3 research outputs found
Nilai Moderasi Beragama Dalam Ajaran Himpunan Penghayat Kepercayaan Masade’ Di Kepulauan Sangihe
Abstract: Religious problems in Indonesia are not only limited to major religions but also involve cases at the micro level, such as what happened to the adherents of Masade Islam in the Sangihe Islands. The author focuses on the process of the emergence of Masade Islam in the border area of the Sangihe Islands, the factors that influence its formation, and the application of religious moderation values by Masade Islam adherents. To answer these problems, the author uses a socio-cultural approach as an analytical tool. This research uses the concept of monotheistic religion and the concept of supernatural power understood based on the theory of religious evolution. This research uses historical research methods that include heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The researcher argues that the influence and dominance of religious beliefs in the Masade\u27 Trust developed along with the competition for power and politics in the Sangihe Islands. The dialectic between religion and culture is strong evidence of this influence. The discovery of historical facts that shaped the beliefs of the community known as Masade\u27 reinforces the close relationship between Islam influenced by local culture (local wisdom) as evidenced through the process of rituals and worship performed in the local belief. Although the adherents of masade Islam recognize them as Muslims, the practice of worship is different. This shows that masade Islam is not part of Islam but a religion of belief that has noble local cultural values which also become the axis of their enthusiasm in carrying out a tolerant life in the frame of religious moderation.Abstrak: Permasalahan keberagamaan di Indonesia tidak hanya terbatas pada agama-agama besar, melainkan juga melibatkan kasus-kasus pada tingkat mikro, seperti yang terjadi pada penganut agama kepercayaan Islam Masade di kepulauan Sangihe. Penulis memfokuskan perhatian pada proses munculnya ajaran Islam Masade di kawasan perbatasan Kepulauan Sangihe, faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukannya, serta penerapan nilai-nilai moderasi beragama oleh para penganut Islam Masade. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan sosio-budaya sebagai alat analisis. Penelitian ini menggunakan konsep agama monoteistik dan konsep kekuasaan supernatural yang dipahami berdasarkan teori evolusi agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Peneliti berargumen bahwa pengaruh dan dominasi keyakinan agama dalam Kepercayaan Masade’ berkembang seiring dengan persaingan kekuasaan dan politik di Kepuluan Sangihe. Dialektika antara agama dan budaya menjadi bukti yang kuat atas pengaruh tersebut. Penemuan fakta sejarah yang membentuk kepercayaan masyarakat yang dikenal sebagai Masade menguatkan hubungan yang erat antara Islam yang dipengaruhi budaya lokal (lokal wisdom) yang dibuktikan melalui proses ritual dan ibadah yang dilakukan dalam kepercayaan lokal tersebut. Meskipun penganut Islam masade mengakui mereka sebagai pemeluk Islam, tetapi dalam praktik ibadahnya berbeda. Hal ini menunjukkan Islam masade bukan bagian dari Islam tetapi menjadi agama kepercayaan yang mempunyai nilai-nilai budaya lokal yang luhur yang juga menjadi poros semangat mereka dalam menjalankan kehidupan yang toleran dalam bingkai moderasi beragama
PENGARUH BUDAYA KERJA DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. BUMI BOGA LAKSMI
AbstractIn a work environment or organization, of course there is a culture or habit that is formed from the policies of the company's management or the people who are part of an organization. And in an organization is closely related to discipline which will affect a person's performance, from the performance of a person who will determine the good or bad of an organization. Therefore, the authors are interested in examining how much influence work culture and discipline have on employee performance and how work culture and discipline affect performance within an organization. This research was conducted at PT. Bumi Boga Laksmi is located in the Gunung Putri area, Bogor. The method used is quantitative, namely a systematic method based on the relationship between two independent variables and one dependent variable which is a correlation to describe something that occurs, using descriptive analysis methods, inferential analysis, namely validity and reliability tests, correlation and regression tests, and classical assumption test. From the results obtained, it can be concluded that work culture has an influence on employee performance, discipline has an influence on employee performance. With the hope that through this research the author can contribute to PT. Bumi Boga Laksmi and useful for readers for further development.AbstrakDalam suatu lingkungan kerja atau organisasi tentu terdapat suatu budaya atau kebiasaan yang terbentuk dari kebijakan-kebijakan manajemen perusahaan atau orang-orang yang menjadi bagian dalam suatu organisasi tersebut. Dan dalam suatu organisasi erat kaitannya dengan kedisiplinan yang akan mempengaruhi kinerja seseorang, dari kinerja seseorang yang akan menentukan baik buruknya suatu organisasi. Oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti seberapa besar pengaruhnya budaya kerja dan kedisiplinan terhadap kinerja karyawan dan bagaimana cara budaya kerja dan kedisiplinan mempengaruhi kinerja di dalam suatu organisasi. Penelitian ini dilakukan di PT. Bumi Boga Laksmi yang berada di kawasan Gunung Putri, Bogor. Metode yang digunakan adalah kuantitatif yaitu metode yang bersifat sistematis yang berdasarkan hubungan antar dua variabel bebas dan satu variabel terikat yang menjadi korelasi untuk mendeskripsikan sesuatu hasil yang terjadi, dengan menggunakan metode analisis dekriptif, analisis inferentif yaitu uji validitas dan relibilitas, uji korelasi dan regresi, dan uji asumsi klasik. Dari hasil yang telah didapat maka dapat disimpulkan bahwa budaya kerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan, kedisiplinan mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan harapan agar melalui penelitian ini penulis dapat berkontribusi kepada PT. Bumi Boga Laksmi dan berguna bagi para pembaca untuk selanjutnya dapat dikemabangkan
PENYULUHAN DAN EDUKASI KEPADA MASYARAKAT MENGENAI SOSIAL MEDIA DAN KEBIJAKANNYA PADA WILAYAH RT 002 / 01 KELURAHAN SERPONG KECAMATAN SERPONG TANGERANG SELATAN
Musholla Al-Mustaqim yang berada di Gang Salem 2 RT.002/01 Kelurahan Serpong Serpong Tangerang Selatan, merupakan tempat ibadah dan juga sekaligus tempat untuk melakukan kegiatan warga seperti pengajian, kegiatan marawis, dan kegiatan seperti musyawarah warg. Untuk itu kegiatan yang kami lakukan di musholla al-mustaqim ini diarahkan pada Perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Lahirnya media sosial menjadikan pola pikir dan perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etikan dan norma yang ada. Indonesia yang jumlah penduduk nya sangat besar dengan berbagai suku, ras, budaya dan agama yang beraneka ragam memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial. Dari berbagai kalangan dan usia hampir semua masyarakat Indonesia memiliki dan menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana guna memperoleh dan menyampaikan informasi ke publik. Namun saat ini masyarakat kurang mengusai teknologi sosia media dengan baik salah satunya adalah kebijakan yang baik dalam sosial media serta sebagian masyarakat belum mengetahui cara bijak dalam bersosial media Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sekitar Musholla Al-mustaqim ini adalah memberikan edukasi dan cara yang bijak dalam sosial media dengan rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana cara menggunakan sosial media dengan bijak, Bagaimana cara agar kita tidak termakan berita hoax dalam menggunakan sosial media
