7 research outputs found
PENGUKURAN TINGKAT PENGUASAAN TEKNOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEKNOLOGI GRADIEN PADA PT. PDM INDONESIA
Tingkat Technology Gradient (TG) diawal analisa meningkat dengan tajam selanjutnya mulai kembali menurun tetapi masih bernilai tinggi di zona proaktif. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan PT. PDM Indonesia terus berkembang. Perusahaan mengantisipasi hal pada masa yang akan dating tidak melihat yang dilakukan competitor tetapi mampu menjadi leader pada industri kertas rokok. P.T. PDM Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan kertas rokok berbahan baku pulp serat panjang yang disebut juga dengan softwood dan pulp serat pendek atau hardwood serta beberapa kertas bekas dari output paper machine yang digunakan. Hasil produksi kertas rokok yang memiliki kuantitas dan kualitas yang baik tentunya akan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan perusahaan ini dalam memproduksi kertas rokok tersebut. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat penguasaan teknologi perusahaan agar mencapai tingkat produktivitas yang tinggi
KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN POLITEKNIK LP3I MEDAN
Di era globalisasi ini, pendidikan merupakan aset yang paling bernilai di masa depan, jasa pendidikan yang menyediakan lulusan siap kerja menjadi prioritas utama di masa sekarang ini. Kepuasan merupakan dasar yang paling utama dalam sebuah pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan mahasiswa tingkat akhir terhadap pelayanan Politeknik LP3I Medan kampus SM. Raja. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yaitu mahasiswa tingkat 3 kampus unit SM. Raja yang berjumlah 75 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan Kuisioner yang diuji validitasnya dengan kriteria valid r> 0,374 menggunakan taraf signifikan (0,05) yang dinyatakan valid. Pengukuran kepuasan menggunakan skala 3 poin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepuasan mahasiswa tingkat akhir terhadap pelayanan Politeknik LP3I Medan kampus SM. Raja menilai bahwa pelayanan Politeknik LP3I belum memberikan pelayanan yang memuaskan dari ICT dan Laboratorium seperti Lab. Mini Office, dan Lab. Akuntansi. Dengan penilaian dari mahasiswa termasuk dalam kategori tidak puas.
Kata Kunci : Kepuasan Mahasiswa, Pelayanan, Politeknik
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT TRAKTOR NUSANTARA CABANG MEDAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT. Traktor Nusantara Cabang Medan yang beralamat Jl. Raya Tanjung Morawa KM 9,5 Medan. Budaya Organisasi merupakan sistem nilai yang diyakini dan dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 32 responden dan pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan diuji dengan metode analisis data secara komputerisasi dengan menggunakan uji statistik SPSS versi 21.00. Bedasarkan analisis hasil uji t dengan thitung > ttabel maka diperoleh (5,836 > 1,697), Ha diterima artinya ada pengaruh signifikan antara variabel budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen (x) yang digunakan yaitu budaya organisasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen (y) yakni kinerja karyawan, dari uji koefisien determinasi diperoleh nilai R2 = 0,532 dimana 53,2% kinerja karyawan memberikan sumbangan pengaruh kepada budaya organisasi, sementara pada uji regresi sederhana diperoleh 0,675 dimana setiap satuan budaya organisasi akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,675. Dalam hal ini jenis budaya organisasi pada indikator traditions and rituals yang memberikan persentase paling tinggi yakni 25,35%. Kemudian pada indikator space/layout yang diterapkan oleh perusahaan harus lebih diperhatikan agar memberikan kenyamanan dalam bekerja bagi karyawan. Sehingga saran yang dapat diberikan adalah dengan memperhatikan bentuk layout maka karyawan dapat mempermudah proses kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Kata Kunci : Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan
ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI KOTA MEDAN (STUDI KASUS : STIM SUKMA MEDAN)
Kepuasan merupakan dasar yang paling utama dalam sebuah pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan Perguruan Tinggi di Kota Medan. Penelitian ini menilai 6 elemen kepuasan mahasiswa yaitu Perpustakaan, Laboratoriun, Sikap Berkomunikasi, Lingkungan, Keamanan dan Kenyamanan, dan Proses Belajar Mengajar. Populasi ialah keseluruhan anggota atau kelompok yang membentuk objek yang dikenakan investigasi oleh peneliti. Penulis mengambil populasi mahasiswa Tahun Angkatan 2014/2015 STIM Sukma sebesar 100. Sampel adalah sebuah subset dari populasi. Sebuah subset terdiri dari sejumlah elemen dari populasi ditarik sebagai sampel melalui mekanisme tertentu dari dengan tujuan tertentu. Dengan menyebarkan kuisioner sebanyak populasi yaitu mahasiswa Tahun Angkatan 2014/2015 STIM Sukma Medan, kuisioner dibagikan kepada tiap-tiap kelas selama 1 minggu untuk STIM Sukma Medan. Dari keseluruhan Populasi tersebut mahasiswa yang mengembalikan kusioner yaitu mahasiswa STIM Sukma Medan sebesar 87 responden, Maka dari inilah Sampel yang diambil adalah sampel jenuh dengan jumlah keseluruhan populasi yang mengembalikan kuisioner kepada pengumpul data yang dianggap mahasiswa aktif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan Kuisioner yang diuji validitasnya dengan kriteria valid r tabel menggunakan taraf signifikan (0,05) yang dinyatakan valid. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diketahui bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan STIM Sukma Medan dari 6 elemen kepuasan mahasiswa dapat diurutkan dari rata-rata tertinggi sampai yang terendah yaitu Keamanan dan kenyamanan (2,19 atau Puas), Proses Belajar Mengajar (2,19 atau Puas), Laboratorium (2,17 atau puas), Sikap Berkomunikasi (Tenaga pendidik dan Non-Pendidik) (2,17 atau puas), Lingkungan (Sarana dan Prasana) (2,15 atau puas), dan Perpustakaan (2,10 atau puas)
HUBUNGAN PREFERENSI GAYA BELAJAR VISUAL, AUDITORI DAN KINESTETIK DENGAN PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK LP3I MEDAN
Pendidikan dipandang sebagai sarana untuk melahirkan insan-insan yang cerdas, kreatif, terampil, bertanggung jawab, produktif dan berbudi pekerti luhur. Hal tersebut bisa tercapai bila pelajar dapat menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya dengan hasil belajar yang baik. Strategy Based Student’s Choice dengan Preferensi Sensori: Visual, Auditori dan Kinistetik adalah suatu pendekatan belajar dengan strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menentukan sendiri metode pembelajaran yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar yang mengakomodir gaya belajar mahasiswa dan disesuaikan dengan pilihan yang dikehendaki oleh mahasiswa. Dalam Strategy Based Student’s Choice dengan Preferensi Sensori: Visual, Auditori dan Kinistetik, dosen menjadi fasilitator dengan memberikan sejumlah alternatif metode pembelajaran yang sudah disesuaikan dengan pokok bahasan dan mengakomodir gaya belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah Strategy Based Student’s Choice dengan Preferensi Sensori: Visual, Auditori dan Kinestetik dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa pada pembelajaran mata kuliah Dasar Manajemen
Kata Kunci : Preferensi Gaya Belajar, Visual, Auditori Dan Kinestetik
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOMUNIKASI NON VERBAL PADA BANK SYARIAH MANDIRI MEDAN, STABAT DAN BINJAI
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian suatu pesan dari si pengirim kepada si penerima melalui proses verbal maupun non verbal untuk mendapatkan efek dari komunikasi. Bank Syariah Mandiri adalah Bank yang beroprasi sesuai dengan prinsip syariah islam yang sistem oprasionalnya mengikuti ketentuan-ketentuan syariah islam. Penelitian ini dijalankan dengan menggunakan metode kuantitatif deskriftif, responden pada penelitian ini adalah general affairs (Teller, Customer Service dan Security). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa komunikasi nonverbal seperti ekspresi wajah dan gerak mata (2,86), Gerak isyarat dan postur tubuh (2,81), karakteristik suara (3,23), tingkah laku sentuhan (3,08), serta penggunaan waktu dan ruang (2,60) dapat membantu Teller, Customer Service dan Security dalam menyampaikan pesan kepada nasabah, dimana tingkah laku sentuhan mendapat skor tertinggi (3,23). Komunikasi nonverbal pada nasabah dapat membantu meningkatkan kepercayaan nasabah dan dapat meningkatkan mutu pelayanan
A linguistic treatment for automatic external plagiarism detection
Plagiarism is the unauthorized use of the ideas, presentation of someone else's words or work as your own. This paper presents an External Plagiarism Detection System (EPDS), which employs a combination of the Semantic Role Labeling (SRL) technique, the semantic and syntactic information. Most of the available methods fail to capture the meaning in the comparison between a source document sentence and a suspicious document sentence when two sentences have same surface text. Therefore, it leads to incorrect or even unnecessary matching results. However, the proposed method is able to avoid selecting the source text sentence whose similarity with suspicious text sentence is high but its meaning is different. On the other hand, an author may change the sentence from: active to passive and vice versa; hence, the method also employed the SRL technique to tackle the aforementioned challenge. Furthermore, the method used the content word expansion approach to bridge the lexical gaps and identify the similar ideas that are expressed using different wording. The proposed method is able to detect different types of plagiarism such as the exact verbatim copying, paraphrasing, transformation of sentences, changing of word structure. As a result, the experimental results have displayed that the proposed method is able to improve the performance compared with the participating systems in PAN-PC-11 and other existing techniques
