1,720,972 research outputs found

    ELDERLY PORTRAIT IN INDONESIAN LITERARY TEXTSOF MINANGKABAU AUTHOR: STUDIES SHORT STORY OF AIR MATA TUA BY MOTINGGO BUSYE

    Get PDF
    Abstract: This paper contains a discussion of the elderly portrait in Indonesian literary text of Minangkabau author.  The text of short stories for this studies is a short stories Air Mata Tua (Elderly Teardrop)  by Motinggo Busye. This study is based on the view of sociology of literature. The elderly portrait found in the text of  Motinggo Busye's short story  is the portrait of  the elderly as an alienated human being. Alienation is a state  in which a person feels isolated or isolated in living his life. The cause of alienation of elderly life in the text of Motinggo Busye’s short stories is the distance of intergenerational social situation and condition and the absence of open communication between siblings in the kinship structure of modern Indonesian society

    THE DEVELOPMENT OF CULTURAL AND CHARACTER EDUCATION THROUGH BAHASA INDONESIA SUBJECT

    No full text
    PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIASince the implementation of Curriculum 2013, the discussion on the National Character and Culture Education Program, which was started from 2011, has been seen to be decline lately. However, a deeper look at the program’s fundamentals shows that it is indeed relevant with the newly curriculum since topics on national character and culture education are inherent parts of the subject of Indonesian Language, one of compulsory subjects taught at Indonesian schools. This article shows how phases in texts-based Indonesian Language teaching and learning, which comprises  of teacher modeling, group composition tasks, and individual composition tasks, are effective steps in teaching national culture and national character to learners.Keywords: National culture and character, Texts-based Bahasa Indonesia Learning and TeachingAbstrakSejak pelaksanaan Kurikulum 2013, Karakter Nasional dan Program Pendidikan Kebudayaan, yang dimulai dari 2011, telah terlihat penurunan pembahasannya akhir-akhir ini. Namun, jika dilihat lebih dalam pada fundamental program menunjukkan bahwa memang relevan dengan kurikulum baru karena topik pada pendidikan karakter nasional dan pendidikan budaya merupakan bagian yang melekat dari pelajaran Bahasa Indonesia, salah satu mata pelajaran wajib yang diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Artikel ini menunjukkan bagaimana tahapan-tahapan dalam pembelajaran dan pengajaran berbasis teks-teks Bahasa Indonesia, yang terdiri dari pemodelan guru, tugas komposisi kelompok, dan tugas komposisi individu, adalah langkah-langkah yang efektif dalam mengajar kebudayaan nasional dan karakter nasional untuk peserta didik.Keywords: karakter dan budaya nasional, Bahasa Indonesia berbasis teks, belajar dan mengajar</jats:p

    Teknik-teknik yang Fungsional dalam Memadukan Pembelajaran Keterampilan Berbahasa Lisan Bahasa Indonesia di Tingkat SLTP

    No full text
    The discussion of this paper is about simple and practical techniques of in integrating the teaching of Indonesian spoken language skills (listening and speaking) at Junior High School. The focus of teaching is developing speaking skill. The techniques are description technique, comprehension question, continuing story, series of story, retelling the story, guessing pictured story, giving clues and role playing. Keywords: speaking skill, listening skill, technique, integrated, practice, teaching learning process, Indonesian lesson</jats:p

    The effect of learning planning skills and teaching material development skill on teacher teaching skills

    No full text
    Teacher's teaching skill is the most important indicator in creating successful learning. These teaching skills need to be supported by learning tools so that the learning carried out can be carried out in accordance with the expected goals. These learning tools include the Learning Implementation Plan and Teaching Materials. The teacher before carrying out learning needs to prepare both of these things. The aim of this study was to determine the effect of planning skills and skills on developing teaching materials on teachers' teaching skills. This research uses quantitative research methods using causal associative research, namely research that seeks the influence of one variable (independent) with other variables (dependent). The sample selection technique uses purposive sampling. The number of samples obtained were 32 students. The data analysis method uses SPSS with the Multiple Regression analysis method. The results of the study indicate that planning skills and the ability to create instructional materials have a significant impact on teaching abilities. In addition, planning skills have a significant impact on teaching abilities, whereas developing instructional materials does not. Based on these conclusions, a teacher needs to have skills in planning learning according to the learning model chosen before carrying out learning in class. In addition, to support the learning process, teachers need to prepare teaching materials in the form of teaching materials

    Tindak Tutur Ekspresif dan Strategi Bertutur Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX di SMP N 9 Padang

    Get PDF
    Peran guru sebagai penutur merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan belajar mengajar di kelas. Hal ini menjadi kunci utama dalam tindak tutur yang dilakukan guru. Tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh guru bertujuan sebaga sarana medidik, membimbing, dan menuntun siswa dalam proses pembelajaran.Tujuan dari penelitian ini ada dua.Pertama, mendeskripsikan apa saja bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh guru bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar di Kelas IX di SMP N 9 Padang. Kedua, mendeskripsikan apa saja strategi bertutur guru bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar di Kelas IX di SMP N 9 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat berupa bentuk dan strategi tindak tutur ekspresif guru bahasa Indonesia Kelas IX di SMP N 9 Padang dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat lima bentuk tindak tutur ekspresif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia Kelas IX di SMP N 9 Padang, dan juga terdapat empat strategi bertutur guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia Kelas IX di SMP N 9 Padang. Dengan mempelajari tindak tutur ini diharapkan agar dapat mengetahui dan memahami bagaimana tata cara bertutur yang baik, pemilihan bentuk tindak tutur serta strategi yang tepat dalam berkomunikasi, sehinga siswa bisa memberikan respon timbal balik komunikasi yang positi

    Tindak Tutur Ekspresif Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX SMP Negeri 43 Padang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif guru dan strategi bertutur yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 43 Padang. Tindak tutur ekspresif merupakan salah satu bagian penting yang digunakan selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, tindak tutur yang disampaikan guru kepada siswa perlu dicermati. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah kalimat yang dikomunikasikan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 43 Padang. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan dari salah seorang guru mata pelajaran bahasa Indonesia kepada siswa dalam kelas ketika sedang berlangsungnya pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Padang. Istrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tindak tutur yang paling banyak digunakan yaitu tindak tutur ekspresif memuji, sedangkan tindak tutur yang paling sedikit digunakan yaitu tindak tutur ekspresif berbelasungkawa. Strategi bertutur yang paling banyak digunakan yaitu strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dan strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif, sedangkan strategi bertutur yang paling sedikit digunakan yaitu strategi bertutur samar-samar

    KARAKTERISTIK SITIRAN ARTIKEL ILMIAH TENTANG KAJIAN MINANGKABAU DALAM JURNAL “SULUAH” TAHUN 2001-2012 TERBITAN BALAI PELESTARIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL (BPSNT) PADANG

    No full text
    This study aims to describe: (1) writers’ quotation in Jurnal “Suluah” published by Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang, (2) characteristics of literatures quoted by writers, and (3) authorship pattern. Quotation analysis method is used to study the relation between quoting documents and the documents quoted. The object of this study is the publications in Jurnal Suluah in 2001-2-12.The research finds that: (1) writers’ quotation pattern based on article contribution and the number of quotations in articles is 155 articles and 1607 quotations. In average, one article quotes ten documents from various forms of sources. (2) Characteristics of literatures quoted by writers based on genre, year, and age of literatures are as follows: (a) the most contributing document in article writing is book, achieving 1316 quotations; (b) the year span of documents quoted is from 1827 to 2010; and (c) the age of the most cited documents is those published in the last ten years (2001-2010) as much as 35%; (c) the pattern of authorship is that the most cited writer is Koentjaraningrat with 37 citations. The rate of collaborations of the author is very low, because 97% of articles are written by a single author and only 3% are multiple authors.Keywords: scientific articles quotation, Minangkabau study, Jurnal Suluah</jats:p

    Tindak Tutur Direktif Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman, dan strategi bertutur guru yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 3 Pariaman. Jenis peneliian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat.Hasil penelitian ini adalah Pertama, bentuk tindak tutur direktif yang dominan digunakan adalah tindak tutur direktif menyuruh. Kedua, strategi bertutur yang dominan digunakan oleh guru dalam penelitian ini adalah strategi Bertutur Terus Terang Tanpa Basa-Basi (BTTB) yang sejalan penggunaannya dengan bentuk tindak tutur direktif menyuruh

    Keefektifan Kalimat dalam Teks Berita Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan kalimat dalam teks berita siswa kelas XI SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam. Data dalam penelitian ini adalah kalimat dalam teks berita yang ditulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam. Data dianalisis dengan langka-langkah berikut, (1) identifikasi siswa, (2) inventarisasi data dan (3) analisis data berdasarkan indikator kalimat efektif. Teks yang dianalisis berjumlah 29 dan terdiri dari 205 kalimat. Berdasarkan hasil penelitian ini, keefektifan kalimat dalam teks berita siswa kelas XI SMA Negeri 1 V Koto Kampung Dalam berada dikualifikasi buruk. Ditemui 77 ketidakefektifan kalimat dari segi penggunaan bahasa standar, 192 ketidakefektifan kalimat segi pengguanaan kalimat langsung, 202 ketidakefektifan kalimat dari segi pengguanaan konjungsi bahwa, 178 ketidakefektifan kalimat dari segi pengguanaan kata kerja mental, 96 ketidakefektifan kalimat dari segi pengguanaan keterangan waktu dan tempat, dan 172 ketidakefektifan kalimat dari segi pengguanaan konjungsi temporal
    corecore