1,720,957 research outputs found

    STRATEGI PEMASARAN PRODUK PRULINK SYARIAH ASSURANCE ACCOUNT PADA PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE CABANG TABA JEMEKEH LUBUKLINGGAU

    No full text
    Asuransi Jiwa Prudential merupakan sebuah perusahaan asuransi berbasis konvensional. Namun melihat kebutuhan masyarakat indonesia yang mayoritasnya muslim semenjak tahun 2007 PT Prudential melakukan inovasi dengan meluncurkan asuransi Unit Link syariah. Jumlah nasabah Produk Prulink Syariah Assurance Account Pada PT. Prudential Life Assurance Cabang Taba Jemekeh Lubuklinggau adalah 108 orang, pada tahun 2016 mengalami penurunan nasabah sebanyak 30% menjadi 75 orang, pada tahun berikutnya yaitu 2017 mengalami peningkatan 30% menjadi 98 orang. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwasanya Strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT Prudential Life Assurance cabang taba jemekeh lubuklinggau ini bahwa dari hasil penelitian itu menunjukkan bahwa PT Prudential Life Assurance cabang taba jemekeh lubuklinggau menerapkan strategi bauran pemasaran yang terdiri dari empat P (4P) yaitu produk (product), harga (price), promosi (promotion) dan distribusi (place). Akan tetapi dari ke empat elemen bauran pemasaran tersebut, strategi promosi seperti periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), publisitas (publicity) dan penjualan pribadi (personal selling) lebih mendapatkan prioritas dibandingkan dengan aspek bauran pemasaran lainnya. selanjutnya faktor pendukung strategi pemasaran Prulink syariah assurance account adalah salah satunya publikasi dan marketing, Sedangkan faktor penghambat dalam melakukan strategi promosi Prulink syariah assurance account adalah kurangnya promosi periklanan dan kurangnya pemahaman masyarakat untuk ikut serta dalam Asuransi prudential syariah serta sulit mendapatkan informasi dari perusahaan terkait invetasi dan kinerjanya, hal ini yang menjadi keseharusan Asuransi prudential syariah agar selalu tetap berusaha membuka pengetahuan masyarakat terhadap produk – produk Asuransi syariah

    ANALISIS PENETAPAN HARGA JUAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Di Percetakan Glomad Kel. Pelita Jaya Kec. Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau)

    No full text
    Harga jual merupakan nilai suatu barang yang memiliki daya tarik. Penetapan harga jual dalam pandangan hukum ekonomi islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme penetapan harga Jual Percetakan Glomad Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi Islam terhadap mekanisme penetapan harga Jual percetakan Glomad. Hukum ekonomi islam merupakan hukum dasar dalam transaksi ekonomi, mana yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Hukum ekonomi islam sagat jelas kerkuak dalam al quran dan hadis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang berdasarkan fakta. Adapun pengumpulan data yang dilakukan penulis dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara dan Dokumentasi di percetakan Glomad Kel. Pelita Jaya Kec. Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis tentang mekanisme penetapanharga jual pada Percetakan glomad maka dapat disimpulkan bahwa mekanisme penetapan dan pembulatan harga yang dilakukan di Percetakan glomad dengan  menggunakan penetapan harga berbasis keadilan, penetapan harga di Percetakan glomad sudah sesuai dengan prinsip hukum ekonomi Islam karena harga yang ditetapkan tidak mendzalimi pembeli. Percetakan Glomad mengambil keuntungan pada tingkat kewajaran. Percetakan Glomad tidak mengambil keuntungan dari hasil pembulatan harga. Penetapan pembulatan harga merupakan titik keseimbangan antara kekuatan penawaran dan permintaan yang disepakati secara rela sama rela oleh penjual dan pembeli

    ANALISIS PEMBIAYAAN PRODUK AMANAH (KEPEMILIKAN KENDARAAN RODA DUA) PADA PT. PEGADAIAN SYARI’AH KOTA LUBUKLINGGAU

    No full text
    Implementasi pembiayaan produk amanah (kepemilikan kendaraan roda dua) pada PT. Pegadaian Syari’ah kota Lubuklinggau masih jauh tertinggal karena pada dasarnya masyarakat lebih memilih untuk melakukan pembiayaan kendaraan roda dua dari lembaga bank maupun lembaga non bank, baik konvensional maupun syari’ah yang ada di kota Lubuklinggau dan proses untuk memperoleh persetujuan pinjaman memerlukan waktu yang lama dan administrasi yang rumit serta jaminan yang diinginkan harus sesuai pinjaman yang dibutuhkan. Dari latar belakang tersebut, permasalahan yang diahadapi adalah analisis serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembiayaan produk amanah (kepemilikan kendaraan roda dua) pada pegadaian syari’ah kota Lubuklinggau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan normative yang bertujuan untuk menilai apakah kekurangan dan kelebihan dalam  pelaksanaan pembiayaan produk amanah (kepemilikan kendaraan roda dua) pada pegadaian syari’ah kota  Lubuklinggau. Hasil dari penelitian ini adalah bahwasanya prosedur pemberian pembiayaan produk amanah (kepemilikan kendaraan roda dua) pada pegadaian syari’ah kota Lubuklinggau adalah mengisi dan menandatangani formulir aplikasi pembiayaan produk amanah dan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan, verifikasi berkas (memeriksa kelengkapan berkas dan BI checking), survey lapangan oleh tim mikro dan persetujuan dan pencairan. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembiayaan produk amanah (kepemilikan kendaraan roda dua) pada pegadaian syariah kota Lubuklinggau meliputi: syarat dalam pembiayaan produk amanah mudah dan praktis, biaya administrasi yang ringan, uang muka yang ringan, pembiayaan untuk kendaraan baru dan seken mulai dari Rp 5.000.000 dan maksimal Rp 150.000.000, biaya mu’nah 0,9 % dan objek pembiayaan di asuransikan guna untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pembiayaan produk amanah (kepemilikan kendaraan roda dua) pada pegadaian syari’ah kota Lubuklinggau meliputi kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memahami produk sistem syari’ah dan kurangnya sumber daya manusia (SDM) khususnya karyawan yang bertugas untuk mempromosikan produk ini sehingga kinerja pegadaian syari’ah menjadi tidak optimal

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore