21 research outputs found

    Analisis Kuantitatif Pertumbuhan Dan Produksi Rumput Setaria (Setaria Spendida Staft) Pada Berbagai Dosis Pupuk Nitrogen

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa kuantitatif pertumbuhan dan produksi rumput setaria pada berbagai dosis pupuk nitrogen. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas pada bulan November 2018 Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 taraf perlakuan, perlakuan yang dicobakan adalah No : Tanpa Pupuk Urea N1 : Pupuk Urea 100 kg/ha  setara dengan 0,25 g/polyba N2 : pupuk Urea 200 kg/ha  setara dengan 0,50 g/polybag N3 : pupuk Urea 300 kg/ha  setara dengan 0,75 g/polybag N4 : pupuk Urea 400 kg/ha  setara dengan 1  g/polybag N5: pupuk  Urea 500 kg/ha  setara dengan 1,25 g/polybag , dan diulangan sebanyak 6 kali didapatkan 36 unit percobaan. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan data yang didapat dianalisis ANOVA dan uji Duncan bahwa dosis pupuk nitrogen berpengaruh nyata(P0,05) pada perlakuan produksi bahan kering. Pemberian  dosis pupuk  Urea 300 kg/ha  setara dengan 0,75 g/polybag U3 berpengaruh memberikan nilai yang terbaik pada setiap peubah Kata kunci:Pertumbuhan, produksi, rumput setaria dan pupuk nitroge

    PENGARUH METODE PENGOLAHAN DAN WAKTU PEMERAMAN TERHADAP KUALITAS NUTRISI PELEPAH SAWIT SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK KERBAU RAWA (Buffelus asiaticus)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas nutrisi (pH, kadar air, bahan kering, protein kasar dan serat kasar) pelepah sawit sebagai bahan pakan ternak Kerbau Rawa (Buffelus asiaticus). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial (3x3). Faktor pertama terdiri dari metode pengolahan amoniasi (P1), silase (P2), dan fermentasi (P3). Faktor  kedua waktu pemeraman yang terdiri dari 18 hari (W1), 21 hari (W2), dan 24 hari (W3). Total unit percobaan sebanyak 27 unit. Hasil penelitian yang didapat dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara metode pengolahan dan waktu pemeraman terhadap kualitas nutrisi pelepah sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengolahan dan lama waktu pemeraman pelepah sawit sebagai pakan ternak Kerbau Rawa (Buffelus asiaticus) sangat berpengaruh nyata (P<0,01) pada pH, kadar air, dan bahan kering dan berpengaruh nyata (P<0,05) pada protein kasar dan serat kasar. Metode pengolahan pelepah sawit secara fermentasi memberikan hasil terbaik pada penurunan pH, peningkatan kandungan protein kasar dan serat kasar serta waktu pemeraman selama 24 hari memberikan hasil terbaik pada penurunan kadar air dan peningkatan bahan kering yang menunjukkan tingginya pertumbuhan mikroorganisme pengurai dalam proses pengolahan pelepah sawit untuk meningkatkan kualitas nutrisi pelepah sawit sebagai bahan pakan ternak Kerbau Rawa (Buffelus asiaticus). Kata Kunci: Amoniasi, Fermentasi, Pelepah sawit, Silase, Waktu pemeraman

    Pengaruh Jenis Dan Dosis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan Vegetatif Rumput Raja (Pennisetum purpuphoides)

    No full text
    Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan vegetatif rumput raja. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Musi Rawas pada April 2018. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok dengan faktorial (3x3). Faktor pertama dengan jenis pupuk kandang (P1): pupuk kotoran sapi, (P2): pupuk kotoran ayam (P3): pupuk kotoran kambing. Faktor kedua dengan dosis (D) terdiri dari, (D1): 7,5 ton/ha, (D2): 10 ton/ha (D3) 12,5 ton/ha. Penelitian ini menggunakan ulangan sebanyak 27 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan. dari hasil analisis  ragam pertumbuhan vegetatif rumput raja terhadap jenis dan dosis pupuk kandang, berpengaruh sangat nyata (P kecil dari 0.01) terhadap parameter jumlah anakan dan berat biomas, serta berpengaruh tidak nyata  (P kecil dari 0.05)  terhadap tinggi tanaman dan panjang daun. Sedangkan interaksinya berpengaruh nyata (P kecil dari 0.05) pada parameter panjang daun. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa jenis (P2)  pupuk kotoran ayam dan (D2) dosis pupuk pupuk 10 ton perhektar memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan vegetatif rumput raja (Pennisetum purpuphoides)

    PENGARUH LEVEL PEMBERIAN TEPUNG DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA LINN) DALAM RANSUM TERHADAP ORGAN DALAM AYAM PETELUR JANTAN (GALLUS DOMESTICUS)

    No full text
    This study aims to determine the effect of the level of soursop leaf flour (Annona muricataLinn) in rations on internal organs in male laying hens (Gallus domesticus). The research method used was an experimental method using a Complete Randomized Design (CRD) arranged nonfactorial, with 6 levels of treatment 4 replications so that 24 experimental units were obtained, each experimental unit (each cage) was filled with 4 male laying hens.  So in this study required 96 male-and-male (DOC) eggs. The treatments in this study were: U0 = Commercial Feed BR-1, U1 = 100% Commercial Feed without Soursop Leaf Flour, U2 = Commercial Feed 98% + Soursop Leaf Flour 2%, U3 = Commercial Feed 96% + Soursop Leaf Flour 4% , U4 = Commercial Feed 94% + Soursop Leaf Powder 6%, U5 = Commercial Feed 92% + Soursop Leaf Powder 8%. From the results of statistical data analysis it is known that the treatment of soursop leaf flour in rations on organs in Male Laying Hens has a significant effect on heart weight, but does not significantly affect heart weight, pancreatic weight and gizard weight

    Supplementation Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera) in Ration on Performace of Super Village Chicken

    No full text
    The aims of this study was to determine the Supplementation Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera) in Ration on Performace of Super Village Chicken. Used 96 DOC super village chicken. The experiment was designed into completely randomized design with 6 treatments and 4 replicates. Treatments consisted of (P0) Moringa leaves powder 0% in Ration , (P1) Moringa leaves powder 2% in Ration, (P2) Moringa leaves powder 4% in Ration, (P3) Moringa leaves powder 6% in Ration, (P4) Moringa leaves powder 8% in Ration, (P5) Moringa leaves powder 10% in Ration. The parameters were feed consumption, average daily gain, feed conversion and mortality.. The data were analyzed by statistical product and service solution (SPSS 16.0) and significant effect among treatments were tested by Duncan’s multiple range test. the result showed that the Supplementation Moringa Leaves Powder were significant (P<0.05) in feed consumption and average daily gain. the conclusion of this experiment was that Supplementation Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera) in Ration to 10% not influenced performance and mortality of Super Village Chicken.Keywords: Moringa Leaves Powder (Moringa oleifera). Super Village Chicken, Performanc

    Pengunaan Tepung Daun Sirih Hijau (Piper betle L) dalam Pakan KomersialTerhadap Performan Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica)

    No full text
    Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui  penggunaan  tepung  daun  sirih (Piper  betle  Linn)  dalam  pakanKomersil terhadap  pertambahan  bobot  badan,  konsumsi  ransum  serta konversi ransum burung puyuh (Coturnix coturnix  japonica) yang dilaksanakan di lakukan di Kelurahan Batu Urip Taba selama 5 minggu.  Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  5  perlakuan  4  kali  ulangan  menggunakan  96  DOQ  yang  dibagi  ke  dalam  16  unit kandang. Peubah yang diukur yaitu pertambahan berat badan, konsumsi ransum, konversi ransum dan mortalitas.  Perlakuan  dalam  penelitian  ini  terdiri  dari  ransum  yang  tidak  mengandung  tepung daun sirih (P0) dan ransum yang mengandung tepung daun sirih 0.2% (P1), 0.4% (P2), 0.6% (P3), 8% (R4) dan 1% (P5). Ransum dan tepung daun sirih diberikan sesuai dengan dosis. Hasil penelitian ini adalah penggunaan tepung daun sirih berpengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap konsumsi ransum, dan tidak berpengaruh nyata (P> 0,05) terhadap bobot badan, dan konversi ransum

    KANDUNGAN FRAKSI SERAT PELEPAH KELAPA SAWIT DENGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat kandungan fraksi serat pelepah kelapa sawit dengan  teknologi pengolahan pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap  (RAL)  faktorial terdiri dua faktor. Faktor pertama P1 : Amoniasi, P2 : Silase, P3 : Fermentasi. Faktor kedua  W1:18 hari W2:21 hari W3:24 hari. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan data yang didapat dianalisis ANOVA dan uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian beberapa jenis teknologi dan lama waktu pengolahan pelepa sawit sebagai pakan ternak kerbau rawa berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada parameter pH, Kadar air, NDF dan ADF dan berpengaruh nyata (P<0,05)  pada parameter serat kasar. Disimpulkan  bahwa uji fisik yang baik  pada pelakuan P1W1 menghasilkan nilai terbaik.

    PIC CONTROLLED ROBOTIC DEVICE DRIVE SYSTEM

    No full text
    The Final Year Project course is designed for students to perform research; design and development work in each discipline, to produce practical solutions. It provides opportunity for students to use the tools and techniques of problem-solving by engagement of the project. Under proper guidance of supervisor, the students will shape the direction in the field of interest as a preparation for approaching their desired career path in the near future, as well as gain better understanding of the responsibilities they have to shoulder when they undertake future projects. The objective ofthis project is to produce a storage/delivery autonomous robot which will operate ina production plant. The Scope of Study will cover areas of research done to fulfill design requirements ofproject with objective and its functionality. The areas of design requirements will include movement mechanism, electronic circuits, and programming. These subareas are developed and integrated for implementation ofthe workable robot. The project is divided into two phases; 1) intensive design research and 2) implementation and construction. Methodology and Project Work of this project is done by implementing a lot of research not only on the Internet but also literature review on scholars that have completed similar robotic design. The weekly Log Book and Progress Report is also compiled and summarized to present the author's progress so far. Consultation with supervisor and other FYP students had also aid in objective of completing the author's FYP. The author has also included flow chart ofactivities planned throughout the semester to ensure maximum progress ofher FYP. The research taken with the methodology mentioned allows the author to fulfill progress of design requirements planned in completion of the robot with reference to the scope of study for the project. Progress and modification made throughout project are discussed in detail, to reflect objective of project. Future improvisation and recommendations are also suggested atthe end for further research

    Penggunaan Kulit Nanas Fermentasi dalam Ransum yang Mengandung Gulma Berkhasiat Obat Terhadap Lemak dan Kolesterol Ayam Broiler

    No full text
    (Use of Fermented Pineapple Peel in the Ration Containing Medicinal Weeds on Fat and Cholesterol of Broiler Chicken)  ABSTRACT. The objective of the experiment was to determine the effect of using fermented pineapple peel in the ration containing medicinal weeds on fat and cholesterol broiler chicken. The experiment was designed into completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replicates. Treatments consisted of P0 = 0% of fermented pineapple peels meal (FPPM) in ration containing 0% medicinal weed (MW), positive control). P1 = 0% of fermented pineapple peels meal (FPPM) in the ration containing 2 % medicinal weed (MW), negative control). P2 = 7,5% of FPPM in the ration containing P1. P3 = 15% of FPPM in the ration containing P1. P4 = 22,5% of FPPM in the ration containing P1. Two hundred 2 days old male broiler chicken were used in this study and kept for 42 days. The parameters were feed consumption, liver weight, bile volume, meat fat level, and meat and blood cholesterol. The observed data were analyzed by Statistical Product and Service Solution (SPSS 16.0) and significant effect among treatments were tested by Duncan’s Multiple Range Test. The results of thus study showed that the treatments were significant effect (P 0.05) on  feed consumption, meat fat of thigh. but were not significant effect (P 0.05) on liver weight, bile volume, meat fat level and meat and blood cholesterol. It is concluded  that use of fermented pineapple peel in the ration improved fat and cholesterol on broiler chicken

    IDENTIFIKASI SIFAT KUALITATIF DAN SISTEM PEMELIHARAAN KERBAU RAWA DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA

    No full text
     Tujuan penelitian ini untuk melihat potensi kerbau rawa di Kabupaten Musi Rawas Utara dengan melakukan indentifikasi sifat kualitatif. Sistem pemeliharaan dan jenis pakan yang digunakan untuk ternak kerbau rawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Penentuan lokasi dan peternak yang berada di desa yang akan dijadikan sampel penelitian di kecamatan dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa masing-masing desa di kecamatan  merupakan salah satu sentra pengembangan ternak kerbau. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder dan data primer. Data primer diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara langsung (Oral Survey) dengan petani ternak, serta berdasarkan tuntutan pertanyaan dengan quisioner (Written Survey) seperti karakteristik kerbau rawa, sistem pemeliharaan dan jenis pakan yang digunakan. Data sekunder diperoleh dari dinas instansi terkait dan literatur yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Sifat kualitatif kerbau musi rawas utara dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kerbau yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara yang meliputi tujuh kecamatan yakni Karang Dapo, Karang Jaya, Muara Rupit, Ulu Rawas, Rawas Ulu, Rawas Ilir dan Nibung merupakan kerbau lumpur yang sama dengan kerbau lumpur ditempat lain baik itu dari sifat kualitatif, sistem pemeliharaan dan jenis paka yang dikonsumsi
    corecore