1,720,964 research outputs found
Studi Kontingensi Saluran Transmisi 70 Kv Untuk Kemanan Sistem Operasi (Studi Kasus GI Banaran)
Di dalam operasi sistem tenaga listrik terjadi suatu gangguan adalah suatu
masalah yang tidak dapat dihindari. Banyak gangguan yang dapat terjadi namun
bila dilihat frekuensi terjadinya gangguan, pada saluran transmisi adalah yang
paling sering terjadi
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SISTEM MONITORING DAN PENGONTROLAN DISTRIBUSI PADA PLTMH GUNUNG SAWUR DENGAN SISTEM SCADA
Kebutuhan energi yang semakin meningkat seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.
Kebutuhan energi listrik yang begitu besar tetapi tidak diimbangi dengan pemerataan jaringan
listrik terutama di daerah terpencil, seperti didaerah pegunungan. Hal ini yang membuat adanya
sebuah ide untuk membuat sebuah PLTMH untuk memenuhi kebutuhan energi listrik tersebut terutama
didaerah pegunungan yang memiliki potensi air yang tinggi. Salah satunya adalah pembangkit
mikrohidro di Gunung Sawur di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa
Timur. PLTMH Gunung Sawur membangkitkan daya maksimal sebesar 14 kW dan daya minimum sebesar 8 kW,
yang digunakan untuk konsumsi 82 rumah tangga, 1 masjid, 1 POLINDES, dan 1 workshop.
Jaringan PLTMH menggunakan sistem distribusi radial yang memiliki probabilitas pemadaman yang
tinggi. Sehingga dialakukan penelitian dengan menggunakan prototipe jaringan listrik dan alat
monitoring dan pengontrolan distribusi untuk membuat probabilitas pemadaman menurun. Alat ini
mempunyai fungsi untuk melakukan monitoring pada arus, tegangan dan menyimpan data monitoring.
Selain itu juga melakukan kontrol terhadap jaringan listrik sehingga jika terjadi kerusakan pada
sebagian jaringan tidak berimbas pada jaringan yang lain. Semua hal tersebut dilakukan dengan
menggunakan bantuan dari HMI (Human Machine Interface).Pada rancang bangun prototipe untuk
melakukan monitoring menggunakan sensor tegangan dan sensor arus sedangkan untuk pengontrolan
distribusi menggunakan relay. Semua data dari sensor dan relay akan ditampung pada arduino yang
berfungsi sebagai RTU, kemudian data tersebut dikirimkan ke MTU menggunakan media komunikasi kabel
UTP tipe cross dengan
protokol modbus TCP IP. Data yang diterima akan diolah dan ditampilkan secara real time dengan
bantuan HMI. Selain itu HMI juga berfungsi sebagai software yang digunakan untuk memberikan
perintah terhadap relay.
Pembuatan rancang bangun prototipe PLTMH Gunung Sawur ini menggunakan data jaringan PLTMH Gunung
Sawur itu sendiri, seperti data konsumen, data arus yang ada pada setiap percabangan dan data
gambar jaringan. Alat ini menggunakan skala 1:10 dengan aslinya pada nilai arus untuk menentukan
beban lampu yang sama dengan nilai arus tersebut. Setelah prototipe jaringan dan alat monitoring
dan kontrol distribusi sudah dibuat, selanjutnya adalah pengujian.
Pada penelitian ini pengujian dilakukan dengan melihat kerja sistem SCADA pada prototipe jaringan
ketika pembacaan sensor, respon terhadap perintah dari HMI, kerja relay ketika terjadi arus hubung
singkat pada dan pengontrolan distribusi listrik. Dari hasil pengujian didapatkan ketika terjadi
kelebihan beban sedangakan pembangkitan tidak mencukupi, secara otomatis sistem akan memutus
beberapa jaringan untuk membuat beban tidak melebihi daya pembangkitan. Dengan hasil kecepatan
respon relay yang sangat cepat dibawah 1 detik dan juga sistem yang berjalan sesuai dengan
flowchart membuktikan bahwa sistem yang dibuat bekerja dengan baik.
Dalam hasil penelitian didapatkan beberapa kesimpulan yaitu penempatan sensor dan relay pada setiap
percabangan karena jaringan menggunakan sistem jaringan radial yang hanya memilki 1 jaringan utama
sehingga satu kerusakan pada salah satu jaringan maka akan mempengaruhi jaringan yang lain.
Pengontrolan distribusi bisa dilakukan jika mengetahui arus yang mengalir pada setiap percabangan.
Sehingga peran HMI pada sistem SCADA ini sangat vital karena sebagai alat bantu dispatcher untuk
mengontrol dan melakukan monitoring secara realtime
RANCANG BANGUN MOTOR DC PENGUAT TERPISAH DENGAN 6 KUTUB MEDAN MAGNET
Motor arus searah adalah suatu mesin yang berfungsi mengubah tenaga
listrik arus searah menjadi tenaga gerak atau tenaga mekanik berupa putaran rotor.
Energi mekanik ini digunakan untuk, misalnya memutar impeller pompa, fan atau
blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dan lain-lain. Motor arus
searah terdiri dua bagian yang diam (stator) dan bagian yang bergerak (rotor). Motormotor
DC telah banyak digunakan untuk berbagai aplikasi industri, digunakan
sebagai penggerak pada mesin-mesin produksi atau alat angkat. Sebagai masukan
untuk motor dc adalah daya listrik yakni tegangan dan arus listrik kemudian keluaran
dari motor adalah daya mekanik yaitu torsi dan kecepatan rotor.
Pada tugas akhir ini merancang magnet buatan/lilitan dengan 6 medan magnet
menggunakan jenis kumparan jerat. Dalam memodifikasi lilitan pada kumparan
sebanyak 110 x 11 layer. Untuk panjang penampang 6.6 cm, lebar penampang 1.1
cm, dan tebal penampang 0.9 cm. Ada beberapa pengujian dari rancang bangun
motor DC penguat terpisah dengan 6 kutup medan magnet yaitu, pengujian DC test,
pengujian tanpa beban. Dari pengujian tanpa beban diperoleh tegangan jangkar (Va),
tegangan medan (Vf), arus jangkar (Ia), arus medan (If), dan kecepatan (Rpm)
Rancang Bangun Kontrol Panel Surya Mppt Menggunkan Metode Different Fuzzy Input Variables
Saat ini energi listrik telah menjadi salah satu aspek kehidupan manusisa
yang sangat penting ,baik mencangkup bidang Rumah Tangga maupun Industri
Pada perkembangan energi listrik tenaga surya atau panel surya, yang seharusnya
merupakan sumber energi yang dapat diperbarahui dan juga bebas polusi , sanagat
urang diminati dikarenakan kurangnya pengetauan tentang panel surya dan
efisiensinya yang masih kurang. Untuk itu dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dalam bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan
elektronika daya (power electronic), diharapkan mampu menemukan suatu
metode untuk meningkatkan efisiensi panel surya, salah satunya adalah metode
Maximum Power Point Tracker (MPPT) Berdasarkan percobaan yang telah
dilakukan maka diketahui bahwa algoritma (i), algoritma (ii) dan algoritma (iii)
memiliki tingkat efisiensi yang berbeda serta kita dpat mengetahui bahwasalnya
algoritma ke (ii) mempunyai nilai optimasi yang sangat optimal di buktikan
dengan data bahwa untuk mencapai nilai maksimum lebih cepat dibandingkan
dengan algoritma lainy
Rancang Bangun KY Boost Converter Berbasis Fuzzy Logic Controller Pada Pengisian Baterai Sepeda Listrik
Perkembangan teknologi pada sebagian besar peralatan tidak akan lepas dengan penggunaan energi listrik. Terdapat berbagai jenis peralatan yang menggunakan energi listrik untuk dapat beroperasi. Listrik memiliki dua jenis yaitu listrik DC (Direct Current). Pada penelitian yang dilakukan mengenai DCDC KY Boost Converter menggunakan metode fuzzy logic . Dengan menggunakan metode fuzzy logic didapatkan hasil yang lebih efisien untuk kontrol tegangannya. Sumber tegangan ky boost converter menggunakan dua buah panel surya 100 wp. Target tegangan output atau setpoint ky boost converter sebesar 57V. Mikrokontroler arduino uno R3 sebagai kontrol switching rangkaian driver mosfet. Proses switching mikrokontroler menggunakan frekuensi 62.5 kHz gelombang PWM. Dalam frekuensi tersebut setiap gelombang PWM yang dihasilkan membentuk gelombang kotak.. Dari hasil pengujian ky boost converter dengan metode fuzzy logic Controller diterapkan pada pengisian pada beban baterai sepeda listrik dengan menggunakan sumber daya dari panel surya untuk menghasilkan kecepatan pengisian daya yang maksimal pada terpenuhinya pengisian beban baterai sepeda listrik 12V 12Ah
RANCANG BANGUN MOTOR DC PENGUAT TERPISAH DENGAN 6 KUTUB MEDAN MAGNET
Motor arus searah adalah suatu mesin yang berfungsi mengubah tenaga
listrik arus searah menjadi tenaga gerak atau tenaga mekanik berupa putaran rotor.
Energi mekanik ini digunakan untuk, misalnya memutar impeller pompa, fan atau
blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dan lain-lain. Motor arus
searah terdiri dua bagian yang diam (stator) dan bagian yang bergerak (rotor). Motormotor
DC telah banyak digunakan untuk berbagai aplikasi industri, digunakan
sebagai penggerak pada mesin-mesin produksi atau alat angkat. Sebagai masukan
untuk motor dc adalah daya listrik yakni tegangan dan arus listrik kemudian keluaran
dari motor adalah daya mekanik yaitu torsi dan kecepatan rotor.
Pada tugas akhir ini merancang magnet buatan/lilitan dengan 6 medan magnet
menggunakan jenis kumparan jerat. Dalam memodifikasi lilitan pada kumparan
sebanyak 110 x 11 layer. Untuk panjang penampang 6.6 cm, lebar penampang 1.1
cm, dan tebal penampang 0.9 cm. Ada beberapa pengujian dari rancang bangun
motor DC penguat terpisah dengan 6 kutup medan magnet yaitu, pengujian DC test,
pengujian tanpa beban. Dari pengujian tanpa beban diperoleh tegangan jangkar (Va),
tegangan medan (Vf), arus jangkar (Ia), arus medan (If), dan kecepatan (Rpm)
Rancang bangun alat pengering gabah otomatis menggunakan sensor berat berbasis arduino UNO
Proses pengeringan merupakan salah satu tahap yang penting dalam proses
produksi beras. Terdapat 2 macam pengeringan padi yang baru panen yaitu
pengeringan alami dan pengeringan mekanik. Pengeringan alami pada biji padi
dilakukan dengan bantuan sinar matahari. Sedangkan pengeringan mekanik
merupakan pengeringan dengan bantuan alat berukuran besar yang bertujuan
untuk mempercepat proses pengeringan. Salah satu contoh pengeringan mekanik
yaitu Box Dryer.
Box Dryer merupakan alat pengering yang dilengkapi dengan blower
(kipas) yang digerakkan menggunakan tenaga mesin diesel untuk menyebarkan
udara panas. Pengeringan padi dihasilkan oleh dua pengurangan bobot, yaitu
penurunan kadar air dan kehilangan secara fisik. Proses pengeringan
mengakibatkan kandungan air dalam padi menguap sehingga kadar air pada padi
semakin berkurang. Dalam tugas akhir ini, penulis membuat rancang bangun alat
pengering gabah otomatis menggunakan sensor berat berbasis arduino uno.
Sebelumnya angka konversi GKP ke GKG sebesar 86,02%, namun pada tahun
2012 pemerintah melalui menteri koordinator perekonomian menginstruksikan
BPS untuk melakukan update angka konversi tersebut dan menghasilkan angka
konversi yang baru yaitu sebesar 83,12%. Sensor berat digunakan sebagai
pengukur pengurangan bobot padi yang dikeringkan. Sensor suhu lm35 digunakan
untuk mengukur suhu pada ruang pengering padi. Arduino Uno digunakan
sebagai pengontrol utama dalam proses pengeringan padi. Arduino Uno
melakukan pengaturan awal pada sensor, lalu mengirim perintah untuk mengukur
bobot padi dan mengukur suhu ruang pengering. Setiap data yang didapatkan
langsung diproses dan ditampilkan pada LCD. Data hasil pengukuran tersebut
berupa berat (gram) dari bobot padi dan suhu (oC) pada ruang pengerin
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
