1,720,955 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Moodle pada Materi Cahaya dan Alat Optik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMP

    No full text
    Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang mempelajari tentang sebuah proses, fenomena dan gejala yang terjadi di alam sekitar dengan berlandasakan serangkaian proses ilmiah. Pembelajaran IPA di sekolah tidak hanya ditekankan untuk memahami konsep sains semata, melainkan diarahkan pada efek iringan pembelajaran yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis. Seorang individu dengan kemampuan berpikir kritis mampu melihat dan memecahkan masalah yang dia temukan. Namun dalam praktek di lapangan, guru kurang memfasilitasi peserta didik dalam melatihkan kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran yang dilakukan, cenderung hanya memberi informasi dari satu sumber yaitu guru, sehingga pembelajaran akan menjadi pasif dan membosankan. Hal ini dapat mempengaruhi rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Moodle merupakan salah satu media pengajaran online yang dapat digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, guru juga dapat mengelola pembelajaran dengan mudah, menarik, dan lebih baik lagi dari pembelajaran konvensional, karena di dalam moodle dilengkapi dengan beberapa fitur seperti Assignment, chat, forum, dan quiz, sehingga dengan menggunakan moodle dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk (1) mengkaji pengaruh penggunaan Moodle dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP, dan untuk (2) mengkaji pengaruh penggunaan Moodle dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik terhadap hasil belajar siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian adalah Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Purwoharjo. Sampel kelas dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dengan ketentuan yaitu 90% siswa dalam satu kelas memiliki android dan bisa mengoperasikannya. Sampel dalam penelitian ini mengambil 2 kelas yaitu: kelas VIII A sebagai kelas eksperimen terdiri atas 28 siswa, sedangkan kelas VIII B sebagai kelas kontrol terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilakukan pada materi cahaya dan alat optik yang dipelajari oleh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Purwoharjo pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa menggunakan tes dan non tes. Intrumen utama penelitian ini yaitu soal tes dan non tes. sedangkan instrument pendukung berupa wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul lengkap, selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan uji Independent Sample T-test dan dilanjutkan dengan Uji t-pihak kanan. Uji Independent Sample T-test dapat dilakukan dengan syarat uji normalitas dan homogenitas harus dipenuhi. Apabila data yang didapatkan tidak berdistribusi normal maka setelah uji normalitas akan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney Utest.Prof. Dr. Indrawati, M. Pd. (Dosen Pembimbing I) Rusdianto, S. Pd., M. Kes. (Dosen Pembimbing II

    Pengaruh Penggunaan Moodle Pada Materi Cahaya dan Alat Optik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Smp

    No full text
    Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang mempelajari tentang sebuah proses, fenomena dan gejala yang terjadi di alam sekitar dengan berlandasakan serangkaian proses ilmiah. Pembelajaran IPA di sekolah tidak hanya ditekankan untuk memahami konsep sains semata, melainkan diarahkan pada efek iringan pembelajaran yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis. Seorang individu dengan kemampuan berpikir kritis mampu melihat dan memecahkan masalah yang dia temukan. Namun dalam praktek di lapangan, guru kurang memfasilitasi peserta didik dalam melatihkan kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran yang dilakukan, cenderung hanya memberi informasi dari satu sumber yaitu guru, sehingga pembelajaran akan menjadi pasif dan membosankan. Hal ini dapat mempengaruhi rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Moodle merupakan salah satu media pengajaran online yang dapat digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, guru juga dapat mengelola pembelajaran dengan mudah, menarik, dan lebih baik lagi dari pembelajaran konvensional, karena di dalam moodle dilengkapi dengan beberapa fitur seperti Assignment, chat, forum, dan quiz, sehingga dengan menggunakan moodle dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk (1) mengkaji pengaruh penggunaan Moodle dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP, dan untuk (2) mengkaji pengaruh penggunaan Moodle dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik terhadap hasil belajar siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian adalah Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Purwoharjo. Sampel kelas dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dengan ketentuan yaitu 90% siswa dalam satu kelas memiliki android dan bisa mengoperasikannya. Sampel dalam penelitian ini mengambil 2 kelas yaitu: kelas VIII A sebagai kelas eksperimen terdiri atas 28 siswa, sedangkan kelas VIII B sebagai kelas kontrol terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilakukan pada materi cahaya dan alat optik yang dipelajari oleh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Purwoharjo pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa menggunakan tes dan non tes. Intrumen utama penelitian ini yaitu soal tes dan non tes. sedangkan instrument pendukung berupa wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul lengkap, selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan uji Independent Sample T-test dan dilanjutkan dengan Uji t-pihak kanan. Uji Independent Sample T-test dapat dilakukan dengan syarat uji normalitas dan homogenitas harus dipenuhi. Apabila data yang didapatkan tidak berdistribusi normal maka setelah uji normalitas akan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney U test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai uji t-pihak kanan untuk kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa thitung sebesar 8,908 > ttabel sebesar 1,684, maka dapat dinyatakan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Dan nilai uji Mann Whitney U-test pada hasil belajar ranah pengetahuan menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,05, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar ranah pengetahuan peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan nilai uji t-pihak kanan pada hasil belajar ranah keterampilan menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 4,991 > ttabel sebesar 1,684, maka dapat dinyatakan bahwa nilai rata rata hasil belajar ranah keterampilan kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik dengan menggunakan moodle pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMPProf. Dr. Indrawati, M. Pd. ; Dosen Pembimbing Rusdianto, S. Pd., M. Kes

    Pengaruh Penggunaan Moodle pada Materi Cahaya dan Alat Optik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMP

    No full text
    Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang mempelajari tentang sebuah proses, fenomena dan gejala yang terjadi di alam sekitar dengan berlandasakan serangkaian proses ilmiah. Pembelajaran IPA di sekolah tidak hanya ditekankan untuk memahami konsep sains semata, melainkan diarahkan pada efek iringan pembelajaran yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis. Seorang individu dengan kemampuan berpikir kritis mampu melihat dan memecahkan masalah yang dia temukan. Namun dalam praktek di lapangan, guru kurang memfasilitasi peserta didik dalam melatihkan kemampuan berpikir kritis. Pembelajaran yang dilakukan, cenderung hanya memberi informasi dari satu sumber yaitu guru, sehingga pembelajaran akan menjadi pasif dan membosankan. Hal ini dapat mempengaruhi rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Moodle merupakan salah satu media pengajaran online yang dapat digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, guru juga dapat mengelola pembelajaran dengan mudah, menarik, dan lebih baik lagi dari pembelajaran konvensional, karena di dalam moodle dilengkapi dengan beberapa fitur seperti Assignment, chat, forum, dan quiz, sehingga dengan menggunakan moodle dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk (1) mengkaji pengaruh penggunaan Moodle dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP, dan untuk (2) mengkaji pengaruh penggunaan Moodle dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik terhadap hasil belajar siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian adalah Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Purwoharjo. Sampel kelas dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dengan ketentuan yaitu 90% siswa dalam satu kelas memiliki android dan bisa engoperasikannya. Sampel dalam penelitian ini mengambil 2 kelas yaitu: kelas VIII A sebagai kelas eksperimen terdiri atas 28 siswa, sedangkan kelas VIII B sebagai kelas kontrol terdiri atas 28 siswa. Penelitian ini dilakukan pada materi cahaya dan alat optik yang dipelajari oleh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Purwoharjo pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa menggunakan tes dan non tes. Intrumen utama penelitian ini yaitu soal tes dan non tes. sedangkan instrument pendukung berupa wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul lengkap, selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan uji Independent Sample T-test dan dilanjutkan dengan Uji t-pihak kanan. Uji Independent Sample T-test dapat dilakukan dengan syarat uji normalitas dan homogenitas harus dipenuhi. Apabila data yang didapatkan tidak berdistribusi normal maka setelah uji normalitas akan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney U test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai uji t-pihak kanan untuk kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa thitung sebesar 8,908 > ttabel sebesar 1,684, maka dapat dinyatakan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Dan nilai uji Mann Whitney U-test pada hasil belajar ranah pengetahuan menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) ttabel sebesar 1,684, maka dapat dinyatakan bahwa nilai rata rata hasil belajar ranah keterampilan kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik dengan menggunakan moodle pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SM

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore