39 research outputs found
SISTEM INFORMASI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE) DAN SKALA ORDINAL PADA UNIT PELAYANAN MASYARAKAT
Sebagai penyedia layanan publik, unit pelayanan masyarakat dihadapkan pada banyak hal terkait peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kinerja pelayanan pelayanan yang baik dan kualitas produk. Untuk mengukur kinerja unit pelayanan publik, diperlukan unsur / indikator sebagai acuan untuk memberikan penilaian terhadap hasil kinerja unit pelayanan publik, di atas diperlukan suatu sistem informasi untuk membawa hasil penilaian kinerja Unit layanan Pembuatan sistem informasi adalah dengan menggunakan metode perbandingan eksponensial (MPE) dan skala ordinal, "1. Tidak Baik, 2. Kurang Bagus, 3. Bagus 4. Sangat Bagus". Dalam pelayanan kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh unit pelayanan masyarakat, unit pengukuran kinerja pelayanan masyarakat menggunakan pedoman keputusam MENPAN (Menteri Administrasi) No: KEP / 25 / M.PAN / 2/2004 tentang pedoman umum penyusunan indeks kepuasan masyarakat Unit layanan keagenan pemerintah. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan Sistem Informasi untuk Kepuasan Publik yang dapat memberikan informasi mengenai kualitas kinerja unit pelayanan publik</jats:p
Aplikasi Pengambilan Keputusan Indeks Kepuasaan Masyarakat dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) pada Unit Pelayanan Masyarakat dengan Alat Microcontroller sebagai Alat Bantu Survey
Kepuasan masyarakat merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan suatu badan USAha karena masyarakat adalah konsumen dari produk yang dihasilkannya. hal ini didukung oleh pernyataan K. Douglas Hoffman dan Jhon E.G Beteson, yaitu: “without costumers the service firm has no reason to exist”. Di sisi lain, peperangan terbesar dalam dunia pemasaran sebenarnya adalah peperangan memperebutkan heart share konsumen. Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah adalah mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan yang telah diberikan aparatur kepada masyarakat. Hal tersebut juga berlaku kepada divisi yang memberikan pelayanan kepada mahasiswa/i. Membuat AplikasiPengambilan Keputusan Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Unit Pelayanan yang diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat tentang kualitas kinerja dari unit pelayanan tersebut. Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) merupakan salah satu metode untuk menentukan urutan prioritas alternatif keputusan dengan kriteria jamak. Teknik ini digunakan sebagai pembantu bagi individu pengambilan keputusan untuk menggunakan rancang bangun model yang telah terdefinisi dengan baik pada tahap proses. Penelitian ini juga memberikan saran mengatasi masalah dalam pengembangan dalam penambahan seperti input keyboard. Microcontroller adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data yang bersifat open source, arduino juga mempunyai bahasa pemrogramannya sendiri yang berupa bahasa C. Arduino Uno adalah board microcontroller berbasis ATmega328 (datasheet). Memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan sebagai output PWM dan 6 pin input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack power, ICSP header, dan tombol reset
ELECTRONIC BUSINESS CONCEPT IN MARKETING OF VILLAGE LEADING PRODUCTS
In preparing to welcome the era of technology 4.0, especially preparing rural communities to be ready to accept the arrival of the era of technology 4.0, how can rural communities utilize the technology for their interests. Especially how rural communities can promote superior products produced by the community in general as well as rural communities in particular by using these technologies. In this research, it will be discussed how the application of E-Business can help marketing superior village products, and based on the mandate of law number 6 of 2014 "About the Village", article 86 "Information Systems for Rural Development and Rural Area Development". The problems faced, among others, are many villages that have not been touched by information technology, many villages that have superior products have not been touched by information technology, the potential, and superior products of the village are not fully promoted so that the potential and village products are not widely known. The purpose of the research is to provide the best solution so that the existing problems can be resolved, of course by utilizing information technology, which is a web-based application, by incorporating the concept of E-Business in the application to be made. The results of this study are the application of B2B and B2G E-Business to support the creation of E-Marketing Applications that can be used as solutions to problems that occur
Kerangka Kerja Sistem Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Indonesia
Di zaman yang semakin berkembang ini yaitu era digital, teknologi merupakan suatu hal yang sangat penting. Dunia pada saat ini tengah menghadapi era teknologi atau biasa disebut revolusi industri 4.0. kondisi tersebut ditandai langsung dengan penggunaan mesin digital dan internet yang menyebabkan perubahan yang cepat dan signifikan terhadap segala sektor kehidupan manusia sehingga memudahkan manusia dalam melakukan berbagai pekerjaan. Era transformasi digital adalah bagian proses dari teknologi yang lebih besar, dan ini adalah perubahan yang berhubungan dengan penerapan teknologi digital dalam aspek kehidupan yang ada pada masyarkat. Kecerdasan buatan adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh manusia. Diperlukan sebuah kerangka kerja sistem kecerdasan buatan yang dapat diterapkan dalam pengembangan ilm pengetahuan, teknologi dan seni di Indonesia. Paper ini mencoba membahas kerangka kerja Case Based Reasoning (CBR) dalam pengembangan sistem kecerdasan buatan. Diharapkan kerangka kerja ini dapat menjadi acuan penerapan sistem kecerdasan di Indonesia
KEGIATAN PEMBUATAN APLIKASI PENGISIAN DAN LAPORAN NILAI UJIAN MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS
Analisis situasi sangat dibutuhkan untuk setiap kegiatan. Analisis situasi diperlukan untuk mendapatkan data terkait kondisi fisik, sarana maupun prasarana yang ada di SD Negeri 05 Meruya Utara. Hasil analisis situasi inilah yang kemudian akan dijadikan pedoman dalam menentukan program kerja individu maupun kelompok. Tempat dimana akan dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, SD Negeri 05 Meruya Utara, yang akan terlibat dalam kegiatan ini adalah para guru dan tata usaha sekolah, mereka membutuhkan pembaharuan pengetahuan tentang aplikasi office tersebut, salah satunya adalah Microsoft Access. Melakukan koordinasi dengan Sekolah SD Negeri 05 Meruya Utara tentang siapa saja peserta yang akan mengikuti pelatihan. Membatasi jumlah peserta 20 orang. Memberikan undangan kepada peserta untuk dapat hadir pada hari yang sudah ditentukan atau disepakati bersama. Keberhasilan pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini dapat dilihat, respons positif dari peserta pelatihan, meningkatnya keterampilan peserta setelah mendapat pelatihan
Pengenalan Aplikasi Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM) Sebagai Peningkatan Pelayanan Masyarakat Pada Pengawai Kelurahan Pondok Kacang Timur Tangerang Selatan
Manusia adalah makhluk sosial, yang dalam arti sederhananya bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, yang dalam arti nya setiap manusia membutuhkan layanan yang diberikan oleh orang lain terhadap dirinya dan sebaliknya orang lain membutuhkan layanan dari kita baik yang sederhana atau layanan yang lebih exclusive. Mengacu pada PP nomor 73 atas Kelurahan pada tahun 2005, Kelurahan merupakan gabungan wilayah dari beberapa Rukun Warga (RW). Pemerintah desa dan kecamatan merupakan departemen pemerintahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Dalam konteks otonomi daerah Indonesia, Kelurahan adalah wilayah kerja Lurah sebagai perangkat daerah kabupaten atau kota. Kelurahan dibawah pimpinan seorang Lurah, seorang pejabat. Kelurahan adalah unit pemerintahan terkecil di tingkat desa. Berbeda dengan desa, kelurahan memiliki hak mengatur wilayahnya lebih terbatas. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan adalah dalam bentuk pelatihan. Kegiatan pelatihan ini merupakan wadah bagi para pendidik untuk membimbing minat dan bakatnya dalam praktik profesional disiplin ilmu di masyarakat. Manfaat lain dari kegiatan semacam ini adalah menciptakan kepekaan terhadap mereka yang membutuhkan. Berdasarkan latar belakang yang dijelaskan di atas, maka secara garis besar rumusan permasalahan adalah, bagaimana cara melatih para pengawai Kelurahan Pondok Kacang Timur dalam menjalankan Aplikasi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), bagaimana mempermudah pemberian informasi ke masyarakat dalam penggunaan Aplikasi Indeks Kepuasaan Masyarakat. Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah, untuk mengajarkan Para Pengawai Kelurahan Pondok Kacang Timur dalam bagaimana cara penggunaan Aplikasi Indeks Kepuasan Masyarakat, untuk memberikan informasi bahwa Aplikasi Indeks Kepuasan Masyarakat ini dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan juga dapat mengetahui kinerja dari petugas dalam memberikan pelayanan
Penerapan Metode Search Engine Optimization untuk Meningkatkan Peringkat Website Portal Berita Inakoran.com di Kota Tangerang
Banyak website baru bermunculan termasuk portal berita media online menghadapi masalah sepi pengunjung atau kekurangan pembaca, sehingga peringkat atau rating website tersebut rendah. Akibatnya pemasang iklan enggan membelanjakan biaya iklan pada website tersebut, padahal iklan menjadi salah satu penompang bisnis media online. Portal berita Inakoran.com yang baru tiga tahun beroperasi menghadapi kendala rating rendah, sehingga tim marketing kesulitan mendapatkan pemasang iklan. Tim redaksi Inakoran.com juga belum menguasai teknologi informatika untuk mengembangkan media online ini. Hal ini mendorong tim pengabdi dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana untuk melaksanakan pelatihan teknologi informatika khususnya penerapan search engine optimization (SEO) untuk meningkatkan peringkat website. Pelatihan penerapan teknik SEO melibatkan 10 orang karyawan dan tim redaksi pada tanggal 17 Maret 2020 di kantor Redaksi Inakoran.com di Kelurahan Larangan Indah, Kota Tangerang, Banten. Hasilnya, pengetahuan peserta di bidang informatika khusus Teknik SEO meningkat 85,6%, dan rating Inakoran.com secara nasional naik 3.966 level, dimana sehari sebelum pelatihan yaitu tanggal 16 Maret 2020, data Alexa menunjukan rating Inakoran.com berada di urutan 21.275 secara nasional, namun dua minggu kemudian yaitu tanggal 02 April 2020, rating Inakoran naik siginifikan ke posisi urutan 17.309 secara nasional
Imbalanced Data NearMiss for Comparison of SVM and Naive Bayes Algorithms
The study aims to improve the diagnosis, management, and prevention of HIV/AIDS by using classification algorithms. The dataset used consists of 707,379 records and 89 columns. Data preprocessing includes removing irrelevant attributes, handling inconsistencies, and balancing the data using the NearMiss method, resulting in a balanced proportion of reactive and non-reactive HIV cases. Once the data is balanced, it is split into several ratios: 60:40, 70:30, 80:20, and 90:10. The classification models used in this study are Naive Bayes and SVM. The models are evaluated using the metrics Accuracy, Precision, Recall, and F1-Score. The results show that the SVM model achieves the highest accuracy of 82.6% with a 90:10 data split at a 6-fold value, and 82.2% with a 60:40 data split at a 5-fold value. On the other hand, Naive Bayes achieves the highest accuracy of 61.1% with a 60:40 data split
Imbalanced Data NearMiss for Comparison of SVM and Naive Bayes Algorithms
The study aims to improve the diagnosis, management, and prevention of HIV/AIDS by using classification algorithms. The dataset used consists of 707,379 records and 89 columns. Data preprocessing includes removing irrelevant attributes, handling inconsistencies, and balancing the data using the NearMiss method, resulting in a balanced proportion of reactive and non-reactive HIV cases. Once the data is balanced, it is split into several ratios: 60:40, 70:30, 80:20, and 90:10. The classification models used in this study are Naive Bayes and SVM. The models are evaluated using the metrics Accuracy, Precision, Recall, and F1-Score. The results show that the SVM model achieves the highest accuracy of 82.6% with a 90:10 data split at a 6-fold value, and 82.2% with a 60:40 data split at a 5-fold value. On the other hand, Naive Bayes achieves the highest accuracy of 61.1% with a 60:40 data split
KEGIATAN PEMBELAJARAN MS EXCEL UNTUK PEMBUATAN LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA PADA GURU SD WILAYAH MERUYA UTARA
ABSTRAK Pada awalanya kegiatan proses belajar mengajar disetiap sekolah masih menggunakan log book atau menghitung manual untuk pengisian hasil belajar siswa-siswa. Namun saat ini Penggunaan komputer sudah menjadi bagian dari kebutuhan yang mutlak untuk mendukung setiap kegiatan sekolah. Diantaranya adalah pemanfaatan aplikasi yang sering dipakai yaitu Ms Office yang di dalamnya tersedia seperti Microsoft excel, Microsoft Word, Ms Power Point dan aplikasi aplikasi lainnya. Dengan adanya aplikasi tersebut tidak sedikit bahwa guru-guru atau staf tata usaha kurang memiliki keterampilan dalam penggunaan aplikasi komputer seperti Ms Excel. Dalam pelatihan ini, versi yang dipakai adalah versi 2010 untuk Microsoft Windows. Pelatihan ini dilaksanakan di SD 05 Meruaya Utara, dimana guru SD dan tata usaha yang perlu pelatihan dalam menggunakan applikasi Microsoft excel secara benar dan tepat. Dengan menerapkan metode Pada pelatihan ini akan menggunakan 2 metode : Metode Classroom : metode ini digunakan untuk memberikan materi yang bersifat teoritis. Metode Demonstrasi : metode ini kami gunakan untuk pemberian materi yang bersifat praktis. Adapun targer Luaran dari pengabdian masayarakat ini yaitu setiap guru mampu mengolah laporan hasil belajar siswa dan guru mampu menggunakan microsoft Excel dengan tepat dalam membantu membuat laporan hasil belajas siswa
