1,720,998 research outputs found

    PENGARUH DISPLAY, ATMOSFIRE DAN SERVICE RETAIL TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING KONSUMEN PADA TOKO RITEL(Studi Kasus : Konsumen Yang Berbelanja Di Toko Happy Mart)

    No full text
    Ferry Tema Atmaja, SE. Msi** Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang berbelanja di Happy Mart, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh display, atmosfer dan pelayanan ritel terhadap impulse buying. Metode pengambilan sampel adalah nonprobabilistic sampling, teknik ini digunakan karena tidak setiap orang atau individu yang berbelanja di Toko Happy Mart mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Metode pengumpulan data bersifat Accidental. Metode analisis yang digunakan untuk menguji konstruk adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan 150 sampel dari 182 kuisioner yang disebarkan. Ukuran uji kesesuaian dalam SEM yaitu dengan mengukur nilai dari Chi Square, RMSEA, GFI, AGFI, NNFI dan NFI. Berdasarkan Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa hanya display ritel saja yang mempengaruhi impulse buying secara positif dan signifikan yaitu (0,52) 2 =0,2704 atau sebesar 27,04%, sedangkan atmosfer ritel dan service retail tidak berpengaruh terhadap impulse buying

    PENGARUH COMPLAIN HANDLING DAN SERVICE GUARANTEE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (STUDI KASUS : DEALER KANGAROO MOTOR BENGKULU)

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di Dealer Kangaroo Motor Bengkulu, dengan objek yang diteliti adalah pelanggan yang menggunakan jasa complain handling dan service guarantee yang ditawarkan oleh Dealer Kangaroo Motor Bengkulu pada setiap pembelian satu unit sepeda motor dengan merek Yamaha. Judul yang diangkat adalah “Pengaruh Complain Handling Dan Service Guarantee Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus: Dealer Kangaroo Motor Bengkulu)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh complain handling dan service guarantee baik secara parsial maupun simultan terhadap loyalitas pelanggan. Dan hipotesis yang diangkat adalah diduga terdapat pengaruh positif baik parsial maupun simultan antara complain handling dan service guarantee terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian dilakukan di Dealer Kangaroo Motor Bengkulu dengan jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 100 responden dengan metode penarikan sampel yang digunakan secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan 3 (tiga) metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan kiusioner. Kemudian data yang diperoleh tersebut dianalisis dengan menggunakan alat analisis SEM (Structural Equition Modeling) versi LISREL. Dan hasilnya adalah hipotesis terbukti tidak signifikan artinya complain handling dan service guarantee tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan, yakni complain handling dengan nilai sebesar 0,60 dan service guarantee dengan nilai sebesar –0,47. Akan tetapi setelah dilakukan uji korelasi, terbukti antara complain handling dan service guarantee memiliki hubungan yang sangat kuat dengan nilai korelasi sebesar 0,89. Model yang ada pada penelitian ini memiliki Goodnees of fit yang baik. Nilai Chi-Square sebesar 44,8 ; nilai probabilitas (P-value) sebesar 0,00056 ; RMSEA (Root Means Square Error of Approximation) sebesar 0,121 ; GFI (Goodness-of-fit) sebesar 0,90 ; AGFI (Adjusted Goodness-of-fit) sebesar 0,80 ; NFI (Normed Fit Index) sebesar 0,80 ; NNFI (Non Normed Fit Index) atau TLI (Tucker-Lewis Index) sebesar 0,79

    KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK DI INTERNET

    No full text
    In Indonesia, online business recently performs a remarkable progress. Meanwhile, the customers have to get in touch with respect to the high risk of purchasing decisions. It happens in regard to the difficulties of the process on product evaluation. Hereby, this study attempts to explain the purchasing decision by utilizing internet, and describe the tendency of risk purchase of costumers’ on internet. In particular, this study is categorized as descriptive study, in which the primary data were collected by employing a compilation of questionnaires toward 404 respondents. Specifically, the sampling technique used in this research was an accidental sampling method. This study reveals that Indonesian have numerous kinds of alternative choices regarding to their buying activities. Nevertheless, risk of purchase will be greater as the customers get more concern on product evaluation. This research obviously describes that the purchasing decisions are implemented in minimizing the efforts and time limitation. Besides, the alteration of life style products is easier to be explored by using internet. The respondents argue that the online shopping positively related to the higher benefit in terms of the different degrees of risk

    PENGARUH KEMARAHAN KONSUMEN TERHADAP PERILAKU KELUHAN KONSUMEN DAN PEMULIHAN LAYANAN YANG DIRASAKAN PADA JASA LAUNDRY DI KOTA BENGKULU

    No full text
    Perubahan gaya hidup dan tuntutan kesibukan, membuat seseorang dari keluarga muda, mahasiswa, maupun pekerja tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian sendiri, dan lebih memilih menggunakan jasa pencucian pakaian (laundry). Pada saat menggunaan jasa pencucian pakaian (laundry) kerapkali pelanggan laundry mengalami kegagalan layanan sehingga membuat pelanggan merasa kecewa dan tidak puas dengan pelayanan yang diberikan. Kegagalan layanan yang sering kali dialami konsumen yaitu pakaian hilang atau tertukar, pakaian rusak, pakaian luntur, pakaian kurang rapi dan pakaian kurang wangi atau masih apek. Kegagalan layanan mengganggu hubungan antara konsumen dan penyedia layanan (service providers) (Tsarenko dan Tojib, 2012). Seiring dengan terjadinya kegagalan layanan, kemarahan merupakan reaksi dominan dialami oleh konsumen dalam menyikapi kegagalan layanan tersebut. Konsumen yang marah atau tidak puas akan menimbulkan masalah karena dapat berpindah ke perusahaan lain dan menyebarkan berita negatif dari mulut ke mulut (Lovelock & Wright, 2007). Penyedia layanan (laundry) harus mampu mempertahankan pelanggannya ketika terjadi kegagalan layanan agar tidak berpindah ke penyedia layanan (laundry) lain. Pemulihan layanan menjadi tindakan pertama yang spesifik yang dapat dilakukan perusahaan untuk memastikan pelanggannya memperoleh tingkat pelayanan yang pantas setelah terjadinya keluhan dalam pelayanan secara normal (Indriyani, 2009). Strategi pemulihan layanan sangat penting untuk diterapkan perusahaan dalam mendapatkan suatu kepuasan konsumen. Oleh karena itu, ketika terjadi suatu kegagalan dalam pelayanan, perusahaan harus memberikan pemulihan layanan secara cepat dan akurat sesuai dengan keluhan konsumen guna mengembalikan kepercayaan dan kepuasan konsumen kembali (Varela et al., 2010). xiv Penelitian ini menyelidiki pengaruh kemarahan konsumen terhadap perilaku keluhan konsumen dan pemulihan layanan yang dirasakan pada jasa laundry di kota Bengkulu. Responden dari penelitian ini adalah individu yang pernah menggunakan jasa pencucian pakaian (laundry). Data responden diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan cara penyebaran kuesioner ke beberapa tempat yang diasumsikan terdapat banyak individu yang tepat untuk dijadikan sampel yaitu ke beberapa lembaga pendidikan, beberapa tempat kuliner yang ada di kota Bengkulu, beberapa tempat perbelanjaan, lingkungan tempat tinggal serta ke beberapa relasi peneliti yang sudah pernah menggunakan jasa pencucian pakaian (laundry). Dari 300 kuesioner yang disebarkan hanya 297 yang dapat diteliti. AMOS digunakan untuk menyaring data berdasarkan prinsip normalitas sementara SmartPLS digunakan untuk menganalisis data. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kemarahan konumen berpengaruh terhadap perilaku keluhan konsumen dan perilaku keluhan konsmen berpengaruh terhadap pemulihan layanan yang dirasakan. Namun, berbeda dengan dugaan sebelumnya, kemarahan konsumen tidak memiliki pengaruh terhadap pemulihan layanan yang dirasakan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai upaya mempertahankan pelanggan dengan mengatasi masalah terkait kemarahan konsumen dan keluhan konsumen ketika terjadi kegagalan layanan. Sebagai implikasinya, manajemen laundry harus mengatasi kemarahan konsumen secara cepat dan tepat. Terdapat beberapa keterbatasan pada penelitian ini yang diharapkan dapat diperbaiki oleh peneliti selanjutnya. Pertama, responden penelitian yang tidak terdistribusi dengan baik dapat dilihat responden terbanyak dalam penelitian ini adalah mahasiswa sehingga hasil penelitian tidak mewakili responden lainnya dengan baik. Peneliti selanjutnya dapat meneliti responden dengan distribusi responden yang merata agar hasil penelitian dapat mewakili responden dari usia dan pekerjaan yang lain. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh kemarahan konsumen terhadap perilaku keluhan konsumen dan pemulihan layanan yang dirasakan dengan menambahkan variabel lain sebagai pengembangan penelitian. Kata kunci: kemarahan konsumen, perilaku keluhan konsumen, pemulihan layanan yang dirasaka

    Analysis of the Influence of Brand Attitude and Brand Engagement on Positive Brand Referral Kopiko Brand

    No full text
    The market for food and beverage products in Indonesia has experienced positive development, especially with the success of Kopiko candy, which reinforces its positive image among consumers. This research explores the impact of brand attitude on positive brand references among Kopiko candy consumers through brand attitude and brand engagement. Non-probability sampling employed to this study through survey resulted 311 consumers and analysed using PLS. This study findings that brand attitude indirectly influences positive brand references. Conversely, there is a positive relationship between brand attitude and brand involvement, which significantly contributes to positive brand references. Brand involvement also acts as an effective mediator in connecting brand attitude and positive brand references, with the presence of a moderating effect. This study provides a unique contribution by exploring the dual role of brand involvement as a mediating and moderating variable in the relationship between brand attitude and positive brand references, focusing on Kopiko coffee candy

    KEPRIBADIAN LOKUS KENDALI EKSTERNAL DAN LOKUS KENDALI INTERNAL KONSUMEN PENGGUNA KARTU ATM DALAM PERILAKU COMPULSIVE BUYING

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara kepribadaian eksternal dan kepribadian internal konsumen dalam perilaku compulsive buying. Metode analisis yang digunakan adalah uji chi kuadrat (X 2 ) dimana metode pengambilan sampel mengguankan purposive sampling dengan jumlah responden 200 orang karyawan wanita masing-masing dikantor Kancatel Telkom Bengkulu, Dinas Walikota Bengkulu, Departemen Agama Propinsi Bengklu, dan Departemen Pendidikan Nasional Propinsi Bengkulu. Dari hasil penelitian dengan analisis chi kuadrat (X 2 ) diperoleh hasil, yaitu chi kuadrat hitung < chi kuadrat tabel (1.723 < 3.481). Jadi data tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara kepribadian eksternal dan kepribadian internal dalam perilaku compulsive buying. Jadi perilaku compulsive buying bisa terjadi karena adanya tekanan psikologis dan adanya daya tarik dari faktor luar

    PERSEPSI PELANGGAN PERUSAHAAN MENGENAI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) PADA PT.SANTANI SUKSES MAKMUR BENGKULU

    No full text
    Pelanggan merupakan salah satu faktor yang penting dalam kegiatan pemasaran, pelanggan juga mempunyai pengaruh dalam perkembangan suatu perusahaan maka perusahaan harus dapat memanfaatkan pelanggan yang ada, dengan berusaha memberikan yang terbaik. Menarik pelanggan baru adalah hal yang penting namun memelihara dan mempertahankan pelanggan yang ada adalah lebih penting karena perusahaan akan memperoleh keuntungan jangka panjang dari hubungan tersebut. Tujuan dalam mengadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui “persepsi pelanggan perusahaan mengenai CRM (Cutomer Relationship Management) pada PT.Santani Sukses Makmur Bengkulu”. Penelitian yang dilakukan pada 51 pelanggan perusahaan yang dipilih secara sensus melalui penyebaran kuisioner, yang terdiri atas 40 pernyataan mengunakan skala Likert sebagai alat pengukuran yang mempunyai rentang dari sangat tidak setuju samapai sangat setuju. Untuk mengetahui persepsi pelanggan mengenai CRM, maka digunakan alat Statistik Deskriptif yang menganalisis ratarata dan tingkat penyimpangan persepsi pelanggan. Dari penelitian yang dilakukan, responden yang menjadi pelanggan sebagian besar laki-laki berumur 20-35 tahun dengan lulusan SMA. Persepsi pelanggan terhadap CRM adalah penting bagi perusahaan, penilaian tertinggi pada pernyataan “kejujuran sangat penting dalam berinteraksi”, penilaian terendah pada pernyataan “mengusahakan pelanggan untuk lebih tergantung pada perusahaan PT.Santani Sukses Makmur”. Dari rata-rata jawaban pelanggan perusahaan dapat pula diketahui tidak mempunyai tingkat penyimpangan yang berarti, hal ini dapat diketahui dari kecilnya nilai standar deviasi artinya persepsi tiap pelanggan pada umumnya adalah sama. Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa pada umumnya pelanggan menyatakan CRM adalah hal yang penting dalam perkembangan suatu perusahaan

    PENGARUH PENYESUAIAN HARGA (PRICE ADJUSTMENTDAN SERVICE ENCOUNTER TERHADAP LOYALITAS TOKORITEL ( Studi Kasus: Konsumen Yang Berbelanja Di Toko Khatulistiwa)

    No full text
    Usaha ritel pada saat sekarang sedang menjadi fenomena. Hampir di semua kota di daerah terdapat bisnis ritel berbentuk supermarket, Mall, Minimarket dan lain-lain. Fenomena tersebut juga terjadi di Bengkulu. Tentu saja hal tersebut menimbulkan persaingan yang ketat baik dari segi harga maupun pelayanan.Maka diperlukan stategi untuk menghadapi persaingan trsebut terutama dari segi harha dan pelayanan/jasa. Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang berbelanja di Toko Khatulistiwa, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penyesuaian harga dan service encounter terhadap loyalitas toko. Metode pengambilan sampel adalah nonprobabilistic sampling karena peneliti tidak memiliki sampling frame yang biasanya digunakan pada probabilistic sampling secara accidental, dengan 150 responden. Metode analisis yang digunakan untuk menguji konstruk adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penyesuaian harga mempengaruhi loyalitas toko secara positif sebesar (0,45) 2 = 0,2025 atau 20,25%. Service encounter mempengaruhi loyalitas toko secara negatif sebesar (0,20) 2 = 0,04 atau 4%, dan service encounter secara tidak langsung mempengaruhi loyalitas toko melalui penyesuaian harga sebesar 0,3706 atau 37,06%
    corecore