1,724,063 research outputs found
FX Harsono : sebuah monografi
FX Harsono adalah seniman yang selalu bersikap kritis dalam kehidupan sosial, perkembangan dalam medan seni rupa, ideologi sistem pendidikan seni rupa, atau kekuasaan rezim. Situasi psikologis sebagai seniman berubah sejak 1998. Terjadi palingan subjek pada estetika Harsono : dari subjek politik menjadi politik subjek. Tiap bab dalam buku ini ditulis sebagai pengondisian waktu bagi peristiwa dan karya-karya Harsono pada baba-bab berikutnya. Jika dibaca keseluruhan buku ini tidak hanya sekedar kisah biografis, tapi mendekati kajian monografis
What We Have Here Perceived as Truth We Shall Some Day Encounter as Beauty
Buku ini merupakan sebuah katalog pameran seni rupa dalam Pameran Tunggal Solo Exhibition of FX Harsono, yang diselenggarakan di Jogja National Museum dari tanggal 1-22 Juli 2013. Kurator dalam pameran ini Hendro Wiyanto. Karya-karya Harsono yang dipamerkan sebagian berupa karya instalasi dan video yang disiapkan kurang lebih dua tahun sebelumnya. Harsono melakukan roset dan ziarah ke beberapa kuburan massal orang Tionghoa di Blitar, Tulungagung, Muntilan, Yogayakarta, dll untuk mencatat, menggoreskan lagi jejak nama-nama mereka yang dikorbankan. Ia memproduksi puluhan ribu huruf berbahan keramik di Plered (Jawa Barat), membangun kapal kayu, mereproduksi ranjang peranakan, dsb. Tulisan dalam buku ini berisi tentang: kuratorial pameran, panduan pameran, karya dalam pameran, pernyataan seniman, tentang Fx Harsono, dan penghargaan yang pernah didapatkan.Kata kunci : pameran, katalog, peranakan, Cina, Tiongho
Kajian Eksplorasi Media Karya FX Harsono
Eksplorasi media adalah salah satu cara bagaimana seni rupa bisa berkembang hingga sekarang. Dalam hal ini eksplorasi media memiliki banyak pendekatan untuk dapat menjelaskan sebuah maksud dan tujuan dalam karya. Teori Intermedia Dick Higgins teori yang menjelaskan bagaimana hubungan antar media dalam suatu karya. Seperti FX Harsono adalah salah satu seniman kontemporer yang aktif mengeksplorasi media dalam proses kreatif berkaryanya. FX Harsono juga menjadi salah satu seniman yang membawakan pembaruan dalam seni rupa Indonesia, dengan membawakan cara-cara dan pemikiran baru dalam berkarya. FX Harsono membuka pengotakan-pengotakan dalam seni, membuka ruang intermedia lebih bisa berbicara, dengan membawakan bentuk hasil karya jauh lebih longgar. FX Harsono dalam berkarya sudah melewati beberapa masa yang menjadi titik penting dalam keputusan pengambilan tema kekaryaan. Pendekatan kualitatif-deskriptif dipilih untuk menjelaskan bagaimana Intermedia bisa menjelaskan media-media dalam suatu karya. Penelitian ini akan berfokus bagaimana dua media atau lebih memiliki koneksi dalam satu karya, mengetahui pola berkarya seniman dari masa-kemasa, atau bisa menemukan kemungkinan lain dalam proses berkarya dari seniman yang bisa diambil untuk mengembangkan sebuah media dalam berkarya
Kajian Eksplorasi Media Karya FX Harsono
Eksplorasi media adalah salah satu cara bagaimana seni rupa bisa berkembang hingga sekarang. Dalam hal ini eksplorasi media memiliki banyak pendekatan untuk dapat menjelaskan sebuah maksud dan tujuan dalam karya. Teori Intermedia Dick Higgins teori yang menjelaskan bagaimana hubungan antar media dalam suatu karya. Seperti FX Harsono adalah salah satu seniman kontemporer yang aktif mengeksplorasi media dalam proses kreatif berkaryanya. FX Harsono juga menjadi salah satu seniman yang membawakan pembaruan dalam seni rupa Indonesia, dengan membawakan cara-cara dan pemikiran baru dalam berkarya. FX Harsono membuka pengotakan-pengotakan dalam seni, membuka ruang intermedia lebih bisa berbicara, dengan membawakan bentuk hasil karya jauh lebih longgar. FX Harsono dalam berkarya sudah melewati beberapa masa yang menjadi titik penting dalam keputusan pengambilan tema kekaryaan. Pendekatan kualitatif-deskriptif dipilih untuk menjelaskan bagaimana Intermedia bisa menjelaskan media-media dalam suatu karya. Penelitian ini akan berfokus bagaimana dua media atau lebih memiliki koneksi dalam satu karya, mengetahui pola berkarya seniman dari masa-kemasa, atau bisa menemukan kemungkinan lain dalam proses berkarya dari seniman yang bisa diambil untuk mengembangkan sebuah media dalam berkarya
- …
