1,720,957 research outputs found

    POTENSI ZAKAT PERIKANAN LAUT DAN KEMISKINAN DI PESISIR KABUPATEN CIREBON

    Get PDF
    Potensi Ikan Laut Tangkapan di Kabuapten Cirebon sangat besar pada angka 30.844 ton dengan hasil tangkapan sebesar 27.545 ton. Namun disisi lain tingkat kemiskinan di wilayah pesisir Kabupaten Cirebon cukup tingggi yaitu sebesar 14,54 %. Kekuatan Zakat dari sector perikanan laut sebagai ibadah maaliyah ijtimaiyyah dipandang urgen untuk dikelola dalam rangka pengentasan kemiskinan. Perlu ada deskripsi yang riil tentang potensi perikanan laut dan potensi zakatnya. Sehingga pengentasan kemiskinan dapat dilakukan dengan komprehensif. Strategi pengelolaan zakat perikanan laut yang tepat guna dan berdaya guna akan mampu mengurangi tingkat kemiskinan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif potensi zakat perikanan laut dalam setiap tahunnya mencapai sekitar Rp. 2 (dua) milyar lebih, hal ini didasarkan pada potensi perikanan laut dan hasil tangkapan nelayai di 8 (delapan) kecamatan di wilayah pesisir Kabuapten Cirebon. Strategi pengelolaan yang didasarkan pada kebutuhan para nelayan dan pendampingan khusus untuk meningkatkan taraf hidup menjadi prioritas. Terutama ketergantungan nelayan kepada tengkulak yang cukup tinggi akan dapat ditekan. Sehingga pendapatan nelayan meningkat dan mendorong daya beli dan tarap hidup yang meningkat. Kata Kunci: Potensi Zakat, Perikanan Laut, Kemiskina

    FUNGSI PENGAWASAN EFEKTIF PADA PELAYANAN PUBLIK MENURUT AL-QUR’AN: Konsep dan Implementasinya di Indonesia

    Get PDF
    Pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah belum efektif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia sesuai amanat UUD 1945, ditandai masih maraknya kasus penyimpangan prosedur, penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, penyelewengan, serta praktek mal-administasi lainnya sebagaimana ditunjukkan fakta pengaduan di Lembaga-lembaga yang kompeten. Untuk tindakan perefentif dan korektif perlu ditegakkannya fungsi pengawasan yang efektif, yang konsep dan implementasinya didasarkan pada nilai-nilai yangdiisayaratkan Al-Qur’an sebagai sumber kebenaran absolut. Karena itu, penelitian ini bertujuan: (1) Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang arti penting pengawasan, (2) Menemukan konsep yang diisyaratkan Al-Qur’an dalam implementasi fungsi pengawasan yang efektif pada pelayanan publik. Untuk mencapai tujuan dimaksud dilakukan penelitian dengan metode kualitatif berbasis library research, Data primer adalah ayat-ayat Al-Qur’an, dengan mengkaji kitab-kitab Tafsir melalui pendekatan Maudhu’i, dan interview dengan para Ahli Tafsir, Ahli bahasa Arab Al-Qur’an, serta Lembaga-lembaga yang kompeten dalam tugas pengawasan sebagai Narasumber (Prof. Nazaruddin Umar, MA, PhD.; Prof. Dr. KH. Quraish Shihab, MA; Prof. Dr. Aziz Fackrurrozi, MA; Prof. Dr. Rachmat Syafe’i Lc, MA), Pimpinan OMBUDSMAN RI dan Perwakilan Jawa Barat serta Pimpinan BPKP RI. Teknik Analisis dengan prosedur content analysis, langkah-langkah: Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data) serta Conclusion Drawing / Verification. Hasil penelitian dapat disimpulan bahwa: (1) Manusia tidak dapat dipercaya untuk kerja keras dalam bekerja maupun beribadah kepada Allah, karena itu penting ditegakkannya fungsi pengawasan yang konsepnya bersumber dari Al-Qur’an. Makna Pengawasan dalam perspektif ini memiliki dua makna, yaitu: pengawasan melekat yang bersifat Ilahiyah, dan makna pengawasan kolektif bersifat materi dalam bentuk amar maruf nahi munkar. (2) Implementasi fungsi pengawasan pada pelayanan publik diwujudkan melalui tiga pilar, yaitu: (a) Keimanan dan ketaqwaan individu, (b) Kontrol anggota, (c) Penerapan atau supremasi aturan, organisasi ditegakkan dengan aturan main yang jelas dan transparan, dan tidak bertentangan dengan syariah. Didukung oleh perangkat-perangkat: berlaku jujur, amanah, integritas, bil-hikmah, menegakkan etik, bersahabat dengan spiritual, dan pemberian sanksi yang tegas manakala melakukan penyimpanga

    JAMINAN HUKUM KESELAMATAN DAN KESEHATAN TENAGA KERJA PT. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA CABANG GEGESIK CIREBON

    Get PDF
    Bekerja di bidang kelistrikan memiliki risiko yang sangat besar, namun di PLN Gegesik belum tercapainya jaminan K3 tersebut karena dalam pelaksanaan kerja lapangan masih banyak pekerja yang tidak memakai alat pelindung diri seperti safety helmet, full body harness, serta kurangnya kebersihan dan fasiltas P3K. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian field reseach. Dan hasil penelitian menunjukan pelaksanaan jaminan hukum keselamatan kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 masih belum sepenuhnya terpenuhi terdapat beberapa pasal yang belum diterapkan diantaranya pasal 14 poin (a), pasal 9 ayat (4), pasal 12 poin b dan pasal 12 poin c. Sedangkan pelaksanaan jaminan hukum kesehatan kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 pasal 23 sudah melaksanakan sebagaimana ketentuan dalam undang-undang tersebut

    Peran Kelompok Usaha Emping Melinjo Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Di Desa Tuk Kecamatan Kedawung Cirebon)

    Get PDF
    Tujuan penelitian pengabdian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh peran Kelompok Usaha Emping Melinjo yang ada di Desa Tuk Kecamatan Cirebon yang merupakan salah satu kategori usaha kecil yang turut serta berperan penting dalam hal menciptaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran dan sudah ada sejak tahun 1980-an. Secara tradisi, masyarakat mewarisi keahlian memproduksi emping melinjo dari orang tua terdahulu. Sampai saat ini, ratusan orang masih mempertahankan tradisi tersebut, baik sebagai pelaku usaha maupun tenaga produksinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dan sumber data yang digunakan ialah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kelompok usaha emping melinjo dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berada di Desa Tuk Kecamatan Kedawung Cirebon: Mampu meningkatkan tingkat pendapatan ekonomi masyarakat, mengurangi pengangguran, dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat karena kestabilan pemasukan dan pengeluaran yang lancar

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore