5 research outputs found
Filosofi Adat Alas Terhadap Pemamanen Dalam Perspektif Islam (di Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara)
Dalam penelitian ini penulis merumuskan tentang Filosofi adat Alas terhadap
Pemamanen dalam Perspektif Islam di Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara, dengan
berawal dari rumusan masalah yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif
Islam terhadap prosesi Adat Alas Pemamanen dilaksanakan di Kutacane Kabupaten
Aceh Tenggara dan apa saja yang menyebabkan perubahan tradisi di Pemamanen Suku
Alas di kutacane Kabupaten Aceh Tenggara. Pemamanen adalah tradisi/ritual undangan
kehormatan atau kunjungan keluarga yang dilakukan secara berkelompok atau
sekampung ke pihak yang mengundang dengan maksud memberi makan pihak
Pemamanan, dan pihak Pemamanen membawakan peulawat (uang) serta bawaan tebu
(kado) kepada pihak yang dituju. Pada umumnya dahulu adat Pemamanen ini hanya
duduk menggunakan alas saja seperti tikar yang dianyam sendiri makanan yang
disedikan oleh pihak keluarga hanya alakadar yang ada di dapur saja seiring munculnya
budaya barat perkembangannya zaman adat Pemamanen di suku alas ini sudah mulai
berubah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana perspektif Islam
terhadap Pemamanen dan untuk mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan
perubahan Tradisi Adat Alas terhadap Pemamanen di Kutacane Kabupaten Aceh
Tenggara. Adapun manfaat dari adanya penelitian ini yaitu untuk mencegah jika
terjadinya penghilangan suatu tradisi budaya masyarakat. Kemudian dapat dijadikan
sebagai rujukan dalam ilmu pengetahuan bagi masyarakat sehingga dapat berkembang
dari masa-kemasa dan seterusnya.
Dalam Skripsi ini Penulis menggunakan penelitian lapangan field reseach
dengan cara mengumpulkan data dan informasi yang di dapatkan melalui wawancara
atau interview di lakukan di Kutacane. Metode penelitian ini adalah kualitatif yaitu
penelitian terhadap tatacara pelaksanaan ritual adat alas pemamanen, penelitian
kualitatif merupakan penelitian tentang riset bersifat deskriptif dan cenderung
mengunakan analisis.
Hasil temuan penelitian ini menemukan bahwa: Perspektif Islam Terhadap
Prosesi Tradisi Adat Alas Terhadap Pemamanen di Kutacane Kabupaten Aceh
Tenggara sebagai seorang muslim, kita dituntut untuk mengamalkan ajaran Islam yang
telah dibawa oleh Rasulullah SAW dan menjauhi jika yang bertentangan dengan ajaran
Islam, karena berarti hal tersebut menjadikan kita tidak taat kepada Allah dan Rasul.
Bagi amalan-amalan yang baik diyakini salah satu peristiwa yang berhubungan dengan
kehidupan manusia yang menjadi perhatian dalam hukum Islam adalah Adat Istiadat.
Perubahan Tradisi Adat Alas, Sejak zaman dahulu hingga sekarang, tradisi Pemamanen
sudah banyak mengalami perubahan. Perkembangan teknologi dan pengaruh budaya
lain menjadi faktor penyebab terjadinya akulturasi pada tradisi Pemamanen
Filosofi Adat Atlas Terhadap Pemamanen Dalam Prespektif Islam Di Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara
Di Aceh memiliki budaya yang beragam, salah satunya adalah tradisi panen suku Alas. Suku Alas merupakan salah satu suku yang ada di Aceh, khususnya di Aceh Tenggara. Suku Alas hanya ditemukan di Aceh Tenggara. Suku Alas memiliki beragam tradisi budaya dan merupakan salah satu warisan budaya asli Indonesia. Pemamanen merupakan salah satu praktik dan seni yang merupakan bagian dari budaya lokal. Menarik untuk membahas suku ini dalam kebudayaanya. Pada penelitian ini menggunakan metode Metode penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian terhadap tatacara pelaksanaan ritual adat alas pemamanen, penelitian kualitatif merupakan penelitian tentang riset bersifat deskriptif dan cenderung mengunakan analisis.Penelitian ini akan membahas mengenai Atlas dan Pemamanen unuk melihat bagaimana pengaruhnya dengan prespektif Islam di Kutacane Aceh Tenggar
Makam-Makam Kuno Barus, Eksplorasi Peradaban Titik Nol Islam di Kota Tua yang Terlupakan
Penelitian ini bertujuan mendalami kota tua Barus sebagai Titik Nol Persebaran Islam di Nusantara, sebuah kota yang kini terlupakan. Fokus penelitian adalah pada revitalisasi makam-makam kuno di Barus sebagai eksplorasi mendalam terhadap peradaban Islam di Sumatera Utara. Penelitian dimulai dengan memaparkan kekayaan sejarah dan budaya yang melekat pada kota tua Barus. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana memahami dan mempertahankan warisan peradaban Islam di Barus yang telah tenggelam dalam keterlupakan modernitas, dengan mengidentifikasi potensi dan kekayaan sejarah dalam makam-makam kuno, penelitian ini berkontribusi pada pelestarian dan apresiasi terhadap warisan budaya dan agama. Metode penelitian menggunakan pendekatan historis dalam penelitian kepustakaan. Analisis konten digunakan untuk merinci temuan data sejarah, terutama terkait makam-makam kuno yang menjadi saksi bisu masa lalu. Temuan penelitian mengungkap bahwa warisan peradaban Islam di Barus, terutama melalui makam-makam kuno seperti Makam Mahligai dan Papan Tinggi, memiliki nilai signifikan. Selain sebagai tempat peristirahatan para ulama terkemuka, situs-situs ini membawa pesan sejarah dan nilai-nilai keIslaman di masa lalu. Dalam konteks modern, pemahaman dan pelestarian peradaban ini menjadi lebih jelas. Warisan sejarah di Barus bukan hanya milik warganya, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari warisan sejarah Islam di Nusantara. Penelitian ini memberikan dasar untuk pelestarian, pengembangan pariwisata, dan membangun kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dan agama dalam peradaban kota tua Barus
STRATEGI PARTAI ISLAM DALAM MEMENANGKAN PEMILU: PENDEKATAN KONSEPTUAL TERHADAP DINAMIKA POLITIK DI ERA DISRUPSI
Penelitian ini menganalisis strategi konseptual partai Islam dalam memenangkan pemilu di era disrupsi, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi digital, integrasi nilai-nilai Islam, dan inovasi politik. Tulisan ini menggunakan studi kepustakaan yang dianalis menggunakan pendekatan studi naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar untuk membangun narasi politik yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Selain itu, simbol agama dapat digunakan secara strategis untuk memperkuat hubungan emosional dengan pemilih, seperti yang terlihat pada kebangkitan politik identitas Islam di Pilkada DKI Jakarta. Inovasi dakwah yang dilakukan Nahdlatul Ulama melalui pendekatan digital juga memberikan inspirasi bagi partai Islam untuk beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi. Dengan menerapkan kerangka strategi berbasis nilai Islam dan modernisasi teknologi, partai Islam dapat meningkatkan daya saingnya dalam kontestasi politik nasional. Penelitian ini menawarkan kontribusi konseptual yang penting bagi pengembangan strategi politik yang relevan di era disrupsi, sekaligus memberikan dasar bagi penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas strategi ini
TRACING THE PHILOSOPHY OF RATIONALISM IN THE BOOK "MENGHILANG MENEMUKAN JATI DIRI" BY FAHRUDDIN FAIZ
This article aims to explore Fahruddin Faiz's work entitled disappearing, finding one's identity, which is phenomenal, especially in relation to its philosophical content. Next, this article will explore the deep thoughts that are the driving force for change and a deeper understanding of the nature of oneself. By providing a systematic introduction to the traces of the philosophy of rationalism. This paper is a type of Library Research research with a descriptive approach. The research process began with an intensive study of the contents of the book, where every word and concept presented by Faiz was analyzed to explore an understanding of rationalism. Next, secondary data collection was carried out through searching for related literature in scientific journals, publications and trusted web sources. Data analysis uses content analysis in the stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The findings provide confirmation that can connect the reality of rationalist thinking with life that is very close to us. Fahruddin Faiz in his book wants to emphasize that the activities carried out in everyday life are related to the philosophy of rationalism brought by Descartes. The substance in this book states that finding one's true self has substance that encourages humans to have an awareness of the importance of correct philosophy. By philosophizing correctly the process of finding the meaning of life will be achieve
