1,720,986 research outputs found
Pusat penganan Dan Pendidikan Anak Autis Bandung Tema Sense Of Space
Seorang anak sangatlah berarti, oleh karena itu kehadirannya diharapkan dan dinanti-nanti serta disambut dengan penuh syukur dan bahagia oleh kedua orang tuanya. Namun sebagian orang tua mendapati anaknya terlahir dengan kebutuhan khusus, dan autisme adalah salah satu dari berbagai gangguan tumbuh kembang seorang anak. Autism atau autisme merupakan istilah yang perama kali diperkenalkan oleh Leo Kanner pada tahun 1943 yang merupakan seorang psikiater dari John Hopkins University (Baltimore, Maryland, Amerika Serikat), yang menangani anak-anak dengan gangguan sosial berat, hambatan komunikasi dan masalah perilaku. Kasus autisme mengalami peningkatan setiap tahunnya di seluruh dunia, menurut data Center For Deases (CDC) tahun 2014 menunjukan bahwa 1% penduduk dunia merupakan populasi penyandang autisme, jika penduduk dunia berjumlah kurang lebih 7 miliar jiwa maka 70 juta populasi dunia merupakan penyandang autisme. Diperkirakan 8 dari 1000 jiwa merupakan penyandang autisme, maka ada 1.646 balita penyandang autisme di Kota Bandung, dan hal tersebut merupakan jumlah yang besar. Oleh karena itu Kota Bandung memerlukan pusat autisme untuk dapat menangani anak-anak penyandang autisme agar mendapatkan penanganan yang tepat, sehingga tumbuh kembang anak autisme dapat berjalan selayaknya anak normal lainnya. Konsep ��Penerapan Elemen Ruang Yang Mendukung Indera�� penyandang autisme dipilih agar mencipatakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak penyandang autisme, bahan-bahan elemen ruang sebisa mungkin mempertimbangkan aspek-aspek seperti akustik ruang, pencahayaan, warna, tekstur, penghawaan dan kebersihan, yang selanjutnya dapat menciptakan lingkungan dan ruangan yang sesuai dengan anak penyandang autisme dan mendukung hidup yang lebih baik bagi anak penyandang autisme
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Selayang Pandang Kopak Indonesia (Komunitas Pegiat Anti Korupsi) Liputan Koran, Kumpulan Artikel, dan Puisi
INTEGRASI NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN SAINS (IPA) DI SEKOLAH DASAR (Studi Deskriptif-Kualitatif di SD al-Muttaqin Full Day School, Kota Tasikmalaya)
Penelitian tentang Integrasi nilai Islam dalam pembelajaran Sains (IPA) di SD ini sebagai upaya mengungkap permasalahan nyata di lapangan. Penelitian ini berusaha mengungkap upaya yang dilakukan SD al-Muttaqin Full Day School, Tasikmalaya dalam upaya mengintegrasikan nilai Islam dalam persekolahan khususnya untuk menelaah dan memotret upaya guru dalam mengintegrasikan nilai Islam dalam pembelajaran Sains di kelas. pokok bahasan tentang Bumi dan Alam semesta dipilih sebagai bahan ajar yang akan dikaji dalam konteks mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam pokok bahasan tersebut. Pokok bahasan ini diambil karena dimungkinkan munculnya nilai-nilai Islam yang dapat diintegrasikan kedalam konsep dan teori tentang bumi dan alam semesta ini. Data-data penelitian dikumpulkan melalui berbagai instrumen penelitian (wawancara, observasi dan dokumentasi), subjek-subjek yang berhubungan dengan fokus penelitian (Kepala Sekolah, Wakasek bidang Kurikulum dan Kesiswaan) merupakan subjek penelitian untuk mengungkap komitmen dan program sekolah dalam upaya mengintegrasikan nilai Islam di lingkungan sekolah. Adapun tentang penanaman nilai Islam dalam pembelajaran Sains (IPA) di SD, peneliti melakukan kolaborasi dengan guru sains kelas V SD untuk mengobservasi dan menganalisis bagaimana desain program pengajaran yang dilakukan guru dalam membuat perencanaan pembelajaran dan proses di kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini, teridentifikasi permasalahan yang muncul dan dialami oleh guru upaya mengintegrasikan nilai Islam dalam pembelajaran sains (IPA). Ditemukan bahwa masih rendahnya kesadaran guru dalam mengintegrasikan nilai Islam ke dalam pembelajaran sains, baik secara eksplisit atau implisit. Hal ini disebabkan masih kuatnya paradigma sentralistik bahwa segala hal yang berhubungan dengan pembelajaran telah diatur dari pusat, sehingga daya kreasi dan inovasi guru menjadi terhambat. Selain itu, latar belakang guru sangat menentukan keberhasilan upaya integrasi ini. Guru dengan latar belakang dan wawasan keislaman yang baik akan secara mudah melakukan upaya integrasi ini. Tetapi yang lebih utama adalah perubahan paradigma dalam melihat konsep ilmu dalam Islam, juga perlunya motivasi, semangat yang tinggi dalam merumuskan penanaman nilai Islam baik dalam perencanaan maupun proses pembelajaran
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Analisis Efektivitas Proses Pelayanan Usulan Revisi Anggaran dan Persetujuan Kontrak Tahun Jamak oleh Biro Keuangan Kementerian Perhubungan
Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi belum adanya sistem digitalisasi proses pelayanan usulan revisi anggaran dan persetujuan kontrak tahun jamak oleh Biro Keuangan Kementerian Perhubungan, sehingga dalam proses pelayanan belum efektif dan efisien. Tujuan Penelitian untuk mengetahui terkait dengan efektivitas, permasalahan dan mencari solusi dari permasalahan proses pelayanan. Penelitian ini menggunakan pedekatan deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpuan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi dengan 2 informan kunci, 2 informan implikator dan 3 informan biasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas proses pelayanan usulan revisi anggaran dan persetujuan kontrak tahun jamak sudah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, namun masih terdapat hambatan yaitu belum seutuhnya memanfaatkan teknologi informasi atau belum adanya sistem digitalisasi yang terintegrasi, sehingga hal tersebut mengurangi tingkat efektivitas pelayanan. Upaya dalam mengatasi hambatan tersebut adalah membuat perencanaan pembangunan infrastruktur teknologi informasi berbasis digital berkaitan dengan proses pelayanan, membuat peraturan yang ditandatangani oleh Pimpinan Kementerian Perhubungan dan mensosialisasikan kepada seluruh stakeholder
- …
