827 research outputs found

    Peradilan Berpancaran “Sinar Ketuhanan”: Mahkamah Konstitusi Dalam Masa Kepemimpinan Arief Hidayat (2015-2017)

    Get PDF
    Almost every Chief Justice of the Constitutional Court has jargon carried during theis leadership. Arief Hidayat, during his reign, often put forward the term "divine light". This term is closely related to Pancasila as the ideology of the state and religion. Therefore, the purpose of expressing jargon during the leadership of a Chief Justice of the Constitutional Court must have strategic value. Moreover, when the discourse is concerned with the classic problem in finding the relationship between religion and the state. However, there is no academic study that traces the purpose of the term "divine light" as stated by Arief Hidayat. This paper intends to fill in the gap by using normative research methods and legal comparisons. The discussion in writing this article is divided into three parts. First, it reviews the normative and theoretical side of the relationship between religion and constitutionalism. Second, we will look at Arief Hidayat's background to be able to find the meaning of the term "divine light" that he uses. The last part of this paper is to examine the decisions of the Constitutional Court which contain the term "divine light" in order to seek an official interpretation of Arief Hidayat's thoughts about the divine light

    Penerapan Metode Simple Additive Weighting Saw Dan Borda Dalam Sistem Rekomendasi Pemilihan Pariwisata DI Kabupaten Jember

    No full text
    Informasi terkait objek wisata bagi wisatawan sangatlah penting agar wisatawan tidak salah memilih tujuan tempat wisata terutama ketika wisatawan belum pernah mengunjungi daerah tersebut. Informasi terkait objek wisata yang akan dikunjungi serta jarak objek wisata juga ikut menjadi pertimbangan para wisatawan sebelum mengunjungi suatu daerah, namun pada saat ini, ketersediaan informasi akan wisata masih kurang dan masih harus mencari satu persatu untuk mendapatkan suatu informasi tersebut. Oleh karena itu dibuthkan sebuah system rekomendasi wisata yang bisa menjadi sarana pencarian informasi dan bisa mendapatkan hasil rekomendasi wisata didalam sistem berdasarkan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh wisatawan itu sendiri

    HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR DI SMKN 40 JAKARTA

    Get PDF
    ABSTRACT ARIEF HIDAYAT. The Correlation Between Study Habits With Student’s Achievement At SMKN 40 Jakarta . Scientific Paper, Jakarta: Concentration of Office Administration Study Program of Economics Education, Department Economics Administration, Faculty of Economic, State University of Jakarta, 2012. The study aims to determine whether there is correlation between study habits with students’s achievment at SMKN 40 Jakarta and also to get a valid and reliable data or fact, to prove it. The research has been done for three months since April until June 2012. The method of this research is survey method with correlation approach. The population research was all students office administration program from SMKN 40 Jakarta. And affordable population of this study is a class XI student which amounts to 180 students. The sample used as many as 119 students by using proportional random sampling. To get data about X variable (study habists) by using replica from Harry N. Blumener and Herbert C.richads that shows internal consistency reliability = 0,77. And for Y variable (Student’s Achievment)is from scholl data. Analysis of requirement test was doing by finding regression equation. It’s shows Y = 55.33 + 0,382X . Result of Lilliefors Normality test is Lcount =0,077 and Ltable for n=119 at significance rate 0,05 is 0,081. L count Ftable (3,91) this proves that the regression is meanfull. While the linear test produce Fcount (0,70) ttable (1,67) The calculation of the coefficient of determination yield r xy 2 (0,591) 2 =0,34this shows that 34,88% of variances is determined by self efficacy. The conclusion of this research is there’s a positive relationship between study habits with students’s achievment at SMKN 40 Jakart

    PENDIDIKAN KELUARGA PADA REMAJA DI ERA TEKNONOLOGI DIGITAL DI DESA PRAJAWINANGUN WETAN CIREBON

    Get PDF
    Arief Hidayat. 2022. Pendidikan Keluarga pada Remaja Di Desa Prajawinangun Wetan Cirebon. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk menjelaskan orientasi pendidikan keluarga pada remaja di era teknologi Digital di Desa Prajawinangun Wetan Cirebon; (2) Untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi implikasi dari pergeseran orientasi pendidikan keluarga terhadap sosial keagamaan di Desa Prajawinangun Wetan Cirebon; (3) Untuk menemukan dan menjelaskan upaya keluarga dan pemerintah dalam merespon dari pergeseran orientasi pendidikan serta implikasinya terhadap sosial keagamaan di Desa Prajawinangun Wetan Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi serta angket. Analisis data pada peneltian ini menekankan pada penggunaan smartphone dan implikasi serta langkah preventif yang dilakukan orang tua di kalangan remaja yang memberikan dampak positif dan dampak negatif terhadap niali moral. Hasil penelitian mengungkap bahwa penggunaan teknologi digital pada remaja di Desa Prajawinangun Wetan Cirebon lebih banyak digunakan untuk bermain media sosial sebesar 60%. Sedangkan dalam durasi waktu penggunaan, sebanyak 80% siswa menggunakan teknologi digital antara 2-4 jam. Dan alasan penggunaannya disaat belajar, sebanyak 40% menganggap teknologi informasi sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan meskipun sedang dalam kondisi belajar. Penggunaan teknologi teknologi yang dominan berdampak pada perilaku sosial mereka. Mereka lebih sering bermain media sosial dari pada berinteraksi langsung dengan teman yang lain. Sehingga komunikasi tradisional yang biasa dipakai tergantikan dengan komunikasi virtual dengan pemanfaatan media sosial atau vitur lainnya yang ada dalam teknologi informasi tersebut. Perilaku sosial keagamaan yang dimunculkan oleh penggunaan teknologi digital berimplikasi pada interaksi sosial dan ibadah. Sebagaian besar remaja terbantu oleh penggunaan teknologi sebagai alat komunikasi dan media belajar. Akan tetapi, dalam dimensi keagamaan, menunjukkan hal sebaliknya. Melihat fenomena yang terjadi, pihak Pemerintah Desa dan DKM Masjid Al-Hidayah mencoba menawarkan alternatif dalam bentuk aktivitas yang mendorong ke hal yang lebih positif dengan belajar agama pada malam hari dan mengaktifkan kegiatan keolaragaan. Kata kunci: Pendidikan, Keluarga, Remaja, Era Digita

    EFEKTIVITAS PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENEGAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM DI KABUPATEN BREBES TAHUN 2024

    No full text
    Nama: Moh. Syahrul Arief Nur Hidayat. NPM: 2124600043. Efektivitas Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penegakan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Ketenteraman Dan Ketertiban Umum Di Kabupaten Brebes Tahun 2024. Skripsi Ilmu Pemerintahan Universitas Pancasakti Tegal. Desen Pembimbing I: Unggul Sugi Harto, S.IP., M.Si. Dosen Pembimbing II: Agus Setio Widodo, S.IP., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes dalam penegakan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan teori efektivitas dari Gibson, Ivancevich, dan Donnelly yang mencakup lima indikator, yaitu kepuasan, produktivitas, efisiensi, kemampuan beradaptasi, dan pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap personel Satuan Polisi Pamong Praja serta masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Peraturan Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penegakan Perda berada pada kategori efektif meskipun belum sepenuhnya optimal, sebab masih terdapat kendala dalam proses penegakan peraturan daerah seperti keterbatasan jumlah personel, tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah, dan keterbatasan anggaran operasional. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Satuan Polisi Pamong Praja meningkatkan sosialisasi Peraturan Daerah kepada masyarakat, memperkuat kerja sama lintas sektor, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan penegakan. Kata kunci: Efektivitas, Satpol PP, Penegakan Perda, Ketertiban Umum, Kabupaten Brebe

    Studi Kasus Motivasi Peserta Didik pada Layanan Konseling Individual di SMP Negeri 23 Banjarmasin

    Get PDF
    Muhammad Arief Hidayat. 2017. Studi Kasus Motivasi Peserta Didik pada Layanan Konseling Individual di SMP Negeri 23 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Kependidikan Islam Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Dra Hj. Ikta Yarliani,M.Pd. Kata Kunci: Studi Kasus, Motivasi, Peserta Didik, Konseling Individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi peserta didik pada layanan konseling individual di SMP Negeri 23 Banjarmasin. Hal ini dilatar belakangi oleh banyaknya peserta didik yang melakukan konseling individual, baik peserta didik dipanggil oleh guru bimbingan konseling karena perlunya bimbingan dan arahan, ataupun peserta didik sendiri yang datang untuk melakukan konseling individual secara langsung kepada guru bimbingan dan konseling. Layanan konseling individual merupakan layanan yang sangat penting dalam kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah dengan tujuan dapat membantu peserta didik dalam perubahan tingkah laku, akademik, dan sosial secara optimal. Penelitian ini merupakan penelitian lapanganan (Field Research) dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari informan yaitu seorang guru Bimbingan dan Konseling serta 5 orang peserta didik yag pernah konseling individual. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara serta dokumentasi dan kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Berdasarkan dari hasil analisis maka ditemukan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi peserta didik pada layanan konseling individual di SMP Negeri 23 Banjarmasin cukup tinggi hal itu karena sering ditemukan peserta didik yang datang menemui guru bimbingan dan konseling. Tujuan mereka menemui juga memiliki berbagai macam alasan ada yang hanya sekedar bercerita didukung guru bersifat ramah, baik, ruangan yang tertata rapi dan bersih. Peserta didik sedang mempunyai masalah sehingga dipanggil oleh guru bimbingan dan konseling untuk diberikaan tindak lanjut yakni dengan memberikan layanan konseling individual

    THE INFLUENCE OF USING WORD CARDS TOWARDS STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY AT THE EIGHT GRADE STUDENTS OF MTS AL FATAH NATAR SOUTH LAMPUNG IN THE ACADEMIC YEAR OF 2019/2020

    Get PDF
    ABSTRACT THE INFLUENCE OF USING WORD CARDS TOWARDS STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY AT THE SECOND SEMESTER OF THE EIGHTH GRADE OF MTs AL FATAH NATAR SOUTH LAMPUNG IN THE ACADEMIC YEAR OF 2019/2020 By Muhammad Arief Hidayat Vocabulary is one of the important language elements that should be mastered by the students. Based on the preliminary research at MTs Al Fatah Natar South Lampung, the researcher found that there were 67.70% students’ vocabulary score less than the standard minimun score (KKM) which is 75. The objective of this research was to know whether there is an influence of using word cards towards students’ vocabulary mastery or not. The method of the research was quasi experimental design with the treatment held in three meetings, 2x40 minutes in each meetings. The population of this research was the seventh grade students of MTs Al Fatah Natar South Lampung. For taking the sample, the researcher used cluster random sampling. The sample was two classes, class VII A as the experimental class and class VII B as the control class. Both of them consisted of 32 students. In collecting the data, the researcher used tests. The researcher used the test instrument in the form of multiple choice. The test consisted of 40 items before validity test. After the validity test, the instrument test for pretest consisted of 22 items and posttest consisted of 22 items. For analyzing the data, the researcher used Mann Whitney Test. From the data analysis, it was found that the result of Mann Whitney Test was 0.000. This result is consulted to the score of the value significant generated Sig. (pvalue) < α = 0.05. Therefore, Ho is rejected and Ha is accepted. In other words, from this research it is known that word cards can influence the students’ vocabulary mastery. It can be concluded that there is a significant influence of using word cards towards students’ vocabulary mastery. Keywords: Word Cards, vocabulary mastery, quasi experimental researc

    Suporting data for Hartojo Budi Purwanto et al., 2024

    No full text
    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Supporting data (model results) for&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Water Resources Management Model Based on Regional Development:&nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Case Study of Magetan Regency, INDONESIA &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Hartojo Budi Purwanto, Sunarto, Prabang Setyono, Mochamad Gamal Rindarjono, Aditya Arief Rachmadhan, Muchammad Bima Gegana Sakti and Andian Hidayat.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Tropical and Subtropical Agroecosystems, 2024, Volumen 27,&nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt

    Analisis keabsahan keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/6 Tahun 2017 tentang izin lingkungan kegiatan penambangan dan pembangunan pabrik PT Semen Indonesia ditinjau dari peraturan perundang-undangan / Arief Hidayat

    No full text
    Negara Indonesia adalah Negara Hukum (Rechtstaat). Faktanya cita-cita gagasan Negara Hukum yang dibangun dengan mengembangkan alat hukum itu sendiri sebagai sistem yang fungsional dan adil untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial belum optimal dilakukan. Hal ini tercermin dalam Izin Lingkungan baru yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (No. 660.1 / 6 tahun 2017 tentang Izin Lingkungan untuk Pertambangan dan Kegiatan Konstruksi Pabrik PT Semen Indonesia) menjadi masalah karena telah melukai cita-cita negara hukum itu sendiri. Izin Lingkungan baru bertentangan dengan isi Putusan Peninjauan Kembali yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung (Putusan Mahkamah Agung Putusan Nomor 99 PK / Tun 2016), karena dalam putusan itu memerintahkan agar Gubernur mencabut Izin Lingkungan yang terbit pada tahun 2012 dan tidak menerbitkan Izin Lingkungan Baru. Putusan MA telah mencerminkan suatu kepastian hukum bagi masyarakat. Hasil penelitian tentang keabsahan Izin Lingkungan tersebut ditinjau dari peraturan perundang-undangan, disimpulkan bahwa Izin Lingkungan tersebut tidak sah karena tidak sejalan konsep negara hukum, Gubernur tidak mematuhi perangkat hukum yang ada sehingga bertentangan dengan asas kepastian hukum dan teori negara hukum yang selalu mengutamakan hukum, teori perizinan yang bertujuan mencegah bahaya bagi lingkungan hidup serta disharmonisasi hukum karena bertentangan dengan putusan MA yang memiliki kekuatan hukum tetap. Atas dasar hal itu penulis merekomendasikan kepada Gubernur untuk mencabut Keputusan Izin Lingkungan yang telah diterbitkannya karena tidak tidak mencerminkan keadilan serta kepastian hukum bagi masyarakat
    corecore