4 research outputs found
Pelaksanaan peraturan daerah no 5 tahun 2018 tentang pengelolaan air limbah domestik di Bekasi disebabkan pencemaran limbah pabrik yang tidak mempunyai izin pembuangan limbah cair dan instalasi pengelolaan air limbah : studi kasus Bantar gebang dan kali Bekasi
Penelitian ini di latar belakangi oleh peraturan daerah no 5 tahun 2018 tentang pengelolaan air limbah adanya peraturan ini seharusnya dapat menindaklanjuti perusahaan yang tidak mempunyai izin sistem pengelolaan air limbah domestik di Bekasi tetapi pada kenyataannya masih banyak perusahaan yang tidak melengkapi izin.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan peraturan daerah no 5 tahun 2018 tentang pengelolaan air limbah domestik di bekasi, mengetahui bagaimana kendala pemerintah dalam mengatasi perusahaan industri mengetahui bagaimana upaya pemerintah Bekasi dalam mengatasi limbah cair domestik.
Indonesia adalah negara hukum undang undang dasar 1945 adalah sumber tertinggi untuk bernegara, melalui konsep desentralisasi dan bertumpu kepada kebijakan top down penyelesaian lingkungan hidup adalah tugas dari pemerintah daerah bersumber kepada pelayanan dasar yang diatur dalam undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 11 sedangkan peraturan undang-undang no 32 tahun 2009 pasal 36 menjelaskan tentang pelarangan pembuangan limbah dalam peraturan no 68 tahun 2016 tentang baku mutu air pasal 1 bahwa kadar air yang beredar harus ada ambang batas selain itu kita Bekasi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup melalu peraturan no 5 tahun 2018 pasal 3 menjelaskan tentang penggunaan sistem pengelolaan air limbah
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik yang menguraikan data kualitatif yang bersumber dari bahan pustaka atau hukum kepustakaan dengan menggunakan pendekatan hukum, metode yuridis normatif dilakukan dengan mengkonsepsikan hukum sebagai norma kaidah dan peraturan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemakaian sistem pengelolaan air limbah sebagai salah satu syarat dalam izin lingkungan belum diterapkan secara maksimal oleh industri yang ada di Bekasi kendala yang dihadapi banyaknya pabrik yang berdiri di kota Bekasi tanpa melanjutkan izin usaha setelah izin usahanya berakhir, banyaknya pabrik industri yang menyepelekan sistem pengelolaan air limbah dan pabrik yang tidak memperpanjang izin pengelolaan limbah cair upaya pemerintah Bekasi mengadakan seminar bertema peningkatan kualitas hidup khususnya untuk menjaga lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pengelolaan lingkunga
Rancang Bangun Sistem Monitoring Ketinggian Permukaan Air Menggunakan Mikrokontroler ATMEGA328P Berbasis Web Service
Telah dilakukan pembuatan alat sistem monitoring ketinggian permukaan air dengan menggunakan mikrokontroler ATmega328P berbasis web service. Sistem perangkat secara garis besar terdiri atas mikrokontroler ATmega328P, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor suhu dan kelembaban DHT-11, modul bluetooth HC-05 dan modul ethernet ENC28J60. Sistem juga dilengkapi dengan panel surya dan baterai berkapasitas 35Ah sebagai sumber energi listrik. Setelah dilakukan pengujian, alat ini memiliki keakuratan rata-rata sebesar 96,48% dalam menentukan ketinggian permukaan air. Hasil dari pengukuran dapat diakses secara online dan realtime pada sebuah halaman web yang ditampilkan dalam bentuk grafik dan tabel. Ketinggian maksimum yang dapat diukur alat ini sebesar 2,5 m dengan rentang waktu pengukuran setiap 10 menit. Alat ini bisa digunakan untuk mengukur ketinggian permukaan air
ECG Signal Classification Review
The heart is an important part of the human body, functioning to pump blood through the circulatory system. Heartbeats generate a signal called an ECG signal. ECG signals or electrocardiogram signals are basic raw signals to identify and classify heart function based on heart rate. Its main task is to analyze each signal in the heart, whether normal or abnormal. This paper discusses some of the classification methods which most frequently used to classify ECG signals. These methods include pre-processing, feature extraction, and classification methods such as MLP, K-NN, SVM, CNN, and RNN. There were two stages of ECG classification, the feature extraction stage and the classification stage. Before ECG features were extracted, raw ECG signal data first processed in the pre-processing stage because ECG signals were not necessarily free of noise. Noise will cause a decrease in accuracy during the classification process. After features were extracted, ECG signals were then classified with the classification method. Neural Network methods such as CNN and RNN are best to use since they can give better accuracy. For further research, the machine learning method needs to be improved to get high accuracy and high precision in the ECG signals classification
DESAIN PRODUK BANLEY (BARCODE SCANNER TROLLEY) TERHADAP FLEKSIBILITAS LAYANAN PEMBELIAN PRODUK
Berubahnya pola belanja dan tingkat konsumerisme masyarakat dari pasar tradisional ke pasar modern telah memberikan ruang terhadap usaha ritel dewasa ini. Usaha ritel melayani pembelian dalam jumlah kecil maupun besar (grosir) dengan berbagai segmen pasar, strategi pemasaran yang tepat, potongan harga serta tempat berbelanja yang nyaman telah memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Dengan pola belanja yang berubah maka tidak jarang kita lihat antrian pada kasir di waktu-waktu tertentu. Terkadang masalah lain juga muncul yaitu tidak sesuainya antara produk yang dijual dengan label yang ditempel pada rak. Disisi lain, papan promosi atau diskon juga tidak sesuai, sehingga membingungkan pembeli. Berdasarkan permasalahan tersebut, diciptakanlah BANLEY (Barcode Scanner Trolley). BANLEY merupakan trolley belanja pintar yang dapat mengidentifikasi harga secara langsung, memiliki sensor berat yang bekerja real time serta dilengkapi dengan fitur keterangan produk, harga satuan, total harga yang harus dibayarkan ke kasir dan berat produk secara keseluruhan. Berdasarkan kuesioner yang telah disebar pada 150 responden dengan 3 variabel yang penilaian yaitu keandalan, empati, serta kepuasaan pelanggan, hasilnya valid dan reliabel dengan nilai Cronbach Alpha >0.60
