1 research outputs found

    Perancangan Komik Pengenalan Topeng Dongkrek Madiun sebagai Upaya Pelestarian budaya Lokal

    No full text
    ABSTRAK   Anditha, Dyah Fitri. 2017. Perancangan Komik Pengenalan Topeng Dongkrek Madiun Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn.     (II) Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn.   Kata Kunci: Komik, Topeng Dongkrek, Dongkrek, Kesenian, Madiun   Kesenian dongkrek merupakan salah satu jenis pertunjukkan tradisional asli dari Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kesenian tradisional ini berupa tarian dengan sebuah cerita yang dipentaskan. Kesenian yang terlahir pada tahun 1867 ini memiliki tujuh tokoh utama yaitu Eyang Palang, Roro Ayu, Roro Perot dan empat genderuwo, yang diwujudkan dalam sebuah topeng. Sangat disayangkan kesenian ini kurang dikenal oleh masyarakat luas. Popularitas kesenian dongkrek saat ini mengalami pasang surut, yang apabila dibiarkan maka kesenian ini akan hilang termakan zaman. Sebagai upaya untuk melestarikan kesenian dongkrek, adalah dengan mengenalkan kesenian dongkrek itu sendiri kepada masyarakat luas dengan menggunakan berbagai media yang ada, salah satunya adalah komik, dengan target audience adalah anak usia remaja. Data perancangan diperoleh dari observasi dan analisis, wawancara, dokumen dan studi pustaka. Berdasarkan jenis datanya, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pola perancangan yang digunakan adalah pola perancangan oleh Bruce Archer. Pola perancangan dimodifikasi dengan runtutan langkah-langkah kerja yang lebih mengarah ke proses pembuatan media. Hasil perancangan yang dibuat terdiri dari media utama dan media pendukung promosi. Media utama adalah berupa buku komik dengan format full colour berukuran 14,8 x 21 cm, menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa yang komunikatif. Media promosi meliputi x-banner, poster, kaos, gantungan kunci, stiker, pin, notes dan pembatas buku.  ABSTRACT   Anditha, Dyah Fitri. 2017. Designing Comic Introduction of Mask Dongkrek Madiun as an Effort to Preserve Local Culture. Thesis, Department of Arts, Faculty of Letters, State University of Malang.. Advisors: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn.        (II) Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn.   Key Words: Comics, Dongkrek Mask, Dongkrek, Art, Madiun   Art of Dongkrek is one of the original traditional shows from Mejayan District, Madiun Regency. This traditional art is in the form of dance with a story performed on stage. This art that was born in 1867 has seven main characters named Eyang Palang, Roro Ayu, Roro Perot and four genderuwo, which is manifested in a mask. It is unfortunate that this art is less well known by community. The popularity of dongkrek art is currently experiencing ups and downs. If it is left, this art will be lost by times. As an effort to preserve art of dongkrek, it is introduced the art itself to the public by using various media that exist, one of them is a comic, with teenager as a target audience. Data of this design is obtained from observation and analysis, interview, document and literature study. Based on the type of the data, this research is a qualitative research with the design pattern used is the design pattern by Bruce Archer. The design pattern is modified by more steps that leading to the process of making the media. Results of the design consist of the main media and supporting promotional media. The main media is a comic book with full color format measuring 14.8 x 21 cm, using Indonesian language and communicative Javanese language. Promotional media include x-banners, posters, t-shirts, key chains, stickers, pins, notepads and bookmarks
    corecore