56 research outputs found
Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang
Makalah “Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang”
DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1 (SATU)
1. MAYANG RATU SUSANDRA (1910842034) 2. CINDITHA FIANDA (1910842004)
3. VINA DWI AMELIA (1910841018)
4. RAHMA DHANY (1910842032)
5. DHEA ANANDA PUTRI (1910842038)
6. KEZIA SALSABILA (1910841006)
7. GERIL JENERI (1910841002)
8. YOLANDA PUTRI MASANDA (1910841030
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PEMILIHAN, DAN PENGGUNAAN KOSMETIK PEMUTIH WAJAH PADA PELAJAR PUTRI DI SMA NEGERI 30 JAKARTA TAHUN 2022
Kosmetik pemutih adalah sediaan yang mengandung bahan yang digunakan untuk
mencerahkan warna kulit yang diinginkan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui
hubungan antara, pengetahuan, pemilihan dan penggunaan kosmetika pemutih
wajah pada pelajar di SMA Negeri 30 Jakarta. Metode penelitian ini observasional
dengan desain cross sectional. Menilai tingkat pengetahuan, pemilihan,
penggunaan kosmetik pemutih menggunakan instrumen kuesioner dengan uji
spearman rho. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 332 siswi. Hasil
penelitian menunjukan remaja putri di SMA Negeri 30 Jakarta memiliki tingkat
pengetahuan berkategori baik 46,0%, Pada pemilihan kosmetik pemutih memiliki
kategori mampu 88,7%. Pada penggunaan kosmetik pemutih wajah memiliki
kategori baik 31,4%. Hasil korelasi pada uji spearman rho pada hubungan tingkat
pengetahuan dan pemilihan kosmetik pemutih p value 0,012 dan nilai r 0.139
artinya adanya hubungan yang signifikan antar variabel dengan kekuatan
hubungan sangat lemah, Pada hubungan tingkat pengetahuan dan penggunaan
kosmetik pemutih p value 0.048 dan nilai r 0.109 artinya ada hubungan yang
signifikan antar variabel dengan kekuatan hubungan sangat lemah. Kesimpulan
dari penelitian perlu Adanya pengawasan dari BPOM dan pemerintah terkait
dengan pengetahuan tentang kosmetik pemutih wajah pada sosial media, agar
remaja putri tersebut dapat memilih dan menggunakan kosmetik pemutih wajah
dengan baik dan benar.
Kata Kunci: Kosmetik Pemutih, Pengetahuan, Pemilihan, Penggunaan
Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang
MAKALAH“ Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang”
DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1 (SATU)
1. MAYANG RATU SUSANDRA (1910842034)
2. CINDITHA FIANDA (1910842004)
3. VINA DWI AMELIA (1910841018)
4. RAHMA DHANY (1910842032)
5. DHEA ANANDA PUTRI (1910842038)
6. KEZIA SALSABILA (1910841006)
7. GERIL JENERI (1910841002)
8. YOLANDA PUTRI MASANDA (1910841030
MOTIVASI ORANG TUA MEMILIH PONDOK PESANTREN SEBAGAI SARANA PEMBINAAN MORAL (STUDI KASUS DI PESANTREN PUTRI TAHFIDZUL QUR'AN AINUL MARDHIYYAH JETIS PONOROGO)
ABSTRACT
Nabilah, Ananda, 2022. Parents' Motivation to Choose Islamic Boarding Schools as a Means of Moral Development Case Study at Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School Ainul Mardhiyyah Ponorogo. S1 Program Thesis of Islamic Religious Education Department. Supervisor (I) Katni, M.Pd.I and supervisor (II) Nurul Abidin, M.Ed
Keywords: Motivation, Parents, Moral
In the life of children, it is very necessary and important to have moral development. Where parents are a part and have the duty and responsibility to guide children so that children adhere to moral and religious values as a way of life. However, some parents are unable to do so for a number of reasons, including lack of knowledge. This makes parents motivated to choose Islamic boarding schools as a means of moral development. Thus, the author wants to know the motivation of parents to choose Islamic boarding schools as a means of moral development for the case study at the Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School Ainul Mardhiyyah Jetis Ponorogo.
The aims of this study were (1) to find out the motivation of parents to choose the Putri Tahfidzul Qur'an Ainul Mardhiyyah Islamic boarding school in fostering the morale of students. (2) To find out the role of the Putri Tahfidzul Qur'an Ainul Mardhiyyah Islamic boarding school in fostering the morale of students. (3) To find out the supporting and inhibiting factors of the role of the Putri Tahfidzul Qur'an Islamic boarding school Ainul Mardhiyyah in fostering the morale of students.
This study uses qualitative methods, namely the data obtained in the form of opinions, views or other expressions of thoughts obtained through interviews. While the method used is through observation (observation), interviews, and documentation. While the subjects in this study include: parents, boarding school administrators, and students. The object of informants is made because researchers assess those who are competent in providing information or data that are closely related to the problem under study.
The results of the research that the author did can be drawn from the following conclusions: (1) The motivation of parents to choose Islamic boarding schools as a means of moral development, so that children have good manners, children are protected from the influence of the outside world which could have a negative impact, so that children become a pious child, and hope that parents have a good grip on life for their lives. (2) The role of the Tahfidzul Qur'an Ainul Mardhiyyah Islamic Boarding School in fostering the morals of students, namely the methods used include the exemplary method (uswah), the memorization method, the tasmi method. (3) Supporting factors in fostering students' morale are boarding school administrators and educators who play an active role in Islamic boarding schools and are ready to contribute to Islamic boarding schools, students remind each other, trust from santri guardians, support from ustad and ustadzah.
While the inhibiting factor is the character or nature of students who are different
EVALUASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KOTA BUKITTINGGI NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (DI KAWASAN PASAR ATAS)
Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL bertujuan untuk memberikan kesempatan berusaha bagi PKL melalui penetapan lokasi sesuai dengan peruntukannya, menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan usaha PKL menjadi usaha ekonomi mikro yang tangguh dan mandiri, serta untuk mewujudkan kota yang bersih, indah, tertib dan aman dengan sarana dan prasarana yang memadai dan berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana evaluasi kebijakan penataan dan pemberdayaan PKL khususnya di Kawasan Pasar Atas melihat banyaknya PKL yang berjualan di tempat yang dilarang pemerintah serta tidak berjalan beberapa aturan yang di dalam perda tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan sumber data. Keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi menurut Leo Agustino yang terdiri dari lima kriteria yaitu Sumber Daya Aparatur, Kelembagaan, Sarana, Prasarana, dan Teknologi, Finansial, dan Regulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL khususnya di Kawasan Pasar Atas belum berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan kebijakan penataan dan pemberdayaan PKL khususnya di Kawasan Pasar Atas menurut kriteria evaluasi kebijakan Teori Leo Agustino. Adapun sasaran serta tujuan dari Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL sendiri belum tercapai. Dari hasil penelitian, Pemerintah Kota Bukittinggi dinilai belum menetapkan lokasi peruntukan untuk PKL seperti belum adanya SK terkait lokasi PKL dan belum maksimal dalam melakukan pemberdayaan PKL. Dapat disimpulkan bahwa sejak diberlakukannya Perda Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL khususnya di Kawasan Pasar Atas hingga saat ini dapat dikatakan gagal dalam pelaksanaannya.
Kata Kunci: Evaluasi, Kebijakan, Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lim
PENGARUH KOMPETENSI AUDITOR EKSTERNAL DAN TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER TERHADAP JASA AUDIT E-COMMERCE
Seiring dengan meningkatnya bisnis e-commerce yang ada di Indonesia, kebutuhan akan jasa audit e-commerce memungkinkan untuk dilakukan. Jasa audit e-commerce
adalah jasa yang dilakukan untuk memberikan assurance kepada pihak-pihak yang berkepentingan akan tingkat keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penyebab jasa audit e-commerce masih kurang dikenal di Indonesia, maka perlu diketahui terlebih dahulu mengenai seberapa besar dampak yang ditimbulkan oleh kompetensi auditor eksternal dan teknik audit berbantuan komputer (TABK) terhadap kebutuhan jasa audit e-commerce. Penelitian kuantitatif ini dengan populasi sejumlah 97 auditor eksternal yang bekerja di Kantor Akuntan Publik yang tersebar di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan software
SmartPLS 3.0. Hasil dari penelitian ini kompetensi auditor eksternal dan teknik audit berbantuan komputer berpengaruh signifikan serta positif pada jasa audit ecommerce
Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Produk Perbankan Syariah Di Kota Dumai
This study is motivated by the rapid growth of conventional banks that later establish Islamic units and then join the conventional ones to become Islamic banks that certainly proves that Islamic banking is in high demand. For this reason, the researcher is interested in doing a study on how the level of public knowledge on Islamic Banking products in Dumai City. This study aims to investigate the level of public knowledge in Dumai City on the existence and products of Islamic banking. The problem formulation of the study is how the level of public knowledge on Islamic banking products in Dumai City. The type of this study is field research with a quantitative approach and the analysis used is Descriptive Statistics in which the data are grouped, described according to the type being analyzed and then presented in the form of tables, bar charts, and explanations. The population of the study is the people who live in Dumai City. To determine the sample, the Morgan formula is used and it is determined the sample as many as 383 respondents. The sampling technique used is the Proportionate Statified Random Sampling. The data collection techniques used are questionnaires and documentation. The results of this study show that 55.27% strongly agree, 37.66% agree, 4.47% disagree, 1.58% disagree and 1% strongly disagree. The descriptive analysis shows that the result of the study is 55.27%, which is in the range of 41% - 60% or "Sufficient". In conclusion, the level of public knowledge on Islamic banking products in Dumai City can be stated that the people who know about Islamic banks do not fully understand Islamic banking products and only know them in general
KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PERSEPSI GURU DAN IMPLIKASINYA BAG LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Salah satu aspek yang perlu tumbuh dan dikembangkan sejak kecil adalah aspek sosial. Keterampilan sosial mendorong kemudahan berkomunikasi dalam interaksi sosial dengan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil keterampilan sosial siswa, berdasarkan latar belakang sekolah serta dihasilkannya Program Bimbingan Pribadi Sosial dalam mengembangkan keterampilan social anak di SD kelas rendah. Penelitian dilakukan di salah satu SD di Padalarang Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk menghasilkan data penelitian adalah observasi, wawancara dan angket bagi wali kelas untuk mengungkap indikator-indikator keterampilan sosial melalui kategori keterampilan sosial yang nampak pada siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I, II dan III Tahun Ajaran 2019/2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak (random sampling). Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial siswa SD Padalarang 60,27% berada pada kategori baik, 39,73% berada pada kategori cukup, dan 0% berada pada kategori kurang. Potret Layanan bimbingan yang dilakukan oleh guru, sudah cukup baik dalam membimbing dan mengembangkan potensi dan aspek perkembangan anak, khususnya dalam keterampilan sosial.
Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Bimbingan Pribadi Sosial, SD
ABSTRACT
PRIMARY SCHOOL STUDENTS’ SOCIAL SKILL SEEN FROM TEACHERS’ PERCEPTION AND ITS IMPLICATION ON GUIDANCE AND COUNSELING SERVICES
(A descriptive study conducted at SD Padalarang Bandung Barat in 2019/2020 Academic Year)
Author:
ANANDA PUTRI OKTAVIANI
One of the aspects that need to be grown and developed since childhood is social aspect. Social skills encourage the ease of communication in social interactions with the environment. The purpose of this study is to investigate students' social skills profile based on school background and the creation of the Personal Social Guidance Program in developing children's social skills in lower grade primary schools students. The study was conducted at one of the primary schools in Padalarang, West Bandung. This study employed a quantitative approach using a descriptive method. The instruments used to obtain the research data were observation, interviews, and questionnaires for homeroom teachers to discover indicators of social skills through categories of social skills that appear in the students. The population of this study was all students in grades I, II, and III of the 2019/2020 Academic Year. This study employed a random sampling technique. The results of the study showed that the social skills of SD Padalarang students were as follows: 60.27% were in good category, 39.73% were in sufficient category, and 0% was in the poor category. Guidance services conducted by the teachers were considered good enough in guiding and developing the potential and aspects of children's development, especially in social skills.
Keywords: Social Skills, Personal Social Guidance, Primary Schoo
Designing Bulletin Tourism Culture in Al-Munawar village
The tittle of this final report is “Designing Bulletin Tourism Culture in Al-Munawar Village”.The final report aimed at researching and developing the bulletin of tourism culture in Al-Munawar village. In this final report, the writer uses Research andDevelopment “R&D” method. The “R&D” method includes 3 steps are: (1) Preliminary Field Testing, (2) The Development of Product and (3) Product Testing and Dissemination. The writer implement the steps by asking the experts opinion. Therefore, the data were collected from the interviews, and observation. After the data were analyzed the writer started designing the bulletin. The writer ask some experts opinion about the design and result is final product
Implementasi Konsep Kota Spons dalam Pengelolaan Air Perkotaan: Evaluasi Efektivitas Melalui Studi Literatur pada Beberapa Kota di Cina
ABSTRAKBanjir perkotaan merupakan permasalahan utama di seluruh dunia. Urbanisasi di Cina meningkatkan intensitas hujan dan efek pulau panas perkotaan, yang mengubah hidrologi regional dan meningkatkan risiko banjir. Pada 2013, Cina meluncurkan program 30 Kota Spons untuk mengurangi genangan air, memanfaatkan air hujan, mengendalikan aliran air, dan meningkatkan lingkungan air perkotaan. Konsep Kota Spons menekankan konservasi, restorasi, dan rehabilitasi ekosistem, menciptakan kota yang tangguh dan mampu mempertahankan hidrologi alami. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas manajemen air hujan perkotaan dengan menggunakan indeks Kota Spons di Cina berdasarkan studi literatur. Hasilnya menunjukan keberhasilan signifikan Kota Spons dalam penanganan air hujan, menghilangkan polutan, dan meredakan efek pulau panas perkotaan. Selain itu, artikel ini memberikan wawasan tentang tantangan, regulasi, serta skema pembiayaan yang digunakan di Cina untuk mengeksplorasi kemungkinan kebijakan masa depan yang dapat diadopsi oleh kota-kota di Indonesia Dengan menerapkan konsep Kota Spons, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan ketahanan air di kota-kota Indonesia.Kata kunci: Kota Spons, pengelolaan limpasan air, infrastruktur hijauABSTRACTUrban flooding is a major issue worldwide. Urbanization in China has increased the intensity of rainfall and the urban heat island effect, altering regional hydrology and increasing flood risks. In 2013, China launched the Sponge City program to reduce waterlogging, utilize rainwater, control runoff, and improve urban water environments. The Sponge City concept emphasizes the conservation, restoration, and rehabilitation of ecosystems, creating resilient cities capable of maintaining natural hydrology. This research evaluates the effectiveness of urban rainwater management in China using the Sponge City index based on literature studies. The results show the significant success of Sponge Cities in managing rainwater, removing pollutants, and alleviating the urban heat island effect. Additionally, this article provides insights into the challenges, regulations, and financing schemes used in China to explore future policy possibilities that could be adopted by cities in Indonesia. By implementing the Sponge City concept, it is hoped that flood risks can be reduced and water resilience can be improved in Indonesian cities.Keywords: Sponge City, water runoff management, green infrastructur
- …
