1,720,964 research outputs found
Implementasi Kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dalam Peningkatan Pemahaman terhadap Kitab Suci Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Penelitian ini bertujuan menganalisis: 1) Prosedur perumusan kebijakan
Kepala Dinas Pendidikan dalam peningkatan pemahaman terhadap Kitab Suci
Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kemudian 2) menganalisis pelaksanaan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan
dalam peningkatan pemahaman terhadap kitab suci Agama Islam di Sekolah
Dasar Negeri Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Selanjutnya 3) menganalisis
Kinerja Kepala Dinas Pendidikan dalam peningkatan pemahaman terhadap kitab
suci Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Penelitian ini bersifat kualitatif. Proses penggalian data secara holistik baik
dengan cara wawancara secara mendalam dengan serangkaian pertanyaan,
observasi berupa pengamatan, serta pengumpulan dokumen dngan tujuan untuk
mendapatkan data yang benar dan sahih.
Ada 3 (tiga) temuan yang menjadi hasil penelitian ini, yaitu: 1) Prosedur
perumusan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dalam peningkatan pemahaman
terhadap kitab suci agama Islam yaitu sesuai dengan PP No. 55 tahun 2007 dan
Perda Nomor 10 tahun 2015 tentang Pemahaman Peningkatan terhadap Kitab Suci
Agama Islam di Labuhanbatu Selatan untuk upaya daerah melalui pendidikan
agama dalam rangka mendorong pemerintah daerah melalui pendidikan agama
mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia mempunyai budi pekerti yang
luhur memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar-dasar keagamaan. 2)
Pelaksanaan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dalam peningkatan pemahaman
terhadap kitab suci Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten
Labuhanbatu Selatan mulai bulan Mei 2018 dengan cara melakukan koordinasai,
memonitoring dan evaluasi terhadap guru. Tenaga pendidik baca tulis Al-Qur’an
terdiri dari guru-guru lulusan Pendidikan Agama Islam dan yang bukan dari latar
belakang pendidikan Agama Islam dengan catatan mampu untuk memberikan
pelajaran kepada peserta didik dan berlatar belakang pesantren dengan persetujuan
dari kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuanbatu Selatan. Guru yang
mengajar harus sesuai dengan silabus yang diberikan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten Labuhanbatu Selatan. 3) Kinerja Kepala Dinas Pendidikan dalam
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KEPALA DINAS
PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN
PEMAHAMAN TERHADAP KITAB SUCI
AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR NEGERI
KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN
AZIDDIN HARAHAPii
Peningkatan Pemahaman terhadap Kitab Suci Agama Islam di Sekolah Dasar
Negeri Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan melakukan kontrol oleh pengawas
pendidikan terhadap kinerja tenaga pendidik peningkatan pemahaman terhadap
kitab suci dan bersama dengan kepala-kepala sekolah masing-masing untuk
mengawasi tenaga pendidik dalam peningkatan terhadap kitab suci Al-Qur’an di
Labuhanbatu Selatan. setiap bulannya tenaga pendidik meneriman honor Rp
1.500.000,- dari pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan diberikan
pelatihan dalam enam bulan sekali serta semua guru honor menggunakan silabus
yang di berikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selata
Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam internalisasi nilai-nilai pluralitas agama dan implikasinya terhadap prilaku siswa SMA Negeri 1 Sungai Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Kehidupan keagamaan di sekolah tak ubahnya sebagai sebuah Laboratorium pluralisme. Begitu pula halnya SMA Negeri 1 Sungai Kanan Labuhanbatu Selatan, adalah sebuah lembaga pendidikan menengah yang merangkul berbagai macam peserta didik dengan berbagai macam latar belakang agama maupun etnis. Perbedaan latar belakang agama dan etnis Jika disikapi, disadari serta diterima dengan ketulusan hati, maka akan melahirkan sebuah masyarakat sekolah yang harmonis.
Peneliti merasa tertarik untuk mengadakan penelitian dengan tujuan penelitian untuk mengetahui realitas pluralitas agama, upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam Internalisasi nilai- nilai pluralitas Agama, implementasi internalisasi nilai- nilai pluralitas Agama pada perilaku Siswa, dan Implikasi Internalisasi nilai-nilai pluralitas agama pada prilaku siswa, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi: wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskripsi, reduksi, dan interpretasi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Realitas pluralitas agama di SMA Negeri 1 Sungai Kanan Labuhanbatu Selatan terdapat Nilai-nilai luhur yang telah diterapkan di SMA Negeri 1 Sungai Kanan Labuhanbatu Selatan. 1) Saling menghargai. 2) Saling menghormati. 3) Tidak membeda-bedakan dalam pemberian hak kepada setiap individu. 4) Tidak saling menjatuhkan. 5) Mengakui keragaman agama sebagai bentuk Sunnatullah. Kedua, Adapun upaya guru pendidikan Agama Islam dalam internalisasi nilai-nilai pluralitas agama. 1) Membangun Pradigma Keberagamaan 2) Menghargai keragaman bahasa. 3) Membanguan sikap kepedulian sosial. 4) Membangun sikap anti diskriminasi terhadap perbedaan kemampuan. 5) Membangun sikap anti diskriminasi umur. 6) Melakukan pengembangan materi pelajaran (PAI) dengan cara mengembangkan silabus. 7) Memberi kepahaman kepada Siswa akan arti pluralisme Agama secara mendalam melalui pelajaran agama Islam yang didasarkan pada Al-Qur'an dan Hadits. 8) Melakukan bimbingan-bimbingan keagamaan di luar kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. 9) Guru sebagai teladan. memberikan contoh yang baik.10) Pembinaan dialog antarumat beragama dalam kegiatan bersama di luar kelas.
Ketiga Implementasi pluralitas 1) Pembelajaran melalui pemberian materi. 2) Kegiatan intra sekolah. 3) Kegiatan ekstra sekolah. Keempat Implikasi internalisasi nilai-nilai pluralitas terhadap prilaku siswa. 1) Terlaksananya perayaan keagamaan yang melibatkan siswa yang berbeda Agama sebagai panitia dalam hal kegiatan keagamaan. 2) Terwujudnya Komunikasi yang baik antar guru dan siswa serta antar siswa tanpa membedakan agama ataupun ras dan suku bangsa. 3) Terlaksananya kegiatan Pembinaan dialog antarumat beragama dalam kegiatan bersama di luar kelas
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
