1,721,041 research outputs found
Yōkai Shinkō
Yōkai Shinkō or belief in yōkai is an important part of the spiritual culture and folklore of Japanese society. Yōkai are supernatural creatures that have various forms, ranging from frightening to humorous, and often appear in legends, folklore, and cultural practices such as festivals and visual arts. This study aims to examine how belief in yōkai has developed over time and how it plays a role in the social, religious, and entertainment lives of Japanese society. The method used is a library study of academic literature, classical texts, and popular media that contain representations of yōkai. The results of the study show that Yōkai Shinkō not only reflects traditional spiritual beliefs, but also functions as a medium for understanding values, fears, and socio-cultural changes that occur in Japan. Japanese society considers yōkai to be frightening creatures, protectors, and frightening vengeful spirits, so it is necessary to carry out cleansing and spiritual rituals in a place where yōkai is suspected to have been affected.47 PagesKertas Karya Diplom
Danjiri Matsuri
Matsuri merupakan festival atau perayaan di Jepang. Matsuri berasal dari kata matsuru (menyembah, memuja), yang berarti pemujaan terhadap Dewa atau ritual yang terkait. Ada banyak jenis matsuri yang diselenggarakan di Jepang. Danjiri Matsuri yang merupakan judul dari Kertas Karya ini merupakan salah satu Matsuri yang terkenal di Jepang. Danjiri merupakan kuil portabel kayu yang besar dan juga merupakan jenis pelampung tradisonal yang dirancang untuk diarak melalui jalan-jalan kota di setiap kali festival berlangsung. Berat Danjiri lebih dari 3000 kg dan memiliki ruang luas di dalamnya.
Danjiri matsuri dikenal sebagai festival berbahaya. Karena menarik danjiri yang besar dengan kecepatan tinggi dan melewati jalan-jalan kecil di sekitar lingkungan festival. Dengan diiringi tarian-tarian dan musik. Tradisi ini sering memakan korban, tetapi danjiri matsuri masih tetap dilestarikan oleh masyarakat Jepang. Danjiri Matsuri telah diadakan kira-kira 300 tahun yang lalu. Danjiri Matsuri pertama kali diadakan pada tahun 16 Genroku (tahun 1703) di Kishiwada, Osaka. Tujuan diselenggarakannya Danjiri Matsuri adalah berdoa kepada dewa untuk melimpahnya hasil panen.
Pada pelaksanaan Danjiri Matsuri ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Persiapan-persiapan yang dilakukan adalah membuat Danjiri, menghias Danjiri, mempersiapkan alat musik, mempersiapkan busana, dan berlatih koreografi. Danjiri Matsuri memiliki berbagi macam prosesi. Prosesi-prosesi yang dilakukan pada perayaan Danjiri Matsuri dilakukaan sebelum, saat, dan ketika Danjiri Matsuri berakhir. Pada saat sebelum pelaksanaan Danjiri Matsuri ada prosesi yang dilakukan yaitu Shikenbiki (試験曳き) atau ujian menarik (Danjiri). Kemudian prosesi yang dilakukan pada saat Danjiri Matsuri ada 3 yaitu, Nyuukon shiki (入魂式) atau upacara kedatangan, Miya-iri (宮入り) atau memasuki kuil, dan Yarimawashi (やりまわし). Yarimawashi adalah menarik Danjiri sambil berlari dengan kekuatan dan kecepatan melintasi jalanan, bahkan ketika berbelok tanpa mengurangi kecepatan di tikungan yang tajam dengan seorang Daikugata yang menari di atas atap Danjiri di tengah-tengah kecepatan menarik Danjiri.
Dan setelah perayaan Danjiri Matsuri ada prosesi yang dilakukan yaitu prosesi Rakusaku (落索). Rakusaku adalah pesta setelah Danjiri Matsuri berakhir. Rakusaku merupakan bentuk sukacita masyarakat karena acara berlangsung lancar dan tidak adanya kecelakaan juga sekaligus mengadakan pertemuan yang membicarakan tentang pelaksanaan Danjiri Matsuri di tahun depan.Kertas Karya Diplom
関西弁
Beberapa karya seni yang menggunakan dialek kansai adalah manzai, lagu toire no kamisama, dan serial detektif conan. Manzai adalah seni pertunjukan
DIALEK KANSAI Kertas karya ini membahas tentang Dialek Kansai dengan tujuan untuk menambah pengetahuan tentang ciri khas pada Dialek Kansai dan meperjelas perbedaannya dengan bahasa Jepang standard.Dalam kertas karya ini, penulis menjelaskan secara singkat mengenai hal-hal yang terkait dengan tujuan penulisan di atas.Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah teknik kepustakaan yaitu mengumpulkan data-data dari berbagai sumber-sumber terkait penulisan. Seperti yang kita ketahui bahwa dialek adalah varian dari sebuah bahasa.Setiap daerah memiliki dialek khasnya masing-masing.Pengunaan dialek dapat menjadi identitas penuturnya karena dalam dialek terdapat kosakata, tata bahasa, dan fonologi yang mencerminkan asal dari penuturnya sendiri.Dalam kertas karya ini penulis fokus pada pembahasan mengenai Dialek Kansai. Dialek Kansai yang terkesan akrab bagi masyarakat Jepang menyebabkan beberapa kreator karya seni memasukkan unsur dialek kansai pada karya mereka seperti film, drama, kartun, komik, dan lagu agar pesan dan nuansa yang ingin disampaikan oleh para kreator dapat ditangkap dengan baik oleh para penikmat karya tersebut. Beberapa karya seni yang menggunakan dialek kansai adalah manzai, lagu toire no kamisama, dan serial detektif conan. Manzai adalah seni pertunjukan melawak seperti stand up comedy Amerika yang berasal dari Kansai dan populer di seluruh Jepang. Lagu “Toire no Kamisama” diciptakan dan dinyanyikan oleh Kana Uemura. Serial Detektif Conan yang menggunakan dialek kansai terdapat pada episode 651 mengenai pembunuhan di toilet. Ciri khas dialek kansai secara umum terdapat di bagian (1) kosa kata, berupa pemendekan kosakata, perubahan mora, dan perubahan kopula desu dan dewanai, (2) sistem fonologi berupa bunyi panjang yang dipendekkan dan bunyi pendek yang dipanjangkan, (3) tata bahasa berupa perubahan pada bentuk masu, gozaimasu, bentuk te, kara, iru, nakereba.Kertas Karya Diplom
Topeng dalam Teater Noh
Teater noh adalah teater tertua di Jepang. Selain itu, noh merupakan satu-satunya teater Jepang yang menggunakan topeng selama pertunjukan berlangsung. Pada masa perkembangannya, teater noh mengalami banyak hal rumit. Tetapi teater ini, sekarang dikelola langsung oleh pemerintah pusat Jepang. Teater noh dalam pertunjukannya, mulai menyisipkan arti dalam bahasa Inggris karena sudah banyaknya orang asing yang tertarik dengan teater noh.
Dalam penelitian ini penulis membahas mengenai sejarah, karakteristik, fungsi dan makna topeng dalam pertunjukan teater Noh. Penulis menggunakan metode kepustakaan dalam penulisan kertas karya ini. Untuk mendapatkan informasi, penulis mengumpulkan sumber-sumber bacaan yang berkaitan dengan teater noh khususnya topeng dalam pementasan seni noh, yang berupa buku, jurnal, dan artikel dari media cetak. Kesimpulan yang didapat dari penulisan kertas karya ini berupa uraian lengkap mengenai topeng noh beserta benda-benda pendukung lainnya seperti alat musik, kostum, dan lain-lain dalam setiap pertunjukan.
Kostum dalam teater noh adalah benda utama dalam pementasan noh. Kostum yang digunakan untuk setiap peran sangat mewah, dan berlapis tebal. Penggunaannya juga cukup rumit, sehingga membutuhkan sekitar dua (2) orang untuk membantu pelakon saat menggunakannya.
Berikutnya mengenai topeng dalam teater noh. Topeng noh merupakan benda yang sama pentingnya dengan kostum. Topeng digunakan selama pertunjukan berlangsung, agar pemain tidak kesulitan untuk memberikan ekspresi yang sesuai dengan tokoh yang sedang diperankan. Penggunaan topeng juga agar ekspresi tokoh yang sedang diperankan tidak tercampur dengan ekspresi tokoh. Sehingga penonton tidak kebingungan untuk mengartikan ekspresi pemeran tokoh tersebut. Topeng dalam teater noh memiliki banyak jenis, baik yang masih di gunakan ataupun tidak. Beberapa jenis topeng yang masih digunakan, seperti : topeng okina-men, topeng joo-men, topeng otoko-men, topeng onna-men, topeng kishin-men, dan topeng onryoo-men.
Topeng noh memiliki makna berbeda yang disesuaikan dengan cara penggunaannya. Contohnya dapat dilihat pada topeng koomate yang merupakan salah satu jenis dari topeng onna-men.. Topeng ini akan memberi makna berbeda tergantung cara pemakaiannya yang dapat di lihat pada bagian mata dan mulutnya. Saat topeng ini di miringkan ke atas maka akan menunjukan ekspresi sedih. Sedangkan saat topeng di miringkan ke bawah maka akan menunjukan ekspresi bahagia.51 HalamanKertas Karya Diplom
Nihon No Josei No Utsukushisa No Himitsu
Kertas Karya ini berjudul Rahasia Kecantikan Wanita Jepang. Dalam penulisan Kertas Karya ini, penulis memfokuskan menulis tips wanita merawat tubuh secara alami dengan baik, bagaimana tampilan rambut dan gaya busana wanita Jepang. Tujuan dari penulisan Kertas Karya ini adalah mengetahui tips-tips merawat tubuh dengan baik menggunakan bahan-bahan alami. Disini penulis memperkenalkan kepada orang tentang rahasiacantik alami wanita Jepang.
Cantik dizaman sekarang ini sudah menjadi satu gaya hidup wanita di daerah perkotaan maupun di daerah pedesaan. Tingginya masalah kecantikan khususnya bagian kulit diberbagai negara membuat wanita berlomba untuk cantik. Kulit tubuh dan wajah yang halus tentu menjadi idaman para wanita. Namun, debu, kotoran, dan polusi sering kali mengubah kulit halus menjadi kotor dan kasar. Bahkan terlihat kusam dan tidak menarik. Kurangnya informasi yang baik,membuat cantik disalah artikan oleh banyak orang.Kecantikan dilakukan tanpa pengarahan dari ahlinya, sehingga mengurangi nilai-nilai kesehatan kulit. Wanita Jepang memiliki kulit lembut dan cantik tanpa bekas.
Wanita Jepang sangat memperhatikan kekayaan alam yang sudah banyak tersedia di lingkungan sekitar. Mereka memanfaatkan buah-buahan, sayur-sayuran, serta bahan-bahan alami lainnya untuk merawat kulit. Beberapa buah-buahan dan sayur-sayuran yang mereka gunakan adalah yang mengandung vitamin A, B, C, yang tinggi kalium, fosfor, karbohidrat, mineral, protein. Seperti, melon, apel, pepaya, daikon, kubis, mizuna. Rambut adalah struktur solid yang terdiri atas sel yang mengalami keranitasi padat. Rambut berasal dari filokel efidermal yang terbentuk seperti kantong yang tumbuh kedalam epidermis. Rambut adalah mahkota (kaum wanita), pelindung kepala dari udara panas. Banyak sekali jenis model rambut yang terkenal di Jepang. Adapun gaya rambut wanita Jepang adalah, Berry Bob Hairstyle, Hime Cut, Twin-Tails, See-though Bangs, dan Shaggy.
Salah satu perubahan yang mencolok dalam budaya Jepang adalah pakaian tradisional. Busana khas Jepang adalah kimono, dimana merupakan pakaian tradisional Negara Jepang. Adapun gaya busana wanita Jepang adalah, Kimono, Yukata, Hakama, Jinbei, Furisode.Kertas Karya Diplom
Yōkai Shinkō
Yōkai Shinkō or belief in yōkai is an important part of the spiritual culture and folklore of Japanese society. Yōkai are supernatural creatures that have various forms, ranging from frightening to humorous, and often appear in legends, folklore, and cultural practices such as festivals and visual arts. This study aims to examine how belief in yōkai has developed over time and how it plays a role in the social, religious, and entertainment lives of Japanese society. The method used is a library study of academic literature, classical texts, and popular media that contain representations of yōkai. The results of the study show that Yōkai Shinkō not only reflects traditional spiritual beliefs, but also functions as a medium for understanding values, fears, and socio-cultural changes that occur in Japan. Japanese society considers yōkai to be frightening creatures, protectors, and frightening vengeful spirits, so it is necessary to carry out cleansing and spiritual rituals in a place where yōkai is suspected to have been affected.47 PagesKertas Karya Diplom
Minuman Alkohol Jepang Sake
This final project discusses issues related to sake, a Japanese alcohol drink. The purpose of writing this thesis is to describe the various types of sake, methods and ways of making sake, as well as its benefits for the body. The method used in this paper is a qualitative method by collecting data from books, journals, and several other internet reading sources. The results obtained from writing this final project are that sake is one of the typical Japanese drinks that is popular throughout the world, which makes it one of the icons originating from Japan. Sake is also beneficial for the body and is still used in several ceremonies and traditions that are still carried out by Japanese society.37 HalamanKertas Karya Diplom
Tren Cosplay Jepang Nihon De No Kosupure Torendo
Tugas akhir ini membahas mengenai trend cosplay di Jepang yang meliputi sejarah dan jenis-jenis cosplay, pelombaan, dan kriteria penilaian pada saat lomba. Cosplay merupakan istilah bahasa inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang merupakan gabungan kata antara “costume” (kostum) dan “play” (bermain). Cosplay sendiri dapat diartikan sebagai menirukan atau memperagakan sebuah karakter. Cosplay berawal dengan inspirasi yang biasanya berasal dari hasrat atau minat seseorang yang biasa berupa game, serial televisi atau anime, film, komik/manga, ataupun inspirasi lainnya. Adapun jenis-jenis cosplay yaitu Cosplay Anime atau Manga, Cosplay Game, Cosplay Gothic, Cosplay Harajuku, Cosplay Original, Cosplay Tokusatsu, Uniform Cosplay (Uni-Cos), dan Random Cosplay. Dalam acara atau event jejepangan, biasanya juga menyelenggarakan Perlombaan yang diikuti para peserta cosplayer untuk memeriahkan acara tersebut. Lomba Cosplay adalah ajang yang menilai pakaian atau kostum peserta dan memerankan berbagai macam karakter. Adapun jenis kategori perlombaan cosplay ini terbagi menjadi dua yaitu Kategori Costreet/Coswalk dan Kategori Team Cosperform. Perlombaan Cosplay ini memiliki beberapa kriteria penilaian yang biasanya dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman dalam bidangnya atau biasa kita sebut dengan “Juri”. Kriteria penilaian tersebut meliputi kostum, karakter, dan performance.44 HalamanKertas Karya Diplom
Tako
This final assignment aims to discuss further about tak, including the process of making, function, benefits and use of tak in Japanese society. Tako is a traditional Japanese shell that has a variety of types, shapes and models that are adapted to the functions of such shell. The method used in this writing is the method of descriptive writing, and the data collection technique is done through reading literature or written sources such as books, articles related to Takos. Based on the data obtained, it shows that Takos that were first discovered in China 2000 years ago, and then in 649-794 AD entered Japan brought by Buddhist missionaries, Takos are made of paper that extends over a bamboo frame. The design is hexagonal and has supports on both sides and has a whistling voice in the air, has functioned as a tool to convey the secret messages of the Japanese empire in the time of the empire, but in modern times Takos serve as a traditional game of Japanese society very interesting.26 PagesKertas Karya Diplom
Negara Kepulauan Jepang
Jepang merupakan Negara kepulauan. Jepang ada 6.852 pulau sebagai
Negara kepulauan. Seperti Indonesia, Jepang juga memiliki ribuan pulau-pulau
kecil. Tetapi, ada 4 pulau yang besar dan terkenal yang disebut Honshuu,
Hokkaidou, Kyuushuu, dan Shikoku. Negara Jepang adalah terbentang dari
Selatan ke Utara. Jepang berada di kawasan beriklim sedang yang memiliki 4
musim. Ketika musim dingin, Jepang bagian utara seperti Hokkaidou mengalami
musim salju. Tetapi, Jepang bagian selatan adalah beriklim subtropics. Tulisan
dalam kertas karya inibertujuan untuk mengetahui keadaan alam, kepulauan dan
iklim yang ada di Jepang. Saya bermaksud menulis kepulauan dan iklim di Jepang.
Penulis menggunakan metode kepustakaan yang disebut memanfaatkan informasi
internet, membaca buku, dan memanfaatkan informasi internet untuk membahas
permasalahan ini. Selanjutnya, menjelaskan dan dirangkum datanya di kertas
karya. Dalam tulisan ini, membahas tentang kepulauan dan iklim.
Jepang mempunyai 6.852 pulau yang menjadi Negara kepulauan. Negara
Jepang memiliki 1000 lebih pulau yang kecil. Jepang memiliki 4 pulau utama.
Pulau-pulau utama adalah pulau yang disebut Kyuushuu, Shikoku, Honshuu,
Hokkaidou dari Utara sampai Selatan. 4 pulau ini memiliki jarak berdekatan. Oleh
karena itu, bisa menghubungkan melalui terowongan,jembatan dan lain-lain.
Hokkaidou adalah prefektur paling besar di Jepang. “Do” berarti “Ken” dalam
bahasa Jepang. Kota yang paling besar di Hokkaidou adalah Sapporo. Sapporo
adalah ibu kota Hokkaidou. Suku bangsa asli di Hokkaidou adalah suku Ainu. Honshuu adalah pulau terbesar di Jepang. Pulau ini juga memiliki daerah
pertanian yang penting. Shikoku adalah pulau terkecil dan jumlah penduduknya
juga sedikit. Dari Shikoku sampai HOnshuu bisa naik kapal laut, pesawat dan
lain-lain dan dihubungkan oleh Seto Ohashi pada tahun 1988. Kyuushuu adalah
pulau terbesar ketiga di Jepang. Kota utama di pulau ini adalah Fukuoka. Jepang
memiliki iklim yang bervariasi. Curah hujan di Jepang juga bermacam-macam.
Jepang meiliki 4 musim yang disebut, musim dingin, musim panas, musim gugur
dan musim semi. Di Jepang musim panas dari bulan Juni sampai bulan Agustus.
Musim gugur dimulai dari bulan September. Ketika musim gugur, daun di pohon
mulai jatuh dan berubah warna merah, kuning dan lain-lain . Di musim
dinginturun hujan di awal Desember. Musim semi di mulai di bulan Maret dan
cuaca menjadi hangat.Kertas Karya Diplom
- …
