1,720,964 research outputs found

    EFEKTIFITAS  PUPUK ORGANIK CAIR (POC) CAMPURAN SAMPAH ORGANIK DOMESTIK DAN URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN  DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA AQUATICA FORSK) SISTEM HIDROPONIK RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Upaya mengurangi sampah dapat dilakukan di sumber timbulan.Sebagian sampah non organik dapat dilakukan upaya 3R.Sebagian sampah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik, baik pupuk kompos (pupuk organik padat) dan atau pupuk organik cair.Survey pendahuluan dilakukan pada tanggal 10 Februari 2020 untuk menentukan kriteria sampah domestik dan urine sapi yang akan dijadikan sampel pada penelitian ini.  Survey bertujuan untuk mendapatkan sumber timbulan sampah domestik (pasar) dan peternakan sapi yang memungkinkan didapat urinenya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman kangkung memanfaatkan pupuk cair kimia dan pupuk cair organik serta untuk mengetahui perbandingan pertumbuhan tanaman kangkung yang memanfaatkan pupuk organik cair dan pupuk cair kimia.Jenis penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap faktorial dengan dua perlakuan yaitu mengetahui pengaruh perlakuan kedua faktor (pupuk cair) terhadap pertumbuhan tanaman kangkung.Hasil penelitian diperoleh perlakuan pupuk cair kimia menghasilkan pertumbuhan tinggi tanaman kangkung 7, 21 hari dan saat panen yaitu berturut - turut: 1,04 kali; 5,8 kali  dan 9,9 kali, dan penambahan jumlah daun berturut - turut: 0,7 kali; 1,9 kali  dan 3,8 kali. Perlakuan pupuk cair organik menghasilkan pertumbuhan tinggi tanaman kangkung 7, 21 hari dan tinggi tanaman saat panen yaitu berturut - turut: 0,4 kali; 3,9 kali  dan 6,6 kali, dan penambahan jumlah daun berturut - turut: 0,7 kali; 1,7 kali  dan 3,3 kali..  Perlakuan oleh pupuk cair kimia memberikan penambahan lebih tinggi dan penambahan jumlah daun lebih banyak dibandingkan dengan perlakuan oleh pupuk organik cair

    PENURUNAN KEKERUHAN DAN TSS PADA UNIT SEDIMENTASI DENGAN APLIKASI GRANITE PLATESETLLER DAN TANPA SETTLER INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH

    Get PDF
    Pengolahan air sederhana, sebenarnya sudah cukup lama pernah disosialisasikan. Namun, sampai saat ini akses air minum (bersih) di Indonesia masih saja rendah.Unit pengolahan air yang sangat penting adalah bak sedimentasi, karena unit ini berpengaruh besar terhadap unit proses sebelum dan setelahnya. Pengolahan air di perdesaaan, biasanya hanya menggunakan unit filtrasi sederhana berupa pasir dan ijuk. Jika kekeruhan air baku tinggi, penggunaan media pasir dan ijuk tidak efisien digunakan karena membutuhkan waktu lebih untuk pencucian ulang atau backwash media filternya.Penelitianinibertujuanmendesain model unit sedimentasi menggunakan settler modifikasi granite tile dan untuk mengetahui pegaruh “granite tile settler” dalam menurunkan total suspended solid dan kekeruhan pada unit sedimentasi pengolahan air bersih.HasilpenelitianmenunjukkanbahwaModel unit sedimentasi menggunakan settler modifikasi granite tiledapat dibangun dengan murah dan mudah diaplikasikan.Penambahan granite tile sebagai settler memberikan pengaruh terhadap penurunan kekeruhan dan TSS masing-masing dengan efisiensi 54,62% dan 61,82% sedangkan tanpa settler memberikan penurunan masing-masing dengan efisiensi 43,61% dan 43,83%

    KOMBINASI LIMBAH BATU BARA DAN LIMBAH CANGKANG KOPI SEBAGAI ADSORBEN DALAM MENURUNKAN KADAR BESI (Fe) PADA AIR SUMUR GALI

    Get PDF
    Air merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan, khususnya bagi manusia yang selama hidupnya selalu memerlukan air. Air digunakan oleh manusia untuk keperluan sehari-hari seperti minum, mandi, cuci, kakus, dan sebagainya. Survey awal yang dilakukan pada tanggal 08 Februari 2018 di sumur gali warga RT. 04 RW. 03 Kelurahan Rawa Makmur Permai Kota Bengkulu setelah dilakukan pengukuran diperoleh Besi (Fe) 1,39 mg/L. Dari hasil pengukuran pada survey awal diketahui bahwa air sumur gali warga RT.04 RW.03 Kelurahan Rawa Makmur Permai Kota Bengkulu masih melebihi ambang batas yang dipersyaratkan oleh Permenkes RI No.32 Tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar Fe sebelum dan sesudah perlakuan dengan menggunakan variasi ketebalan kombinasi batubara dan cangkang kopi 20 cm, 30 cm, dan 50 cm serta untuk mengetahui variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar Fe. Jenis penelitian ini menggunakan metode semi eksperimen (Quasi Experimental)  dengan desain post test with control group, yaitu penelitian dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Kemudian dicari perbedaan antara pengukuran dari keduanya dan perbedaan ini dianggap sebagai akibat perlakuan. Hasil penelitian diperoleh variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar Fe adalah dengan ketebalan 50 cm yang dapat menurunkan kadar besi (Fe) hingga 51,79 %

    PENGARUH COMMUNITY LED TOTAL SANITATION (PEMICUAN) UNTUK MENINGKATKAN AKSES JAMBAN (PILAR PERTAMA) SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN

    Get PDF
    Pendekatan baru dalam pembangunan kesehatan dengan konsep pemberdayaan menuntut keterlibatan masyarakat mengidentifikasi masalah kesehatan dan menentukan keputusan-keputusan mereka sendiri terhadap kegiatan pembangunan di kesehatan khususnya di bidang kesehatan lingkungan. Kegiatan PAMSIMAS dilaksanakan dengan metode partisipatoris. pengelolaan kegiatan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat melalui Tim Kerja Masyarakat (TKM) didampingi fasilitator. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program PAMSIMAS dengan uji “pengaruh†uji t dua sampel berpasangan (paired sampel t–test) untuk mengetahui pengaruh “pemicuan†terhadap peningkatan akses jamban. Proses fasilitasi CLTS (pemicuan) di masyarakat pada prinsipnya adalah pemicuan terhadap rasa jijik, rasa malu, rasa takut sakit, rasa berdosa dan rasa tanggung jawab yang berkaitan perubahan kebiasaan atau prilaku BAB di sembarang tempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat pengaruh yang signifikan pemicuan terhadap peningkatan akses jamban di desa sasaran PAMSIMAS di Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2016

    PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) DENGAN KOMBINASI LIMBAH BATUBARA DAN LIMBAH TEMPURUNG KEMIRI DI SUMUR GALI WARGA PADANG SERAI KOTA BENGKULU

    Get PDF
    Air merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan, khususnya bagi manusia yang selama hidupnya selalu memerlukan air. Air digunakan oleh manusia untuk keperluan sehari-hari, seperti minum, mandi, cuci, kakus dan sebagainya. Kegunaan air yang sangat penting bagi manusia adalah untuk minum. Oleh karena itu, untuk keperluan minum, termasuk untuk masak, air harus mempunyai persyaratan khusus agar tidak menimbulkan penyakit pada manusia. Survey awal yang dilakukan pada tanggal 08 Februari 2017 di sumur gali warga RT.08 Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu setelah dilakukan pengukuran diperoleh Besi (Fe) 2,28 mg/L; Mangan (Mn) 0,98 mg/L. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar Fe dan Mn sebelum dan sesudah perlakuan dengan menggunakan variasi ketebalan batubara 20 cm, 30 cm, dan 50 cm serta untuk mengetahui variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar Fe dan Mn. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni (True Experimental)  dengan desain Post Test with control group ,yaitu penelitian dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan dan kemudian dicari perbedaan antara pengukuran dari keduanya, serta perbedaan ini dianggap sebagai akibat perlakuan. Hasil penelitian yang dilakukan mulai dari survey awal yang dibandingkan dengan baku mutu air bersih untuk sumur gali warga dikawasan RT. 08 Kelurahan Padang Serai belum memenuhi persyaratan atau melebihi ambang batas baku mutu yang dianjurkan. Setelah dilakukan Eksperimen terjadi penurunan kadar Fe dengan menggunakan kombinasi batu bara dan tempurung kemiri sebesar 84,21 % dan juga penurunan kadar Mn menggunakan kombinasi batu bara dan tempurung kemiri terjadi penurunan sebesar 69,38 %. Hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tebal adsorben maka semakin efektif penurunannya

     PENGARUH DEKLARASI DESA OPEN DEFECATION FREE (ODF)  TERHADAP KASUS PENYAKIT DIARE DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN

    Get PDF
    Stop Buang Air Besar Sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit. STBM diwujudkan melalui kegiatan paling sedikit terdiri atas: membudayakan perilaku buang air besar sehat yang dapat memutus alur kontaminasi kotoran manusia sebagai sumber penyakit secara berkelanjutan; dan menyediakan dan memelihara sarana buang air besar yang memenuhi standar dan persyaratan kesehatan. Pemanfaatan  jamban   dapat menurunkan  risiko  32% penyakit yang diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Deklarasi Desa Open Defecation Free (ODF)  terhadap Penyakit Diare  di Kabupaten Bengkulu Selatan.  Penelitian ini menggunakan paradigma pragmatism dengan mixed method atau combined method. Dalam mendeskripsikan isu penelitian yang akan dilakukan ini, metode kuantitatif digunakan secara dominan dan ditunjang dengan metode kualitatif secara kurang dominan. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan  deklarasi desa ODF terhadap kejadian penyakit diare di Bengkulu Selatan (penurunan 35%)

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN DENGAN AKSES JAMBAN DI DESA BANDAR AGUNG KABUPATEN EMPAT LAWANG

    Get PDF
    Latar Belakang: Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia adalah Negara kedua terbesar di dunia yang penduduknya masih berperilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Desa Bandar Agung merupakan salah satu desa di Kabupaten Empat Lawang dengan akses jamban yang rendah. Pada tahun 2022 tercatat yaitu 65% penduduk yang menggunakan jamban. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 86 responden yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan uji correlations. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan akses jamban dengan nilai P Value 0,183 > 0,05, Tidak ada hubungan antara sikap dengan akses jamban dengan P Value 0,180 > 0,05 dengan OR= 0,183 (CI 95% 0,128 – 0,700) . Dan ada hubungan yang signifikan antara tindakan dengan akses jamban dengan P Value 0,000 < 0,05 dengan kooefisien korelasi 1,00. Saran: Diharapkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam melengkapi sarana dan prasarana penunjang akses jamban yang memenuhi syarat dan mengadakan kerja sama dengan aparat desa dan puskesmas untuk melakukan pelatihan membangun jamban sehat yang hemat dana dan hemat juga material

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore