1,720,963 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA : Kuasi Eksperimen terhadap Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Cilawu

    Get PDF
    Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E terhadap peningkatan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa. Tujuan khusus penelitian ini untuk memperoleh data tentang : (1) kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada aspek analisis (C4) dengan menggunakan model pembelajaran Learning cycle 7E lebih tinggi dari siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran Matematika.; (2) kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada aspek evaluasi (C5) dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 7E lebih tinggi dari siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran Matematika; dan (3) kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada aspek mencipta (C6) dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 7E lebih tinggi dari siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran Matematika. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan metode kuasi eksperimen dan desain penelitian yaitu nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan terdiri dari 74 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal yang berbentuk uraian dengan jumlah soal sebanyak 6 butir soal. Berdasarkan tabulasi data pretest dan posttest diperoleh gain sebesar 2,84 pada aspek analisis (C4), 2,79 pada aspek evaluasi (C5), dan 2,62 pada aspek mencipta (C6). Berdasarkan hasil uji hipotesis penelitan umum dengan menggunakan independent-sampel ttest dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle 7E berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada mata pelajaran Matematika kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP).----------The general objective of this research is to know the influence of learning Learning Cycle model 7E to increased high order thinking abilities of students. The specific purpose of this research is to obtain data about: (1) high level thinking ability of students in aspects of analysis (C4) and use the learning Learning cycle model 7E higher than students who use the Student Team learning model Achievement Division (STAD) on Mathematical subjects.; (2) a high level of thinking ability of students in aspects of evaluation (C5) and use the learning Learning Cycle model 7E higher than students who use the models of learning Student Team Achievement Division (STAD) in the subjects of mathematics; and (3) a high level of thinking ability of students in aspects of rationality (C6) using the learning Learning Cycle model 7E higher than students who use the models of learning Student Team Achievement Division (STAD) on subjects Math. The approach used in this study i.e., a quantitative approach, with a quasi experimental methods and design research namely nonequivalent control group design. The sample used consists of 74 students. The instruments used in this research is the question of the form of the description with the amount reserved as 6 grains of matter. Based on pretest and posttest data tabulations retrieved the gain of 2.84 in aspect analysis (C4), 2.79 on aspects of evaluation (C5), and 2.62 on aspects of rationality (C6). Based on the results of geochemical hypothesis test using a common independent-samples t-test can be concluded that the application of the model of learning Learning Cycle 7E to upgrade students ' higher-order thinking in the eye Math lesson grade VIII middle school (JUNIOR HIGH)

    PENGARUH PENGEMBANGAN PROGRAM ACARA TERHADAP CITRA PERUSAHAAN ANTV : Survei Pada Pemirsa Televisi di Kelurahan Cijerah, Bandung

    Get PDF
    Saat ini persaingan bisnis penyiaran televisi di Indonesia semakin ketat. ANTV merupakan stasiun televisi swasta keempat yang hadir di Indonesia dan mulai mengudara sejak 1 Januari 1993 yang dimiliki kelompok Bakrie. Banyaknya jumlah stasiun televisi yang ada akan meningkatkan persaingan masing-masing stasiun televisi untuk mendapatkan audience share. Perolehan audience share ANTV selama ini selalu menduduki peringkat delapan besar dari sebelas stasiun televisi nasional di Indonesia. Persaingan yang ketat diantara stasiun televisi telah membuat audience share dari ANTV mengalami penurunan. Hal tersebut mengindikasikan bahwa citra yang diperoleh perusahaan juga mengalami penurunan. Tidak terbentuknya citra perusahaan yang baik dapat mengganggu kontinuitas dan kestabilan usaha ANTV sebagai stasiun televisi di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan ANTV untuk meningkatkan citra perusahaan dimata pemirsanya adalah dengan melakukan pengembangan program acara. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah : pertama untuk mengetahui tanggapan responden mengenai pengembangan program acara ANTV meliputi dimensi relative advantage, compatibility, complexity, dan observability. Kedua untuk mengetahui tanggapan responden mengenai citra perusahaan ANTV melalui dimensi reputation, recognition, affinity, dan brand loyalty. Dan ketiga untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara pelaksanaan pengembangan program acara terhadap citra perusahaan ANTV. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian explanatory survey yaitu metode survei untuk menjelaskan hubungan antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana dan korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh angka koefisien korelasi 0,633 antara variabel pengembangan program acara (X) dengan variabel citra perusahaan (Y) memiliki hubungan yang termasuk kategori kuat, Perhitungan uji signifikansi dengan menggunakan alpha 0,05 pada uji satu pihak dengan derajat kebebasan (dk) n-2, dk = 100-2 = 98 diperoleh hasil perhitungan t hitung sebesar 8,100 dan t tabel sebesar 1,6606. Berdasarkan ketentuan hipotesis diterima jika t hitung > t tabel maka diketahui harga t hitung lebih besar daripada t tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara variabel pengembangan program acara memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan variabel citra perusahaan. Pengembangan program acara juga memiliki pengaruh yang positif terhadap citra perusahaan, hal ini terbukti dengan hasil perhitungan koefisien determinasi sebesar 40,1%. Dengan kata lain citra perusahaan 40,1% dipengaruhi oleh pengembangan program acara. Sedangkan faktor lain yang mempengaruhi sebesar 59,9%

    PENGGUNAAN PUZZLE PADA PEMBELAJARAN OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERHITUNG : Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IV SDN Budhi Karya di Desa Ciwaruga Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat

    Get PDF
    Berawal dari temuan tentang rendahnya hasil evaluasi mata pelajaran matematika di sekolah ini. Penulis terus menelaah dan mencoba mencari alternative jawaban. Dengan menganalisa berbagai kemungkinan yang ada, akhirnya diambil satu alternatif . bahwa rendahnya hasil evaluasi adalah karena guru., belum menciptakan satu rencana dan proses pembelajaran yang membuat siswa berminat pada mata pelajaran matematika. Agar proses mata pelajaran matematika menarik minat dan perhatian siswa, maka pembelajaran harus membuat siswa aktif. Kegiatan pembelajaran matematika di Sekolah Dasar membutuhkan media konkret yang sesuai dengan perkembangan usia siswa. Pembelajaran dengan menggunakan alat peraga yang dapat dimanipulasi memungkinkan siswa belajar secara aktif dan mendapat pengalaman langsung dari proses pembelajaran sehinggabelajarjadilebihbermakna. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki prestasi belajar siswa melalui penggunaan alat peraga. Peneliti melakukan suatu cara yang lain dari biasanya dalam pembelajaran matematika, yaitu menggunakan alat peraga yang dapat dipegang dan diubah susunannya sehingga menarik minat siswa untuk belajar. Ketertarikan siswa akan pelajran matematika ini merupakan satu modal utama bagi berlangsungnya pembelajaran matematika selanjutnya. Penelitian dilakukan untuk meingamati bagaimana aktivitas siswa dalam menggunakan alat peraga puzzle untuk memahami konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Selain mengamati aktivitas dan minat siswa penelitian juga dilakukan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi siswa dalam menggunakan alat peraga puzzle, apakah pembelajaran dengan menggunakan alat peraga puzzle ini memudahkan pemahaman siswa atau sebaliknya. Sehingga pada akhirnya segala aktivitas yang dilakukan dapat memperbaiki prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas ini, pembelajaran menggunakan alat peraga puzzle pada operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menunjukkan hasil yang positif. Pada setiap proses pembelajaran aktivitas dan keterlibatan siswa jelas terlihat. Suasana berbeda ketika diskusi kelompok dan penggunaan alat peraga. Siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran karena mereka bias belajar dari sesame teman tanpa ada rasa takut dan sungkan. Minat siswa belajar yang ditunjukkan siswa pada setiap siklus, nilai hasil belajar matematika menunjukkan peningkatan khususnya pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat

    Efektivitas Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Perkawinan, Guna Pemenuhan Hak Hak Istri Pasca Perceraian (Nafkah Iddah): Studi Kasus di Pengadilan Agama Rangkasbitung

    Get PDF
    The Mediation process can be an effective instrument in ensuring the fulfillment of womens rights/Iddah rights for women after divorce at the Rangkasbitung Religious Court, by exploring divorce cases involving Mediation, with a focus on how Mediation accommodates iddah rights, the obstacles faced and the factors that influence its success, research results It is hoped that this will provide a deeper understanding of the role of mediation in protecting women's rights, especially in the context of divorce in Indonesia and provide recommendations for improving mediation policies and practices

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore