65 research outputs found
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS : JALAN POROS LATUPPA-BONGLO)
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Metode
Pavement Condition Index (PCI). Studi Kasus : Jalan Poros Latuppa-Bonglo. Dibawah
bimbingan Amiruddin Akbar Fisu, ST.,MT.
Ruas jalan Latuppa-Bonglo merupakan salah satu jalur utama yang dilalui masyarakat
untuk menuju ke Kecamatan Bastem, begitu pun sebaliknya masyarakat masyarakat
Bastem yang ingin menuju ke Kota Palopo
Analisis Lokasi Pada Perencanaan Terminal Topoyo Mamuju Tengah
Pada perencanaan terminal yang baik adalah yang perencanaan lokasinya secara sistem jaringan mampu berperan dalam melancarkan pergerakan sistem transportasi secara keseluruhan, dengan demikian perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem yang terpadu. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lokasi perencanaan Terminal Topoyo, Mamuju Tengah, baik secara makro maupun mikro. Letak terminal sangatlah berperan, terutama dalam kaitannya dengan peran yang disandang oleh terminal bersangkutan dalam sistem jaringan rute ataupun keberadaan terminal tersebut dalam system prasarana jaringan jalan. Jenis studi ini adalah deskriptif evaluatif dengan membandingkan kriteria lokasi terminal yang ideal dengan kondisi alternatif-alternatif lokasi yang ada. Analisis terbagi menjadi dua, yaitu analisis lokasi terminal decara makro dan secara mikro. Analisis lokasi secara makro dilakukan dengan metode skoring berdasarkan tujuh kriteria lokasi terminal yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk Analisis lokasi secara mikro, juga menggunakan teknik analisis skoring dan matriks kinerja (performance matrix) yang merupakan representasi dari tingkat pemenuhan kriteria dari suatu alternatif yang merupakan hasil perkalian dari skor alternative terhadap variabel kriteria dengan besarnya bobot setiap kriteria. Hasil analisis makro, dengan menggunakan metode skoring dan penilaian kualitatif, maka terpilih lokasi alternatif pertama. Pada lokasi tersebut dianalisis mikro dengan juga menggunakan teknik analisis skoring dan matriks kinerja (performance matrix) maka diperoleh hasil pada Lokasi 1 (nilai 87.397) ditetapkan sebagai lokasi terbaik dalam pembangunan terminal di Kabupaten Mamuju Tengah dibandingkan dengan lokasi alternatif 2 yang hanya memiliki nilai 84.61
Analisis Kebutuhan Fasilitas Sisi Laut Pelabuhan Terminal Khusus Pltgu Lombok
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebutuhan Fasilitas sisi laut pelabuhan pada rencana pembangunan terminal khusus CNG PLTGU Lombok Peaker. Untuk mengetahui kebutuhan Fasilitas pelabuhan terlebh dahulu dianalisis kebutuhan listrik, jumlah gas yang dibutuhkan untuk memproduksi listrik, jenis kapal yang digunakan untuk mengangkut gas tersebut, perencanaan terminal khusus dengan analisis proyeksi volume bongkar muat, dan frekuensi kunjungan kapal di terminal khusus. Selanjutnya dilakukan analisis kebutuhan Fasilitas laut atau sisi perairan
Tinjauan Kecelakaan Lalu Lintas Antar Wilayah pada Jalan Trans Provinsi Sulawesi Selatan
Kecelakaan lalu lintas dijalan raya merupakan penyumbang angka kematian terbesar di dunia. World Health Organization (WHO) mencatat hampir 3.400 orang meninggal di jalan dunia setiap hari. Puluhan juta orang terluka setiap tahun. Anak, pejalan kaki, pengendara sepeda dan orang tua paling rentan dari pengguna jalan. Secara umum Kepolisian Republik Indonesia mencatat 98.419 kecelakaan pada tahun 2017. Pelaporan oleh polisi dan keakuratan laporan polisi akan memastikan penentuan pengelompokan penyebab terjadinya kecelakaan dan dengan demikian akan memungkinkan penyusunan daftar penyebab sebagai sesuatu yang berpengaruh pada terjadinya kecelakaan. Hal ini dilakukan dengan menyusun jumlah data kecelakaan pada lokasi tertentu dan jenis cedera kecelakaan atau sistem pembobotan (Asian Development Bank, 1998: 42). Untuk menganalisis setiap permasalahan yang ada, langkah pertama adalah membawa pengetahuan ke data yang ada. Penemuan pengetahuan dimulai pada lingkungan tingkat dan pengumpulan data dari sumber data. Mencermati data, tujuan dapat disesuaikan, dan berdasarkan tujuan data target dapat dipilih. Sulawesi selatan sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pergerakan antar wilayah yang cukup padat. Dengan intensitas pergerakan yang sibuk, tidak sedikit kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Tulisan ini menganalisis statistic kecelakaan dilihat dari potensi kecelakaan, lokasi rawan kecelakaan, accident rate, serta kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas
Analisis dan Konsep Perencanaan Kawasan Pelabuhan Kota Penajam sebagai Pintu Gerbang Kab. Penajam Paser Utara Kalimantan Timur
Kawasan Pelabuhan sebagai pintu gerbang untuk masuk dan keluar dan Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki nilai yang cukup strategis sehingga pengembangan dan pemanfaatan ruang kawasan tersebut harusnya memberi nilai Iebih bagi masyarakat Kabupaten Penajam. Sebagai jalur lintasan trans Kalimantan, kawasan Pelabuhan Penajam memiliki peran penting dalam sirkulasi pergerakan penduduk dan barang balk antar kota dalam wilayah propinsi Kalimantan Timur atau antar kota yang memiliki kedekatan fisik wilayah, sehingga kawasan tersebut menjadi entri point bagi Kabupaten Penajam Paser Utara. Namun penataan kawasan mi belumlah optimal, hal mi dikarenakan keberadaankawasan pemukiman atas air yang terkesan kumuh dan tidak sehat. Permasalahan lain adalah kurangnya ruang publik di Penajam juga menjadi salahsatu masalah tersendiri. Selain itu, masyarakat Penajam tidak memiliki onientasi yang jelas juga tidak mengenali identitas yang jelas terhadap suatu tempat dan keselarasan hubungan dengan tempat- tempat lain di Kota Penajam. Perencanaan ini dilakukan dengan beberapa kajian pustaka sebagai landasan untuk merencanakan kawasan pelabuhan yang dimaksud serta landasan-landasan untuk pembuatan konsep. Analisis yang digunakan dalam perencanaan mi adalah analisis potensi dan masalah, analisis karakteristik pantai, analisis kebutuhanruang public, Analisis citra kawasan, analisis kelayakan pelabuhan, Analisis kebutuhan lahan parkir, analisis jumlah penumpang dan kendaraan pelabuhan ferry, dan analisis kelayakan permukiman kumuh. Output utama dalam perencanaan ini adalah konsep penataan pelabuhan, perencanaan ruang publik (public space), dan penataan permukiman dengan konsep utilitas terpadu
KONSEP ARSITEKTUR PANTI REHABILITASI KETERGANTUNGAN NARKOTIKA & PSIKOTROPIKA DI MAKASSAR, PENDEKATAN ARSITEKTUR POSTMODERN HISTORISCM
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dalam perundang-undangan dinilai tindakan kriminalitas. Di sisi lain juga sebagai penyakit sosial yang berdampak pada hubungan manusia antarsesama, terhadap lingkungan dan juga Tuhan. Norma-norma adat, aturan-aturan tidak tertulis dalam masyarakat. Olehnya itu pengadaan panti rehabilitasi Narkotika dan Psikotropika ini diharapakan menjadi wadah pembinaan untuk menghentikan kecanduan/ketergantungan di bawah pengaruh narkotika, psikotropika dan obat-obatan lainnya. Penyediaan fasilitas-fasilitas fisik desain diperlukan untuk membina dan mengembalikan pengguna narkotika seperti sebelumnya; terlepas dari hukuman baik formal konstitusional maupun norma-norma susila yang tak tertulis. Langgam arsitektur postmodern historicism sebagai pendekatan desain bangunan diharapkan mampu memberikan nuansa berbeda sebagai bentuk adaptasi secara tidak langsung terhadap residen dalam hal melakukan proses pemulihan. Dengan melihat, menetap sementara di bangunan dengan konsep tidak seperti biasanya atau dengan kata lain sebagai sesuatu yang baru, residen siap memasuki hidup yang baru pula. Tentunya dengan pelayanan baik dan perawatan yang intensif. Kompleks bangunan panti ini direncanakan pada lahan seluas kurang lebih 4,3 Ha yang terletak di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Pemilihan lokasi didasarkan atas perencanaan rencana tata ruang berjenis pelayanan sosial dan pemukiman. Akses mudah, pencapaian pun demikian. Panti rehabilitasi ini direncanakan bermassa, di antaranya unit medik, unit rehabilitasi psikososial, psikologi, psikoreligi dan juga unit hunian. Keenam unit tersebut dihubungkan oleh ruang luar, sekaligus ruang-ruang sosial. Secara umum, bangunan ini termasuk dalam jenis hunian dan kesehatan
ANALISIS PENGARUH KEBERADAAN PELABUHAN TERHADAP PEREKONOMIAN DI PULAU SULAWESI
Salah satu tujuan utama pembangunan dan pengembangan pelabuhan adalah untuk memicu pertumbuhan perekonomian suatu wilayah atau daerah. Pulau Sulawesi merupakan daerah dengan pertumbuhan perekonomian yang cukup pesat dan sekaligus pulau yang memiliki begitu banyak pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh keberadaan pelabuhan terhadap perekonomian di Pulau Sulawesi. Variabel utama yang digunakan adalah PDRB dan pertumbuhan ekonomi pada tiap kabupaten/kota di Pulau Sulawesi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier dengan menggunakan pembobotan/skoring pada tip jenis pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecil namun cukup signifikan antara pelabuhan dan perekonomian di Pulau Sulawesi, yaitu 1,11%. Namun ketika variable pelabuhan kategori pengumpan lokal di keluarkan dari model, pengaruh pelabuhan terhadap perekonomian meningkat drastis menjadi 20,4%
17 Tahun Kota Palopo: Kota, Manusia dan Para Penggerak
Artikel ini merupakan opini yang ditulis dalam rangka perayaan ulang tahun yang ke-17 Kota Palopo. Opini ini berisi tentang karakteristik masyarakat urban Kota Palopo, kebijakan pembangunan Palopo, serta peran para pemuda Kota Palopo sebagai kaum masa depan kota
Analisis Perencanaan Pengembangan Fasilitas Terminal Khusus PLTU Nagan Raya Aceh
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebutuhan fasilitas sisi laut pelabuhan pada rencana pembangunan terminal khusus Batu Bara PLTU Nagan Raya. Untuk mengetahui kebutuhan fasilitas pelabuhan terlebh dahulu dianalisis kebutuhan batu bara yang dibutuhkan untuk memproduksi listrik, jenis kapal yang digunakan untuk mengangkut batu bara tersebut, perencanaan terminal khusus dengan analisis proyeksi volume bongkar muat, dan frekuensi kunjungan kapal di terminal khusus. Selanjutnya dilakukan analisis kebutuhan fasilitas tersus atau pelabuhan.
Work Accident Risk at Hospital Construction Environment
The construction environment has the potential to cause health problems and accident, so an assessment is necessary. The most important stage in occupational health and safety is the assessment stage, where the risk point of each identified hazard is calculated, and whether the hazard level is acceptable or not. In this manuscript the writer tries to identify and provide an assessment of work accidents which is an attempt to analyze the risks that occur in a construction work. The method used is direct observation in the field as a first step to find out what variables will be included in the questionnaire which will be distributed to staff / workers in the construction project of the Stella Maris Hospital Makassar. The value of the questionnaire is then processed by the Fine method which is the reference in risk assessment. The results of this data processing show that work accidents are grouped based on their cause and occupational variables where of all the risks of work accidents, only two accident variables are categorized as substantial (has a risk value of 70-180), while the rest is in the moderate category (has a risk value of 20-70)
- …
