1 research outputs found
ANALISA DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG BOR MENGGUNAKAN NILAI STANDARD PENETRATION TEST (SPT) DAN PILE DRIVING ANALYZER (PDA) TEST PADA PROYEK GEDUNG FIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAKFuaida, Mu’fia. 2019. Analisa Daya Dukung dan Penurunan Pondasi Tiang Bor menggunakan Nilai Standard Penetration Test (SPT) dan Pile Driving Analyzer (PDA) Test Pada Proyek Gedung FIK Universitas Negeri Malang. Skripsi. Program Studi S1 Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ir. I Wayan Jirna, M.T., (II) Drs. Eko Setyawan, S.T., M.T.Kata kunci : Daya dukung tiang bor, Penurunan tiang bor, SPT, PDA TestBeban bangunan disalurkan ke tanah melalui pondasi. Dalam perencanaan pondasi, ada kriteria yang harus dipenuhi yakni daya dukung dan penurunan. Daya dukung dan penurunan dapat dihitung berdasarkan beberapa metode antara lain berdasarkan hasil uji laboratorium, Cone Penetration Test (CPT) atau sondir, dan Standard Penetration Test (SPT). Selain itu, dalam pelaksanaan dilapangan besarnya daya dukung dan penurunan pondasi dapat diperoleh berdasarkan PDA Test dan Static Load Test (STL). Melalui penelitian ini ingin diketahui perbandingan besarnya daya dukung aksial dan penurunan pondasi tiang bor berdasarkan nilai Standard Penetration Test (SPT) dengan hasil Pile Driving Analyzer (PDA) Test.Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif analitis. Analisa dilakukan pada 2 pondasi tiang bor yakni P3-17 dan P3-103 di proyek Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang. Metode analisa daya dukung dan penurunan yang digunakan berdasarkan SPT dengan metode Meyerhof dan Coyle and Castello, dan berdasarkan PDA Test yang dianalisis menggunakan CAPWAY.Besarnya daya dukung berdasarkan SPT cenderung lebih besar dibandingkan dengan PDA Test. Adapun besarnya daya dukung berdasarkan SPT yang menggunakan metode Meyerhof, pada tiang P3-103 sebesar 871,88 ton dan tiang P3-17 sebesar 932,76 ton. Besarnya daya dukung ultimit berdasarkan SPT yang menggunakan metode Coyle and Castello, pada tiang P3-103 sebesar 1132,41 ton dan tiang P3-17 sebesar 1265,04 ton. Sedangkan, besarnya daya dukung ultimit berdasarkan PDA Test, pada tiang P3-103 sebesar 556,3 ton dan tiang P3-17 sebesar 694,2 ton.Besarnya penurunan pondasi tiang bor berdasarkan SPT cenderung lebih kecil dibandingkan dengan PDA Test. Adapun besarnya penurunan berdasarkan SPT dengan menggunakan metode Meyerhof, pada tiang P3-103 sebesar 0,33 mm dan tiang P3-17 sebesar 0,42 mm. Besarnya penurunan berdasarkan SPT dengan menggunakan metode Coyle and Castello, pada tiang P3-103 sebesar 0,69 mm dan tiang P3-17 sebesar 0,96 mm. Sedangkan, besarnya penurunan berdasarkan PDA Test, pada tiang P3-103 sebesar 0,94 mm dan tiang P3-17 sebesar 1,27 mm
