4 research outputs found
Pengaruh umur pindah bibit dan konsentrasi pupuk organik cair Nasa terhadap pertumbuhan bibit (Theobroma cacao L.)
ix+58hlm.;29c
Pengaruh struktur tubuh, kelentukan dan koordinasi matang terhadap keterampilan bermain Bolavoli UNM
Pengaruh Umur Pindah Bibit dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)
Effect of Age Transplanting Seedling and NASA Liquid Organic Fertilizer Concentration on Cacao Seedling Growth (Theobroma cacao L.)ABSTRACT. The objective of this experiment was to study effect of age transplanting seedling and NASA liquid organic fertilizer concentration on cacao seedlings growth and to know interaction of the two factors. The experiment used randomized block design with factorial pattern. There were 2 factors that studied. First factor was age transplanting seedlings: age transplanting seedling 14, 21, and 28 days after seedling. Second factor was NASA liquid organic fertilizer concentration: 0.5; 1; 1.5; 2; and 2.5 ml/l water. The result showed that the best of cacao seedling growth on age transplanting seedling 21 days after seedling and NASA liquid organic fertilizer concentration 2,0 ml/l water. There was not significantly interaction between age transplanting seedlings with NASA liquid organic fertilizer concentration on all cacao seedling growth variables that studied
REKONSTRUKSI HAK KORBAN PERSEORANGAN DALAM PENUNTUTAN TERDAKWA BERBASIS NILAI KEADILAN DAN KEMANFAATAN
Pengaturan hak korban penuntutan terdakwa beberapa tahun terakhir menjadi permasalahan yang memerlukan kajian untuk menemukan penyelesaiannya. Reaksi korban / keluarga korban atas tuntutan jaksa dalam persidangan di pengadilan negeri menjadi perhatian penting. Tujuan dalam penelitian disertasi ini Untuk menjelaskan dan menganalisis kedudukan korban perseorangan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Untuk menganalisis penyebab hak korban perseorangan dalam penuntutan terdakwa saat ini belum berbasis nilai keadilan dan kemanfaatan. Untuk menemukan rekonstruksi hak korban perseorangan dalam penuntutan terdakwa yang berbasis nilai keadilan dan kemanfaatan.
Grand Theori (tujuan hukum dan teori keadilan hukum menurut islam), Middle Theori (sistem hukum), Appliet Theori (hukum Progresif dan Restoratif) serta perbandingan beberapa negara. Paradigma penelitian ini adalah konstruktuvisme. Di dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data pada penulisan yang digunakan adalah model studi pustaka . Data dianalisis dengan metode analisis normative kualitatif, yang berupa taraf sinkronasi dan penemuan asas hukum. Selain itu juga akan dilakukan prosedur verifikasi data dan penafsiran data dengan metode hermeuneutik.
Hak- hak korban dalam penuntutan terdakwa saat ini belum berbasis nilai keadilan dan kemanfaatan disebabkan oleh substansi hukum, kultur hukum dan struktur hukum di Indonesia. Dalam penelitian ini rekonstruksi dibagi atas Rekonstruksi Nilai Rekonstruksi Norma. Adapun tujuan hukum keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum diharapkan dapat terwujud secara bersama-sama. Harus diprioritaskan keadilannya dulu, barulah kemanfaatannya dan terakhir baru kepastian hukumnya. Pasal 75, Pasal 284 (3) KUHP serta Pasal 14, Pasal 72, Pasal 244 KUHAP direkonstruksi serta hak korban atas informasi pemeriksa perkara sebagaimana ditentukan Pasal 5 ayat (2) UULPSK diletakkan Bab VI KUHAP Pasal 68 KUHAP sehingga Korban Perseorangan memilki hak dalam penuntutan terdakwa berdasarkan nilai keadilan dan kemanfaatan.
Kata Kunci: Rekonstruksi, Hak Korban Perseorangan, Penuntutan
