2 research outputs found

    ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH MURYAT DALAM CERITA BERSAMBUNG KALIMPUT PEDHUT KARYA ARIESTA WIDYA (Tinjauan Psikologi Sastra)

    No full text
    Fendra Ryan Edwinda. C0113022. 2017. ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH MURYAT DALAM CERITA BERSAMBUNG KALIMPUT PEDHUT KARYA ARIESTA WIDYA (Tinjauan Psikologi Sastra) Skripsi: Jurusan Sastra Daerah untuk Sastra Jawa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: (1) struktur yang membangun cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya menurut Robert Stanton; (2) kepribadian tokoh utama Muryat dalam cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya berdasarkan teori psikologi Alfred Adler; (3) sikap tokoh utama Muryat dalam menghadapi konflik batin yang dialaminya dalam cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan struktur yang membangun cerita bersambung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya menurut Robert Stanton; (2) mendeskripsikan kepribadian tokoh utama Muryat dalam cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya berdasarkan teori psikologi Alfred Adler; (3) mendeskripsikan sikap tokoh utama Muryat dalam menghadapi konflik batin yang dialaminya dalam cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya. Landasan teori penelitian ini adalah pengertian cerbung, teori struktural Robert Stanton meliputi sarana-sarana sastra (alur, karakter, latar), tema, dan sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi) dan teori psikologi Alfred Adler meliputi finalisme fiktif, dua dorongan pokok, inferioritas dan kompensasi, gaya hidup, dorongan kemasyarakatan, dan diri kreatif, dan konflik batin. Bentuk penelitian ini adalah penelitian sastra dengan strategi deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya. Data dalam penelitian ini konflik batin tokoh Muryat dalam cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan cara analisis isi (Content Analysis). Analisis data pada penelitian ini analisis interaktif terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi dan. Simpulan dari penelitian ini yaitu: (1) secara keseluruhan cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya menunjukkan kesatuan yang utuh dan sangat erat kaitannya satu sama lain; (2) dilihat dari aspek psikologi sastra, cerbung Kalimput Pedhut karya Ariesta Widya mengungkapkan kejiwaan tokoh utama Muryat yang memiliki masalah karena pengaruh dari lingkungan sekitar sehingga mempengaruhi perjuangan hidupnya. Semua aspek teori Adler mampu mengendalikan segala bentuk perubahan untuk hidupnya; (3) Tokoh Muryat dalam menghadapi konflik kepribadian dengan cara tidak menelan dengan mentah-mentah, namun lebih berfikiran yang positif. Emosi yang dialami tokoh Muryat dengan tokoh-tokoh yang lain berbeda-beda. Kata kunci : Cerita Bersambung, Konflik Batin, Tokoh Utama, Psikologi Sastra

    PEMBELAJARAN BAHASA JAWA MELALUI "SAKEBO" (SANGGAR KETHOPRAK BOCAH) DI DESA NGLURAH TAWANGMANGU

    No full text
    Bahasa Jawa adalah salah satu dari bagian kebudayaan luhur bangsa Indonesia yang memiliki nilai intelektual tinggi. Budaya Jawa yang di dalamnya termasuk bahasa Jawa sudah seharusnya kita lestarikan demi kemajuan bangsa dan negara. namun dewasa ini keberadaannya cukup memprihatinkan. hal ini berdasarkan pengalaman pribadi di lapangan bahwa bahasa Jawa sudah sangat jarang digunakan sebagai media komunikasi terutama pada remaja dan anak - anak. Karena hal ini dianggap kuno dan tidak mencerminkan kemajuan globalisasi. berangkat dari keprihatinan inilah, kami membuat program kegiatan PKMPengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menggugah kembali rasa cinta terhadap warisan leluhur yang arif khususnya dikalangan remaja dan anak - anak. media kesenian kethoprak kami anggap sebagai media yang tepat untuk saran pembelajaran bahasa Jawa kepada anak - anak. karena selain keseruan yang ditawarkan oleh kesenian kethoprak, di dalamnya mengandung banyak pembelajaran, salah satunya adalah pembelajaran bahasa Jawa
    corecore