4 research outputs found
TA: Rancang Bangun Aplikasi Penentuan Karyawan Terbaik Berbasis Web Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) pada BPS Provinsi Jawa Timur
Karyawan dapat dianggap sebagai sumber keunggulan kompetitif untuk bisnis. Karyawan yang memiliki kompeten yang baik dapat meningkatkan kinerja perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi. Untuk meningkatkan kinerja karyawan agar menjadi lebih baik, maka BPS Jawa Timur melakukan penentuan karyawan terbaik pada setiap bulan. Terdapat kelemahan dari proses pemilihan karyawan terbaik yang ada, di antaranya adalah proses penentuan karyawan terbaik yang ada membutuhkan waktu sekitar satu minggu karena diselingi aktivitas lain dan tidak ada pembobotan untuk menilai secara kualitatif kinerja karyawan yang didasarkan pada indikator BerAkhlak. Masalah yang didapat dari proses saat ini adalah masih dilakukan proses entry manual semua karyawan dan penilaian tidak dapat dilakukan secara cepat. Solusi yang diberikan adalah membangun aplikasi penentuan karyawan terbaik dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hal ini bertujuan agar penilaian kinerja dapat ditentukan berdasarkan kinerja karyawan yang sebenarnya. Kriteria yang digunakan pada penelitian ini adalah kehadiran, keterlambatan, capaian kinerja pegawai (CKP), dan tujuh indikator BerAkhlak (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Hasil dari aplikasi ini adalah dapat digunakan untuk menentukan karyawan terbaik berdasarkan kinerja karyawan dan dapat mempercepat proses penilaian menggunakan metode import data nilai. Aplikasi ini menyediakan fitur-fitur yang dibutuhkan oleh pengguna seperti daftar karyawan, detail data nilai (Semua karyawan dan masing-masing karyawan), hasil analisis, dan riwayat data. Hasil pengujian sistem dengan menggunakan metode Black Box Testing adalah 23 fungsi yang ada telah berhasil dijalankan oleh sistem dan total waktu responsif pada aplikasi tersebut sekitar 01.79 Menit dibandingkan dengan waktu sebelum adanya aplikasi tersebut sekitar 4 sampai 5 minggu. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu pengguna dalam mengatasi kekurangan dan permasalahan yang ada
LKP: Rancang Bangun Aplikasi Pelayanan Perpustakaan pada Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan salah satu dari Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Badan Pusat Statistik memiliki fasilitas Pelayanan Statistik Terpadu (PST) yang bertujuan untuk melayani kebutuhan data. BPS Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu cabang BPS yang memiliki layanan PST. Namun, walaupun PST di BPS Provinsi Jawa Timur memiliki aplikasi layanan untuk pegawai PST, layanan tersebut masih terdapat kekurangan yang dapat memperlambat kinerja pegawai PST.
Solusi yang diberikan adalah membangun kembali aplikasi yang lama dengan menambahkan fitur-fitur terbaru berdasarkan hasil analisis yang dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pegawai PST untuk melakukan pencarian dan pencatatan transaksi peminjaman publikasi.
Hasil dari pembuatan aplikasi ini adalah dapat mempercepat kinerja pegawai PST saat melayani konsumen. Aplikasi ini menyediakan fitur daftar buku, daftar isi, peminjaman buku, dan laporan-laporan dari seluruh data yang ada di aplikasi tersebut. Dengan adanya aplikasi ini dapat membantu perusahaan dalam mengatasi permasalahan yang ada
Penerapan Simple Additive Weighting (SAW) dalam Rancang Bangun Penentuan Karyawan Terbaik di BPS Provinsi Jawa Timur
Karyawan dapat dianggap sebagai sumber keistimewaan untuk bisnis. Karyawan yang berpengalaman dapat meningkatkan performa untuk perusahaan ke tingkat yang lebih unggul. Untuk meningkatkan kinerja karyawan agar menjadi lebih baik, maka BPS Jawa Timur melakukan penentuan karyawan terbaik pada setiap bulan. Terdapat kelemahan dari proses pemilihan karyawan terbaik yang ada, di antaranya adalah proses penentuan karyawan terbaik yang ada berlangsung lama (Sekitar satu minggu) yang dikarenakan karena diselingi aktivitas lain dan tidak ada pembobotan untuk menilai secara kualitatif kinerja karyawan yang didasarkan pada indikator BerAkhlak. Solusi yang diberikan adalah membangun aplikasi penentuan karyawan terbaik dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penerapan metode SAW ini digunakan untuk pengelolaan data karyawan bulan Januari sampai November tahun 2024. Hal ini bertujuan agar penilaian kinerja dapat dilakukan lebih cepat dalam memilih karyawan terbaik (Tiga karyawan terbaik setiap bulannya). Hasil dari aplikasi ini adalah dapat digunakan untuk menentukan karyawan terbaik berdasarkan kinerja karyawan, dapat mempercepat proses penilaian menggunakan metode import data nilai, dan waktu percobaan aplikasi dengan menggunakan metode Black Box Testing adalah 23 fungsi yang ada telah berhasil dijalankan oleh sistem dan total waktu responsif pada aplikasi tersebut sekitar 01.79 Menit dibandingkan dengan waktu sebelum adanya aplikasi tersebut sekitar 4 sampai 5 minggu. Aplikasi ini menyediakan fitur-fitur yang dibutuhkan oleh pengguna seperti daftar karyawan, detail data nilai (Semua karyawan dan masing-masing karyawan), hasil analisis, dan riwayat data. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam melampaui permasalahan dan kekurangan yang ada
Efektivitas off the Job Training Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di Sekolah
Education in Indonesia faces challenges in producing human resources that are competitive in the era of globalization. This study aims to evaluate the effectiveness of off-the-job training in improving the competencies of teachers at SMA Negeri 8 Pekanbaru. The methodology used is a qualitative approach with a phenomenological case study, involving semi-structured interviews with three teachers who have participated in the training. Data were collected to understand participants' experiences, the contribution of the training to professional development, and the application of acquired skills. The results indicate that diverse training methods, such as games and simulations, are highly effective in enhancing pedagogical skills and understanding of the material. Participants reported increased student interest and engagement, as well as positive responses to the teaching methods applied. This research emphasizes the importance of continuous training to support teachers' professional development, which in turn will improve the quality of education in Indonesia
