1,722,656 research outputs found
KEBIJAKAN PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENRISTEKDIKTI
Disampaikan dalam Simposium Nasional Abdimas
Jakarta, 8 Desember 2017
Muh. Dimyati
Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikt
K.H. DIMYATI: PENYEBAR ISLAM DI BARAN DESA PLOSO KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR 1950-1989
Penelitian ini membahas terkait penyebaran Islam yang dilakukan oleh K.H. Dimyati pada tahun 1950-1989 di Baran, Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. K.H. Dimyati merupakan tokoh Agama Islam Blitar Utara yang berpengaruh terhadap laju peningkatan pemahaman keislaman masyarakat Baran. Pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, pertama bagaimana kondisi keagamaan Islam masyarakat Baran sebelum penyebaran Islam yang dilakukan oleh K.H. Dimyati? Kedua, bagaimana proses penyebaran Islam yang dilakukan oleh K.H. Dimyati ? Ketiga, bagaimana wujud pengajaran dan pengaruh penyebaran Islam yang dilakukan K.H. Dimyati? Dengan demikian penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peranan K.H. Dimyati dalam menyebarkan Islam kepada masyarakat Blitar Utara tepatnya di Baran, Desa Ploso, Kecamatan Selopuro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yakni heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi dengan memanfaatkan sumber data lisan berupa wawancara dan sumber pustaka. Hasil dari penelitian ini yaitu: pertama kondisi keagamaan Islam masyarakat Baran pada tahun 1950-an tergolong masih lambat karena belum memaknai esensi Agama Islam secara utuh. Kedua, K.H. Dimyati menarik kesadaran keagamaan masyarakat Baran utamanya dengan sifat kemanusiaannya yang tinggi, mengadakan sorogan Al-Qur'an, mengajarkan kitab kuning, mengadakan pengajian rutinan khusus kaum orang tua dan mengajarkan ilmu kanuragan. Ketiga, wujud dari proses pengajaran K.H. Dimyati memiliki jenis seperti amalan wirid dan rajahan yang memiliki tujuan dan pengharapan masing-masing. Pengaruh K.H. Dimyati dapat dilihat dari masyarakat yang hingga kini masih menjadikan makam K.H. Dimyati sebagai tujuan ziarah dan disakralkan. Kehidupan dan ajaran K.H. Dimyati sangat mempengaruhi kehidupan orang-orang berikutnya, terutama masyarakat Baran.
Kata kunci: Baran Selopuro, K.H. Dimyati, Penyebaran Isla
KRIYA WAYANG TRIPLEKS KARYA DAYAT DIMYATI
Dayat Dimyati adalah salah seorang perajin lokal di kota Sukabumi yang sudah menggeluti dunia seni sejak masih muda tanpa mengenyam pendidikan seni secara formal. Karya-karyanya baik yang berupa dua dimensi maupun tiga dimensi sangat tradisional dan unik. Karyanya yang paling banyak dibuat dan sangat menonjol adalah wayang dengan bahan dasar tripleks. Mayoritas wayang karyanya adalah mainan untuk anak-anak. Sebagian lainnya adalah media belajar atau hiasan. Karya beliau inilah yang penulis teliti dengan mencari tahu alat dan bahan apa saja yang digunakan dalam proses pembuatan karya, bagaimana proses pembuatannya, dan bagaimana elemen visual estetik dari karya tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan uraian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara observasi yang bersifat partisipatif, dimana penulis ikut terlibat dalam proses pembuatan karya. Hasil penelitian berupa deskripsi data-data yang penulis kumpulkan selama observasi.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Dayat Dimyati menggunakan bahan yang sederhana tanpa memerlukan proses pengolahan lebih lanjut. Dayat Dimyati tidak menggunakan peralatan khusus atau rumit, melainkan peralatan sederhana saja yang dapat diperoleh dengan mudah. Proses pembuatannya dengan teknik manual tanpa menggunakan bantuan mesin sama sekali. Dayat Dimyati memiliki ciri khas dan inovasi tersendiri dalam karyanya. Secara visual, karakter tokoh wayang tripleks karyanya agak berbeda jika dibandingkan dengan tokoh wayang pada umumnya. Begitu pula cara memainkan wayangnya tidak lazim, namun merupakan sebuah inovasi yang bagus dan memiliki daya tarik tersendiri
KEWALIAN KH DIMYATI HASBULLAH BLITAR 1940-1989 : ULAMA AHLUL BASHIRAH DAN KAROMAHNYA
Penelitian ini membahas mengenai kewalian KH Dimyati Hasbullah Blitar tahun 1940-1989 berupa bashirah dan karomahnya. Rumusan masalah dalam tulisan ini, yakni bagaimana biografi KH Dimyati Hasbullah? Bagaimana sikap yang dimiliki KH Dimyati Hasbullah dalam kehidupan sehari-hari? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biografi dari KH Dimyati Hasbullah dan bagaimana sikap yang dimiliki oleh KH Dimyati Hasbullah dalam kehidupan sehari-hari. Inti masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah masalah sejarah.
Oleh karena itu metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Sesuai dengan karya Kuntowijoyo, metode sejarah memiliki empat tahapan, yakni pemilihan topik, heuristic atau pengumpulan sumber , kritik sumber (verivikasi), penafsiran (interpretasi), dan historiografi. Hasil dari penelitian adalah KH Dimyati Hasbullah adalah sosok yang zuhud dan dermawan,beliau tidak bermewah-mewah atas kehidupan dunia. KH Dimyati Hasbullah menghabiskan hari-harinya hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena baginya hati dan pikiran hanya tertuju kepada Allah. Masyarakat percaya bahwa KH Dimyati Hasbullah adalah wali Allah (hamba yang benar-benar dekat dengan Allah), sehingga makamnya dikeramatkan.
Kata Kunci: Kewalian; Bashirah; Karoma
PERJUANGAN KIAI DIMYATI SYAFI’I: KOMANDAN LASKAR HIZBULLAH BLAMBANGAN DI BANYUWANGI JAWA TIMUR TAHUN 1945-1949 M
Penelitian ini membahas tentang sosok Kiai Dimyati Syafi’i yang
difokuskan pada perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan
Indonesia di Banyuwangi pada tahun 1945-1949 M. Perjuangan Kiai
Dimyati Syafi’i dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di
Banyuwangi bermula ketika ia masuk dalam struktur kepengurusan NU
Cabang Blambangan. Melalui organisasi NU Cabang Blambangan tersebut,
ia mendirikan Laskar Hizbullah Blambangan dan menjadi komandannya.
Perjuangan Kiai Dimyati Syafi’i sebagai Komandan Laskar Hizbullah
Blambangan sangat menarik untuk dibahas. Ia bersama warga dan para
santrinya melakukan aksi penyerangan terhadap pos-pos Belanda pada
malam hari dan merampas beberapa amunisi milik Belanda.
Objek material penelitian ini adalah Kiai Dimyati Syafi’i, dengan objek
formal tentang perjuangannya dalam Laskar Hizbullah Blambangan. Materi
yang diamati meliputi: riwayat hidup Kiai Dimyati Syafi’i, sebab
bergabungnya Kiai Dimyati Syafi’i dalam Laskar Hizbullah, dan peran Kiai
Dimyati Syafi’i sebagai Komandan Laskar Hizbullah Blambangan di
Banyuwangi tahun 1945-1949 M. Agar dapat menganalisis ketiga objek
kajian tersebut, penelitian ini ditelaah menggunakan pendekatan biografi,
konsep pergerakan, teori peranan, dan metode sejarah yang terdiri dari
empat tahap, yakni: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Kiai Dimyati Syafi’i berperan dalam
mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Banyuwangi. Pada tahun 1944
M Kiai Dimyati mendirikan NU Cabang Blambangan dan Laskar Hizbullah
Blambangan di Banyuwangi. Dalam periode 1945-1949 M Kiai Dimyati
Syafi’i banyak mewarnai perjuangan mempertahankan kemerdekaan
Indonesia. Ia menjadikan pesantrennya sebagai markas tentara hizbullah
dan tempat penyusunan strategi untuk melawan Belanda di Banyuwangi
Mu`'am shuyukh al-hafiz al-Dimyati min bidayat al-kitab ila nihayat al-juz' al-khamis : dirasah wa-tahqiq wa-tahdhib = Mu'jam suyukh al-hafiz al-Dimyati from the beginning of the book until chapter five : an analysis, critique and summarization / Ibrahim Najm Abdulrahman
This thesis is an analysis and a critique of Mu’jam Suyukh al-Hafiz al-Dimyati from the beginning until chapter five. The thesis is based on a unique manuscript written in an elegant style by its author, al-Hafiz al-Dimyati, in the 7th
century, 800 years back. The manuscript includes names of prominent scholars from the 7th century. It also includes many marwiyat, useful information on Hadiths, historical events and lines of poetry.
The thesis was very precise in referring the scholars to the main sources of biography and figurative scholars. The total of scholars stated in this thesis (i.e., the five chapters of the Mu’jam) is (146) scholars. The Hadiths included in the study were also judged, as being sound or weak, according to the analysis and critique of scholars. The marwiyat and lines of poetry were, as well, analyzed and referred to according to their sources.
The thesis devotes a whole chapter to the study of the biography of al-Hafiz al-Dimyati. The study is deep and provides useful and new information gathered from reading the whole Mu’jam of al-Dimyati and tracing biography references. The chapter was outlined as follows: the life of al-Dimyati, al-Dimyati’s biography, al-Dimyati’s raising up, al-Dimyati’s scholarly trips, al-Dimyati’s scholars, al-Dimyati’s students, al-Dimyati’s scholarly status, positions held by al-Dimyati, compliment of scholars on al-Dimyati and al-Dimyati’s writings. The thesis, then, discusses the methodology of al-Dimyati in his Mu’jam, divided into three sections: the Hadith aspect, the historical aspect and the poetry aspect. Thus, all which is related to these three sections is included
- …
