14 research outputs found

    Perbandingan konsep keadilan dalam Poligami menurut pemikiran Husein Muhammad, M. Quraish Shihab dan Musdah Mulia

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini didasari oleh perbedaan interpretasi mengenai poligami dalam Islam yang seringkali menimbulkan kontroversi, terutama terkait dengan keadilan gender. Husein Muhammad, M. Quraish Shihab dan Siti Musdah Mulia merupakan cendekiawan muslim Indonesia yang memiliki pandangan berbeda mengenai poligami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan pemikiran mereka mengenai konsep keadilan dalam poligami. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari karya-karya ketiga tokoh tersebut serta literatur yang berkaitan dengan poligami dan konsep keadilan gender. Analisis dilakukan dengan membandingkan pemikiran Husein Muhammad, M. Quraish Shihab dan Siti Musdah Mulia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Husein Muhammad dan M. Quraish Shihab memiliki kesamaan dalam memperbolehkan poligami dengan syarat keadilan yang berat, namun mereka berbeda dalam pendekatan dan penafsiran. Husein Muhammad menggunakan metode ta’wῑl dan pendekatan kontekstual-sosial yang menekankan keadilan gender secara komprehensif, termasuk aspek materiil dan immateriil. Sementara itu, Quraish Shihab menggunakan metode tafsῑr taḥlili dan corak al-adābi al-ijtimā’ῑ yang lebih menekankan keadilan materiil. Berdasarkan teori keadilan gender Musdah Mulia, pandangan Husein Muhammad lebih relevan karena menekankan kesetaraan hak dan perlakuan adil yang komprehensif terhadap perempuan, sementara Quraish Shihab fokus pada keadilan materiil yang bisa diusahakan oleh manusia. ABSTRACT This research is based on different interpretations of polygamy in Islam that often cause controversy, especially in relation to gender justice. K.H. Husein Muhammad, M. Quraish Shihab and Siti Musdah Mulia are Indonesian Muslim scholars who have different views on polygamy. This study aims to examine and compare their thoughts on the concept of justice in polygamy. The research method used is qualitative with a descriptive-analytical approach. Data were collected through literature study of the works of Hussein Muhammad, M. Quraish Shihab and Siti Musdah Mulia as well as literature related to polygamy and the concept of gender justice. The analysis was conducted by comparing the thoughts of the three figures. The conclusion of this study shows that Husein Muhammad and Musdah Mulia both interpret justice in polygamy with a gender justice approach, but Husein uses the ta'wῑl method, while Musdah uses the mauḍū'i method. Both also agree that the requirements for justice in polygamy include material and immaterial aspects. Meanwhile, M. Quraish Shihab uses a more moderate approach, by combining the taḥlili and mauḍū'i methods, and only emphasizes material justice and good treatment to all wives, despite the tendency to love one wife. مستخلص البحث يستند هذا البحث إلى التفسيات المختلفة لتعدد الزوجات في الإسلام التي غالبا ما تثي الجدل، خاصة فيما يتعلق بلعدل بين الجنسين. حسين محمد ومحمد وقريش شهاب وسيتي مصدح موليا من العلماء المسلمين الإندونيسيين الذين لديهم وجهات نظر مختلفة حول تعدد الزوجات. تهدف هذه الدراسة إلى فحص ومقارنة أفكارهم حول مفهوم العدل في تعدد الزوجات. منهج البحث المستخدم هو المنهج النوعي ذو المنهج الوصفي التحليلي. وقد تم جمع البيانّت من خلال دراسة أدبية لأعمال حسين محمد ومحمد قريش شهاب وسيتي مصدح موليا بلإضافة إلى الأدبيات المتعلقة بتعدد الزوجات ومفهوم العدالة بين الجنسين. تم إجراء التحليل من خلال مقارنة أفكار الشخصيات الثلاث. وتظهر نتيجة هذه الدراسة أن كلا من حسين محمد ومصدح موليا يفسر العدل في تعدد الزوجات بمنهج العدل بين الجنسين، لكن حسين يستخدم منهج التعدد بينما تستخدم مصدح منهج العدل بين الجنسين. وكلاهما يتفقان أيضاً على أن شروط العدالة في تعدد الزوجات تشمل الجوانب المادية وغي المادية. أما محمد شهاب فيستخدم منهجاً أكثر اعتدالاً يجمع بين منهجي التحليلي والموسوعة، ويؤكد فقط على العدل المادي وحسن المعاملة لجميع الزوجات، رغم الميل إلى حب زوجة واحدة

    Pengukuran Kinerja Berbasis Produktivitas Dengan Data Envelopment Analysis Berdasarkan Strategy Map Pada Badan Usaha Milik Negara

    No full text
    Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan oleh pemerintah melibatkan andil Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan harapan dapat memberikan pemasukan kepada negara. Sehingga BUMN perlu beroperasi dengan kinerja yang transparan, akuntabel, dan dengan tata kelola yang baik. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menilai kinerja BUMN adalah Data Envelopment Analysis (DEA). Sejumlah 25 BUMN dilakukan perhitungan menggunakan 4 tahap DEA dengan model orientasi input dan orientasi output berdasarkan hubungan kausal 5 perspektif kinerja Kementerian BUMN yang digambarkan melalui strategy map. Kelima perspektif ini adalah Pengembangan Talenta (PT), Kepemimpinan Teknologi (KT), Inovasi Model Bisnis (IMB), Peningkatan Investasi (PI), dan Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia (NESI). Hasil perhitungan DEA menunjukkan bahwa terdapat BUMN yang memiliki nilai efisiensi maksimal atau sama dengan 1 berturut turut pada tahap 1 hingga tahap 4 yaitu sejumlah 1,4,5,3 BUMN. Hasil perhitungan DEA juga menghasilkan benchmark dan nilai intensitasnya beserta nilai slack yang dapat digunakan BUMN untuk melakukan perbaikan. BUMN yang efisien ini terbukti memiliki nilai input yang lebih rendah dan nilai output yang lebih tinggi jika dibanding BUMN lain pada skala nilainya masing-masing. Selain itu, nilai efisiensi BUMN ini tidak terpengaruh pada orientasi output ataupun input, berlainan dengan yang ada pada BUMN yang inefisien. Total Efficiency Calculation (TEC) yang dilakukan berdasarkan nilai efisiensi setiap tahapnya menunjukkan PT Rajawali Nusantara Indonesia dan PT Perusahaan Listrik Negara dengan nilai efisiensi tertinggi berturut-turut pada model orientasi input dan output. Selanjutnya, dilakukan pemilihan variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai efisiensi menggunakan stepwise method yang menunjukkan adanya perbedaan jika dibandingkan dengan hubungan kausal yang ada pada existing strategy map. Hasil perhitungan DEA ini dapat menjadi evaluasi dan rekomendasi bagi BUMN dalam peningkatan kinerja melalui nilai efisiensi (radial movement), slack movement, dan benchmark-nya. Selain itu, strategy map yang telah dibuat dapat dimanfaatkan guna mengoptimalkan efisiensi kinerja. ================================================================================================================================= The National Economic Recovery Program (PEN) launched by the government involves the participation of State-Owned Enterprises (BUMN) to provide income to the state. So that SOEs need to operate with transparent, accountable performance and good governance. Data Envelopment Analysis (DEA) can be used to assess the performance of SOEs. A total of 25 SOEs were calculated using four stages of DEA with input-oriented and output-oriented models based on a causal relationship of 5 performance perspectives of the Ministry of SOEs described through a strategy map. These five perspectives are Talent Development (PT), Technology Leadership (KT), Business Model Innovation (IMB), Increased Investment (PI), and Economic and Social Value for Indonesia (NESI). The DEA calculation results show that SOEs have a maximum efficiency value or equal to 1 in a row from stage 1 to stage 4, namely as many as 1,4,5,3 BUMN. The results of the DEA calculation also produce benchmarks and intensity values along with slack values that SOEs can use to make improvements. These efficient SOEs are proven to have lower input values and higher output values when compared to other SOEs on their respective value scales. In addition, the efficiency value of this BUMN is not affected by the orientation of output or input, in contrast to that of an inefficient BUMN. The Total Efficiency Calculation (TEC) based on the efficiency value for each stage shows PT Rajawali Nusantara Indonesia and PT Perusahaan Listrik Negara with the highest efficiency values in the input and output orientation models, respectively. Furthermore, the selection of variables that significantly affect the efficiency value using the stepwise method is carried out, which shows a difference when compared to the causal relationship in the existing strategy map. The results of this DEA calculation can be an evaluation and recommendation for BUMN in improving performance through efficiency values (radial movement), slack movement, and its benchmarks. In addition, the strategy map that has been created can be utilized to optimize performance efficiency

    PERBANDINGAN PERKERASAN KAKU DAN PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN BIAYA DAN UMUR RENCANA PADA RUAS SAMAS�PARANGTRITIS STA 14+275-15+050 DAN STA 15+676-16+250

    No full text
    Pembangunan Ruas Samas-Parangtritis STA 14+275-15+050 dan STA 15+676- 6+250 merupakan bagian dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Pulau Jawa. Pembangunan JJLS bertujuan untuk menghubungkan daerah Kulonprogo hingga Gunung Kidul sehingga jalur utama tidak bergantung pada jalan Yogyakarta�Wonosari yang sudah terlalu padat. Pada penelitian ini akan membahas perbandingan perencanaan perkerasan kaku dan perkerasan lentur pada lokasi proyek Ruas Samas-Parangtritis STA 14+275- 15+050 dan STA 15+676-6+250 yang akan berpedoman pada Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 Bina Marga. Kemudian akan dibandingkan dari kedua perkerasan tersebut, sehingga mendapatkan perkerasan yang lebih ekonomis dan berumur panjang. Berdasarkan hasil pengolahan data pada perkerasan lentur direncanakan dengan tebal AC-WC = 40 mm, AC-BC = 60 mm, AC-Base = 160 mm, LPA Kelas A = 300 mm, dan lapis penopang = 100 mm. Sedangkan pada perkerasan kaku digunakan perkerasan beton semen dengan sambungan tanpa tulangan dengan tebal pelat beton = 300 mm, lapis beton kurus = 100 mm, lapis drainase = 150 mm. Dari analisis dan perhitungan didapatkan RAB untuk perkerasan lentur Rp15,382,772,000.00 dengan umur rencana 20 tahun sedangkan perkerasan kaku Rp18,093,230,000.00 dengan umur rencana 40 tahun. Maka dapat disimpulkan bahwa lebih ekonomis perkerasan kaku karena dengan harga 14,98% lebih mahal tetapi memiliki umur rencana dua kali lipat

    Analisis-Kritis Tafsir Maqashidi atas Penafsiran Poligini Muhammad Syahrur

    No full text
    Maqashidi's Critical Analysis of the Polygynous Interpretation of Muhammad Syahrur. The issue of polygyny is still a matter of controversy both among the general public and classical to contemporary Muslim scholars. Syahrur as one of the contemporary Islamic thinkers also contributed by presenting a new perspective through his limit theory (had al-adna and had al-a'la). This study aims to analyze Syahrur's thoughts on polygyny using the maqashidi interpretation paradigm. This study will use the maqashidi interpretation paradigm as the philosophical basis for the interpretation of the Qur'an (maqashidi as philosophy and as critic) to review the extent to which Syahrur's interpretation is compatible with the principles of maqashid as-syari'ah and maqashid al-Quran. The results of This study shows that the polygynous verse, in Syahrur's view, is basically a solution to the social problems of humanity that arose in the context of Arab society at the time of the Prophet.Through the analysis of the maqashidi interpretation paradigm the author concludes that Syahrur's interpretation of the polygynous verse is in accordance with the values of maqashid as-Shari'ah values such as hifz ad-din, hifz an-nafs, and hifz an nasl. Likewise with maqashid al-Quran values such as justice, humanity, freedom, and the value of responsibility. Syahrur did not respect other maqashidi values such as hifz an nasl and the value of justice

    Strategi pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Hikmah dalam membina akhlak anak jalanan

    Get PDF
    INDONESIA: Kedudukan akhlak dalam kehidupan manusia menempati tempat yang penting sekali, baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat dan bangsa. Sebab jatuh bangun,jaya-hancur sejahtera – sengsara suatu bangsa tergantung kepada bagaimana akhlak masyarakat dan bangsanya. Oleh karena itu manusia sebagai khalifah memikul beban tanggung jawab yang besar di hadapan allah, terutama dalam memperbaiki akhlak. Akhlak adalah suatu sifat yang telah meresap dalam jiwa dan menjadi kepribadian. Dari sini timbullah berbagai macam perbuatan dengan cara spontan tanpa dibuat-buat dan tanpa memerlukan pikiran. Akhlak sangat menentukan sekali terhadap keberhasilan seseorang sebab akhlak dapat mendorong untuk tetap berusaha semaksimal mungkin dan tidak mudah putus asa. Dalam penelitian ini dirumuskan beberapa permasalahan, antara lain: 1.Bagaimana strategi pembinaan akhlak anak jalanan di pondok pesantren sabilul hikmah malang? 2.Apa kendala-kendala pembinaan akhlak anak jalanan di pondok pesantren sabilul hikmah malang? 3.Bagaimana usaha yang dilakukan dalam menanggulangi kendala-kendala dalam penerapan strategi pembinaan akhlak di pondok pesantren sabilul hikmah? Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan deskriptif, dimana analisisnya menggunakan jenis deskripstif kualitatif dan data yang diperoleh melalui beberapa teknik diantaranya adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarakan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jawaban rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) adanya perilaku tercela yang tergolong ringan dan berat. 2) strategi yang digunakan dalam pembinaan akhlak anak jalanan adalah dengan pendekatan, pembiasaan, nasihat, latihan, dan hukuman. 3) faktor penghambat yakni kurang aktifnya anak jalanan dalam mengikuti pembinaan, sedangkan faktor pendukungnya adalah tersedianya sarana dan prasarana, adanya dukungan dari masyarakat dan pemerintah. Dan keberhasilan strategi pembinaan akhlak adalah di saat anak jalanan mampu menjahui perbuatan yang dilarang agama dan menjalankan syariat perintah agama. ENGLISH: Moral position in human life occupies a very important place, both as individuals and as a society and nation. Because ups and downs, triumphs and prosperity - the suffering of a nation depends on how the morals of the community and nation are. Therefore, humans as caliphs bear the burden of a great responsibility before Allah, especially in improving morals. Moral is a trait that has permeated the soul and became a personality. From this arise various kinds of actions in a spontaneous way without being made up and without the need for thought. Morals are very determining for a person's success because morality can encourage them to keep trying as much as possible and not easily give up. In this study, several problems were formulated, including: 1. What is the strategy for developing the morals of street children at SabilulHikmah Islamic Boarding School, Malang? 2. What are the obstacles to developing the morals of street children at SabilulHikmah Islamic Boarding School in Malang? 3. How are the efforts made in overcoming the obstacles in the implementation of moral development strategies at SabilulHikmah Islamic Boarding School? In this study, the author uses a descriptive approach, where the analysis uses a qualitative descriptive type and the data obtained through several techniques including observation, interviews, and documentation. Based on this research, it can be concluded that the answers to the problem formulation in this study are: 1) the existence of despicable behavior which is classified as mild and severe. 2) the strategy used in the moral development of street children is by approach, habituation, advice, training, and punishment. 3) the inhibiting factor is the lack of active street children in participating in the coaching, while the supporting factors are the availability of facilities and infrastructure, the support from the community and the government. And the success of the moral development strategy is when street children are able to stay away from actions that are prohibited by religion and carry out religious orders. ARABIC: تحتل المكانة الأخلاقية في حياة الإنسان مكانة بالغة الأهمية ، كأفراد وكمجتمع وأمة. لأن الصعود والهبوط والانتصارات والازدهار - تعتمد معاناة الأمة على أخلاق المجتمع والأمة. لذلك يتحمل الإنسان كخلفاء عبء مسؤولية كبيرة أمام الله ، خاصة في تحسين الأخلاق. الأخلاق صفة تغلغلت في الروح وصارت شخصية. من هنا تنشأ أنواع مختلفة من الأفعال بطريقة عفوية دون اختلاق ودون الحاجة إلى التفكير. الأخلاق حاسمة للغاية لنجاح الشخص لأن الأخلاق يمكن أن تشجعه على الاستمرار في المحاولة قدر الإمكان وعدم الاستسلام بسهولة . تمت صياغة عدة مشاكل في هذه الدراسة ، منها: 1. ما هي استراتيجية تنمية أخلاق أطفال الشوارع في مدرسة سبيل الحكمة الداخلية ، مالانج؟ 2. ما هي معوقات تنمية أخلاق أطفال الشوارع في مدرسة سبيل الحكمة الداخلية في مالانج؟ 3. ما هي الجهود المبذولة لتذليل معوقات تنفيذ استراتيجيات التنمية الأخلاقية في مدرسة سبيل الحكمة الداخلية؟ في هذه الدراسة ، يستخدم المؤلف نهجًا وصفيًا ، حيث يستخدم التحليل نوعًا وصفيًا نوعيًا والبيانات التي تم الحصول عليها من خلال عدة تقنيات بما في ذلك الملاحظة والمقابلات والتوثيق. وبناءً على هذا البحث يمكن الاستنتاج أن الإجابات على صياغة المشكلة في هذه الدراسة هي: 1) وجود سلوك خسيس يصنف على أنه معتدل وشديد. 2) الاستراتيجية المستخدمة في التنمية الأخلاقية لأطفال الشوارع هي من خلال النهج والتعود والمشورة والتدريب والعقاب. 3) العامل المثبط هو عدم مشاركة أطفال الشوارع النشطين في التدريب ، بينما العوامل الداعمة هي توافر المرافق والبنية التحتية ، والدعم من المجتمع والحكومة. ونجاح استراتيجية التنمية الأخلاقية هو عندما يكون أطفال الشوارع قادرين على الابتعاد عن الأعمال التي يحرمها الدين وينفذون الأوامر الدينية

    27/8/2025#NOPUBLISH# Perbandingan konstanta inhibisi hasil docking, docking teroptimasi & prodigy dengan eksperimen inhibitor terminal N Maltase-Glukoamilase (NtMGAM) dan QSPR energi bebas gibbs

    No full text
    INDONESIA: Penemuan kandidat obat secara komputasi telah menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam pengembangan farmasi modern, termasuk dalam pencarian inhibitor enzim terminal N maltase- glukoamilase (NtMGAM) untuk pengobatan diabetes mellitus. Enzim NtMGAM yang berperan dalam pencernaan pati menjadi glukosa menjadi target strategis untuk mengendalikan lonjakan kadar gula darah setelah makan. Molecular docking merupakan metode berbasis algoritma genetika yang memprediksi interaksi antara ligan dengan reseptor, termasuk nilai energi afinitas yang menggambarkan afinitas ligan terhadap target biologis. Nilai energi afinitas ini kemudian dapat diubah menjadi konstanta inhibisi (Ki) menggunakan rumus ABSTRACT: Computational drug candidate discovery has become one of the innovative approaches inmodern pharmaceutical development, including the search for inhibitors of the terminal N maltase-glucoamylase (NtMGAM) enzym for the treatment of diabetes mellitus. The N NtMGAM enzyme, whichplays a role in the digestion of starch into glucose, is a strategic target to control the spike in blood sugarlevels after meals. Molecular docking is a genetic algorithm-based method that predicts the interactionbetween the ligand and the receptor, including the affinity energy value that describes the affinity of theligand to the biological target. This affinity energy value can then be converted into an inhibition constant(Ki) using the formul

    Manajemen komunikasi persuasif kepemimpinan Madrasah dan Komite dalam penguatan karakter profil Pelajar Pancasila di MAN 4 Kabupaten Kediri

    Get PDF
    ABSTRAK Manajemen komunikasi persuasif merupakan suatu proses merancang dan memelihara suatu lingkungan dimana orang-orang yang bekerja sama di dalam suatu kelompok dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan seefisien mungkin. Suatu peristiwa saling memengaruhi satu sama lain ketika dua orang atau lebih hadir bersama, yang kemudian mereka menciptakan suatu hasil satu sama lain. Berdasarkan uraian diatas, Manajemen komunikasi persuasif melalui penyelenggaraan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di madrasah sangat penting dan harus dilakukan. Karakter peserta didik bisa dibentuk lebih sempurna, diperkuat melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik). Profil pelajar Pancasila berperan sebagai referensi utama yang mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan termasuk menjadi acuan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik. Ditinjau dari segi agama, dimensi dari profil pelajar Pancasila selaras dengan tujuan pendidikan Islam. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis manajemen komunikasi persuasif kepemimpinan madrasah dan komite dalam penguatan karakter di MAN 4 Kabupaten Kediri, implementasi manajemen komunikasi persuasif kepemimpinan madrasah dan komite dalam penguatan karakter peserta didik pada MAN 4 Kabupaten Kediri, serta hasil karakter yang di implemenstasikan pada MAN 4 Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Ada 3 macam metode pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Analisa data dalam penelitian ini dengan mencatat data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, mengorganisasikan data, memilah-milahnya untuk menjawab rumusan masalah kemuadian mencari dan menemukan makna yang terkait dengan rumusan masalah. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, Pertama, manajemen komunikasi persuasif pada tahap perencanaan, MAN 4 Kabupaten Kediri merencanakan program penguatan pendidikan karakter melalui tahapan yaitu pembentukan tim pengembang. Tahap pengorganisasian adanya pembagian tugas yang jelas antar guru yang menangani pembelajaran berdasarkan ruang lingkup kerja guru. Tahap pelaksanaan manajemen komunikasi persuasif penguatan pendidikan karakter peserta didik telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pengorganisasian semua unsur pelaksana kegiatan, pengarahan. Tahap pengawasan berorientasi dalam mengawasi pelaksanaan kegiatan serta melakukan refleksi untuk menemukan kelemahan dan kekuatan kegiatan. Kedua, Implementasi madrasah dan komite dalam penguatan karakter peserta didik adalah dengan membuat program–program di madrasah seperti membuat bimbingan dari guru, estrakulikuler, les, shalat berjamaah, dan bimbingan dari tokoh agama. Program penguatan karakter tersebut dipengaruhi ole proyek penguatan profil pelajar pancasila. Ketiga, Hasil karakter yang di Implementasikan di MAN 4 Kabupaten Kediri sesuai dengan UUD No. 20 Tahun 2003, terdapat enam nilai karakter utama yang bersumber dari Pancasila, yang menjadi prioritas pengembangan gerakan pendidikan penguatan karakter yaitu: religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, bernalar kritis dan kegotong royongan. ABSTRACT Communication Persuasive Management is a process of designing and maintaining an environment where people working together in a group can achieve predetermined goals as efficiently as possible. Communication is an event that influences each other when two or more people are present together, and then they create a result for each other. Based on the description above, communication management through implementing the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students in madrasas is very important and must be carried out. Students' characters can be formed more perfectly, strengthened through harmonization of heart (ethics), feeling (aesthetics), thinking (literacy) and sports (kinesthetics). The Pancasila student profile acts as the main reference that directs educational policies, including being a reference for educators in building the character and competence of students. Viewed from a religious perspective, the dimensions of the Pancasila student profile are in line with the goals of Islamic education The aim of this research is to determine and analyze the communication management of madrasah leadership and committees in strengthening character at MAN 4 Kediri Regency, the implementation of madrasah leadership and committees in strengthening the character of students at MAN 4 Kediri Regency, as well as the results of the character implemented at MAN 4 Kediri Regency. This research use desciptive qualitative approach. There are 3 types of data collection methods used by researchers, namely observation methods, interview methods, and documentation methods. Data analysis in this research involves recording data from interviews, observations and documentation, organizing the data, sorting it to answer the problem formulation, then searching for and finding meaning related to the problem formulation. The results of this research show that, First, communication management at the planning stage, Madrasah Aliyah Negeri 4 Kediri Regency is planning a program to strengthen character education through stages, namely the formation of a development team. In the organizing stage, there is a clear division of tasks between teachers who handle learning based on the teacher's scope of work. The implementation stage of communication management to strengthen students' character education has gone well through organizing all elements of implementing activities, directing. The supervision stage is oriented towards supervising the implementation of activities and reflecting to find weaknesses and strengths of activities. Second, the implementation of madrasas and committees in strengthening the character of students is by creating programs in madrasas such as providing guidance from teachers, extracurricular activities, tutoring, congregational prayers, and guidance from religious figures. The most influential character strengthening program is through the project to strengthen the profile of Pancasila students. Third, the character results implemented at Madrasah Aliyah Negeri 4 Kediri Regency are in accordance with Constitution Number. 20 of 2003, there are six main character values originating from Pancasila, which are priorities for developing the character strengthening education movement, namely: religiousness, nationalism, integrity, independence, critical reasoning and mutual cooperation. مستخلص البحث ا إدارة الاتصالات المقنعة هي عملية تصميم والحفاظ على بيئة حيث يمكن للأشخاص الذين يعملون معًا في مجموعة تحقيق أهداف محددة مسبقًا بأكبر قدر ممكن من الكفاءة. التواصل هو حدث يؤثر على بعضهم البعض عندما يتواجد شخصان أو أكثر معًا، ثم يصنعون نتيجة لبعضهم البعض. بناءً على الوصف أعلاه، فإن إدارة الاتصالات من خلال تنفيذ مشروع تعزيز صورة طلاب البانشاسيلا في المدارس أمر مهم للغاية ويجب تنفيذه. يمكن تشكيل شخصيات الطلاب بشكل أكثر مثالية، وتعزيزها من خلال انسجام القلب (الأخلاق)، والشعور (الجماليات)، والتفكير (محو الأمية)، والرياضة (الحركية). يعمل الملف التعريفي للطلاب في بانكاسيلا كمرجع رئيسي لتوجيه السياسات التعليمية، بما في ذلك كونه مرجعًا للمعلمين في بناء شخصية وكفاءة الطلاب. ومن منظور ديني، فإن أبعاد الملف الطلابي لبانكاسيلا تتماشى مع أهداف التربية الإسلامية الهدف من هذا البحث هو تحديد وتحليل إدارة الاتصالات لقيادة المدرسة ولجانها في تعزيز الشخصية في المدرسة عالية نيجيري 4 منطقة كديري، وتنفيذ قيادة المدرسة ولجانها في تعزيز شخصية الطلاب في المدرسة عالية نيجيري 4 منطقة كديري، وكذلك نتائج الشخصية المنفذة في مدرسة علياء نيجيري 4 منطقة كديري. يستخدم هذا البحث المنهج النوعي الوصفي. هناك 3 أنواع من أساليب جمع البيانات التي يستخدمها الباحثون، وهي طرق الملاحظة، وطرق المقابلة، وطرق التوثيق. يتضمن تحليل البيانات في هذا البحث تسجيل البيانات من المقابلات والملاحظات والتوثيق، وتنظيم البيانات، وفرزها للإجابة على صياغة المشكلة، ثم البحث عن المعنى المتعلق بصياغة المشكلة وإيجاده تظهر نتائج هذا البحث أن، أولاً، إدارة الاتصالات في مرحلة التخطيط، المدرسة عالية نيجيري 4 منطقة كديري تخطط لبرنامج لتعزيز تعليم الشخصية من خلال مراحل، وهي تشكيل فريق التطوير. في مرحلة التنظيم، يوجد تقسيم واضح للمهام بين المعلمين الذين يتعاملون مع التعلم بناءً على نطاق عمل المعلم. لقد سارت مرحلة تنفيذ إدارة الاتصال لتعزيز شخصية الطلاب بشكل جيد من خلال تنظيم جميع عناصر أنشطة التنفيذ والتوجيه. تتجه مرحلة الإشراف نحو الإشراف على تنفيذ الأنشطة والتفكير في إيجاد نقاط الضعف والقوة في الأنشطة. ثانيًا، تنفيذ المدارس واللجان لتعزيز شخصية الطلاب يتم من خلال إنشاء برامج في المدارس مثل تقديم التوجيه من المعلمين، والأنشطة اللامنهجية، والدروس الخصوصية، وصلاة الجماعة، والتوجيه من الشخصيات الدينية. برنامج تقوية الشخصية الأكثر تأثيرًا هو من خلال مشروع تعزيز صورة طلاب بانكاسيلا. ثالثًا، نتائج الشخصية التي تم تنفيذها في المدرسة العالية نيجيري 4 منطقة كديري متوافقة مع رقم الدستور. وفقًا للقانون رقم 20 لعام 2003، هناك ست قيم شخصية رئيسية نابعة من بانكاسيلا، وهي أولويات لتطوير حركة تعليم تقوية الشخصية، وهي: التدين، والقومية، والنزاهة، والاستقلال، والتفكير النقدي، والتعاون المتباد

    Pengaruh kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada KSPPS NU Jombang

    Get PDF
    INDONESIA: Sumber daya manusia mempunyai peranam yang penting di perusahaan maupun organisasi. Keberhasilan perusahaan atau organisasi dalam mencapai tujuan serta visi dan misiya juga merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan oleh sumber daya manusia di dalamnya. Kualitas tingkat kinerja yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh kemampuan serta keahlian sumber daya manusia. Kualitas yang baik dari sumber daya manusia juga akan memberikan citra baik untuk nama perusahaan atau organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan, kompensasi terhadap kinerja karyawan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di KSPPS NU Jombang. Objek penelitian ini adalah karyawan KSPPS NU Jombang. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Adapun metode pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan sampel berjumlah 40 karyawan. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda yang akan menjawab permasalahan mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di KSPPS NU Jombang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kepemimpinan transformasional mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan di KSPPS NU Jombang, kompensasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan di KSPPS NU Jombang, dan budaya organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan di KSPPS NU Jombang ENGLISH: Human resources have an important role in companies and organizations. The success of a company or organization in achieving its goals, vision and mission is also the result of the hard work done by the human resources in it. The quality of the resulting performance level is also influenced by the capabilities and expertise of human resources. Good quality of human resources will also provide a good image for the name of the company or organization. The purpose of this study was to determine the effect of transformational leadership on employee performance, compensation on employee performance, and organizational culture on employee performance at KSPPS NU Jombang. The object of this research is the employees of KSPPS NU Jombang. This type of research uses quantitative research methods. The sampling method used cluster random sampling with a sample of 40 employees. The analysis technique used is multiple linear regression which will answer the problems regarding the influence of transformational leadership, compensation, and organizational culture on employee performance at KSPPS NU Jombang. The results of the study explain that transformational leadership has a significant influence on employee performance at KSPPS NU Jombang, compensation has a significant effect on employee performance at KSPPS NU Jombang, and organizational culture has a significant influence on employee performance at KSPPS NU Jombang. ARABIC: الموارد البشرية لها دور مهم في الشركات والمؤسسات. إن نجاح شركة أو مؤسسة في تحقيق أهدافها ورؤيتها ورسالتها هو أيضًا نتيجة العمل الجاد الذي تقوم به الموارد البشرية فيها. تتأثر جودة مستوى الأداء الناتج أيضًا بقدرات وخبرات الموارد البشرية. ستوفر الجودة الجيدة للموارد البشرية أيضًا صورة جيدة لاسم الشركة أو المنظمة. كان الغرض من هذه الدراسة هو تحديد تأثير القيادة التحويلية على أداء الموظف ، والتعويض على أداء الموظف ، والثقافة التنظيمية على أداء الموظف في KSPPS NU جونبانغ. الهدف من هذا البحث هو موظفي KSPPS NU جونبانغ . يستخدم هذا النوع من البحث طرق البحث الكمية. استخدمت طريقة أخذ العينات العينة العشوائية العنقودية مع عينة قوامها أربعون موظفًا. تقنية التحليل المستخدمة هي الانحدار الخطي المتعدد الذي سيجيب على المشكلات المتعلقة بتأثير القيادة التحويلية والتعويض والثقافة التنظيمية على أداء الموظف فيKSPPS NU جونبانغ. وضح نتائج الدراسة أن القيادة التحويلية لها تأثير كبير على أداء الموظف في KSPPS NUجونبانغ ، وللتعويضات تأثير كبير على أداء الموظف في KSPPS NU جونبانغ ، وللثقافة التنظيمية تأثير كبير على أداء الموظف في KSPPS NU جونبانغ

    Pengaruh perencanaan karir dan konsep diri terhadap kesiapan kerja pada Siswa Kelas XII Jurusan Perawat Sosial Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Malang.

    Get PDF
    INDONESIA: Sekolah Menengah Kejuruan adalah bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk siap bekerja dalam bidang tertentu. Namun pada realitanya banyak lulusan SMK yang masih menganggur. Berdasarkan data statistik pada Biro Pusat Statistik (BPS) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia pada Februari 2022 berjumlah 8,4 juta jiwa. Sebanyak sekitar 1.876.661 lulusan SMK berstatus pengangguran di Indonesia per Februari tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat perencanaan karir pada siswa; (2) Tingkat konsep diri pada siswa; (3) Tingkat kesiapan kerja pada siswa; (4) Pengaruh perencanaan karir terhadap kesiapan kerja; (5) Pengaruh konsep diri terhadap kesiapan kerja dan (6) Pengaruh perencanaan karir dan konsep diri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII Jurusan Perawat Sosial SMKN 2 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasi dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh antar varibael bebas dan terikat. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XII Jurusan Perawat Sosial SMKN 2 Malang dan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 87 subjek. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner atau angket dengan skala likert. Validitas instrumen menggunakan validitas konstruk sedangkan uji reliabilitas instrumen digunakan rumus Alpha Cronbach. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program komputer SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat variabel perencanaan karir, konsep diri dan kesiapan kerja siswa pada ketegori tinggi. Hasil analisa koefisien regresi antara perencanaan karir terhadap kesiapan kerja sebesar 0,431 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh positif antara perencanaan karir terhadap kesiapan kerja. Selanjutnya koefisien regresi antara konsep diri terhadap kesiapan kerja sebesar 0,556 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh positif antara konsep diri terhadap kesiapan kerja. Kemudian uji signifikansi F yang diperoleh sebesar 49.703 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara perencanaan karir dan konsep diri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan Perawat Sosial SMK Negeri 2 Malang. Nilai R2 (R square) sebesar 0,542 artinya persentase kontribusi antara konsep diri dan konsep diri terhadap kesiapan kerja adalah 54,2%. ENGLISH: Vocational High School is a form of formal education that organizes vocational education. Vocational education is education that prepares students to be ready to work in certain fields. However, in reality, many SMK graduates are still unemployed. Based on statistical data from the Central Bureau of Statistics the Open Unemployment Rate in Indonesia in February 2022 amounted to 8.4 million people. A total of around 1,876,661 vocational graduates with unemployed status in Indonesia as of February 2022. This study aims to determine: (1) The level of career planning, the level of self-concept and the level of work readiness (2) The effect of career planning on work readiness; (3) The effect of self-concept on work readiness and (4) The effect of career planning and self-concept on work readiness of class XII students of the Department of Social Nursing SMKN 2 Malang. This study uses a quantitative approach to the type of regression using multiple linear regression analysis to determine the effect of the independent and dependent variables. The population in this study were students of class XII Social Nursing Department of SMKN 2 Malang and the sampling technique used random sampling with a total sample of 87 subjects. The research instrument used was a questionnaire or questionnaire with a Likert scale. The validity of the instrument used construct validity while the instrument reliability test used the Alpha Cronbach formula. The data obtained were analyzed using descriptive statistics, normality test and hypothesis testing using multiple linear regression analysis with the help of the SPSS 25. The results showed that the regression coefficient between career planning and work readiness was 0.431 with a significance value of 0.001 < 0.05, which means that there is a positive influence between career planning and work readiness with a moderate level of relationship. Furthermore, the regression coefficient between self-concept and work readiness is 0.556 with a significance value of 0.000 < 0.05, which means that there is a positive influence between self- concept and work readiness with a moderate level of relationship. Then the F significance test obtained was 49,703 with a significance value of 0.000 < 0.05 which indicates a positive influence between career planning and self-concept on work readiness of class XII students majoring in Social Nursing at SMK Negeri 2 Malang. The R2 (R square) value is 0.542, meaning that the percentage contribution between self-concept and self-efficacy on work readiness is 54.2
    corecore