1,721,012 research outputs found

    Dynamic modeling of a single-link flexible manipulator robot with translational and rotational motions

    No full text
    The flexible manipulator is widely used in space robots, robot arm, and manufacturing industries that produce micro-scale products. This study aims to formulate the equation of motion of a flexible single-link manipulator system that moves translationally and rotationally and to develop computational codes with the finite-element method in performing dynamic simulation on the vibration of the flexible manipulator system. The system of the single-link flexible manipulator (SLFM) consists of an aluminium beam as a flexible link, a clamp part to hold the link, a DC motor to rotate the drive shaft, a trajectory to transfer the link in translational motion, and a servo motor to rotate the link. Computational codes in time history response (THR) and Fast Fourier Transform (FFT) processing were developed to identify the dynamic behaviour of the link. The finite-element method and Newmark-beta are used in simulating the SLFM. Simulation using the finite-element method has displayed dynamic behaviour through a graph of FFT on free vibration and THR graph on forced vibration by the excitation force due to the translational and rotational motions of the system. FFT has also generated natural frequency values as (f) 8.3 [Hz]. For translational and rotational motions, lateral deformation gets the maximum deviation at the value 0.0077 [m] and the minimum deviation -0.0085 [m] at t = 0 [s]. While at time t = 0.5 [s] due to the existence of the excitation force at the time, the maximum deviation at the value -0.009 [m], and the minimum deviation -0.0085 [m]

    Perhatian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal

    Full text link
    Manusia adalah mahluk yang memiliki rasa keagamaan, kemampuan untuk memahami dan mengamalkan nilai agama.Salah satu cara dalam memahami ajaran agama agar pengamalannya menjadi baik dan benar adalah dengan mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan keagamaan. Adapun beberapa bentuk kegiatan keagamaan yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama secara baik dan benar adalah seperti kegiatan wirid yasin, peringatan israj mi’raj Nabi Muhammad SAW, dan lain-lain. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana keadaan kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu? Bagaimana keadaan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu? Apa faktor pendukung dan penghambat perhatian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui keadaan kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu, Untuk mengetahui keadaan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat perhatian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian field research. Adapun pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuwalitatif deskriptif. Sedangkan instrument pengumpulan data yang dipergunakan adalah wawancara (Interview) tidak terstruktur atau wawancara bebas. dan observasi non-partisifan. Adapun hasil penelitian ini adalah kegiatan keagamaan yang ada di Desa Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu terdiri dari: pengajian kaum ibu, Pengajian kaum bapak, Pengajian remaja, pengajian anak-anak, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan. Masyarakat Desa Simpang Gambir selalu ikut berpartisipasi pada setiap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Desa Simpang Gambir. Adapun faktor pendukung kegiatan keagamaan di Desa Simpang Gambir terdiri dari: Adanya minat para orangtua mengikuti kegiatan-kegiatan agama yang telah diterapkan, Adanya da’i yang selalu hadir, adanya rasa keinginan untuk menambah keimanan dan ketakkwaan, dan adanya rasa kekeluargaan. Sedangkan faktor penghambat berupa ekonomi masyarakat yang kurang bagus, kurangnya pemahaman agama, dan kurangnya kesadaran beragama

    PEMETAAN ONTOLOGY PADA SUMBER DATA HETEROGEN DI TINGKAT SEMANTIK DENGAN DOMAIN RUMAH

    No full text
    Pemetaan ontology untuk mencapai interoperabilitas pada beberapa sumber data dengan terminologi yang heterogen di tingkat semantik merupakan rancangan arsitektur untuk melakukan proses query rewritting dan query answering. Tahapan proses yang akan dilakukan secara berurutan pada pemetaan ini yaitu menentukan Local Schema sumber data, menentukan Common Ontology, menentukan User View. Selanjutnya dilakukan pemetaan ontology, yaitu pemetaan antara User View dengan Common Ontology, dan pemetaan antara Common Ontology dengan Local Schema sumber data. Uji coba yang dilakukan pada pemetaan ontology ini adalah dengan melakukan simulasi kombinasi menggunakan pendekatan arsitektur yang telah dikembangkan. Simulasi yang dilakukan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pemetaan yang dilakukan mampu mengefektifkan ketepatan hasil pencarian untuk mencapai interoperabilitas di antara pemakai dan sumber data yang heterogen

    ANALISIS SEGMENTASI PASAR DAN DIFERENSIASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PASIEN PADA PT. IAG HEALTHSCIENCES MEDICAL CENTER

    Full text link
    ANALISIS SEGMENTASI PASAR DAN DIFERENSIASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PASIEN PADA PT. IAG HEALTHSCIENCES MEDICAL CENTE

    Analisis Perpindahan Bahan Dua Dimensi Akibat Gaya Luar pada Plat Berlubang dengan Metode Elemen Hingga

    Full text link
    Metode elemen hingga adalah suatu metode analisis permasalahan rumit dan tidak beraturan yang dibagi-bagi dalam bentuk elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut elemen hingga. Metode ini dapat dilakukan untuk menganalisis struktur yang diselesaikan dengan Bahasa Fortran. Penerapan metode elemen hingga dengan Fortran pada pelat dua dimensi berbentuk lingkaran yang ditumpuh di dua sisi dengan gaya luar, Modulus elastisitas, koefisien poisson dan tebal pelat yang diketahui, dapat menghasilkan nilai perpindahan pada arah x dan y. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perpindahan yang terjadi pada struktur pelat dua dimensi. Hasil yang dicapai yaitu sebuah paket program sederhana aplikasi struktur untuk menghitung perpindahan pada pelat dua dimensi. Dari hasil eksekusi program diperoleh perpindahan maksimum terjadi pada titik nodal 59 arah sumbu x sebesar 8.3927 E-3 cm dan sumbu Y sebesar -1.77 E-

    Analisis strategi portofolio produk pt. ism bogasari flour mills

    Full text link
    Industri tepung terigu mempakan salah satu industri strategis di Indonesia, karena selain diproyeksikan sebagai bahan pangan altematif utama, sesuai dengan program diversiiikasi pangan yang dianjurkan oleh pemerintah, tapi terlebii itu adalah adanya tanda dari pergeseran konsumsi masyarakat yang mulai berubah dari konsumsi beras ke produk yang berbahan dasar terigu. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan pennintaan yang cukup signitiian, baik dari rumah tangga, maupun industri (idustri mie instant, industri roti, dan industri pakan temak). PT. ISM Bogasari Flour Mills merupakan salah satu produsen tepung terigu di Indonesia, dan untuk saat ini perusahaan merupakan produsen lepung terigu terbesar di dunia. Tepung terigu merupakan produk utama yang dihasilkan perusahaan dengan porsi perhatian yang cukup besar, tapi sebenarnya selain tepung terigu, Bogasari juga mempunyai beberapa produk sampingan (by product) yang pada kenyatannya mempunyai peluang dan kesempatan besar untuk dikembangkan. Dalam rangka menghadapi tingkat pembahan dengan suhu persaingan yang tinggi, maka perusahaan perlu melakukan pengelolaan produk-produk yang di Indonesia tersebut ke dalam suatu manajemen portofolio yang terintegrasi dengan alternatif strategi yang sesuai dengan posisi masing-masing produk. Dari latar belakang masdah tersebut, maka perurnusan masatah dalam penelitian ini adalah bagaimana posisi masing-masing produk yang dimiliii perusahaan dalam matriks portofolio, serta bagaimana implikasi strategis masing-masing produk tersebut. Geladikarya ini dilakukan dalam ruang lingkup manajemen strategi, khususnya analisis portofolio yang dilakukan terhadap produk-produk PT. ISM Bogasari Flour Mills. Geladi ini merupakan suatu evaluasi dan rekomendasi, sedangkan implementasi sepenuhnya diserahkan kepada manajemen perusahaan. Dalam Geladikarya ini digunakan analisis desk-riphx dengan metode studi kasus yang mengynakan data kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi langsung di lapangan. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, laporan intern perusahaan, dan dari Aptindo (Asosiasi Pengusaha Tepung Terigu Indonesia). Beberapa implikasi strategis yang dapat dilakukan oleh perusahaan sesuai dengan analisis portofolio produk dan alternatif strategi swot untuk masingmasing produk adalah sebagai berikut : 1. Tepung terigu a. Strategi mempertahankan diri sebagai pemimpin pasar (SOl), dengan implikasi sebagai berikut : Melakukan riset konsumen secara berkala, terutama terhadap selera konsumen, sehingga pemunculan produk baru sesuai dengan trend pasar (strategi WTI). Mempertahankan brand image (strategi S03). Mempertahankan kualitas produk (strategi S04). Meningkatkan promosi, khususnya pada media tv (strategi ST2). b. Strategi Intensive dengan implikasi strategis sebagai berikut : Strategi pengembangan pasar (market development), yang dapat diiakukan dengan menambah pasar baru, terutama menjajaki pasar mancanegara, khususnya di wilayah Asia (strategi SO5). C. Strategi penetrasi pasar (meraih pangsa pasar yang lebii besar), terutama bagi daerah-daerah yang memberikan keuntungan besar, seperti kota-kota di pulau Jawa (penduduk terpadat) dengan cara promosi, dan peningkatan mutu produk yang lebih baik (strategi S04). Riset terhadap manfaat produk, yang intinya memberikan informasi secara berkala terhadap masyarakat akan fungsi produk (strategi SO2). Pengembangan produk (product development), dengan mengembangkan atribut produk baru (modifikasi produk), atau mengembangkan beragam tingkat mutu. 2. Tepung industri a. Strategi penetrasi pasar strategi (so5), yaitu berupaya meraih pasar tertentu yang dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan, khususnya wilayah atau bahkan negara yang berpotensi untuk dimasuki. b. Strategi pengembangan produk (strategi so2), yaitu : Mengembangkan model dan ukuran produk (profilerasi product). Mengembangkan dalarn beberapa tingkat mutu dan fungsi produk. Mengembangkan atribut produk baru. c. Strategi mempertahankan kualitas produk (strategi S04), yaitu dengan melakukan eksklusifitas produk. 3. Bran dan Pollard a. Strategi penetrasi pasar strategi ( SO5)yaitu berupaya meraih pasar tertentu yang dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan, khususnya wilayah atau bahkan negara yang berpotensi untuk dimasuki. b. Strategi pengembangan produk (strategi S02), yaitu : Mengembangkan model dan ukuran produk (profilerasi product). Mengembangkan dalam beberapa tingkat mutu dan fungsi produk. Mengembangkan atribut produk baru; misalkan dengan modifikasi (mengubah warna, aroma), kombinasi (mencarnpur, meramu produk yang dihasilkan). c. Strategi mempertahankan kualitas produk (strategi S04), yaitu dengan melakukan eksklusifitas produk. 4. Cab Kembar dan Kunci Biru Strategi perluasan lini, yang intinya untuk memperkenakan unit produk tambahan dalam kategori produk yang sama dengan merk yang sama, tapi biasanya dengan tampilan yang baru, seperti : pemberian unsur tambahan (sesuai dengan stategi SO1). Meningkatkan promosi, khusus untuk masing-masing merk (Cakra Kembar, dan Kunci Biru) didalam upaya untuk mempertahankan kekuatan merk yang telah ada (sesuai dengan strategi ST2). Melakukan survey merk secara berkala (sesuai dengan strategi ST2). Dalam mendukung rencana tindakan yang dilakukan, maka perusahaan telah mempersiapkan beberapa hal, antara lain dengan penyediaan dana promosi kegiatan pengenalan produk dalam bentuk lain (Bogasari Expo) adalah sebesar 3 % dari total penjualan, selain itu adalah penyiapan sumber day tenaga marketing yang berjumlah 100 orang, dan pengadaan kegiatan recruitment dan pemberian training, dengan jadwal (schedule) yang disesuaikan dengan kebutuhan, dan jangka waktu pendek yang terencana selama empat (4) bulan sekali. Rencana tindakan yang diusulkan untuk masing-masing produk pada masa depan adalah sebagai berikut : 1. Produk tepung terigu, tepung industri, serta bran dan pollard Melakukan riset konsumen, dalam upaya mengetahui informasi pasar lenlang produk-produk yang berada di masyarakat. Peningkatan kegiatan promosi mutlak perlu dilakukan, dalam upaya menginformasikan produk perusahaan, serta mempertahankan ekuitas merk perusahaan. Melakukan riset terhadap daerah atau negara yang menjadi tujuan ekspor (penjajakan ke Singapura). Aktif dalam melakukan pertunjukkan atau demo yang berkaitan dengan makanan. Mengadakan kerjasama dengan lembaga pertanian untuk mencari formula khusus dalam budidaya gandum di Indonesia. 2. Produk tepung terigu merk Cakra Kembar dan Kunci Biru Melakukan kegiatan promosi secara mtin untuk kedua merk tersebut, dalam upaya mempertahankan image product di benak konsumen. Melakukan survey merk. Mengadakan pertemuan-pertenu dengan masyarakat dalam rangka mensosialisasikan produk perusahaan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Menelusuri Kepercayaan Masyarakat Terhadap Makam Datuk Kalimbungan di Kel. Bonto Lebang Kec. Bissappu Kab. Bantaeng

    Full text link
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kepercayaan masyarakat terhadap Datuk Kalimbungan, yaitu pada saat itu beliau dikenal sebagai sosok manusia yang memiliki kharismatik dan ulama besar yang sangat di kagumi oleh masyarakat Bantaeng karena kesederhanaannya dan memiliki ilmu yang tinggi sebagai penyiar agama Islam di Bantaeng. Sehingga demikian apabila beliau meninggal makamnya dianggap keramat, hal ini nampak terlihat dimana para pengunjung yang datang dengan tujuan berziarah atau bernazar bahkan kerapkali bagian dari ritus keagamaan bagi yang mempercayainya. Adapun kepercayaan sebagian masyarakat terdiri dari beberapa aspek, yaitu pertama ditinjau dari aspek sosiologis yang terdiri dari interaksi dan perubahan sosial, kemudian aspek yang kedua yakni aspek antropologi, yaitu jenis pengamalan dan bentuk pengamalan

    Identifikasi situs online dalam materi fikih pada madrasah aliyah

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan yang di sebabkan oleh adanya himbauan dari pemerintah untuk melakukan segala aktivitas dari rumah yang mana himbauan ini juga berimbas pada dunia pendidikan, yakni menggunakan teknologi internet sebagai media tambahan dalam proses belajar-mengajar. Dalam hal ini, berbagai materi dalam situs online kerap digunakan sebagai bahan ajar mata pelajaran Fikih selama masa pandemi berlangsung. Selain itu, situs online juga dimanfaatkan untuk mengakses buku-buku mata pelajaran Fikih oleh siswa madrasah aliyah yang tidak mendapakan buku cetak dari sekolah dikarenakan oleh keterbatasan buku cetak yang disediakan oleh sekolah. Tujuan penlitian ini adalah (a) untuk mengetahui materi Fikih yang terdapat pada jenjang Madrasah Aliyah; (b) untuk mengidentifikasi situs online yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran materi Fikih yang disediakan oleh situs online pada tingkatan Madrasah Aliyah; dan (c) untuk mengetahui validitas data atau bahan sumber ajar dari situs online yang digunakan sebagai media pembelajaran materi Fikih pada Madrasah Aliyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perpustakaan (library research) yang mana dalam hal ini peneliti melakukan analisis terhadap berbagai situs online dengan cara mencocokan kriteria-kriteria situs valid antara satu situs dengan lainya. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa terdapat tiga situs online yang menyediakan materi fikih yang kevalidannya dinilai sangat aman dan dapat dipertanggung jawabkan, yakni Pustaka Pendis, Rumah Fikih dan Yufid Com. Adapun Content Analysis ini tujuannya untuk menganalisis isi dari buku atau situs online yang akan diteliti, yaitu dengan mencari kata atau istilah yang sesuai dengan Materi Fikih Situs Online. Supayah peserta didik dan pendidik tidak ada kendala dalam mencari buku, artikel, atau video yang menerangkan tentang materi Fikih
    corecore