1,721,124 research outputs found
PENGEMBANGAN KECAKAPAN SOSIAL DI PONDOK PESANTREN FADLUN MINALLOH WONOKROMO PLERET BANTUL YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara
kritis tentang proses pengembangan kecakapan sosial pada santri di Pondok
Pesantren Fadlun Minalloh yang mencakup, latar belakang pelaksanaan program
kegiatan di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, program kegiatan yang
dilaksanakan dan pengembangan kecakapan sosial melalui program kegiatan
tersebut, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat. Hasil penelitian
ini diharapkan dapat memberikan sumbangan saran dan pemikiran proses
pendidikan sosial guna membangun kecakapan sosial pada santri di Pondok
Pesantren Fadlun Minalloh Wonokromo Pleret Bantul Yogyakarta.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif,
dengan mengambil latar penelitian di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh
Wonokromo Pleret Bantul. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan
psikologi sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan berperan serta,
wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membuat
kategori dari makna yang terdapat dalam data, mencari dan menemukan pola atau
hubungan-hubungan dan membuat temuan-temuan umum melalui penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bentuk program kegiatan di Pondok
Pesantren Fadlun Minalloh antara lain: Kegiatan pembelajaran, antara lain: ngaji
nahwu dan shorof, sorogan Al Qur’an dan kitab, pengajian umum ba’da Maghrib,
pengajian santri ba’da Isya’, dan pengajian ba’da Shubuh, kegiatan perlombaan
dalam rangka Akhirussanah, belajar bersama, latihan khitobah (muhadlarah),
bahtsul masail santri (lebih dikenal dengan “Halaqoh”), pembelajaran praktek,
pelatihan petugas Poskestren, pembagian jadwal ronda di masyarakat, kerja bakti,
sholawat al-Barzanji dan Shimtut Duror, pengajian bulanan, Syawalan dan Reuni
Santri dan Alumni PP Fadlun Minalloh, dan santunan bagi anak yatim, (2)
Pelaksanaan program kegiatan di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh Wonokromo
Pleret Bantul bertujuan untuk mendidik dan membangun kecakapan sosial pada
santri agar mereka dapat bersosialisasi dengan baik kepada orang lain di
lingkungannya. Secara umum, metode yang digunakan dalam usaha
pengembangan kecakapan sosial tersebut adalah dengan metode keteladanan,
pembiasaan, nasehat, perhatian atau pengawasan dan hukuman. Kecakapan sosial
yang yang dapat dikembangkan melalui program kegiatan di Pondok Pesantren
Fadlun Minalloh antara lain: kecakapan berkomunikasi, kecakapan bekerjasama,
kecekapan menyesuaikan diri secara sosial, kecakapan berempati, kecakapan
berperilaku prososial, kecakapan mental sosial, kecakapan mempresentasikan diri,
dan kecakapan menyelesaikan persoalan bersama
TINGKAT KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI SANTRI DI PONDOK PESANTREN FADLUN MINALLOH YOGYAKARTA BERDASARKAN MODEL THE SEVEN PILLARS
TINGKAT KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI SANTRI DI
PONDOK PESANTREN FADLUN MINALLOH YOGYAKARTA
BERDASARKAN MODEL THE SEVEN PILLAR
PENGARUH PEMAHAMAN KEAGAMAAN TERHADAP KEBERSIHAN SANTRI PONDOK PESANTREN FADLUN MINALLOH WONOKROMO PLERET BANTUL
Kebersihan merupakan hal yang pokok dalam Agama Islam, dalam setiap
ibadah selalu diwajibkan untuk suci dan bersih. Oleh karena itu, kebersihan harus
diajarkan kepada setiap umatnya. Pondok Pesantren sebagai salah satu lembaga
pendidikan dalam Islam khususnya di Indonesia tentu sangat berperan dalam
memberi pelajaran mengenai kebersihan termasuk juga Pondok Pesantren Fadlun
Minalloh. Meskipun dalam ajaran Islam kebersihan sangat ditekankan namun
berbanding terbalik dengan realita di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, terlihat
kebersihan masih kurang diperhatikan dan lingkungan menjadi tidak nyaman
dipandang. Dari realitas tersebut penulis merumuskan dua rumusan masalah yakni
bagaimana ajaran kebersihan di Pondok Pesantren Fadlun Minalloh dan juga
bagaimana pengaruh ajaran kebersihan terhadap kebersihan santri Pondok Pesantren
Fadlun Minalloh
Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kualitatif.
Sedangkan pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara
dan dokumentasi. Penulis melakukan observasi dengan melakukan pengamatan
terhadap gejala yang ada pada objek penelitian serta wawancara dengan para santri
dan juga ustadz Pondok Pesantren Fadlun Minalloh. Adapun teori yang digunakan
adalah teori strukturalisme genetik milik Pierre Bourdieu dengan konsep habitusnya
dan konsep-konsep lain yang saling terkait dengan konsep habitus tersebut. teori ini
digunakan untuk menganalisis perilaku santri. Selain itu juga digunakan teori
disonansi kognitif dari Festinger untuk menganalisis bagaimana pengaruh ajaran
kebersihan terhadap kebersihan santri.
Adapun hasil dari penelitian ini yaitu yang pertama, ajaran kebersihan di
Pondok Pesantren Fadlun Minalloh sudah dijelaskan sebagaimana Islam mengajarkan
tentang kebersihan. Namun ajaran yang disampaikan lebih banyak kepada kebersihan
yang berhubungan dengan ibadah atau lebih tepatnya kesucian baik itu tempat, badan
maupun pakaian. Sementara kebersihan selain hal itu tidak disampaikan secara
mendalam. Adapun pengaruh ajaran kebersihan berdampak pada tindakan santri
Pondok Pesantren Fadlun Minalloh yang lebih mengutamakan kesucian atau bersih
dari najis karena apa yang mereka terima lebih banyak pada hal tersebut. Dengan
demikian, kebersihan selain dalam hal najis menjadi kurang diperhatikan dan
menyebabkan lingkungan terlihat kotor meskipun tidak terdapat naji
PEMASARAN JASA PADA PENDIDIKAN KESETARAAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH TINGKAT WUSTHO FADLUN MINALLOH BANTUL
Latar belakang penelitian ini bermula dari ketertarikan peneliti terhadap
sekolah non formal PK-PPS Fadlun Minalloh yang mana baru tiga tahun berdiri
tetapi sudah memiliki banyak siswa. Dari hal tersebut peneliti ingin mengungkap
pemasaran jasa pendidikan yang diterapkan di lembaga tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan data tentang pemasaran jasa
pendidikan yang berupa segmentasi pasar, bauran pemasaran, targeting, positioning
dan dampak digital marketing pada pemasaran jasa pendidikan di PK-PPS Fadlun
Minalloh.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di
Pendidikan kesetaraan Pondok Pesantren Tingkat Wustho Fadlun Minalloh.
Pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan studi
dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan kondensasi
data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk keabsahan data
menggunakan triangulasi metode dan sumber.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemasaran jasa pendidikan pada PKPPS
Fadlun Minalloh belum direncanakan dengan baik tetapi sudah sesuai dengan
tujuan. Hal ini terlihat dari segmentasi yang diterapkan hanya dengan menggunakan
segmentasi pendekatan demografis dengan upaya melihat kondisi masyarakat yang
memiliki hubungan dengan pondok pesantren fadlun minalloh dan masyarakat yang
dulu pernah mondok di pondok tersebut serta segmentasi dengan pendekatan
tingkah laku. Targeting yang fokus pada calon siswa yang ada dalam pondok
pesantren. Memposisikan diri dengan keunggulan kelas karya, kelas eksplorasi,
Program siswa berprestasi, dan membaca kitab kuning. Bauran pemasaran yang
memfokuskan pada pemasaran jasa melalui promosi yang dilakukan oleh publik
figur yaitu pimpinan dan pengasuh pondok pesantren tersebut. Pemasaran Jasa
berdampak negatif dan positif dalam beberapa hal pada PK-PPS Fadlun Minalloh
sebagai berikut; a)Peningkatan jumlah siswa b)Vualitas pendidikan menurun
c)Reputasi bai
- …
