50 research outputs found
REPRESENTASI PEREMPUAN DAN IDEOLOGI PATRIARKI DALAM CERPEN PEREMPUAN PEMUJA HUJAN KARYA ROSIDA: PERSPEKTIF SARA MILLS
Sara Mills' critical discourse analysis relates to gender ideology in feminism. This study aims to show and describe how patriarchal ideology shapes the way women are positioned in literary texts, as well as to reveal its influence on the subject-object position and readers. This study uses a qualitative descriptive method. The subject of this research is the short story “Perempuan Pemuja Hujan” by Rosida. Data collection used the observation method with an advanced technique in the form of note-taking. The analysis of this study used the referential matching method with the basic technique of sorting determining elements (PUP). The result of this study shows that the author, as the controller of the narrative, positions the object as the subject, while the position of the object is given to the female character who is the subject of the narrative. The position of the object is presented as a party marginalized by the patriarchal system in her environment. In addition, readers are directed to empathize with the suffering of the object and reject the patriarchal system that oppresses her. However, on the other hand, the readers are also directed to blame the object for her own suffering. The main implication of this research is to uncover and describe how patriarchal ideology works in literary texts and how it affects the subject-object and reader positions. This shows that literary works are not always neutral, but can be a means of perpetuating and triggering resistance to gender injustice
Perancangan wisata edukasi etnobotani karst pantai utara Lamongan dengan pendekatan Green Architecture
مستخلص البحث
تقع إندونيسيا على خط الاستواء الذي يتميز بمناخ استوائي ، وله مساحة واسعة جدًا وله أرض خصبة جدًا ، كما أنه غني بالموارد الطبيعية ، ويمكن للنباتات المختلفة أن تزدهر خاصة في المناطق الجبلية. تنقسم الجبال في إندونيسيا إلى عدة أجزاء ، أحدها هو جبال الحجر الجيري الشمالي ، وتسمى أيضًا منطقة كارست. منطقة كارست في اندونيسيا واسعة جدا. تتمتع منطقة كارست بالإمكانات والفوائد والأدوار المهمة للنظم الإيكولوجية والبشر. لسوء الحظ ، فإن منطقة كارست مهددة أكثر بالاختفاء. اندونيسيا وحدها لديها مساحة الكارست 15.4 مليون هكتار. لدى كارست فهم كمنطقة لها خصائص الإغاثة والصرف النموذجية ، ويرجع ذلك أساسا إلى درجة انحلال الصخور المكثفة. مناطق كارست لها إمكانات وفوائد مهمة للنظم الإيكولوجية والبشر. وتشمل هذه الإمكانات مناطق مستجمعات المياه وخزانات المياه ، مع أدوار مختلفة للنظم الإيكولوجية والبشر ، وكذلك المواقع السياحية الطبيعية والثقافية والعلمية. لسوء الحظ ، منطقة كارست مهددة بالخسارة. غالبية الناس اليوم لا يعرفون فوائد وإمكانات منطقة الكارست ، فالنباتات التي يمكن أن تنمو في منطقة كارست يستخدمها كثير من الناس لتصبح ثقافية وعلمية ، والتصور الاقتصادي للغابة كمصدر للغذاء والأدوية ومستحضرات التجميل والصناعة التي يطلق عليها عادة مع شروط. لذلك ، من المهم جدًا تثقيف أهل المنطقة الكارستية من خلال السياحة التعليمية لجذب المستخدمين من مختلف الدوائر. تصميم الجولات على أساس الطبيعة والبيئة.
ABSTRACT
Indonesia is located on the equator which has a tropical climate, has a very wide area and has very fertile land, is very rich in natural resources, and various plants can thrive especially in mountainous areas. Mountains in Indonesia are divided into several parts, one of which is the northern limestone mountains, also called the Karst region. The Karst area in Indonesia is very wide. The Karst region has potential, benefits and important roles for ecosystems and humans. Unfortunately, the Karst region is even more threatened to disappear. Indonesia alone has a Karst area of 15.4 million ha. Karst has an understanding as an area that has typical relief and drainage characteristics, mainly due to the degree of intensive rock dissolution. Karst areas have potential, benefits, which are important for ecosystems and humans. These potentials include catchment areas and water reservoirs, with various roles for ecosystems and humans, as well as natural, cultural, and scientific tourist sites. Unfortunately, the Karst area is threatened with loss. Today's majority of the people do not know the benefits and potential of the karst region, the vegetation that can grow in the Karst area is used by many people to become cultural and scientific, the economic perception of a forest as a source of food, medicines, cosmetics and industry commonly called with ethnobotany terms. Therefore, it is very important to educate the people of the karst region through educational tourism in order to attract users from various circles. Design of tours based on nature and environment (Green Architcture).
The design is located in Brondong, Lamongan. The site is adjacent to one of the sites of the trilateral tree vegetation, educational facilities, factories, residential settlements and rice fields.
ABSTRAK
Indonesia terletak di garis katulistiwa yang mempunyai iklim tropis, memiliki wilayah yang sangat luas dan memiliki tanah yang sangat subur, sangat kaya sumber daya alam, serta berbagai tanaman dapat tumbuh subur khususnya di daerah pegunungan. Pegunungan di Indonesia terbagi menjadi beberapa bagian salah satunya pegunungan kapur utara yang juga disebut dengan kawasan Karst. Kawasan Karst di Indonesia sangatlah luas. Kawasan Karst memiliki potensi, manfaat dan peran penting bagi ekosistem dan manusia. Sayangnya, kawasan Karst justru semakin terancam hilang. Indonesia sendiri memiliki kawasan Karst seluas 15,4 juta ha. Karst mempunyai pengertian sebagai suatu kawasan yang memiliki karakteristik relief dan drainase yang khas, terutama disebabkan oleh derajat pelarutan batu-batuannya yang intensif. Kawasan Karst memiliki potensi, manfaat, yang penting bagi ekosistem dan manusia. Potensi itu antara lain sebagai daerah tangkapan dan penampung air, dengan berbagai perannya bagi ekosistem dan manusia, serta sebagai lokasi wisata alam, budaya, dan ilmiah. Masyarakat di zaman sekarang mayoritas tidak mengetahui manfaat dan potensi kawasan karst, Vegetasi yang dapat tumbuh di kawasan Karst banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dahulu yang menjadi budaya dan ilmiah, persepsi ekonomi dari sebuah hutan sebagai sumber pangan, obat – obatan, kosmetik dan industri yang biasa disebut dengan istilah etnobotani. Maka dari itu sangat penting edukasi terhadap masyarakat kawasan karst melalui wisata edukasi agar dapat menarik pengguna dari berbagai kalangan. Perancangan wisata yang berbasis alam dan lingkungan (Green Architcture).
Perancangan terletak di Kota Brondong, Lamongan. Tapak berdekatan dengan salah satu situs vegetasi pohon trinil, sarana pendidikan, pabrik, permukiman penduduk dan persawahan
Perbedaan hasil belajar kognitif dalam menyelesaikan soal literasi-geometri ruang sisi datar melalui penerapan model pembelajaran discovery learning
INDONESIA:
Discovery learning adalah pendekatan pembelajaran dimana peserta didik diberikan kesempatan untuk aktif mencari dan menemukan pengetahuan dan pemahaman baru melalui pengalaman langsung. Dalam pendekatan ini melibatkan eksplorasi, eksperimen, dan tugas-tugas berbasis masalah yang memungkinkan peserta didik mencari solusi melalui pengembangan pemahaman mereka sendiri berdasarkan arahan pendidik. Pada konsep pembelajaran matematika, model pembelajaran ini dapat membantu peserta didik mengembangkan pemahaman mengenai konsep-konsep matematika dan ketrampilan berfikir yang lebih kuat. Peserta didik dapat mengamati asal usul volume dan luas permukaan melalui bentuk dan konsep yang telah diajarkan, kemudian mengajukan pertanyaan, menguji hipotesis serta menarik kesimpulan sendiri. Proses tersebut memungkinkan peserta didik untuk membangun pemahaman konseptual yang lebih kuat dan mengembangkan ketrampilan berpikir geometri yang lebih baik sehingga dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik terutama pada ranah kognitif.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif peserta didik dalam menyelesaikan soal literasi geometrri ruang sisi datar setelah diberi perlakuan model pembelajaran discovery learning. Desain yang digunakan ialah Pretest-Posttest Control Group Design dengan populasi penelitian yaitu VIII MTsN Kota Batu. Sedangkan sampel penelitian yaitu kelas VIII-G dan VIII-H di MTsN Kota Batu yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Kemudian teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara, serta dokumentasi.
Hasil penelitian ini berupa terdapat perbedaan hasil belajar kogniif dalam menyelesaikan soal literasi geometri ruang sisi datar melalui model pembelajaran discovery learning. Adapun hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata individu, kelas, klasifikasi n-gain, klasifikasi proses kognitif literasi numerasi dan juga diperkuat dengan wawancara.
ENGLISH:
Discovery learning is a learning approach where learners are given the opportunity to actively seek and discover new knowledge and understanding through direct experience. It involves exploration, experimentation and problem-based tasks that allow learners to find solutions through developing their own understanding based on the educator’s guidance. In the concept of learning mathematics, this learning model can help learners develop an understanding of mathematical concepts and stronger thinking skills. Learners can observe the origin of volume and surface area through the shapes and concepts that have been taught, then ask questions, test hypotheses and draw their own conclusions. The process allows learners to build a stronger conceptual understanding and develop better geometric thinking skills so that it can provide better learning outcomes, especially in the cognitive domain.
This research is a quasi-experimental study with a quantitative approach to determine the difference in cognitive learning outcomes of students in solving geometry literacy problems of flat-sided space after being treated with a discovery learning model. The design used was Pretest-Posttest Control Group Design with a research population of eight public junior high schools in Batu City. While the research sample was eighth grade G and eighth grade H in Batu City public tsanawiyah Madrasah which was selected using random sampling technique. Then the data collection technique through tests, interviews, and documentation.
The results of this study in the form of discovery learning model there are differences in cogntif learning outcomes in solving flat-sided space geometry literacy problems through discovery learning model. As for this can be seen from the average value of individuals, classes, n-gain classification, classification of cognitive processes numeracy literacy and also reinforced by interviews.
ARABIC:
التعلم بالاكتشافهو نهج تعليمي يتم فيه منح الطلاب الفرصة للبحث عن معرفة وفهم جديدين وإيجادهما من خلال التجربة المباشرة. يتضمن هذا النهج الاستكشاف والتجريب والواجبات القائمة على حل المشكلات التي تسمح للطلاب بإيجاد حلول من خلال تطوير فهمهم الخاص بناءً على توجيهات المعلم. في مفهوم تعلم الرياضيات ، يمكن أن يساعد نموذج التعلم هذا الطلاب على تطوير فهم المفاهيم الرياضية ومهارات التفكير الأقوى. يمكن للطلاب ملاحظة أصل الحجم ومساحة السطح من خلال الأشكال والمفاهيم التي تم تدريسها ، ثم طرح الأسئلة واختبار الفرضيات واستخلاص النتائج الخاصة بهم.
هذا البحث عبارة عن دراسة شبه تجريبية ذات نهج كمي لتحديد الفروق في نتائج التعلم المعرفي للطلاب في حل أسئلة معرفة القراءة والكتابة الهندسية على مساحات مسطحة الجوانب بعد معالجتهم بنماذج التعلم بالاكتشاف. كان التصميم المستخدم هو تصميم مجموعة التحكم في الاختبار القبلي والبعدي مع مجتمع الدراسة ، أي كوتا باتو. بينما تم اختيار عينة البحث وهي الصف الثامن غ والثامن ه بمدرسة ولاية تسناوية باتو باستخدام تقنية اليانصيب. ثم تقنيات جمع البيانات من خلال الاختبارات والمقابلات والتوثيق.
جاءت نتائج هذه الدراسة في شكل اختلافات في نتائج التعلم المعرفي في حل مشاكل معرفة القراءة والكتابة الهندسية في المساحات المسطحة من خلال نماذج التعلم بالاكتشاف. يمكن ملاحظة ذلك من خلال متوسط الدرجات الفردية ، والفئة ، وتصنيف المكاسب ، وتصنيف العمليات المعرفية للقراءة والكتابة والحساب ، وأيضًا تقويتها من خلال المقابلات
Pengembangan media word square untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Kelas IV pada mata pelajaran IPS di SD Negeri 3 Ngroto
INDONESIA:
Skripsi ini tentang pengembangan media pembelajaran yaitu berupa media word square, media pembelajaran ini dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Media word square merupakan media yang berbentuk buku, berisikan pertanyaan dan kotak yang berisi banyak huruf untuk menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan yang disediakan dan dalam penggunaannya membutuhkan kejelian. Hal ini akan membuat pembelajaran lebih menarik dan dapat mengasah kemampuan berpikir siswa. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan untuk memiliki pemikiran yang terbuka dalam mengambil suatu keputusan dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian R&D (Research and Development) yaitu penelitian dengan cara mengembangkan sebuah produk. Untuk Langkah-langkah dalam penelitian ini mengikuti dari prosedur penelitian dengan model dari Borg and Gall, sebelum mengujicobakan media yang telah dikembangkan, media word square diuji validitasnya terlebih dahulu, media ini juga diuji apakah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan apakah layak diterapkan dalam kegiatan pembelajaran.
Sasaran uji coba produk pengembangan media word square yaitu siswa kelas IV dengan subjek uji coba yang berjumlah 14 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran khususnya pada materi mendapatkan nilai validasi rata-rata sebesar 63% dengan kategori tingkatan baik. Sedangkan validasi media mendapatkan nilai validasi rata-rata sebesar 97% dengan kategori sangat baik. Respon siswa mendapatkan nilai rata-rata sebesar 94.1% dengan kategori sangat positif atau menarik. Dan hasil penilaian kemampuan berpikir siswa mendapatkan nilai 88.2% dengan kategori sangat baik. Dari hasil statistik uji-t one group pre test-post test menggunakan desain before-after nilai signifikasi 0.00312 ≤ α 0.05, maka dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan ysng signifikan antara berpikir siswa sebelum dan sesudah penggunaan media word square.
ENGLISH:
This thesis is about the development of media learning in the form of word square media, this media is focused on social science subjects that contain map material, this learning media is developed to improve students critical thinking skills. Word square media is media in the form of book, containing questions and boxes accommodating many letters to find answers to the various questions provided. It will make learning process more interesting and can hone students thinking skills. This will make learning learning more interesting and can hone student thinking skills.
The research is categorized into R&D (Research and Development) research, namely research by developing a product. The steps in this study use the research procedure with the model from Borg and Gall, before testing the media that has been developed, the word square media is tested for validity first, this media is also tested whether it can improve students thinking skills and whether it is feasible to be applied in learning activities.
The aim of the word square media development product trial was grade IV students the subjects trial. The result of the study show that learning media, especially material, obtains an average validation value of 63% with a good level category, meanwhile media validation gets an average validation value of 97% with very good category. And student responses get an average value of 94.1% with a very positive or interesting category. And the results of the assessment of student thinking skills get a score 88.2% in the very good category.From the statistical results of the t-test one group pre test-post test using a before-after design, significance value 0.00312 ≤ α 0.05, it can be said that there is a significant difference between students thinking before and after using word square media.
ARABIC:
تدور هذه الرسالة حول تطوير وسائط التعلم في شكل وسائط مربعة الكلمات ، وتركز هذه الوسائط على موضوعات العلوم الاجتماعية التي تحتوي على مواد خرائط ، وقد تم تطوير وسائط التعلم هذه لتحسين مهارات التفكير النقدي لدى الطلاب في الفصل الرابع (أربعة) وسائط ميديا وورد سكويرعبارة عن وسائط على شكل كتاب ، تحتوي على أسئلة ومربعات تحتوي على العديد من الرسائل للعثور على إجابات للأسئلة المختلفة المقدمة هذا سيجعل التعلم أكثر إثارة للاهتمام ويمكن أن يصقل مهارات التفكير لدى الطلاب تم تضمين هذا البحث في البحث والتطوير (البحث والتطوير)
تم تضمين هذا البحث في البحث والتطوير (البحث والتطوير) ، أي البحث عن طريق تطوير منتج. تتبع الخطوات في هذه الدراسة إجراء البحث مع النموذج من برج وجال، قبل اختبار الوسائط التي تم تطويرها ، يتم اختبار وسائل الإعلام كلمة مربعة من صحتها أولاً ، كما يتم اختبار هذه الوسائط أيضًا ما إذا كان يمكنها تحسين مهارات تفكير الطلاب وما إذا كان من الممكن تطبيقه في أنشطة التعلم.
كان الهدف من تجربة منتج تطوير وسائل الإعلام كلمة مربعة هو طلاب الصف الرابع بإجمالي ۱٤ طالبًا٬ كمواد اختبار تظهر نتائج الدراسة أن وسائط التعلم ، خاصة المادية ، تحصل على متوسط قيمة تحقق يبلغ ٦٣٪ بفئة مستوى جيد بينما يحصل التحقق من صحة الوسائط على متوسط قيمة تحقق من ٩٧٪ بفئة جيدة جدًا. وتحصل إجابات الطلاب على متوسط قيمة ٩٤٫١٪ بفئة إيجابية جدًا أو مثيرة للاهتمام. وحصلت نتائج تقييم مهارات التفكير لدى الطلاب على درجة 88.2٪ في فئة جيد جداً. من النتائج الإحصائية للاختبار t اختبار مجموعة واحدة قبل الاختبار البعدي باستخدام تصميم قبل وبعد قيمة الدلالة ٠٫٠٠٣١٢≤ ٠٫٠٥α ، يمكن القول أن هناك فرقًا معنويًا بين تفكير الطلاب قبل وبعد استخدام وسائل الإعلام المربعة
ANALISIS CERPEN MARYAM KARYA AFRION DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekspresi pengarang dan proses kreatif pengarang dalam menciptakan cerpen Maryam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yakni dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan membaca secara berulang-ulang, mengumpulkan data dari isi cerita yang behubungan dengan gambaran ekspresi pengarang, melakukan penelaahan data dan menggarisbawahi isi cerita, dialog, dan perilaku tokoh berkenaan dengan gambaran ekspresi pengarang, mendeskripsikan ekspresi pengarang pada tokoh, mengumpulkan data proses kreatif (melakukan wawancara dengan pengarang), dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian ini adanya gambaran ekspresi pengarang dalam bentuk takut, marah, sedih, gelisah, bingung, jengkel, tak peduli, sabar, dan cinta/kasih sayang. Perasaan ini dialami sang tokoh saat ditinggal suami. Temuan proses kreatif dalam cerpen ini yakni proses kelahiran cerpen Maryam terinspirasi dari pengalaman penulis melihat sosok perempuan bekerja sendirian di tengah perkebunan karet PTP III di Desa Gunung Malintang (Koto Baru). Kemudian pengarang menulis cerpen Maryam dengan menyesuaikan wilayah kehidupan dan adat budaya masyarakat Minang.Kata Kunci: analisis, cerpen, ekspresif Abstract. This study aims to describe the author's expression and the creative process of the author in creating Maryam's short stories. The method used in this research is descriptive method, namely documentation and interviews. The technique of analyzing data by repetitively reading, collecting data from the contents of the story that relates to the author's expressions, analyzing data and highlighting the contents of the story, dialogue, and character behavior with regard to the author's expression, describing the author's expression to the characters, collecting process data creative (conducting interviews with authors), and drawing conclusions from the results of research. The results of this study are descriptions of author expressions in the form of fear, anger, sadness, anxiety, confusion, annoyance, indifference, patience, and love / affection. This feeling is experienced by the character when the husband left. The findings of the creative process in this short story, namely the birth process of Maryam's short story, were inspired by the author's experience of seeing women working alone in the middle of PTP III rubber plantations in the Gunung Malintang Village (New Koto). Then the author wrote Maryam's short story by adjusting the area of life and cultural customs of the Minang community.Keywords: analysis, short story, expressiv
Pengaruh daun ceplikan (Ruellia Tuberosa) terhadap titer antibodi ayam buras
ABSTRAK
Newcastle Disease merupakan penyakit pada unggas yang disebabkan oleh virus Paramyxovirus. Newcastle Disease menyerang pada semua jenis unggas, terutama ayam dan dapat menyebabkan mortalitas 100% pada ayam- ayam yang peka dan mempunyai titer antibodi rendah. Vaksinasi sangatlah diperlukan untuk mencegah terjadinya penyakit ini. Respon imun pada setiap ayam berbeda-beda, dan untuk mempercepat respon imun, diperlukan adanya Imunomodulator. Ruellia tuberosa merupakan salah satu bahan yang diduga digunakan untuk imunomodulator alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daun ceplikan (Ruellia tuberosa) terhadap titer antibodi ayam buras.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dibagi menjadi 6 perlakuan, yaitu diberi vaksin dan diberi ekstrak daun ceplikan dengan 3 dosis yang berbeda yaitu 40µ g/ekor, 80µ g/ekor, 120µ g/ekor selama 5 minggu. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah titer antibodi ayam buras yang diperiksa pada 10 hari, 20 hari, dan 30 hari pascavaksinasi menggunakan uji HA dan HI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Daun Ceplikan (Ruellia tuberosa) yang dikombinasi dengan vaksin berpengaruh terhadap titer antibodi ayam buras. Dosis yang paling tepat digunakan adalah 80 µ g/ekor menimbulkan respon imun yang lebih baik terlihat pada pemeriksaan 20 hari pascavaksinasi.
ABSTRACT
Newcastle Disease is a disease in birds caused by a virus a paramyxovirus. Newcastle Disease attacks on all kinds of poultry, especially chickens and can cause 100% mortality in chickens are sensitive and have low antibody titers. Vaccination is necessary to prevent the occurrence of this disease. Immune response in chickens each is different, and to accelerate the immune response, it is necessary to Immunomodulatory. Ruellia tuberosa is one of the materials allegedly used for natural immunomodulator. The purpose of this study was to determine the effect of leaf ceplikan (Ruellia tuberosa) antibody titers against native chicken.
This research is divided into 6 experimental treatments, which were given the vaccine and given leaf extract ceplikan with 3 different doses ie 40µg/ekor, 80µg/ekor, 120µg/ekor for 5 weeks. Parameters observed in this study were free-range chicken antibody titers were examined at 10 days, 20 days, and 30 days after the vaccination using HA and HI test.
The results showed that the leaf extract Ceplikan (Ruellia tuberosa) in combination with a vaccine effect on antibody titer range chicken. The most appropriate dose used was 80 ug / tail induced immune responses better seen on examination 20 days after the vaccination
The Development Of A Course In Programmable Digital Devices
In industry the requirement of short-time-to-market is playing an increasingly important role in product design. In the case of electronic equipment and devices this can be achieved by the use of programmable devices. It is therefore important for students, upon entry into the industry, to be conversant with the various architectures, development tools, trade offs and limitations of these devices. To this end a course in programmable digital devices (PDDs), a senior technical elective for electrical engineering technology majors was developed by the author at the University of Central Florida
ANALISIS CERPEN MARYAM KARYA AFRION DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekspresi pengarang dan proses kreatif pengarang dalam menciptakan cerpen Maryam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yakni dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan membaca secara berulang-ulang, mengumpulkan data dari isi cerita yang behubungan dengan gambaran ekspresi pengarang, melakukan penelaahan data dan menggarisbawahi isi cerita, dialog, dan perilaku tokoh berkenaan dengan gambaran ekspresi pengarang, mendeskripsikan ekspresi pengarang pada tokoh, mengumpulkan data proses kreatif (melakukan wawancara dengan pengarang), dan menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian ini adanya gambaran ekspresi pengarang dalam bentuk takut, marah, sedih, gelisah, bingung, jengkel, tak peduli, sabar, dan cinta/kasih sayang. Perasaan ini dialami sang tokoh saat ditinggal suami. Temuan proses kreatif dalam cerpen ini yakni proses kelahiran cerpen Maryam terinspirasi dari pengalaman penulis melihat sosok perempuan bekerja sendirian di tengah perkebunan karet PTP III di Desa Gunung Malintang (Koto Baru). Kemudian pengarang menulis cerpen Maryam dengan menyesuaikan wilayah kehidupan dan adat budaya masyarakat Minang.Kata Kunci: analisis, cerpen, ekspresif Abstract. This study aims to describe the author's expression and the creative process of the author in creating Maryam's short stories. The method used in this research is descriptive method, namely documentation and interviews. The technique of analyzing data by repetitively reading, collecting data from the contents of the story that relates to the author's expressions, analyzing data and highlighting the contents of the story, dialogue, and character behavior with regard to the author's expression, describing the author's expression to the characters, collecting process data creative (conducting interviews with authors), and drawing conclusions from the results of research. The results of this study are descriptions of author expressions in the form of fear, anger, sadness, anxiety, confusion, annoyance, indifference, patience, and love / affection. This feeling is experienced by the character when the husband left. The findings of the creative process in this short story, namely the birth process of Maryam's short story, were inspired by the author's experience of seeing women working alone in the middle of PTP III rubber plantations in the Gunung Malintang Village (New Koto). Then the author wrote Maryam's short story by adjusting the area of life and cultural customs of the Minang community.Keywords: analysis, short story, expressiv
Pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa Pendidikan Agama Islam siswa SMA Negeri 5 Malang
ABSTRAK
Gaya belajar merupakan suatu kombinasi dari bagaimana ia menyerap, dan kemudian mengatur serta mengolah informasi. gaya belajar bukan hanya berupa aspek ketika menghadapi informasi, melihat, mendengar, menulis dan berkata tetapi juga aspek pemrosesan informasi sekunsial, analitik, global atau otak kiri- otak kanan, aspek lain adalah ketika merespon sesuatu atas lingkungan belajar(diserap secara abstrak dan konkret). Terdapat tiga tipe gaya belajar yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu visual (cenderung belajar melalui apa yang mereka lihat), auditorial(belajar melalui apa yang mereka dengar) dan kinestetik(belajar melalui gerak dan sentuhan). Prestasi belajar masih tetap menjadi indikator untuk menilai tingkat keberhasilan siswa dalam proses belajar. Prestasi belajar yang baik dapat mencerminkan gaya belajar yang baik karena dengan mengetahui dan memahami gaya belajar yang terbaik bagi dirinya akan membantu siswa dalam belajar sehingga prestasi yang dihasilkan akan maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa Pendidikan Agama Islam siswa SMA Negeri 5 Malang.
Penelitian ini merupakan penelitian dekskiptif korelasional, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif . Metode pengumpulan data adalah metode observasi, kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah 95 siswa. Analisis data menggunakan statistik diskriptif dan regresi linier sederhana.
Dari hasil analisis statistik deskriptif diperoleh: (a) gaya belajar yang paling dominan digunakan adalah gaya belajar visual dengan frekuensi 50 siswa (52,6%) dengan kriteria sedang (b) prestasi belajar siswa yang paling dominan adalah sedang dengan frekuensi 61 siswa (64,4%). Dari hasil uji regresi linier sederhana diperoleh: terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa pendidikan agama Islam siswa SMA Negeri 5 Malang. Nilai koefisien determinasi yang sudah disesuaikan (Adjusted R Square) sebesar 0,407 yang berarti variabel terikat prestasi belajar dijelaskan oleh variabel bebas gaya belajar sebesar 40%. Sedangkan sisanya 60% dijelaskan oleh variabel di luar variabel yang digunakan dalam penelitian.
Disarankan agar siswa khususnya siswa kelas X SMA Negeri 5 Malang khususnya pelajaran pendidikan agama Islam, agar lebih mengetahui dan memahami gaya belajar yang terbaik bagi dirinya sehingga dapat meraih prestasi belajar dengan hasil maksimal
Rancang Bangun Perangkat Lunak pengatur pola menu makanan untuk Bayi di Bawah Lima Tahun (Balita) menggunakan Metode Fuzzy Sugeno guna memperoleh status Gizi Seimbang
ABSTRAK
Masa balita merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap masalah gizi. Gizi kurang yang terjadi pada masa balita bersifat irreversible (tidak dapat pulih), sehingga akan mengganggu pertumbuhan fisik dan mental. Terbatasnya pengetahuan orang tua terhadap kebutuhan energi, gizi dan penentuan pola menu makanan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan malnutrisi (gizi salah). Untuk menangani masalah tersebut, orang tua perlu memperhatikan kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi balita. Hal ini bertujuan agar makanan tidak mengandung energi dan zat gizi yang berlebihan atau kurang dari kebutuhan tubuh balita.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian bertujuan untuk membangun perangkat lunak yang dapat memudahkan user dalam menentukan pola menu makanan balita usia 36-59 bulan. Pembuatan perangkat lunak ini menggunakan pemrograman JSP dan MySQL sebagai basis data. Metode yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak adalah fuzzy sugeno, yaitu aturan yang direpresentasikan dalam bentuk IF-THEN dengan output berupa konstanta untuk melakukan perhitungan terhadap kebutuhan energi dan gizi. Input yang dibutuhkan adalah berat badan, tinggi badan, jenis kelamin dan umur, sedangkan outputnya adalah kebutuhan balita terhadap energi, lemak, protein dan karbohidrat serta pola menu makanan yang memenuhi kebutuhan tersebut.
Metode fuzzy sugeno memiliki analisis kebenaran dengan standard ideal sebesar 58% dalam menentukan kebutuhan energi, lemak dan karbohidrat. Sedangkan dalam menentukan kebutuhan protein, metode fuzzy sugeno memiliki analisis kebenaran dengan standard ideal sebesar 86%. Nilai yang dihasilkan oleh fuzzy sugeno tersebut lebih mendekati kebutuhan ideal bila dibandingkan dengan metode manual yang memiliki analisis kebenaran dengan standard ideal sebesar 24% dalam menentukan kebutuhan energi, lemak, karbohidrat. Sedangkan dalam menentukan kebutuhan protein, metode manual memiliki analisis kebenaran dengan standard ideal sebesar 34%.. Pengujian terhadap fuzzy sugeno tersebut menunjukkan bahwa nilai yang dihasilkan metode ini mendekati kebutuhan ideal, sehingga metode fuzzy sugeno dapat menjadi altenatif dalam menentukan kebutuhan energi, protein, lemak dan karbohidrat sesuai dengan status gizi balita.
ABSTRACT
Infancy is the period of development that susceptible to nutrition problems. Malnutrition which occurs in infancy are irreversible (can not be recovered), so it will interfere with physical growth and mental development. Limited knowledge from parents about energy requirement, nutrition and diet pattern determination is one of the factors that cause malnutrition. To handle this problem, parents need to pay attention about quality and quantity of food that is consumed by children. This is intended to make it doesn’t contain energy and nutrients that excessive or less than the necessity of children’s body.
Based on these problems, the research purpose to develop software that can allow a user to determine the diet pattern for infancy aged 3-5 years. Making software uses JSP programming and MySQL as database. The method that used in software development is a fuzzy sugeno, the rules that are represented in the form of IF-THEN with the output be constant for calculation of energy and nutrition needs. Input required is the weight, height, gender and age, and the output is a necessity of children terhadap energy, fat, protein, carbohydrates and diet pattern that meet those needs.
Fuzzy sugeno method has the truth analysis with ideal standards of 58% in determining the need for energy, fat and carbohydrates. Whereas in determining protein requirements, Sugeno fuzzy method has the truth analysis with the ideal standard of 86%. Value generated by the sugeno fuzzy closer to the ideal requirements when compared with manual methods that have the truth analysis with an ideal standard of 24% in determining the need for energy, fat, carbohydrates and 34 % in determining the need for protein. Tests on the fuzzy Sugeno means that the value produced by this method approaches the ideal requirement, so that the fuzzy sugeno method can be in determining the need for alternative energy, protein, fat and carbohydrate in accordance with nutrient status
