1,720,959 research outputs found

    SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ASET BARANG DAN PEMINJAMAN PERALATAN PADA LABORATORIUM DAN BENGKEL POLITEKNIK NEGERI SAMBAS BERBASIS WEB

    Get PDF
    Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah dinyatakan bahwa pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah yang semakin berkembang dan kompleks perlu dikelola secara optimal. Oleh karena itu pengelolaan barang milik negara menjadi bagian penting dalam tatakelola institusi terutama pada institusi Pendidikan salah satunya Politeknik Negeri Sambas. Permasalahan yang muncul saat ini adalah tidak adanya  sinkronisasi data asset barang inventaris antara barang yang telah diserahkan oleh bagian BMN poltesa kepada pengelola laboratorium maupun bengkel, sehingga informasi mengenai asset barang inventaris tersebut dari tahun ke tahun menjadi tidak terdata dengan baik. Salah satu contohnya adalah mengenai kondisi barang, baik kondisi rusak ringan, sedang dan berat bahkan  layak atau tidak layak untuk digunakan. Hal ini juga terjadi pada saat pendataan barang yang di kirim ke gudang penyimpan akhir masih dilakukan secara manual (pencatatan pada buku/sheet data barang), dengan cara ini informasi data aset menjadi sangat terbatas dan memungkinkan terjadinya permasalahan data barang tidak sinkron maupun data ganda antara pengelola bmn dengan pengelola laboratorium maupun bengkel jurusan dimana pendataan barang rusak dan tidak layak ini biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama lima hingga sepuluh tahun. Fakta di lapangan juga menampilkan kelemahan system yang ada sekarang yaitu  tidak efektif dan efisien karena pada proses peminjaman barang asset Laboratorium dan Bengkel Jurusan masih dilakukan secara manual, hal ini sering terjadi human error pada proses peminjaman dan pengembalian barang terutama pada penginputan identitas peminjam dan barang. Pengecekan barang dan pengembalian barang selama ini juga masih dilakukan secara  manual dengan kondisi ini menyebabkan pengembalian barang terkadang tidak sesuai maupun barang tersebut tidak dikembalikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan bahkan hilang tanpa kejelasan. Ketersedian informasi mengenai aset barang yang dikelola oleh laboratorium maupun bengkel belum banyak diketahui oleh Civitas Akademika, sehingga kemamfaatan barang tersebut menjadi tidak optimal, salah satunya pada kegiatan penelitian dosen maupun mahasiswa. Dengan semakin berkembang dan dukungan teknologi yang semakin canggih maka diperlukan sebuah system yang dapat  mengelola barang aset milik negara dalam hal ini yang dikelola oleh Laboratorium dan Bengkel, peminjaman barang serta penyajian informasi ketersedian barang melalui sebuah sistem informasi berbasis web yang terintegrasi dengan database, sehingga sinkronisasi data, peminjaman dan pengembalian barang dapat dengan mudah dilakukan dan terdata dengan baik merujuk pada data yang terintegrasi dalam database serta akses informasi menjadi lebih mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Informasi Pengelolaan Aset  dan  Peminjaman Peralatan  Laboratorium dan Bengkel   pada  Politeknik Negeri Sambas Berbasis Web. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari analisis data, perancangan database, UML dan interface. Tahapan  pengujian menggunakan metode Black Box. Sistem secara aktual melalui pengujian dan demonstrasi dan memenuhi TKT 8. Kata Kunci : Pengelolaan, Aset, Peminjaman Barang, Web, Politeknik Negeri Samba

    Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Aplikasi Android pada Anak Usia Remaja Berbasis Visual Block Programing di SMP Negeri 5 Sambas

    Get PDF
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang sangat cepat serta globalisasi yang dewasa ini terjadi berdampak positif dan negatif terhadap kehidupan masyarakat, baik kehidupan individu maupun sosial kemasyarakatan (Sa’ud:2010). Dampak positif dari perkembangan IPTEK dan globalisasi tersebut adalah terbukanya peluang pasar kerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan negara. Sedangkan dampak negatifnya adalah terjadinya perubahan nilai dan norma kehidupan yang seringkali kontradiksi dengan norma dan nilai kehidupan yang telah ada di masyarakat. Dampak lainya muncul ketika krisis mewabahnya virus Covid-19, yang mengharuskan siswa untuk belajar secara online. Dimana pada kondisi ini, siswa dituntut untuk belajar menggunakan perangkat gadget/smartphone agar dapat terhubung dengan guru kelas melalui aplikasi meeting room. Namun fenomena ini juga menimbulkan suatu dilema baik bagi pihak sekolah maupun orang tua siswa. Setelah melakukan pembelajaran secara online siswa memiliki kesempatan untuk bermain game online, yang tak jarang membuat siswa terlena bahkan tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru secara online tersebut. Porsi waktu bermain game jauh lebih lama daripada porsi waktu mengerjakan tugas. Kecanduan bermain game online ini juga telah menyebabkan penurunan moral ahlak siswa, banyak waktu yang seharusnya digunakan untuk kegiatan posistif menjadi terabaikan seperti mengabaikan ibadah, perkataan yang cendrung kasar, melawan guru di sekolah bahkan orang tua dirumah. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala sekolah di SMP Negeri 5 Sambas, didapatkan keluhan yang cukup meresahkan dimana kuota bantuan pendidikan yang semestinya digunakan untuk pembelajaran habis digunakan siswa untuk bermain game online, sehingga pada saat pembelajaran dilakukan siswa berdalih kuota sudah habis dan efeknya pembelajaran tidak dapat dilakukan secara optimal. Pada awal tahun 2022 ini, pemerintah telah memberikan kewenangan bagi pemerintah daerah untuk menentukan pertemuan tatap muka (PTM) secara bertahap, sesuai dengan level PPKM di setiap daerah. Pemerintah Daerah Sambas telah melaksanakan pertemuan PTM di sekolah mulai tingkat SD hingga SMA. Walaupun pembelajaran sudah tidak dilakukan secara online lagi, namun fenomena kecanduan bermain game sudah melekat pada siswa, hal ini perlu segera menjadi perhatian baik bagi pihak sekolah orang tua dan dinas terkait. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu langkah yang kongkrit dalam menyelesaikan permasalahan kecanduan bermain game online bagi siswa bearlih ke suatu kegiatan yang lebih positif dan produktif. Siswa perlu dilatih dalam menuangkan ide – ide kreatif yang dapat mereka lakukan pada pengembang diri minat dan bakat. Salah satu cara dalam mengasah ide kreatif siswa adalah dengan memberikan pelatihan dan pemdampingan dalam pembuatan aplikasi android, hal ini diharapkan mampu perlahan mengurangi kecanduan siswa terhadap game online bahkan diharapakan siswa dapat menghasilkan suatu aplikasi yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungannya baik di sekolah maupun masyarakat yang dilakukan secara mandiri atau dengan  bimbingan guru nantinya. Melalui Kegiatan esktrakurikuler nantinya bisa dikelola atau difungsikan secara maksimal hingga menjadi ajang pembentukan dan pembangunan karakter siswa (Turnip:2017) khususnya di SMP Negeri 5 Sambas. Kata Kunci : SMPN 5 Sambas, Game Online, Android, Pelatihan dan pendampingan, Aplikasi

    Pengembangan Aplikasi Pendataan Karya Ilmiah Berbasis Web Pada Politeknik Negeri Sambas

    Get PDF
    Pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pendataan karya ilmiah berbasis web yang sebelumnya berhasil dibuat pada tahun 2021. Pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan akses informasi dan kualitas pendataan karya ilmiah yang sejalan dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 50 Tahun 2018. Pada pengembangan Aplikasi ini penelitian akan di fokuskan pada beberapa fitur tambahan seperti data Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), ebook dan buku hasil karya dosen, laporan tugas perkuliahan mahasiswa tingkat atas yang dapat di mamfaat oleh mahasiswa di tingkat bawah , artikel jurnal dosen dan mahasiswa yang sudah di publikasikan di jurnal tertentu, dan laporan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Penambahan fitur-fitur ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi bagi dosen dan mahasiswa, menyediakan referensi yang lebih komprehensif, dan menghindari duplikasi topik penelitian. Dengan adanya fitur data HAKI, informasi terkait kekayaan intelektual akan terkelola dengan baik, sementara fitur ebook dan buku akan menambah sumber referensi yang bisa diakses. Pendokumentasian tugas perkuliahan, artikel jurnal, dan laporan PKM juga akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Secara keseluruhan, pengembangan aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah akses terhadap informasi karya ilmiah, mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah di Politeknik Negeri Sambas, serta memperkuat kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan

    SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI JURUSAN PADA POLITEKNIK NEGERI SAMBAS BERBASIS WEB

    Get PDF
    Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 mengatur tentang struktur organisasi, tata kerja, dan fungsi unit-unit di perguruan tinggi, termasuk di antaranya adalah pengelolaan administrasi akademik. Tujuan dari peraturan ini adalah untuk memastikan bahwa pengelolaan administrasi jurusan di perguruan tinggi dilakukan secara efektif, efisien, dan transparan, sehingga dapat meningkatkan kualitas layanan akademik yang diberikan oleh perguruan tinggi. Namun, saat ini masih terdapat beberapa permasalahan dalam pengelolaan administrasi jurusan di Politeknik Negeri Sambas, salah satunya adalah pengarsipan yang masih dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi dengan sistem informasi. Pengarsipan manual dapat membuat data sulit ditemukan dan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari informasi yang diperlukan. Selain itu, proses pengarsipan manual cenderung meningkatkan potensi terjadinya kesalahan, seperti kehilangan data atau kesalahan dalam pengisian data. Kesalahan tersebut dapat menyebabkan kerugian yang signifikan bagi institusi, seperti hilangnya data penting atau kesalahan dalam pengambilan keputusan bahkan bagi civitas akademika secara khusus. Contoh kasus diantaranya dalam hal pengurusan Penilaian Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) Dosen, jika data yang diperlukan seperti SK mengajar, pembimbing, penguji, dan lainnya tersimpan secara manual dalam map gobi, maka dosen harus melakukan pencarian data secara manual bahkan melibatkan staf untuk mengirim file menggunakan aplikasi chat. Hal ini tentu saja memakan waktu yang cukup lama, bahkan hingga mencari data dari lima tahun kebelakang. Selain itu, data yang tersimpan secara manual dalam map gobi juga rentan hilang, rusak, atau tercecer, yang dapat menyebabkan kendala dalam proses pengurusan DUPAK. Kasus lainnya adalah pada saat proses asesmen lapangan akreditasi program studi, proses akreditasi juga dapat terhambat jika pengelolaan administrasi jurusan tidak optimal. Jika dokumen dan data yang diperlukan untuk proses akreditasi tidak tersedia atau tidak lengkap, maka proses akreditasi dapat terhambat. Pengelolaan administrasi jurusan menjadi bagian penting dalam tatakelola institusi terutama pada institusi pendidikan. Permasalahan yang muncul saat ini adalah tidak adanya integrasi data yang tersistem, pengarsipan masih dilakukan secara manual dalam map gobi dan disimpan di gudang. Dampak terbesar dari pengelolaan administrasi yang tidak optimal adalah dapat menyebabkan keterlambatan dalam penyelesaian tugas dan menghambat pengembangan institusi. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem informasi terintegrasi yang dapat memudahkan proses pengelolaan administrasi jurusan, sehingga informasi yang diperlukan dapat diakses dengan cepat dan akurat. Pengelolaan administrasi yang baik dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengelolaan administrasi jurusan serta dapat mempercepat penyelesaian tugas serta mendukung proses akreditasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Informasi Pengelolaan Administrasi Jurusan pada  Politeknik Negeri Sambas Berbasis Web. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari analisis data, perancangan database, UML dan interface. Tahapan  pengujian menggunakan metode Black Box. Sistem secara aktual melalui pengujian dan demonstrasi dan memenuhi TKT 8. Kata Kunci : Pengelolaan Administrasi, Sistem Informasi, Web, Politeknik Negeri Samba

    Rancang Bangun Aplikasi Denah Kampus Politeknik Negeri Sambas Berbasis Web

    Get PDF
    The rapid advancement of technology, particularly in the era of digitalization, demands the provision of information that is more efficient and easily accessible. Currently, information about campus maps and layouts is often presented in manual forms, such as layouts displayed in the campus Directorate in the form of showcases using miniatures, which appear less engaging and informative. However, the importance of conveying information related to campus maps, facilities, and routes between buildings is increasingly evident. This includes supporting facilities such as sports areas, religious spaces, gardens, cafes, laboratories, libraries, student dormitories, and practical learning facilities like gardens, greenhouses, and fish farming ponds. To address these challenges, a new breakthrough in delivering information about the campus map and its facilities is necessary. One effective solution is to digitize the campus map in the form of a web application. This way, the information can be easily accessed by anyone through devices connected to the internet. This web-based campus map application will facilitate students, especially newcomers, staff, and campus visitors in locating desired facilities, speeding up orientation within the campus environment, and enhancing the overall user experience. With this digitalization, it is hoped that the use of information technology in accessing campus information will provide a more interactive and informative experience for users, as well as facilitate both academic and non-academic activities at Politeknik Negeri Sambas more efficiently and effectively. This research is designed using the Waterfall method, which includes data analysis, database design, UML, and interface development. The system will be validated through testing and demonstration, meeting the Technology Readiness Level (TRL) 8.Perkembangan teknologi yang pesat dan cepat, khususnya dalam era digitalisasi, menuntut penyediaan informasi yang lebih efisien dan mudah diakses. Saat ini, informasi mengenai denah kampus dan layout kampus masih sering ditampilkan dalam bentuk manual, seperti layout yang dipajang di ruang Direktorat kampus dalam bentuk etalase dengan menggunakan miniatur, yang terkesan kurang menarik dan kurang informatif. Namun, pentingnya menyampaikan informasi terkait denah, fasilitas kampus, dan rute perjalanan dari satu gedung ke gedung lainnya menjadi semakin terasa, termasuk fasilitas penunjang gedung, fasilitas olahraga, keagamaan, taman kampus, cafe, laboratorium, perpustakaan, rusunawa mahasiswa, serta fasilitas pembelajaran praktek seperti kebun, greenhouse, dan kolam budidaya perikanan. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan suatu terobosan baru dalam penyampaian informasi mengenai denah kampus dan fasilitasnya. Salah satu terobosan yang efektif adalah dengan melakukan digitalisasi denah kampus dalam bentuk aplikasi web. Dengan demikian, informasi tersebut dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja melalui perangkat yang terhubung dengan internet. Aplikasi denah kampus berbasis web ini akan memberikan kemudahan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa baru, staf, dan pengunjung/tamu kampus dalam mencari lokasi fasilitas yang diinginkan, mempercepat orientasi di lingkungan kampus, serta meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Dengan digitalisasi ini, diharapkan penggunaan teknologi informasi dalam mengakses informasi kampus dapat memberikan pengalaman yang lebih interaktif dan informatif bagi pengguna, serta memfasilitasi kegiatan akademik dan non-akademik di Politeknik Negeri Sambas secara lebih efisien dan efektif. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari analisis data, perancangan database, UML dan interface. Sistem secara aktual melalui pengujian dan demonstrasi serta memenuhi TKT 8

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore