92 research outputs found

    Peran Kecerdasan Emosional dalam Eksplorasi Karier Anak SLTP

    No full text
    Eksplorasi karier merupakan upaya untuk memahami karakteristik diri individu dan karakteristik lingkungan karier dalam berbagai setting karier dan budaya di mana karier berada. Tujuan dari eksplorasi karier bagi anak usia SLTP tidak lain adalah untuk memilah dan memilih berbagai informasi tentang diri dan lingkungannya sehingga anak dapat menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan karakteritik dirinya yang pada gilirannya ia akan mencapai kemandirian. Dalam eksplorasi karier anak berhadapan dengan berbagai lingkungan karier yang berbeda baik dalam karakteristik maupun jenisnya, sehingga diperlukan kecerdasan emosional disamping kecerdasan kognitif agar anak dapat membangkitkan motivasinya, mengelola emosinya untuk lebih cerdas dalam memilih dan memakai informasi dalam membuat keputusan karier utamanya dalam kelanjutan studi di sekolah menengah atas (SMA). Peran kecerdasan emosional dalam eksplorasi karier berhubungan dengan wilayah kecerdasan emosional, yaitu dalam mengenali emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain (empati), dan membina hubungan dengan orang lain.Kata kunci: kecerdasan emosional, eksplorasi karier

    PENGEMBANGAN MODEL MODIFIKASI PERILAKU TERINTEGRASI PROGRAM PEMBELAJARAN UNTUK ANAK DENGAN MASALAH PERILAKU DI SLB E

    No full text
    Keberadaan anak dengan perilaku bermasalah sering ditemukan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Pada kenyataannya perilaku bermasalah yang mereka lakukan sangat mengganggu aspek personal, sosial, dan akademik. Di lain pihak, kasus yang ditemukan adalah guru di sekolah menyatakan kesulitan dalam mengelola perilaku bermasalah pada mereka. Sekolah juga belum memiliki program yang tersistem untuk mengelola perilaku bermasalah yang sering muncul saat pembelajaran. Hasil penelitian tahun pertama telah tersusun model modifikasi perilaku terintegrasi dengan program pembelajaran. Pada tahun kedua ini akan (1) menguji keterlaksanaan model modifikasi perilaku terintegrasi dengan pembelajaran , (2) mengetahui efektivitas model sebagai upaya untuk menrurangi perilaku escape yang yang terjadi pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development dari Borg dan Gall (2003), dengan tiga tahapan utama, yakni studi pendahuluan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Adapun penelitian tahap kedua meliputi pengembangan dan implementasi terdiri dari uji keterbacaan oleh ahli dan penggunaa sebagai bentuk validai model dan uji lapangan oleh pengguna yang menghasilkan nilai efektivitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku pandukung penerapan perilaku terintegrasi pembelajaran dalam penelitian ini dapat diterapkan oleh guru-guru terutama membantu untuk mengetahui secara spesifik motif dari munculnya masalah perilaku. Efektivitas dari buku panduan dapat diketahui dari penerapan intervensi pada 1 subyek dalam penelitian ini. Sementara untuk 2 subyek lainnya belum terlihat karena ketidakhadiran pemicu masalah perilaku dan ketidakhadiran subyek di kelas. Meskipun demikian, masalah perilaku agresif tetap dijumpai terutama pada waktu yang tidak terstruktur (jam istirahat). Kata kunci : anak dengan masalah perilaku, model modifikasi perilaku terintegrasi pembelajara

    Upaya Meningkatan Eksplorasi Karier Anak Berkebutuhan Khusus

    No full text
    Perkembangan karier individu  dimulai sejak masa kanak-kanak. Perkembangan tersebut sejalan dengan perkembangan dirinya. Penguasaan tugas perkembangan merupakan salah satu  realisasi perkembangan kariernya. Demikian juga halnya  dengan anak berkebutuhan khusus. Mereka lebih banyak membutuhkan waktu, stimulasi yang konkret, mempertimbangkan tingkat kekhususan  dan problem yang dihadapinya dalam setiap periode perkembangan kariernya.Eksplorasi kaier  merupakan  upaya individu untuk lebih memahami diri dan lingkungan karier serta upaya mempertemukan antara kelebihan yang ia miliki dan kesempatan karier yang ada. Eksplorasi karier terjadi setiap jenjang perkembangan karier, dengan tujuan untuk mengenal diri dan lingkungannya, sehingga  ia dapat memperoleh penyesuaian karier yang optimal. Dengan eksplorasi karier yang lengkap diharapkan mereka dapat mencapai perkembangan karier yang optimal sesuai dengan  kekhususannya.Beberapa upaya meningkatan eksplorasi karier yang sesuai untuk anak berkebutuhan khusus  adalah melalui curriculum infusion, magang  khususnya lewat shelter workshop, experiential learning. Berbagai upaya  tersebut sangat bergantung pada tingkat kekhususannya,  motivasi, dan  keterbukaan  mitra magang.  Bila ketiga hal tersebut diperhatikan  eksplorasi karier  mereka  akan  memperoleh hasil yang optimal.</div

    Parent Support Group (PSG) Approach for Parents of Children with Autism

    No full text
    This study aimed to obtain the picture of implementation process of Parent Support Group (PSG) program for parents of children with autism. This study used qualitative research by taking a sample of three informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation related to the implementation of Parent Support Group (PSG) program for parents of children with autism. The results of the study found that the program was implemented through several stages involving an initial identification, determination of topics, setting schedules, program implementation, and evaluation. Qualitative data analysis was carried out by means of data reduction, data display and draw conclusions. The implementation of the program is carried out for 2 days by inviting parents, the school and a resource person as a facilitator. As a test of implementation carried out interviews to parents and showed that the implementation is done in accordance with the plans that have been prepared. In addition, parents feel parent support group program is very useful because parents become more understanding about children with special needs and how to apply the appropriate parenting for them. So that this program is recommended by some other things in particular schools
    corecore