1,720,970 research outputs found
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPS SD
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) untuk meninjau temuan meningkatkan pembelajaran dan Berpikir Kritis Siswa dalam pembelajaran sosial di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan studi label tindakan kelas. Data yang dikumpulkan adalah data Siswa belajar artikel komersial pemikiran kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemeriksaan, pengujian, dokumentasi dan kuesioner. Penelitian suami terdiri dari siklus doa. Hasil Penelitian Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa belajar secara komersial. Hasil penelitian perbaikan proses diketahui bahwa siklus I pada kegiatan pre-test meningkat menjadi 6,25% 65,63% pada peningkatan. Menjadi kegiatan post test namun masih memenuhi persyaratan namun kelengkapan klasik. Penghasilan kena pajak Periset Perbaikan pada kegiatan uji coba siklus II diketahui bahwa kelengkapan pembelajaran klasik tercatat sebesar 15,63% 93,75% pada peningkatan Menjadi kegiatan uji Pos dan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan kelengkapan klasik Sekolah yang ≥ 75% oleh Jadi Telah Terjadi peningkatan penguasaan pembelajaran Grade V sebesar 28,12% Berdasarkan hal tersebut dapat dilakukan Model Eksekusi yang menyimpulkan bahwa penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) dapat keterampilan Berpikir Kritis mempermudah pembelajaran siswa.</jats:p
Penerapan Metode Problem Solving Dengan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas IV Sekolah Dasar
Berdasarkan pengamatan peneliti dalam pembelajaran studi sosial menemukan bahwa siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran IPS. Siswa kurang tertarik pada studi sosial karena selama studi sosial hanya dianggap sebagai subjek hanya hafalan dan kurang penekanan pada aspek afektif dan psikomotor. Pembelajaran yang berpusat pada guru, metode pengajaran yang kurang efektif, tidak menggunakan RPP, tidak menggunakan media pembelajaran, siswa kurang diberi kesempatan untuk berkreativitas, siswa tidak terdorong untuk mencari konsep namun menunjukkan konsep untuk Perlu diingat, siswa mudah melupakan apa yang sebelumnya diingat karena belajar terbatas pada membaca buku atau mendengarkan penjelasan. Akibatnya hasil studi sosial sangat rendah, dari 33 siswa, yang benar-benar mempelajari hanya 14 siswa dengan kriteria kelengkapan 65. Dengan demikian, peneliti melakukan penelitian untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan penerapan metode pemecahan masalah dengan media image series dalam meningkatkan hasil belajar dalam pengajaran ilmu sosial untuk kelas IV SDN Turi 01 Kota Blitar, dan (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar. dalam mengajar ilmu sosial untuk kelas IV SDN Turi 01 Kota Blitar. Data dikumpulkan dengan cara observasi, observasi, dokumen, dan tes. Hasil penelitian ini adalah: (1) peningkatan aktivitas pembelajaran siswa melalui penerapan metode pemecahan masalah, (2) peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan penerapan metode pemecahan masalah, dan (3) dari 33 siswa hanya satu siswa yang belum selesai mengikuti kegiatan belajar selama dua siklus karena siswa belajar yang relatif lamban.
Kata kunci: Metode Pemecahan Masalah, Seri Gambar Media, Hasil Pembelajaran, Pembelajaran IPS</jats:p
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBEJARAN BONEKA KAUS KAKI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR
The purpose of this study are: (1) to produce instructional media sock puppets which are practical,
attractive, effective and efficient in improving speaking skills of elementary school students, (2)
to determine the steps of making media sock puppets to improve speaking skills elementary school
students, and (3) to test the feasibility of instructional media products which include practicality, the
attractiveness, effectiveness and efficiency of the product. This study uses a model of the development of a
modified Borg & Gall. The steps of this research, namely (1) Preliminary Study, (2) Planning, (3) Design
Products, (4) Product Validation, (5) Trial Product, and (6) End Product. The practical implications of
this research is to develop the basic capabilities of cognitive, affective and psychomotor learning fun
through the media. The use of storytelling with a sock puppet media proved to meet these objectives
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Penerapan Pembelajaran IPS Dengan Media Ular Tangga Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN Kecamatan Prambon Nganjuk
Berdasarkan hasil observasi penelitian di kelas IV SDN Tanjungtani 3 Prambon Kabupaten Nganjuk, ditemukan beberapa kendala dalam praktek pembelajaran IPS. Kendala dari guru dalam pembelajaran yaitu (1) sarana dan prasarana SD yang kurang memadai, sehingga adanya keterbatasan sumber belajar dalam proses pembelajaran, (2) guru tidak menggunakan media pembelajaran, guru dalam pembelajaran hanya menjelaskan dan memberikan contoh berdasarkan buku paket dan mengisi LKS. Kendala dari siswa adalah siswa yang belum terlibat aktif dalam dalam pembelajaran IPS dikelas. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga, mendeskripsikan siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media ular tangga, mendeskripsikan peningkatan minat belajar siswa melalui media ular tangga dan mendeskripsikan kendala siswa melalui media ular tangga dalam pembelajaran IPS. Pada penelitian ini peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek dan lokasi penelitian adalah siswa kelas IV SDN Tanjungtani 3 Prambon Kabupaten Nganjuk yang terdiri dari 27 siswa, 15 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan instrumen penelitian berupa lembar aktivitas guru, lembar aktivitas siswa, angket dan wawancara.</jats:p
KORELASI MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PADA MAHASISWA PGSD
A popular social media platform is TikTok. Total downloads of the Tiktok app in 2022 were 500 million times. Indonesia became the country with the most downloads at 11%. It is undeniable that social media has become a habit and is likely to be able to shape the character of its users. Quantitative research to obtain data from survey questionnaire results with experimental methods. The research subjects were 218 PGSD Level 2 UNP Kediri students with a sampling of 25% of the 55 respondents. The results found that 96.4% of respondents access TikTok every day, 96.5% of TikTok content triggers stress, 78.2% students lost concentration, 69.1% of students lost control of themselves, and 43.6% were anxious if they didn't access TikTok every day. Judging from the findings based on the intensity of time, stress, concentration, self-control and anxiety that arise, TikTok social media affects changes in student character. TikTok social media seems to be an addiction if someone is not able to control themselves and can be a learning tool if used properly. For example, inspiration in constructing music and dance, education, business, self-image, news and also honing public speaking skills
Implementasi Media Game Edukasi Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Mojoroto 4 Kota Kediri
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media game edukasi wordwall pada siswa kelas IV SDN Mojoroto 4. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Mojoroto 4. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kurt Lewin. Instrumen pengumpulan data digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah siklus I diperoleh presentase ketuntasan hasil belajar sebanyak 63 % atau 15 siswa tuntas belajar sedangkan sebanyak 37 % atau 9 siswa belum tuntas belajar. Hasil dari siklus II didapatkan presentase ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 83 % atau 20 siswa tuntas belajar sedangkan sebanyak 17 % atau 4 siswa belum tuntas belajar. Hal ini terjadi peningkatan sebanyak 20 % siswa yang memenuhi kriteria tuntas dalam belajar. Terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan media game edukasi wordwall pada siswa kelas IV SDN Mojoroto 4
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
