1 research outputs found
PenerapanJurnalLiterasi SMAN 1 LawangSebagaiBagian Dari Program GLS (gerakanLiterasiSekolah) di SMAN 1 Lawang
ABSTRAK Iriantony, Elfin Jacka. Penerapan Jurnal Literasi SMAN 1 Lawang Sebagai Bagian Dari Program GLS (gerakan Literasi Sekolah) di SMAN 1 Lawang. Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Taufiq Kurniawan. Penguji 1: Dwi Novita Ernaningsih. Penguji 2: Zeni Istiqomah Kata Kunci: literasi, jurnal literasi, gerakan literasi sekolah, SMAN 1 Lawang Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. SMAN 1 Lawang adalah salah satu sekolah menengah atas yang telah menerapkan program GLS. Dalam program tersebut terdapat sebuah kegiatan yang berperan penting dalam berjalannya kegiatan literasi, yakni jurnal literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan jurnal literasi sebagai bagian dari program GLS di SMAN 1 Lawang. Penelitian ini berfokus pada: (1) penerapan jurnal literasi sebagai bagian dari Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMAN 1 Lawang dan (2) kendala yang dihadapi dalam penerapan jurnal literasi di SMAN 1 Lawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, kepala perpustakaan, guru, pustakawan, dan siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan telaah dokumen. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian penerapan jurnal literasi sebagai bagian dari program GLS di SMAN 1 Lawang dapat dirumuskan dalam dua tahap kegiatan, yaitu tahap persiapandan tahap pelaksanaan kegiatan. Pertama, pada tahap persiapan, sekolah melakukan sosialisasi kegiatan kepada komponen yang terkait. Kedua, tahap pelaksanaan kegiatan jurnal literasi berkaitan dengan tahapan program GLS antara lain tahap pembiasaan, tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Kendala penerapan jurnal literasi di SMAN 1 Lawang, yaitu kendala berupa sikap tidak disiplin sebagian komponen pelaksana GLS. Komponen tersebut antara lain guru sebagai pengawas program GLS, khususnya kegiatan jurnal literasi dan kemudian siswa sebagai pelaksana dalam kegiatan jurnal literasi tersebut
