1,722,356 research outputs found
Sistem Pengupahan Pekerja Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Bordir Febby Collection)
Hasil penelitian ini menujukan bahwa, pertama praktek sistem pengupahan pekerja yang dijalankan Bordir Febby Collection adalah Jumlah upah pekerja yang diterapkan pada Bordir Febby Collection sudah ditetapkan sebelumnya, dalam artian pekerja dan pemilik dari Bordir Febby Collection sudah menyepakati secara bersama. Waktu pemberian upah pekerja pada Bordir Febby Collection sudah disepakati dari awal bahwa pekerja akan menerima upahnya diakhir bulan. Akan tetapi prakteknya di sana belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang telah disepakati. Yang kedua Persfektif Ekonomi Islam terhadap sistem pengupahan yang diterapkan di Bordir Febby Collection, Sistem pengupahan pada Bordir Febby Collection tersebut sudah sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW yaitu majikan harus menyebut terlebih dahulu berapa upah yang akan diterima sebelum pekerja memulai bekerja. Sehingga para pekerja mengetahui secara jelas berapa upah yang akan didapat setiap bulannya.Prosedur waktu pembayaran upah pada Bordir Febby Collection belum cukup baik, karena tidak sesuai dengan yang dianjurkan oleh Islam bahwa upah pekerja harus dibayar sebelum keringat kering dalam artian pemilik usaha dilarang untuk menunda-nunda pembayaran upah seorang pekerja. Namun prakteknya pada Bordir Febby Collection ini terkadang tidak sesuai dengan apa yang telah dianjurkan di dalam Islam, padahal waktu pembayaran upah pekerja pada Bordir Febby Collection sebelumnya sudah ditetapkan dan disepakati secara bersama dari pihak pekerja dan pemilik Bordir
Pengaruh Pengalaman Pelanggan Terhadap Keputusan Pembelian Febby Fashion Cimahi
Usaha Fashion pada Febby Fashion Cimahi perlu untuk meningkatkan pengalaman pelanggan yang membeli produk Febby Fashion agar hubungan antar penyedia produk dengan pelanggan bisa berlangsung dengan baik dan berkelanjutan sehingga keputusan pembelian konsumen terus meningkat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penyebaran kuesioner pada 97 responden yang membeli produk Febby Fashion dengan mengakategorikan karakteristik respondennya berdasarkan jenis kelamin, usia, dan besaran penghasilan per bulan. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis deskriptif verifikatif dan dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi secara parsial, analisis koefisien korelasi simultan, analisis koefisien determinasi dan pengujian hipotesis secara parsial (Uji-T). hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan pengalaman pelanggan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian
Personal Selling Bisnis Pala Pada Toko Febby Di Gresik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi personal selling
pada Toko Febby, sebuah usaha rintisan di bidang perdagangan komoditas pala. Sejak didirikan pada tahun 2010, Toko Febby menjual hasil pala dari Ambon melalui sistem makelar. Namun, pada tahun 2024, model bisnisnya mengalami transformasi dengan melakukan penjualan langsung melalui pembukaan gudang di Gresik, Jawa Timur. Perubahan ini memungkinkan peningkatan kendali terhadap harga jual dan membangun interaksi langsung dengan pembeli. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif, meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi penjualan selama enam bulan (April-September 2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi personal selling yang dilakukan melalui tujuh tahapan klasik mulai dari prospecting hingga follow-up menghasilkan rata-rata volume penjualan sebesar 2 ton per bulan, dengan total penjualan 12,5 ton selama masa implementasi. Selain itu, harga jual produk juga mengalami peningkatan, contohnya pala K1 yang sebelumnya dijual Rp95.000/kg melalui makelar kini dapat dijual langsung Rp100.000-Rp105.000/kg. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi langsung dan digital mampu mendorong keterlibatan pelanggan dan konversi penjualan yang nyata.
Tantangan utama yang dihadapi Toko Febby meliputi fluktuasi harga dan ketergantungan pada komunikasi personal. Rekomendasi mencakup pengembangan database pelanggan terstruktur, dan katalog digital interaktif. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan model komunikasi pemasaran UMKM komoditas berbasis keunikan produk lokal
Febby Syafitri's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Febby Syafitri's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Penetapan strategi efisiensi penjualan pada Apotek Febby melalui perbaikan sistem prosedur kerja
Apotek Febby adalah sebuah bentuk industri perdagangan yang melakukan penjualan obat, baik obat bebas atau obat dengan resep dokter. Dalam realitasnya, kinerja Apotek Febby ini bekerja kurang optimal karena disebabkan oleh perangkapan fungsi dalam struktur manajemen yang berpengaruh terhadap kecepatan kerja dalam memberikan pelayanan kepada konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan berbagai permasalahan yang bisa terjadi pada sistem penjualan yang mempengaruhi stabilitas penjualan dan mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan sistem penjualan barang agar stabilitas penjualan tetap terjaga. Hasil pembahasan menemukan tiga alternatif solusi masalah dari Apotek Febby ini yaitu menambah jumlah karyawan sebanyak dua orang. Prioritas pada penjualan dengan sistem pengiriman barang. Dan penyederahanaan prosedur kerja penjualan sehingga kecepatan layanan tetap terjaga
Perancangan Sistem Informasi Manajemen untuk Mengendalikan Persediaan di Apotek Febby, Surabaya
Apotek Febby ini bergerak di bidang penjualan obat-obatan dan alat-alat kesehatan. Pada sistem informasi di Apotek Febby ini masih menggunakan sistem yang konvensional. Karena itu dapat dilakukan perbaikan-perbaikan pada bagian prosedur-prosedumya yang kurang teratur. Pada prosedur penjualan dapat dilakukan perbaikan, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan dapat meminimasi terjadinya lostsales. Penambahan prosedur untuk stock opname dilakukan untuk mengontrol dan melaporkan tentang kecocokan dan ketidakcocokan antara data persediaan Apotek dengan jumlah item di gudang. Dan juga dilakukan perubahan pada format kartu stok agar dapat memperbaiki kinerja bagian gudang dalam mendeteksi item-item yang kadaluarsa. Hasil pada perbaikan sistem prosedur adalah aliran-aliran informasi menjadi lebih lancar, efektif dan efisien. Sistem persediaan di Apotek Febby ini, dalam menentukan jumlah kuantitas pemesanan item menggunakan metode perkiraan atau dapat disebut sebagai intuisi saja. Ini yang mengakibatkan terjadinya biaya persediaan yang besar di Apotek ini. Biaya persediaan yang besar ini dapat dikurangi jika terdapat perencanaan persediaan yang lebih baik dengan mempergunakan perhitungan terhadap data-data masa lalu. Dengan melakukan peramalan dengan metode yang tepat, maka dapat diperoleh basil peramalan untuk mengantisipasi permintaan pada waktu periode yang akan datang. Kemudian dengan menggunakan metode FOQ (Fixed Order Quantity ) Multiple Item dilakukan perencanaan terhadap persediaan di Apotek Febby ini. Dengan menggunakan metode usulan FOQ ( Fixed Order Quantity ) Multiple item ini maka dapat diperoleh total cost sebesar Rp 472.231.768,3. Sedangkan dengan metode awal diperoleh total cost sebesar Rp 649.356.429,3. Sehingga teijadi penghematan dari total cost adalah 27,28% yaitu sebesar Rp 177.124.661,-untuk peri ode Juli -Oktober 2004. Sedangkan penghematan dari total relevant cost adalah 3,87% sebesar Rp. 25.103.711,-Maka dengan perbaikan pada sistem informasi dan juga penghematan akibat dari perubahan perencanaan persediaan di Apotek ini, diharapkan sistem informasi dan persediaan di Apotek Febby ini menjadi lebih efektif dan efisien
Febby Gunawan Siswanto's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Pengaruh Penilaian Prestasi Kerja Karyawan Terhadap Promosi Jabatan Pada Pt. Wahanakarsa Swandiri Kota Duri
The Influence of Job Performance Assessment on Position Promotion at PT. Wahanakarsa Swandiri Duri By : Febby Indra Waldi This research was conducted at PT. Wahanakarsa Swandiri, the aim of this research is to determine the effect of job performance assessment on position promotion at PT. Wahanakarsa Swandiri. Then the sample in this study was 92 employees of PT. Wahanakarsa Swandiri which was taken using the Slovin formula, in this research used quantitative descriptive analysis using a simple linear regression analysis method using the SPSS Version.22 program. The research results show that there is a positive influence of work performance assessment on job promotion at PT. Wahanakarsa Swandiri Duri
KTI-TKV-2110033002-FEBBY ROSARIA INDAH-REPOSITORY
Latar Belakang : Hypertensive Heart Disease (HHD) merupakan kondisi akibat
tekanan darah tinggi berkepanjangan yang menyebabkan perubahan hipertrofi
ventrikel kiri yang dapat berkembang menjadi gagal jantung. Peningkatan tekanan
darah dalam jangka panjang menunjukkan peningkatan afterload ventrikel kiri
sehingga menyebabkan masalah jangka panjang pada katup, salah satunya
regurgitasi aorta. Tingkat keparahan Regurgitasi Aorta pada pasien HHD dapat
diukur dengan pemeriksaan ekokardiografi menggunakan teknik pengukuran
Pressure Half Time (PHT).
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel dikelompokkan
berdasarkan usia, jenis kelamin, dan derajat severitas regurgitasi aorta.
Hasil : Dari penelitian yang dilakukan pada bulan Februari – April 2024 jumlah
pasien terbanyak pada rentang usia >65 tahun, lebih banyak dijumpai pasien dengan
jenis kelamin laki -laki sebanyak 52%, serta ditemukan hasil derajat severitas mild
sebanyak 87%.
Kesimpulan : Pada penelitian ini didapatkan derajat severitas mild lebih banyak
ditemukan pada pasien dengan diagnosa HHD yang terindikasi regurgitasi aorta.
Kata kunci : Hypertensive Heart Disease, Regurgitasi Aorta, Ekokardiograf
- …
