19 research outputs found
EKRANISASI NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA KE FILM
Nur Khodijah. 1310721003. “Ekranisasi Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia ke Film” 2018. Skripsi ini ditulis dengan bimbingan Drs. M. Yusuf, M.Hum. selaku pembimbing I, dan Dra. Armini Arbain, M.Hum. selaku pembimbing II di Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.
Penelitian ini membahas proses novel Pesantren Impan karya Asma Nadia ke film “Pesantren Impian” yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah dengan menggunakan pendekatan ekranisasi. Terdapat beberapa perubahan dan perbedaan antara novel dan film Pesantren Impian. Disebabkan perubahan dan perbedaan tersebut banyak penonton yang kecewa dan memberikan penilaian buruk terhadap filmnya. Perbedaan tersebut terlihat pada tokoh, alur, dan latar.
Penelitian dikaji menggunakan ekranisasi. Proses ekranisasi akan mengakibatkan adanya pengurangan, penambahan, dan perubahan. Hal ini terjadi karena novel dan film menggunakan media yang berbeda dalam menyampaikan cerita. Novel menggunakan kata-kata sebagai medianya, sedangkan film menggunkan media audio dan visual. Metode yang digunakan dalam penelitin ini yaitu metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekranisasi yang terjadi pada aspek tokoh, alur, dan latar yaitu adanya penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Penciutan yang dilakukan dalam visualisasi ke bentuk film dikarenakan penghilangan tokoh, cerita, dan latar diambil pada bagian yang tidak berkaitan dengan film. Penambahan tokoh, cerita, dan latar dalam film bermaksud untuk membuat film lebih menarik dengan adanya tokoh dan cerita tambahan yang dimunculkan dalam film. Adapun perubahan bervariasi pada tokoh, alur, dan latar yang dilakukan dalam film tidak banyak terlihat. Setelah dianalisis juga dihasilkan adanya perubahan makna.
Kata Kunci: Pesantren Impian, Novel, Film, Ekranisas
Konflik Batin Tokoh Utama dalam Cerpen "Inyik Lunak si Tukang Canang" Karya A.A. Navis: Tinjauan Psikologi Sastra
Dona Syafira, 1610721016 Konflik Batin Tokoh Utama dalam Cerpen "Inyik Lunak si Tukang Canang" Karya A.A. Navis (Tinjauan Psikologi Sastra). Pembimbing I Dr. Sulastri, M.Hum. Pembimbing II Dra. Armini Arbain, M.Hum. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, 2021.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konflik batin tokoh utama dalam cerpen "Inyik Lunak si Tukang Canang" karya A.A. Navis. Untuk mendapatkan hasil tersebut digunakan teori psikologi sastra dengan penerapan teori-teori psikoanalisa Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data-data yang sudah diidentifikasi lewat proses pembacaan berulang-ulang. Dalam analisis deskriptif ini, data yang diperoleh dicatat dan dipilih berdasarkan masalah yang akan dibahas. Analisisnya dilakukan dengan menganalisis dan mendeskripsikan beberapa unsur struktural dalam cerpen kemudian dilanjutkan dengan menganalisis konflik batin yang dialami oleh tokoh utama.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bentuk konflik batin tokoh utama dalam cerpen "Inyik Lunak si Tukang Canang" terjadi disebabkan oleh traumatik dan depresi yang dipicu oleh perasaan malu dan terhina, perasaan terkhianati dan kecewa, perasaan marah dan benci, sehingga menimbulkan trauma mendalam. Hal tersebut menyebabkan tumpang-tindihnya prinsip-prinsip antara Id, Ego, dan Superego dalam diri tokoh utama.
Kata kunci: Cerpen Inyik Lunak si Tukang Canang, Tokoh utama Otang, Konflik Batin, Psikologi Sastra, Id, Ego, Superego, Sigmund Freud
NOVEL BUNGKAM SUARA KARYA J.S. KHAIREN: KAJIAN FORMULA CAWELTI
Fazri Nurul Huzaima, 2010722020. “Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen:
Kajian Formula Cawelti” 2024. Skripsi. Program Studi Sastra Indonesia,
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Padang. Pembimbing I Dra.
Armini Arbain, M.Hum., Pembimbing II Drs. M. Yusuf, M.Hum.
Skripsi ini membahas bentuk formula dan eskapisme yang terdapat dalam novel
Bungkam Suara Karya J.S. Khairen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
unsur intrinsik untuk mendapatkan unsur formula yang terdapat dalam novel
Bungkam Suara serta eskapisme dalam novel Bungkam Suara sebagai daya tarik bagi
pembaca. Novel ini menceritakan tentang lika-liku perjalanan seorang pemuda dalam
mencari dan menyuarakan kebenaran terhadap pemerintahan yang otoriter. Adapun
formula dan eskapisme dalam novel dianalisis menggunakan teori formula Cawelti.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif
dengan pendekatan struktural sastra formulaik yang dikemukakan oleh Cawelti.
Subjek penelitian ini menggunakan novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen terbit
pada tahun 2023. Data dalam penelitian ini adalah kalimat atau ungkapan yang
terdapat dalam novel yang memiliki unsur formula sastra. Penelitian ini
menghasilkan formula dalam novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen berupa
formula melodrama dan eskapisme sebagai daya tarik di dalam novel tersebut.
Kata kunci: Novel, Bungkam Suara, Formula, Eskapisme, Cawelti
NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO (TINJAUAN STRUKTURAL)
ABSTRAK
Aisyah Aini. “Struktur Novel Hujan Bulan Juni (Tinjauan Struktural)” Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. Pembimbing I: Drs. M. Yusuf, M.Hum, Pembimbing II: Dra. Armini Arbain, M.Hum.
Skripsi ini membahas tentang struktur novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono dengan tinjauan struktural. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan struktur novel Hujan Bulan Juni dan menjelaskan hubungan unsur-unsur yang membangun struktur novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono.
Teori yang digunakan dalam menganalisa novel Hujan Bulan Juni adalah teori yang dikemukakan oleh Stanton. Metode yang digunakan adalah metode analisis data pada teori fiksi Robert Stanton. Teknik yang digunakan adalah membangun teori struktur, pembaca yang cermat, menganalisis fakta cerita, dan sarana sastra.
Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa dalam novel Hujan Bulan Juni, tiap-tiap unsur yang membangun novel tersebut dari dalam memiliki hubungan keterkaitan dan keterjalinan satu sama lain. Hubungan tiap-tiap unsur adalah hubungan antar tokoh, alur, latar, konfilk, sudut pandang, gaya bahasa, dan tema, kesemua unsur-unsur tersebut menjadikan novel Hujan Bulan Juni sebagai karya yang utuh. Adapun bentuk hubungannya yaitu seperti hubungan unsur tokoh dengan latar saling terikat karena tokoh utama, Sarwono mengalami kecemasan terhadap cintanya, terhadap Pingkan yang mempunyai latar belakang suku, budaya, dan agama yang berbeda, juga di tentang oleh Tante Henny dan Keke, keluarga dari pihak Ayah Pingkan.
Kata Kunci: Hujan Bulan Juni, Sapardi Djoko Damono, Struktural, Hubungan antar Unsur
JATI DIRI TOKOH REANA SABAI DALAM NOVEL SENANDUNG SABAI KARYA VERA YUANA TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA
ABSTRAK
Madila Yunita Chandra. 1410721017. Jati diri tokoh Reana Sabai dalam Novel Senandung Sabai karya Vera Yuana: Tinjauan Psikologi Sastra. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. 2019. Pembimbing 1. Dr. Zurmailis, M.A. dan Pembimbing 2. Dra. Armini Arbain, M.Hum.
Skripsi ini membahas tentang jati diri tokoh Reana Sabai dalam novel Senandung Sabai. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra, dengan menekankan psikologi perkembangan tokoh dan menjelaskan tentang fase-fase perkembangan dan pengalaman yang menyertai seseorang hidup sampai rentang kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan menjelaskan terbentuknya jati diri digambarkan melalui relasi antar unsur dalam struktur serta perkembangan Reana Sabai dalam novel Senandung Sabai.
Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap metode, yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Untuk memudahkan menganalisis secara psikologi, peneliti menggunakan analisis unsur intrinsik dengan membatasi relasi antar unsur dalam struktur yaitu latar, alur, serta tokoh dan penokohan. Ruang lingkup kajian terbatas pada masalah perkembangan tokoh utama dalam novel Senandung Sabai.
Jati diri Reana Sabai terbentuk dengan adanya proses perkembangan dengan fase-fase dan pengalaman yang menyertainya. Dari proses perkembangan inilah yang membentuk jati diri Reana Sabai menjadi kuat, tegar, dan optimis. Dengan berbagai problema kehidupan yang dialami karena harus kehilangan sang ayah, perjalanan cinta, dan persoalan pilihan hidup yang harus Reana pertimbangkan. Hal inilah yang menjadikan Reana Sabai menjadi perempuan yang bersifat matang. Dengan pemahaman psikologis untuk mencapai terbentuknya jati diri.
Kata kunci: jati diri, psikologi, perkembanga
Kepribadian Aida dalam novel Anak Bungsu karya Soesilo Toer: Tinjauan Psikologi Sosial Skinner
ABSTRAK
Srimayuni, 1610722008. Kepribadian Aida dalam novel Anak Bungsu karya Soesilo Toer: Tinjauan Psikologi Sosial Skinner. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, 2020. Pembimbing I, Dra. Armini Arbain, M.Hum. dan Pembimbing II, Dr. Syafril, M.Si.
Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah apa saja faktor-faktor yang memengaruhi kepribadian Aida dan bentuk kepribadian Aida dalam novel Anak Bungsu karya Soesilo Toer? Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kepribadian Aida dan bentuk kepribadian Aida dalam novel Anak Bungsu katya Soesilo Toer.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan psikologi sosial Skinner. Teori yang digunakan yaitu B.F Skinner yang menyatakan bahwa Teori belajar behaviorisme berkaitan dengan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman. Proses belajar merupakan proses perubahan perilaku sebagai penguat dan hukuman yang menjadi stimulus untuk merangsang manusia yang belajar dalam berperilaku. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif yang bersifat deskriptif, yang menghasilkan kata-kata tertulis mengenai factor-faktor dan bentuk kepribadian dari objek berupa teks. Adapun teknik yang digunakan ialah pengumpulan data, analisis data dan penyajian data secara deskriptif.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa faktor yang memengaruhi kepribadian Aida dalam novel Anak Bungsu ialah faktor keluarga, lingkungan sekolah atau kampus, lingkungan masyarakat dan peristiwa pengalaman peribadinya, karena Aida mengalami perubahan perilaku karena lingkungannya. Pengaruh dari lingkungannya tersebut membuat kepribadian Aida menjadi labil. Hal tersebut dibuktikan dengan hubungannya yang bebas dengan beberapa laki-laki.
Kata Kunci: Psikologi sosial, faktor, dan bentuk kepribadian
MAKNA TAMU PADA NOVEL TAMU KARYA WISRAN HADI ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
ABTRAK Hilda Fadhla, 1810722034. Makna Kata Tamu dalam Novel Tamu Karya Wisran Hadi, Analisis Semiotika Roland Barthes. Skripsi. Padang. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. 2022. Pembimbing I: Dr. Fadlillah, M.Si. Pembimbing II: Dra. Armini Arbain, M.Hum.
Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan makna Tamu yang terdapat pada novel Tamu karya Wisran Hadi. Analisis makna tamu dalam penelitian ini menggunakan teori dan kerangka analisis semiotika Roland Barthes, yang terdiri dari tiga tahapan. Analisis pertama dilakukan dengan menggunakan lima kode semiologi terhadap leksia-leksia yang terdapat pada novel Tamu karya Wisran Hadi. Analisis kedua dilakukan dengan melihat pemaknaan tingkat kedua melalui makna denotasi dan konotasi. Analisis ketiga dengan melihat pemaknaan mitos yang terdapat novel tersebut.
Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap novel Tamu, diperoleh kesimpulan bahwa makna tamu pada novel Tamu karya Wisran Hadi hadir sebagai penanda mitos. Makna tamu pada novel Tamu karya Wisran Hadi adalah tamu yang didasarkan kepada tamu yang berada di Minagkabau. Bahwa tamu yang dimaksudkan pada novel adalah seorang tamu yang berada dari dalam rumah itu sendiri. selain itu, makna mitos yang terkandung di dalam novel Tamu karya Wisran Hadi ini adalah mengenai tamu yang berada di dalam rumah, yaitu laki- laki Minang yang tinggal di rumah istrinya sehingga ia disebut sebagai tamu, di Minangkabau laki-laki tersebut dikatakan sebagai seorang Sumando
PROSES KREATIF ADRI SANDRA PADA PENCIPTAAN PUISI-PUISI DALAM ANTOLOGI LUKA PISAU: TINJAUAN PSIKOLOGI PENGARANG
ABSTRAK
Roby Satria, 1310722010. Proses Kreatif Adri Sandra pada Penciptaan PuisiPuisi dalam Antalogi Luka Pisau: Tinjauan Psikologi Pengarang. Skripsi. Padang. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. 2018. Pembimbing I: Dr. Syafril, M.Si. Pembimbing II: Dra. Armini Arbain, M.Hum.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menguraikan proses kreatif Adri Sandra pada penciptaan puisi-puisi dalam antalogi Luka Pisau. Untuk menganalisis proses kreatif, dalam penelitian ini dilakukan analisis latar belakang penyair dan proses kreatif Adri Sandra. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekspresif yang dikemukakan oleh M. H Abrams, selanjutnya teori yang digunakan untuk penelitian ini yaitu teori psikoanalisis Sigmund Freud.Tahap kerja yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan ini ialah melakukan analisis struktur batin dan puisi-puisi traumatis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun tahap-tahap dalam penelitian ini adalah tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian analisis data. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa proses kreatif Adri Sandra dalam penciptaan puisi-puisi dalam antalogi Luka Pisau meliputi, 1) pengalaman traumatis, 2) menyadari pengalaman traumatis, 3) motif atau dorongan berkarya, 4) perenungan atau inkubasi, 5) penulisan atau iluminasi, 6) publikasi. Sementara struktur batin puisi Adri Sandra meliputi, (1) tema; tema perbedaan (2) rasa; rasa kecewa, rasa sedih, rasa rindu (3) nada; menasehati dan (4) amanat.
Kata kunci: proses kreatif, puisi, Adri Sandra, Luka Pisau, psikologi pengaran
Tanggapan Siswa SMANegeri di Batusangkar Terhadap Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata Tinjauan Resepsi Sastra
Winda Yulia, 1310721019. Skripsi ini berjudul “Tanggapan Siswa SMANegeri di Batusangkar Terhadap Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata, Tinjauan Resepsi Sastra”.Penulisan skripsi ini dibimbing oleh pembimbing I Dra. Armini Arbain, M.Hum dan pembimbing II Dr. Syafril, M.Si.
Penelitian ini mengambil novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata sebagai objeknya.Novel ini mengusung tema seputar pendidikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tanggapan pembaca siswa SMANegeri 1 Batusangkar, SMANegeri 2 Batusangkar, dan SMANegeri 3 Batusangkar.Dari penelitian tersebut, dapat dilihat tanggapan pembaca terhadap narasi dan unsur instrinsik terhadap novel Laskar Pelangi.
Dalam resepsi sastra, penelitian ini tergolong pada pembaca biasa yaitu pembaca yang sebenarnya yang membaca karya sastra sebagai karya sastra, bukan sebagai penelitian. Pembaca diminta mengisi sejumlah pertanyaan dalam kuesioner tentang permintaan tanggapan terhadap novelLaskar Pelangi, dan akan dimunculkan interpretasi-interpretasi dari tanggapan yang muncul. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan wawancara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini yaitu siswa SMANegeri di Batusangkar telah membaca novel Laskar Pelangi dan menyukai cerita yang dihadirkan pengarang. Hal ini dapat dilihat mengenai tanggapan terhadap unsur instrinsik dan narasi dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Berdasarkan persentase tertinggi dalam analisis, siswa SMANegeri di Batusangkar memiliki tanggapan yang positif terhadap narasi dan unsur instrinsik dalam novel Laskar Pelangi, seperti bahasa, watak atau karakter tokoh, latar, alur, dan tema. Pembaca menyatakan bahwa persoalan yang disampaikan pengarang dalam novel Laskar Pelangi berkualitas, karena yang disampaikan pengarang dalam novel mengandung nilai pendidikan bagi pembaca.
Kata Kunci : Tanggapan, Novel, Laskar Pelangi, Siswa SMANegeri di Batusangka
PANDANGAN DUNIA BUDI DARMA DALAM NOVEL RAFILUS KARYA BUDI DARMA (TINJAUAN STRUKTURALISME GENETIK )
ABSTRAK
Agnes Aprilia, 1510722019. Pandangan Dunia Budi Darma dalam Novel Rafilus Karya Budi Darma Tinjauan Strukturalisme Genetik. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, 2019. Pembimbing I: Dra. Armini Arbain, M.Hum dan Pembimbing II: Dr. Zurmailis, M.A.
Penelitin ini dilatarbelakangi oleh hubungan antara pengarang dengan karya sastra yang akan mengungkapkan struktur sosial dengan struktur masyarakat Indonesia. Selain itu, dalam penelitian ini juga akan dijelaskan pandangan dunia Budi Darma yang ada dalam novel Rafilus tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori struktutalisme genetik. Strukturalisme genetik adalah analisis struktur yang memberi perhatian terhadap asal-usul karya. Strukturalisme genetik menghubungkan struktur karya sastra dengan realitas masyarakat yang menghasilkannya. Dalam penelitian ini digunakan metode dialektik, prinsip kerjanya adalah pengetahuan mengenai fakta-fakta kemanusiaan dihubungkan dengan mengintegrasikannya ke dalam keseluruhan. Langkah kerja dalam penelitian ini dengan membaca dan memahami objek serta mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan objek penelitian, dan kemudian dianalisis menggunakan teori strukturalisme genetik.
Berdasarkan analisis yang dilakukan pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa pandangan dunia Budi Darma dalam novel tersebut mengungkapkan tidak kuasanya manusia melawan takdir, bentuk permasalahan sosial dan struktur sosial kota Surabaya pada masa Orde Baru.
Kata kunci: Rafilus. Budi Darma, Surabaya, Belanda, Goldmann dan Orde Baru
