1,721,906 research outputs found

    Tinjauan peranan asuransi tanggung jawab hokum profesi dokter dalam hal terjadinya malpraktek medis / oleh Guritno Efendy

    No full text
    abstrak (A) Nama : Guritno Efendy (NIM. 205040037) (B) Judul Skripsi : Tinjauan Peranan Asuransi Tanggung Jawab Hukum Profesi Dokter Dalam Hal Terjadinya Malpraktek Medis (C) Halaman : IX + 120 + Lampiran, 2009 (D) Kata Kunci : Asuransi Tanggung Jawab Hukum, Malpraktek Medis (E) Isi Dalam menjalankan tugasnya, dokter adakalanya menghadapi dugaan malpraktek yang merugikan pasien akibat dari kelalaiannya, akibat kelalaiannya tersebut menimbulkan suatu tuntutan ganti rugi dari pihak pasien. Melalui asuransi tanggung jawab hukum profesi dokter, dokter dapat mengalihkan segala resiko atas timbulnya gugatan pasien kepada dirinya kepada pihak penanggung dengan membayar sejumlah premi tertentu. Bagaimana hubungan hukum antara para pihak dalam hal terjadinya malpraktek medis; Bagaimana peranan dari perusahaan asuransi dalam hal terjadinya malpraktek medis? Penulis menggunakan metode penelitian normatif dan wawancara kepada pihak asuransi Bumiputeramuda 1967, Ikatan Dokter Indonesia, dan dokter. Hubungan hukum antara dokter, tenaga kesehatan lain dengan pasien merupakan inspanninsverbintenis, yaitu berupaya secara maksimal untuk memulihkan kembali kondisi kesehatan pasien, yang diatur dalam Pasal 13 Ayat (2) Permenkes No. 1419 /MENKES/PER/X/2005 tentang Penyelenggaraan Praktik Dokter, dan pihak rumah sakit pada dasarnya berdasarkan Pasal 1367 KUHPerdata bertanggung jawab secara perdata terhadap kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatannya. Peran dari asuransi berdasarkan Pasal 3 huruf (a) Ayat (1) UU. No.2 Tahun 1992 tentang Usaha Asuransi adalah menerima pengalihan resiko kerugian yang timbul akibat adanya tuntutan dari pihak ketiga, dan dalam asuransi tanggung jawab hukum profesi dokter, perusahaan asuransi juga berperan dalam pendampingan saat dokter menghadapi tuntutan pasien dengan pembentukan tim medikolegal dan pemdampingan dalam proses litigasi. Mengingat profesi dokter sangat beresiko, sebaiknya seluruh dokter memiliki asuransi tanggung jawab hukum profesi dokter dan dalam menjalankan tugasnya sebaiknya dokter lebih berhati-hati dan selalu menambah ilmu kedokteran agar tidak terjadi malpraktek. (F) Acuan: 32 (1991-2008) (G) Pembimbing Ibu Christine S.T. Kansil., S.H., M.H. (H) Penulis Guritno Efend

    Ekonomi Publik / Guritno Mangkoesoebroto

    No full text
    Ekonomi Publik (Ilmu Keuangan Negara) merupakan suatu cabang ilmu ekonomi yang menganalisis peranan pemerintah dalam perekonomian, dan dampak kebijakan pemerintah dalam bidang fiskal terhadap suatu perekonomian. Pemerintah mempunyai peranan yang sangat besar dalam menjamin tercapainya kesejahteraan masyarakat yang optimum dan kebijakannya haruslah ditujukan untuk mengoreksi perilaku masyarakat yang menghindarkan perekonomian mencapai alokasi sumber ekonomi yang efisien. Buku ini berusaha untuk secara sistematis menguraikan peranan pemerintah tersebut dalam bahasa dan pendekatan yang elementer agar mudah dipahami mahasiswa berbagai strat

    Kamus Ekonomi : Inggris - Indonesia/ Guritno

    No full text
    xvi, 276 hal ; 21 cm

    Kamus Ekonomi : Inggris - Indonesia/ Guritno

    No full text
    xvi, 276 hal ; 21 cm

    Wayang, kebudayaan Indonesia dan pancasila/ Guritno

    No full text
    v, 113 hal. : ill. ; 23 c

    Wayang, kebudayaan Indonesia dan pancasila/ Guritno

    No full text
    v, 113 hal. : ill. ; 23 c

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore