32 research outputs found

    Konsep sastera Islam oleh Siddiq Fadhil = The concept of Islamic literature according to Siddiq Fadhil

    No full text
    This study relates to the concept of Islamic literature that was propagated by Prof. Dato’ Dr. Siddiq Fadhil. He has brought a new point of view in the world of literature which is the combination of Islamic literature and Maqasid al Shariah which is a part of al Tahsiniyat. He also set 4 conditions in order to produce an Islamic literature, first: the author of Islamic literature must be a Muslim. Second: that Muslim must live in the religion with real application because through the application, it will create an Islamic literature. Third: Islamic literature must bring the meaning to the devotion of God. Fourth: the Islamic literature must also be beneficial to all the creations of God. In addition, he also not ignoring the two main aspects of a literary: form and theme. Besides, he denied the Art for Art and Art for Society because these two creeds that are not realistic and just illusions

    PERANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM MENGOPTIMALISASI PELAYANAN GERAKAN INDONESIA SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (GISA) DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

    No full text
    ABSTRACT This research focuses on describing and analyzing the role of the Department of Population and Civil Registration in optimizing the services of GISA (Population Administration Conscious Indonesian Movement) in Bandung City, analyzing inhibiting and supporting factors and providing strategies in optimizing the Population Administration Indonesia Movement (GISA). The researcher used the role theory in the implementation by Narwoko and Bagong and the theory of service quality dimensions by Zeithhaml, Parasuraman & Berry and conducted a SWOT analysis and litmust test to determine the strategy. The researcher used Qualitative theory with a descriptive approach. In collecting data, researchers conducted interview observations and collected documents about GISA services carried out by the Bandung City Population and Civil Registration Service. The results showed that 1) The role of the Bandung Population and Civil Registration Service was very vital in population services for the people of Bandung City, along with the times, DISDUKCAPIL had to innovate its population services to be accepted and implemented well by the Bandung City Community; 2) Inhibiting factors for optimizing the GISA program are the lack of socialization of GISA services by DISDUKCAPIL in Bandung City; 3) The strategy that must be done by DISDUKCAPIL in Bandung in optimizing GISA services based on SWOT analysis and litmust tests conducted by researchers includes: a) Increasing local government commitment in optimizing the GISA program, b) Increasing the socialization of GISA service programs to the people of Bandung, and c) Determination of APBD and APBDP in Bandung City must be on time. Keywords: GISA, Role in Implementation, Service Optimization   ABSTRAK Penelitian ini memfokuskan untuk mendeskripsikan dan menganalisa peranan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam mengoptimalisasi pelayanan GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) di Kota Bandung, menganalisa faktor penghambat dan pendukung serta memberikan strategi dalam mengoptimalisasikan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA). Peneliti menggunakan teori Peranan dalam pelaksanaan oleh Narwoko dan Bagong dan teori dimensi kualitas pelayanan oleh Zeithhaml, Parasuraman & Berry serta melakukan analisis SWOT dan litmust test untuk menentukan strategi. Peneliti menggunakan teori Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam mengumpulkan data, peneliti melakukan observasi wawancara dan mengumpulkan dokumen tentang pelayanan GISA yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peranan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung sangat vital dalam pelayanan kependudukan bagi masyarakat Kota Bandung, seiring dengan perkembangan zaman, DISDUKCAPIL harus menginovasi pelayanan kependudukannya agar diterima dan dilaksanakan dengan baik oleh Masyarakat Kota bandung; 2) Faktor Penghambat pengoptimalan program GISA ialah kurangnya sosialisasi pelayanan GISA oleh DISDUKCAPIL Kota Bandung; 3) Strategi yang harus dilakukan DISDUKCAPIL Kota Bandung dalam mengoptimalkan pelayanan GISA berdasarkan analisis SWOT dan litmust test yang dilakukan peneliti antara lain: a) Meningkatkan komitmen pemerintah daerah dalam pengoptimalan program GISA, b) Meningkatkan sosialisasi program pelayanan GISA kepada masyarakat Kota Bandung, c) Penetapan APBD dan APBDP Kota Bandung harus tepat waktu. Kata Kunci: GISA, Peranan Dalam Pelaksanaan, Optimalisasi Pelayana

    KAJIAN EFISIENSI GRUP TIANG TERHADAP PENURUNAN DAYA DUKUNG DAN KONFIGURASI FONDASI TIANG PANCANG (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Dekanat Fakultas Kedokteran Gigi Unissula)

    No full text
    Pada proyek pembangunan gedung kuliah dan dekanat fakultas kedokteran gigi unissula fondasi yang digunakan adalah fondasi tiang pancang dengan sistem group pile. Sistem group pile pada fondasi di pembangunan gedung kuliah ini direncanakan memiliki jumlah tiang pancang yang berbeda. Sistem group pile tidak lepas dari perencanaan konfigurasi yang paling baik untuk mendapatkan nilai daya dukung tinggi dan penurunan yang rendah. Maka dari itu, Pada penelitian ini akan dilakukan variasi konfigurasi tiang pancang dengan memodelkan konfigurasi yang berbeda dengan jumlah tiang yang sama dengan pembangunan gedung kuliah ini. Selanjutnya, akan dibandingkan nilai daya dukung dan penurunan tiang mana nilai yang terbaik. Perhitungan nilai penurunan menggunakan software PLAXIS V8.6 dan Perhitungan struktur atas untuk pembebanan menggunakan software SAP 2000 V20. Hasil pembebanan terbesar P7 dengan beban 909,019 ton, pembebanan sedang pada konfigurasi P4 dengan beban 565,311 ton dan pembebanan paling kecil pada konfigurasi P3 dengan beban 213,746 ton. Hasil perhitungan daya dukung fondasi dan penurunan diperoleh diameter fondasi (40 cm), kedalaman fondasi (45 m), bentuk fondasi, kemiringan beban dan nilai NSPT. Sehingga diperoleh nilai daya dukung 67,328 ton serta penuruan terkecil pada fondasi F8 terdapat pada variasi fondasi F8.1 dengan nilai 0,0343 m, fondasi F5 pada variasi F5.2 sebesar 0,0343 m, dan fondasi F3 pada variasi F3.1 sebesar 0,0153 m. Kata Kunci : Konfigurasi; Pondasi; Efisiensi Grup Tiang; Penurunan; Daya Dukung Pondasi

    Pengaruh Penambahan Enzim Transglutaminase Terhadap Karakteristik Fisik Edible Film Gelatin Ikan Nila (Oreochromis Niloticus)

    No full text
    Jenis kemasan pangan yang sering digunakan di pasaran berupa plastik. Plastik merupakan polimer sintetik yang memiliki sifat non-biodegradable yakni tidak dapat terdegradasi oleh mikroorganisme (Borghei et al., 2010). Edible film adalah lapisan tipis yang berfungsi sebagai pengemas dan dapat dimakan bersama dengan produk pangan yang dikemas (Bourtoom, 2008). Sifat edible film juga dapat diuraikan oleh mikroorganisme (Arham et al., 2017). Gelatin ikan nila dapat dimanfaatkan menjadi bahan dasar edible film. Edible film gelatin ikan nila bersifat hidrofilik, sehingga cenderung menyerap sejumlah air pada kondisi kelembaban tinggi. Perbaikan karakteristik fisik dapat dilakukan dengan penambahan enzim transglutaminase. Enzim transglutaminase akan bekerja dengan cara merapatkan pori-pori protein (Salimah et al., 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian enzim transglutaminase terhadap karakteristik fisik edible film gelatin ikan nila serta mengetahui konsentrasi enzim transglutaminase terbaik yang dapat diberikan. Keterbatasan akses akibat pandemi COVID-19 menyebabkan penelitian dilakukan dengan metode eksperimental dan review jurnal. Hasil penelitian menunjukan enzim transglutaminase memberikan pengaruh pada nilai laju transmisi uap air, kuat tarik dan persen pemanjangan, namun tidak berpengaruh nyata pada nilai ketebalan. Semakin tinggi konsentrasi enzim transglutaminase semakin meningkatkan nilai kuat tarik dan persen pemanjangan, namun menurunkan nilai laju transmisi uap air. Secara ekonomis edible film gelatin ikan nila dengan penambahan enzim transglutaminase 0,4 % adalah perlakuan terbaik, dengan nilai ketebalan 0,114 mm dan nilai laju transmisi uap air 11,05 g/m2.hari

    Manajemen Penerimaan Bahan Baku Udang Windu (Penaeus Monodon) Pada Proses Pembekuan Di Pt. Holi Mina Jaya, Rembang, Jawa Tengah

    No full text
    Udang adalah komoditas penting dari sektor perikanan Indonesia. Udang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian bangsa, terutama sebagai sumber devisa negara, pendapatan nelayan/pembudidaya, penyerapan tenaga kerja dan protein bergizi. Udang termasuk salah satu bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan apabila tidak dilakukan penanganan yang tepat. Salah satu cara menjaga mutu udang adalah dengan cara pembekuan. Tujuan dari pembekuan adalah untuk mengawetkan makanan berdasarkan penghambatan pertumbuhan mikroorganisme, menahan reaksi-reaksi kimia, dan aktivitas enzim. Salah satu titik kritis penentu mutu produk udang hasil pembekuan adalah tahap penerimaan bahan baku. Kesalahan pada tahap penerimaan dapat mempengaruhi kualitas udang beku yang dihasilkan. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui manajemen dan kendala penerimaan bahan baku udang windu (Penaeus monodon) di PT Holi Mna Jaya, Rembang, Jawa Tengah. Praktek Kerja Lapang dilaksanakan pada tanggal 2 Januari 2019-31 Januari 2019. Metode kerja yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan data primer dan sekunder. Sedangkan pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan partisipasi aktif. Berdasarkan hasil observasi yang didapat, menunjukkan bahwa alur proses manajemen penerimaan bahan baku terdiri dari bahan baku datang dari supplier, pencucian I, pembongkaran, sampling (uji organoleptik dan kimia), sortasi I, penimbangan I, sortasi II, penimbangan II, pencucian II, penyusunan, dan pembekuan. Kendala utama dalam penerimaan bahan baku udang windu di PT. Holi Mina Jaya biasanya terletak pada penyuplai bahan baku yang tidak dapat secara rutin mengirim bahan baku. Bahan baku udang windu tidak pasti datang setiap hari. Kedatangan bahan baku menunggu dari ketersediaan udang windu dari penyuplai. Sehingga proses produksi udang windu tidak dapat dilakukan setiap hari

    KAJIAN EFISIENSI GRUP TIANG TERHADAP PENURUNAN DAYA DUKUNG DAN KONFIGURASI FONDASI TIANG PANCANG (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Dan Dekanat Fakultas Kedokteran Gigi Unissula)

    No full text
    Pada proyek pembangunan gedung kuliah dan dekanat fakultas kedokteran gigi unissula fondasi yang digunakan adalah fondasi tiang pancang dengan sistem group pile. Sistem group pile pada fondasi di pembangunan gedung kuliah ini direncanakan memiliki jumlah tiang pancang yang berbeda. Sistem group pile tidak lepas dari perencanaan konfigurasi yang paling baik untuk mendapatkan nilai daya dukung tinggi dan penurunan yang rendah. Maka dari itu, Pada penelitian ini akan dilakukan variasi konfigurasi tiang pancang dengan memodelkan konfigurasi yang berbeda dengan jumlah tiang yang sama dengan pembangunan gedung kuliah ini. Selanjutnya, akan dibandingkan nilai daya dukung dan penurunan tiang mana nilai yang terbaik. Perhitungan nilai penurunan menggunakan software PLAXIS V8.6 dan Perhitungan struktur atas untuk pembebanan menggunakan software SAP 2000 V20. Hasil pembebanan terbesar P7 dengan beban 909,019 ton, pembebanan sedang pada konfigurasi P4 dengan beban 565,311 ton dan pembebanan paling kecil pada konfigurasi P3 dengan beban 213,746 ton. Hasil perhitungan daya dukung fondasi dan penurunan diperoleh diameter fondasi (40 cm), kedalaman fondasi (45 m), bentuk fondasi, kemiringan beban dan nilai NSPT. Sehingga diperoleh nilai daya dukung 67,328 ton serta penuruan terkecil pada fondasi F8 terdapat pada variasi fondasi F8.1 dengan nilai 0,0343 m, fondasi F5 pada variasi F5.2 sebesar 0,0343 m, dan fondasi F3 pada variasi F3.1 sebesar 0,0153 m. Kata Kunci : Konfigurasi; Pondasi; Efisiensi Grup Tiang; Penurunan; Daya Dukung Pondasi

    Message in Syntax and Semi-Sentence To Taj Aal-Din Muhammad bin Muhammad known as Al-Fadhil Al-Isfaraeni He Died in (684 AH) Study and Investigation

    No full text
    This text (the subject of the investigation) is a precious message in its chapter, written by its owner, Taj al-Din Muhammad bin Muhammad, known as Al-Fadil Al-Isfaraeni, who died in the year 684 AH, and its topic in the syntax of the sentence and the semi-sentence, in which he collected the matter scattered and separated, divided and arranged, and mentioned various examples, relying on that Mental division, all of this is a desire to pave the expression and its rules, and overcome its obstacles to its requestor, so the message structure with intentional consistency came out, edited in the clearest and most accurate terms; By the grace of God Almighty, this research concluded with the output of this valuable message, achieving its benefits according to the known origins of the investigation, providing a definition of its author based on fragments about it, and which were sporadic in the printed books and scientific messages, and a study of the text of the message showing its object, method, and method of the author

    The social trend in the poetry of Muhammad Hussein Al-Saghir: Analytical study

    No full text
    Social issues are addressed in literature because the writer's literature is based on social reality. In literature, reality is a perspective influenced by social reality. Moreover, it has served as literature's social mirror, reflecting the social realities around the author through interpretation and response. The researcher recognised the significance of this topic because literature and society have a profoundly intertwined relationship that does not produce any art in general or literature, particularly in the group, and because it is unclear whether a person is born with the ability to create art for personal enjoyment or to hear poetry alone. He was looking for social literature analysis. In poetry, Muhammad Hussain al-Saghir (Analytical Study of Social Literature). The researcher employed the library's approach for data collection, which includes reading and recording books and references and doing work connected to gathering, reading, recording, and evaluating library-based data. The researcher employed descriptive-qualitative methodologies for the data analysis. For this investigation, the researcher was going to look at more than one thing, so comparison methods were also used. After doing this study, the researcher concluded that Muhammad Hussain al-Poetry Saghir's significantly influenced his cultural and literary output.&nbsp

    Diferensiasi Pengaturan Join Venture Agreement Terhadap Penanaman Modal Asing Sebagai Bentuk Perwujudan Ekonomi Berkelanjutan

    No full text
    Legal protection provided by a country as a host country for investors in the business world is essential. Along with the rapid pace of economic turnover, discourse on foreign investment is increasingly in the spotlight considering the importance of investment in encouraging economic development for a country. But unfortunately, the ideal conditions are inversely proportional to the reality of the investment mechanism through the Join Venture Agreement. The problem that will be examined by the author is to focus on the incompatibility of the articles of association with the laws and regulations that have been applied in Indonesia. Moreover, another problem in the Join Venture mechanism in Indonesia is that there is regulatory differentiation with the implementation of joint ventures between foreign companies and local companies that can hamper the pace of the Indonesian economy. The role is so large related to investment for national development, it is natural that capital determination receives special attention from the government, especially presenting juridical efforts that can overcome investment problems in a country
    corecore