51 research outputs found

    Sistem Manajemen Sekolah Dasar Berbasis Web dan Android

    Full text link
    Abstrak: Kemajuan teknologi semakin diharapkan untuk mengembangkan layanan pendidikan lanjutan saat ini. Kebutuhan untuk mencari teknologi informasi dan menyampaikan informasi saat ini sangat tinggi. Informasi yang bisa didapat secara cepat, tepat, efektif dan akurat. Mengingat kemajuan teknologi saat ini yang telah diketahui banyak orang dan hampir menjadi sebuah kebutuhan. Penyediaan sebuah situs diharapkan bisa membantu orang tua siswa mendapatkan Informasi Akademik dan Keuangan. Sehingga diharapkan tidak hanya untuk membantu memudahkan orang tua siswa tapi juga untuk meningkatkan kualitas sekolah itu sendiri. Sekolah Dasar XYZ ingin memperbaiki sistem dalam menyampaikan informasi akademis dan keuangan siswa. Penulis mengambil masalah bagaimana membangun aplikasi berbasis web dan terhubung ke android untuk memudahkan orang tua siswa dalam mendapatkan informasi akademik dan finansial. Dengan adanya sistem baru ini diharapkan dapat mengurangi hambatan yang dihadapi oleh orang tua siswa dari sistem lama, memudahkan guru dalam pengolahan data siswa dan memenuhi kebutuhan informasi yang diharapkan   Kata kunci: android, sekolah dasar, sistem, informasi, teknologi, , website,.   Abstract: Advances in technology are increasingly  expected  to develop advanced educational  services  at this time. The need to find an information technology and to convey information  is currently  very high. Information to be obtained in a rapid, precise, effective and accurate. Given current technological advances that have been known to many people and almost become a necessity. Provision of a site is expected to help the parents of student to get Academic and financial Information. So expect not only to help facilitate the parent of student but also to improve the quality of the school it self. XYZ Elementary School want to fix the system in delivering the student academic and financial information. The author takes the problem of how to build web based applications and connect to android to facilitate the parent of student in obtaining academic and financial information. With the new system is expected to reduce the obstacles faced by parent of students from the old system, facilitate teachers in the processing of student data and meet the needs of the expected information.   Keywords: android, elementary school, information system, technology, websit

    Perancangan Aplikasi Audio Sederhana Dengan Android Studio

    No full text
    Abstrak: Android saat ini berkembang sangat pesat, dimana dulu orang hanya menggunakan ponsel atau telepon rumah yang belum berbasis android. Dengan kondisi Covid-19 juga android banyak digunakan dalam berkomunikasi atau mengerjakan suatu pekerjaan dan kegiatan lainnya. Semakin berkembangnya android sehingga banyak inovasi dalam pembuatan aplikasi seperti aplikasi audio sederhana. Audio sederhana ini merupakan aplikasi yang mengeluarkan suara atau musik. Dimana musik dulu masih digunakan sebagai acara adat atau ritual tradisional. Namun, musik sudah menjadi suatu kebutuhan masyarakat saat ini mau di tingkat anak-anak, dewasa, maupun orang tua. Android studio adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi android. Dalam hal ini, penulis membuat perancangan aplikasi audio sederhana dengan android studio yang bertujuan untuk menyediakan fasilitas suara, musik atau lagu di ponsel android masyarakat.   Kata kunci: Android Studio, Audio Sederhana, Perancangan.   Abstract: Android is currently growing very rapidly, where in the past people only used cellphones or landlines that were not yet based on Android. With the condition of Covid-19, Android is also widely used in communicating or doing work and other activities. The development of android so that there are many innovations in making applications such as simple audio applications. This simple audio is an application that produces sound or music. Where music used to be used as a traditional event or traditional ritual. However, music has become a necessity in today's society at the level of children, adults and parents. Android studio is an operating system used to develop android applications. In this case, the author makes a simple audio application design with Android Studio which aims to provide sound, music or song facilities on people's android phones.   Keywords: Android Studio, Simple Audio, Design

    SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP PADA SMK TRAVINA PRIMA BERKASI BERBASIS DESKTOP

    Full text link
    Abstrak: Perkembangan Teknologi saat ini sangat pesat hingga banyaknya inovasi yang telah diciptakan seperti sistem informasi pembayaran SPP yang telah digunakan oleh beberapa pihak baik lembaga pendidik maupun organisasi atau instansi. Namun masih banyak pula lembaga pendidik yang masih menggunakan sistem pembayaran spp yang manual. Pada SMK Travina Prima Bekasi termasuk lembaga pendidik yang masih menggunakan sistem manual sehingga menyebabkan penumpukan berkas – berkas yang mengakibatkan kerusakan pada berkas dan penyusunan yang kurang rapih menyebabkan keterlambatan dalam menyusun laporan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu divisi keuangan di SMK Travina Prima Bekasi dalam mendata pembayaran SPP yang dilakukan oleh siswa sehingga bisa lebih baik dalam penyusunan dan penyajian laporan SPP. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan software visual studio 2010 dan SQL Server sebagai basis datanya dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall.   Kata kunci: Pembayaran SPP, Sistem Informasi, Waterfall, System Developmet Life Cycle (SDLC)   Abstract: The current technological development is very rapid, so many innovations have been created, such as the tuition payment information system that has been used by several parties, both educational institutions and organizations or agencies. However, there are still many educational institutions that still use the manual spp payment system. At Vocational High School Travina Prima Bekasi, it is an educational institution that still uses a manual system, which causes the accumulation of files which results in damage to files and improper arrangement which causes delays in compiling reports. Therefore, this study aims to assist the financial division at SMK Travina Prima Bekasi in recording tuition payments made by students so that they can be better at compiling and presenting SPP reports. This application was created using Visual Studio 2010 software and SQL Server as its database using the waterfall model System Development Life Cycle (SDLC) method.   Keywords: SPP Payment, Information Systems, Waterfalls, System Developmet Life Cycle (SDLC

    Penerapan Teknologi Augmented Reality Pada Media Promosi Fasilitas SMP Bhakti Mulia Jakarta Timur

    Full text link
    Abstrak: Media promosi SMP Bhakti Mulya merupakan alat atau bentuk perantara yang dipakai untuk menyebarkan informasi. Biasanya media promosi SMP Bhakti Mulya yang paling banyak digunakan adalah media konvensional, seperti spanduk dan brosur. Akibatnya, daya tarik untuk para peminat disekolah SMP Bhakti Mulya menjadi berkurang dikarenakan informasi mengenai beberapa fasilitas yang terdapat di SMP Bhakti Mulya kurang tergambarkan dengan jelas untuk para calon siswa baru. Maka dibutuhkan suatu media promosi sekolah bagi calon siswa baru yang lebih kreatif dan menarik yang dapat memberikan gambaran visualisasi 3D dengan menggunakan teknologi augmented reality. Augmented Reality (AR) adalah suatu lingkungan yang memasukkan objek virtual 3D kedalam lingkungan nyata secara real-time karena dalam hal ini dikarenakan perpaduan dari script pemrograman serta seni 3 Dimensi yang diwujudkan kedalam sebuah aplikasi secara bersamaan. Aplikasi augmented reality yang dibangun berjalan pada platform mobile, dimana kamera bekerja sebagai sumber input dengan cara membaca dan melacak marker (penanda) dengan sistem tracking. Untuk penggunaan perancangan aplikasi, maka digunakan perangkat lunak seperti Unity 3D, Vuforia, Adobe Illustrator, Visual Studio. Dengan hal ini menggunakan model pengembangan yaitu metode Prototyping dengan tipe requirement prototype karena dalam impelementasi akan menjadi mudah dan untuk pengguna sistem sudah mempunyai gambaran tentang sistem. Dengan adanya, media promosi fasilitas dengan menggunakan teknologi augmented reality ini diharapkan para calon siswa baru akan mendapatkan informasi yang lengkap mengenai sarana dan prasarana yang tersedia di SMP Bhakti Mulya.   Kata kunci: Media Promosi, Augmented Reality, Prototyping, Unity 3D, Vuforia.   Abstract: Promotional media for SMP Bhakti Mulya is a tool or form of intermediary used to disseminate information. Usually the promotional media for SMP Bhakti Mulya that are most widely used are conventional media, such as banners and brochures. As a result, the attraction for enthusiasts at the Bhakti Mulya Middle School is reduced because information about some of the facilities available at Bhakti Mulya Junior High School is not clearly described for prospective new students. So we need a school promotion media for prospective new students who are more creative and interesting who can provide a 3D visualization picture using augmented reality technology. Augmented Reality (AR) is an environment that inserts 3D virtual objects into a real environment in real-time because in this case it is due to a combination of programming scripts and 3D art that are realized into an application simultaneously. The augmented reality application that is built runs on a mobile platform, where the camera works as an input source by reading and tracking markers with a tracking system. For application design use, software such as Unity 3D, Vuforia, Adobe Illustrator, Visual Studio are used. In this case, using a development model, namely the Prototyping method with the requirement prototype type because the implementation will be easy and for system users already have an overview of the system. With the existence of this media promotion of facilities using augmented reality technology, it is hoped that prospective new students will get complete information about the facilities and infrastructure available at SMP Bhakti Mulya.   Keywords: Promotional Media, Augmented Reality, Prototyping, Unity 3D, Vuforia

    Sistem Informasi Pengolahan Data Anak dan Guru pada Yayasan Rumah Qur’an Violet Indonesia Berbasis Website

    Full text link
    Abstrak: Rumah Qur’an Violet Indonesia merupakan suatu yayasan yang berdiri untuk memberantas buta baca dan huruf Al-Qur’an yang memiliki beberapa cabang di pelosok Nusantara. Salah satunya yaitu Anak Sahabat Qur’an Nusantara (ASQN), ASQN memiliki data santri yang cukup banyak di berbagai pulau. Melakukan pengawasan diberbagai Nusantara sangatlah sulit dilakukan oleh pihak RQV pusat, biasaya pengolahan data hanya menggunakan berkas-berkas atau mengunakan Microsoft Excel dan biasanya disampaikan kepada kantor pusat menggunakan via email atau gedget sehingga pembuatan laporan pun sulit ditangani. Sistem tersebut menjadikan pihak kantor kualahan dalam melakukan pencarian biodata yang baru saja bergabung pada ASQN. Dari permasalahan tersebut, Yayasan RQV memerlukan adanya aplikasi pengolahan data berbasis website dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan menggunakan metode Waterfall. Aplikasi pengolahan data tersebut dapat digunakan dalam mengolah, mencari data santri. Dengan adanya Aplikasi pengolahan data ASQN berbasis website, kantor pusat dapat mempermudah dalam proses pencarian dan pelaporan data dengan tepat, cepat, efesien dan media informasi kepada kantor pusat lebih terarah. Sehingga Yayasan RQV Indoesia dengan adanya sistem pengolahan data ASQN ini dapat dijadikan sebagai media pendukun dalam pembuatan laporan yang diinginkan oleh pemimpin atau team managerial.   Kata kunci: Sistem Informasi, Pengolahan Data, Website, Data ASQN, Php, Waterfall   Abstract: Rumah Qur'an Violet Indonesia is a foundation that stands to eradicate illiteracy and literacy of the Al-Qur'an which has several branches in all corners of the archipelago. One of them is Anak Sahabat Qur'an Nusantara (ASQN), ASQN has quite a lot of santri data on various islands. Supervision in various archipelago is very difficult for the central RQV to do, usually data processing only uses files or uses Microsoft Excel and is usually submitted to the head office using via email or gedget so that reporting is difficult to handle. This system makes it difficult for the office to search for biodata that have just joined ASQN. From these problems, the RQV Foundation requires a website-based data processing application using the PHP programming language and using the Waterfall method. This data processing application can be used in processing, looking for data on students. With the website-based ASQN data processing application, the head office can simplify the process of searching and reporting data accurately, quickly, efficiently and media information to the head office is more focused. So that the Indonesian RQV Foundation, with the ASQN data processing system, can be used as a supporting medium in making reports desired by the leader or managerial team.   Keywords: Information Systems, Data Processing, Website, ASQN Data, Php,  Waterfal

    Desain Interior Pusat Oleh-Oleh Intan Jaya Khas Tulungagung Berkonsep Hospitality Design Budaya Lokal Sebagai Upaya Mendukung Produk UMKM Masyarakat

    No full text
    Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya pembangunan daerah yang dilakukan oleh pemerintah adalah pembangunan infrastruktur transportasi, seperti jalan tol trans Jawa dan jalur lintas selatan Jawa. Namun, pembangunan infrastruktur saja tidak cukup untuk mengoptimalkan potensi daerah. Masyarakat juga perlu berperan aktif dalam memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mengembangkan sektor-sektor lain yang dapat menunjang pembangunan daerah, seperti pariwisata dan UMKM. Pariwisata dan UMKM merupakan sektor yang memiliki nilai tambah bagi daerah, karena dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta melestarikan budaya dan identitas lokal. Untuk mengembangkan sektor ini, salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah place branding dengan aspek pentingnya yaitu hospitality design, yaitu desain yang berfokus pada pengalaman tamu atau pengunjung di suatu tempat, dengan memperhatikan aspek-aspek seperti kenyamanan, keamanan, kesenangan, dan keunikan. Hospitality design dapat diterapkan pada berbagai fasilitas pariwisata dan UMKM, seperti hotel, restoran, pusat perbelanjaan, pusat oleh-oleh, dan lain-lain. Salah satu contoh objek yang dapat menerapkan hospitality design adalah pusat oleh-oleh Intan Jaya Tulungagung. Perancangan objek ini bertujuan untuk mendesain pusat oleh-oleh Intan Jaya khas Tulungagung berkonsep hospitality design budaya lokal sebagai upaya mendukung produk UMKM masyarakat. Peranncangan ini menggunakan metode design thinking, yaitu metode yang melibatkan tahap understanding, empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metode ini dapat membantu penulis untuk memahami kebutuhan dan tantangan pengguna, menemukan solusi kreatif, dan menguji validitas desain. Desain pusat oleh-oleh ini menerapkan hospitality design-nya dengan menggabungkan unsur-unsur budaya lokal Tulungagung dalam bentuk interior, furnitur, elemen estetika, warna, pencahayaan, dan signage sebagai upaya mengoptimalkan produk UMKM Tulungagung. Hasil perancangan ini dapat menghasilkan sebuah desain pusat oleh-oleh Intan Jaya khas Tulungagung yang dapat memenuhi kenyamanan ruang, kelengkapan fasilitas dan keamanan yang baik dan diharapkan dapat meningkatkan daya tarik daerah, menarik wisatawan, serta melestarikan budaya dan identitas lokal. ================================================================================================================================= Indonesia is an archipelagic country that has various potential regions that can be developed to improve the welfare of the people. One of the efforts of regional development carried out by the government is the development of transportation infrastructure, such as the trans Java toll road and the south Java crossroad. However, infrastructure development alone is not enough to optimize the potential of the region. The community also needs to play an active role in taking advantage of the opportunities available to develop other sectors that can support regional development, such as tourism and MSMEs. Tourism and MSMEs are sectors that have added value for the region, because they can absorb labor, increase regional income, and preserve local culture and identity. To develop these sectors, one of the strategies that can be done is place branding with its important aspect, namely hospitality design, which is a design that focuses on the experience of guests or visitors in a place, by paying attention to aspects such as comfort, security, pleasure, and uniqueness. Hospitality design can be applied to various tourism and MSME facilities, such as hotels, restaurants, shopping centers, souvenir centers, and others. One example of an object that can apply hospitality design is the Intan Jaya Tulungagung souvenir center. The design of this object aims to design the Intan Jaya Tulungagung souvenir center with a local culture hospitality design concept as an effort to support community MSME products. The design uses the design thinking method, which involves stages of understanding, empathize, define, ideate, prototype, and test. This method can help the author to understand the needs and challenges of users, find creative solutions, and test the validity of the design. The design of this souvenir center applies its hospitality design by combining elements of local culture Tulungagung in the form of interior, furniture, aesthetic elements, color, lighting, and signage as an effort to optimize Tulungagung MSME products. The results of this design can produce a design of Intan Jaya Tulungagung souvenir center that can meet the comfort of space, completeness of facilities and good security and is expected to increase the attractiveness of the region, attract tourists, and preserve local culture and identity

    HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN ADIKSI SMARTPHONE DAN KECENDERUNGAN KEBOSANAN DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA ORANG TUA

    Full text link
    BSTRAK HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN ADIKSI SMARTPHONE DAN KECENDERUNGAN KEBOSANAAN DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA ORANG TUA Oleh : Dwi Kurniawati Perkembangan teknologi dan komunikasi tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memberikan dampak yang negatif salah satunya perilaku phubbing. Perilaku phubbing merupakan tindakan mengabaikan lawan bicara dengan fokus terhadap smartphone. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 75 wali murid, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala perilaku phubbing berjumlah 22 aitem (α = 0.882), skala adiksi smartphone berjumlah 19 aitem (α = 0.890) dan skala kecenderungan kebosanan berjumlah 14 aitem (α = 0.780). Hasil penelitian pertama menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kecenderungan adiksi smartphone dan kecenderungan kebosanan dengan perilaku phubbing kedua variabel memberikan sumbangan sebesar 22,2%. Kedua terdapat hubungan positif signifikan antara adiksi smartphone dengan perilaku phubbing dengan nilai R sebesar 0.425 dan memberikan sumbangan efektif sebesar 11,5%. Ketiga terdapat hubungan positif signifikan antara kecenderungan kebosanan dengan perilaku phubbing dengan nilai R sebesar 0.415 dan memberikan sumbangan efektif sebesar 10,7%. Kata Kunci : kecenderungan adiksi smartphone, kecenderungan kebosanan, perilaku phubbing iii ABSTRACT THE RELATIONSHIP BETWEEN THE TENDENCY OF SMARTPHONE ADDICTION AND THE TENDENCY OF BOREDOM WITH PHUBBING BEHAVIOR IN PARENTS Author : Dwi Kurniawati The development of technology and communication not only has a positive impact but also has a negative impact, one of which is phubbing behavior. Phubbing behavior is the act of ignoring the interlocutor by focusing on the smartphone. The population in this study amounted to 75 student guardians, with purposive sampling technique. The data collection technique used is a 22-item phubbing behavior scale (α = 0.882), a 19-item smartphone addiction scale (α = 0.890) and a 14-item boredom tendency scale (α = 0.780). The results of the first study showed that there was a significant relationship between the tendency of smartphone addiction and the tendency of boredom with phubbing behavior, both variables contributed 22.2%. Second, there is a significant positive relationship between smartphone addiction and phubbing behavior with an R value of 0.425 and an effective contribution of 11.5%. Third, there is a significant positive relationship between the tendency of boredom and phubbing behavior with an R value of 0.415 and an effective contribution of 10.7%. Keywords: smartphone addiction tendency, boredom tendency, phubbing behavior

    LARANGAN PASANGAN KAWIN HAMILTIDUR SATU RANJANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang)

    Full text link
    ABSTRAK Kasus perkawinan yang terjadi di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang. Pada awalnya ada seorang wanita yang hamil hasil zina (hamil diluar nikah) tetapi wanita tersebut menikah bukan dengan laki-laki yang menghamilinya dikarenakan orang tua dari sang wanita tidak setuju dengan laki-laki yang menghamili wanita tersebut. Orang tua wanita melarang untuk tidur satu ranjang karena sang wanita sedang mengandung dan mereka diperbolehkan untuk tidur satu ranjang setelah wanita tersebut melahirkan. Kasus pernikahan wanita hamil di luar nikah seperti yang disebutkan di atas biasa disebut dengan kawin hamil. Rumusan masalah dalam penelitian ini yang pertama apa alasan orang tua melarang pasangan kawin hamil untuk tidur satu ranjang di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang, yang kedua bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap larangan pasangan kawin hamil tidur satu ranjang di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dengan menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Apa alasan orangtua melarang pasangan kawin hamil untuk tidak tidur satu ranjang yaitu karena orang tua menganggap pernikahan ini tidak sah, karena menikah disaat perempuan dalam keadaan hamil. Dan pernikahan itu terlaksana karena untuk menutupi aib keluarga sehingga dianggap tidak sah, serta dipengaruhi pemahaman masyarakat yang mengatakan pernikahan dalam keadaan sedang hamil tidak sah dalam agama Islam serta mazhab Hanafi pun melarang menggauli wanita hamil karena zina sampai ia melahirkan maka dari itu orang tua melarang pasangan kawin hamil untuk tidur satu ranjang. Tinjauan Hukum Islam terhadap larangan pasangan kawin hamil tidur satu ranjang di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang, menurut peneliti sah, karena beralasakan pernikahan itu terlaksana oleh pasangan yang tidak terkait pernikahan sebelumnya dengan orang lain. Dan tinjauan peneliti didasarkan pada pendapat para ulama yang penulis pahami yaitu mazhab syafi‘i, hanya saja nasab anak yang terlahir nanti tidak bisa jatuh kepada ayah sambungnya karena jika kehamilan berusia kurang dari 6 bulan maka nasab jatuh ke ibunya sedangkan jika kehamilan berusia 6 bulan keatas maka nasab jatuh ke ayah sambungnya, dan pihak keluarga harus paham tentang ini, dan dalam KHI diperbolehkan untuk menikahi wanita hamil asalkan yang menikahi laki-laki yang menghamilinya. Kata Kunci : Hukum Islam, Hukum Pernikahan, Kawin Hamil. iv ABSTRACK The case of a marriage that occurred in Dwi Warga Tunggal Jaya Village, Banjar Agung District, Tulang Bawang Regency. At first there was a woman who became pregnant as a result of adultery (pregnant out of wedlock) but the woman married not the man who impregnated her because the woman's parents did not agree with the man who impregnated the woman. The woman's parents forbid to sleep in one bed because the woman is pregnant and they are allowed to sleep in the same bed after the woman gives birth. The case of marriage of a pregnant woman out of wedlock as mentioned above is commonly referred to as pregnant marriage. The formulation of the problem in this study is the first what is the reason for parents forbidding pregnant married couples to sleep in one bed in Dwi Warga Tunggal Jaya Village, Banjar Agung District, Tulang Bawang Regency, the second is how the Islamic Law reviews the prohibition of pregnant married couples sleeping in one bed in Dwi Warga Village. Tunggal Jaya, Banjar Agung District, Tulang Bawang Regency. This research is a field research. The type of research used is qualitative research with a descriptive analysis approach using primary data sources and secondary data. The data collection in this study used the interview method and the documentation method. Based on the results of the study, it can be concluded that the reason parents forbid pregnant married couples not to sleep in the same bed is because parents consider this marriage invalid, because they marry when the woman is pregnant. And the marriage was carried out because it was to cover the family's disgrace so that it was considered invalid, and influenced by the understanding of the community that said marriage while pregnant was not legal in Islam and the Hanafi school also forbade intercourse with a pregnant woman because of adultery until she gave birth, therefore parents forbade the couple. married pregnant to sleep in one bed. The review of Islamic law on the prohibition of pregnant married couples from sleeping in one bed in Dwi Warga Tunggal Jaya Village, Banjar Agung District, Tulang Bawang Regency, according to researchers is legal, because the reason is that the marriage was carried out by a couple who was not related to a previous marriage with someone else. And the researcher's review is based on the opinion of the scholars that the author understands, namely the Shafi'i school, it's just that the lineage of a child who is born later cannot fall to the father, because if the pregnancy is less than 6 months old then the lineage falls to the mother, while if the pregnancy is 6 months and over then the lineage goes to the next father, and the family must understand this, and in KHI it is allowed to marry a pregnant woman as long as the one who marries the man who impregnates her. Keywords: Islamic Law, Marriage Law, Pregnant Marriage
    corecore