori sedang, dan(9) konsep hemat energi bahan bakar sebesar 56,16% dan termasuk ke dalam kategori sedang. Sedangkan beberapa jenis kesalahan konsep yang ditemukan antara lain: (1) siswa menganggap bahwa yang berperan sebagai sistem hanya larutan yang direaksikan saja, sedangkan hasil reaksi merupakan lingkungan, dan tabung reaksi merupakan batas yang memisahkan antara sistem dan lingkungan, (2) Perpindahan kalor hanya dipengaruhi oleh massa saja, atau oleh temperatur saja, (3) Siswa juga kesulitan menentukan apakah perubahan air menjadi es termasuk ke dalam peristiwa eksotermik atau endotermik, (4) energi diperlukan untuk membentuk suatu ikatan begitupun sebaliknya, (5) energi ikatan pada ikatan tunggal, rangkap dua, dan rangkap tida adalah sama, dan (6) siswa terbalik dalam menggunakan rumus perhitungan ΔH
The Strategy of Developing Beef Cattle Business in Bali Indah Farmer Groups in Padalembara Village, Poso Regency: Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Potong pada Kelompok Tani Bali Indah Desa Padalembara Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui strategi yang tepat dalam mengembangkan usaha peternakan sapi potong pada kelompok tani Bali Indah berdasarkan kondisi daerah dan ketersediaan faktor produksi ternak di Desa Padalembara Kabupaten Poso. Penelitian dilaksanakan di desa Padalembara Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Kelompok Tani Bali Indah, bulan Desember 2019 - Januari 2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Metode studi kasus adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan dan memahami objek yang di teliti secara khusus sebagai suatu kasus. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa posisi kelompok tani Bali Indah berada pada kotak di kuadran V yang menggambarkan bahwa kelompok tani memerlukan adanya strategi berupa pembinaan secara intensif sebagai upaya penerapan strategi mempertahankan dan memelihara kondisi faktor internal dan eksternal. Adapun pembinaan dan pendampingan kepada peternak akan berdampak pada meningkatnya kemampuan petani ternak
Pengaruh Implementasi Psak 69 Terhadap Respons Pasar ( Studi Empiris Pada Perusahaan Agroindustri Yang Terdaftar DI Bursa Efek Indonesia )
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari nilai
Implementasi PSAK 69 terhadap Respon Pasar di perusahaan sektor agroindustri
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan
dari perusahaan sektor agroindustri tahun 2018. Penelitian ini menggunakan
variabel dependen respon pasar yang diukur menggunakan cummulative abnormal
return (CAR), variabel independen implementasi PSAK 69 yang diukur dari
keuntungan dan kerugian atas Penyesuaian penerapan nilai wajar dari aset
biologis, serta variabel kontrol diviend payout ratio (DPR) dan kualitas audit yang
diukur menggunakan dummy variabel dengan proksi kantor akuntan public
bigfour dan non-bigfour. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi
PSAK 69 berpengaruh positif terhadap respon pasar, dan variabel kontrol yang
digunakan (dividend payout ratio dan kualitas audit) tidak berpengaruh terhadap
Respon pasar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya
implementasi PSAK 69 yang dilakukan oleh perusahaan sektor agroindustri
secara empiris direspon postif oleh pasar
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan yang berkualitas berguna sebagai dasar pengambilan
keputusan ekonomi bagi pihak yang berkepentingan. Banyak faktor yang
mengakibatkan kegagalan dalam usaha menengah, salah satunya adalah
rendahnya kualitas laporan keuangan yang dibuat oleh usaha menengah. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jenjang pendidikan
pimpinan, pengetahuan akuntansi, ukuran usaha, dan lama usaha terhadap kualitas
laporan keuangan pada usaha menengah di Kabupaten Banyuwangi. Jenis
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penentuan sampel pada
penelitian ini berdasarkan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria
sampel yang telah ditetapkan, terdapat 69 usaha menengah yang terpilih untuk
menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh secara
langsung dari para responden melalui kuesioner. Hasil penelitian ini memberikan
penjelasan bahwa variabel jenjang pendidikan pimpinan, pengetahuan akuntansi,
ukuran usaha, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas
laporan keuangan usaha menengah
Analisis Pengaruh Tingkat Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Dalam LQ45 Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel Working Capital to Total Assets (WCTA), Current Liability to Inventory (CLI), Operating Income to Total Liabilities (OITL), Total Assets Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM) terhadap pertumbuhan laba. Data diperoleh dengan metode purposive sampling . Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dalam LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 45 perusahaan. Total sampel adalah 7 perusahaan manufaktur dalam LQ45. Data mencakup periode dari 2010-2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa data-data yang digunakan telah memenuhi asumsi klasik, yang meliputi: terdistribusi normal, tidak terjadi gejala multikolinearitas, tidak terdapat autokorelasi, dan tidak terjadi gejala heteroskedastisitas. Dari hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel WCTA, OITL, TATO, dan NPM secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sedangkan variabel CLI tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Kelima variabel yang digunakan dalam penelitian ini (WCTA, CLI, OITL, TATO, NPM,) secara simultan berpegaruh terhadap pertumbuhan laba
ANALISIS PENGARUH ETIKA KERJA, SELF EFFICACY DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA RUMAH SAKIT PERKEBUNAN (JEMBER KLINIK)
Studi ini meneliti tentang pengaruh etika kerja, self efficacy dan locus of control
terhadap kinerja manajerial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan
menganalisis apakah terdapat pengaruh antara etika kerja, self efficacy dan locus of
control terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini menggunakan metode purposive
sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 responden yang terdiri dari 5 kepala
divisi, 28 kepala subdividi dan 4 staf fungsional pada rumah sakit Perkebunan
(Jember Klinik). Pada penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan
penyebaran kuesioner dengan menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa etika kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial,
self efficacy tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial. Penyebab
terjadinya variabel self efficacy tidak berpengaruh signifikan dikarenakan adanya
faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi self efficacy pada individu yang tidak
diuji oleh penulis, antara lain faktor usia dan faktor gender atau jenis kelamin. Locus
of control berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial
Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang
Penelitian ini memfokuskan pada sistem akuntabilitas pengelolaan Alokasi
Dana Desa, yang merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan
dana publik oleh pemerintahan desa yang dilakukan melalui tahap perancanaan,
pelaksanaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban terhadap pengelolaan Alokasi
Dana Desa. Penelitian ini dilakukan karena adanya timgkat penurunan anggaran
besarnya Alokasi Dana Desa dan besarnya dana yang dianggarkan oleh pemerintah
sehingga rentan terhadap penyelewengan akibat dari kurangnya transparansi
pelaporan kepada publik, serta penggunaan Alokasi Dana Desa yang tidak
diprioritaskan untuk infrastruktur pembangunan pemerintahan desa. Penelitian ini
diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah Kabupaten Lumajang khususnya
desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Sumbersuko dalam upaya meningkatkan
akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa. Penelitian ini dilakukan di Desa
Purwosono yang ada di wilayah Kecamatan Sumbersuko. Pengumpulan data
dilakukan dengan pengamatan secara langsung di lapangan dan dilakukan dengan
wawancara dengan Pihak Kecamatan, Sekretaris Desa Purwosono, dan Badan
Permusyawaratan Desa yang ada di Desa Purwosono. Penelitian ini menunjukkan
bahwa pada keseluruhan tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelakasanaan, tahap
pengawasan, dan tahap pertanggungjawaban telah dilaksanakan sesuai dengan
prosedur yang berlaku
Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang
Penelitian ini memfokuskan pada sistem akuntabilitas pengelolaan Alokasi
Dana Desa, yang merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan
dana publik oleh pemerintahan desa yang dilakukan melalui tahap perancanaan,
pelaksanaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban terhadap pengelolaan Alokasi
Dana Desa. Penelitian ini dilakukan karena adanya timgkat penurunan anggaran
besarnya Alokasi Dana Desa dan besarnya dana yang dianggarkan oleh pemerintah
sehingga rentan terhadap penyelewengan akibat dari kurangnya transparansi
pelaporan kepada publik, serta penggunaan Alokasi Dana Desa yang tidak
diprioritaskan untuk infrastruktur pembangunan pemerintahan desa. Penelitian ini
diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah Kabupaten Lumajang khususnya
desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Sumbersuko dalam upaya meningkatkan
akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa. Penelitian ini dilakukan di Desa
Purwosono yang ada di wilayah Kecamatan Sumbersuko. Pengumpulan data
dilakukan dengan pengamatan secara langsung di lapangan dan dilakukan dengan
wawancara dengan Pihak Kecamatan, Sekretaris Desa Purwosono, dan Badan
Permusyawaratan Desa yang ada di Desa Purwosono. Penelitian ini menunjukkan
bahwa pada keseluruhan tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelakasanaan, tahap
pengawasan, dan tahap pertanggungjawaban telah dilaksanakan sesuai dengan
prosedur yang berlaku
- …
