43 research outputs found

    Jupyter Notebook App: Alternatif Teknologi Pembelajaran Fisika Berbasis Web Browser

    No full text
    Dalam beberapa dekade ke belakang, perangkat keras dan perangkat lunak komputer mengalami perkembangan yang sangat cepat. Bagi sebagian besar pemerhati sejarah ilmu pengetahuan, perkembangan yang sangat cepat ini memposisikan komputasi sebagai pilar ketiga dari sains setelah teori dan eksperimen. Sebagai contoh, Perez dan Granger (2007) menciptakan aplikasi IPython Notebook  berbasis web browser yang telah digunakan oleh banyak orang di bidang pendidikan dan penelitian. Aplikasi ini kini telah bertransformasi menjadi Jupyter Notebook App, dengan menggunakan bahasa pemograman utama yang lebih beragam, yaitu Julia, Python dan R. Shen (2014) memperkirakan satu juta peneliti dan pendidik telah menggunakan aplikasi ini untuk menunjang kegiatan profesinya. Makalah ini membahas pemanfaatan Jupyter Notebook App sebagai teknologi pembelajaran fisika khususnya di bidang fisika bumi dan fisika bahan dengan menggunakan bahasa pemograman python. Hasil survey terbaru menunjukkan bahwa Python kini telah menjadi bahasa pemograman favorit di beberapa perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat (Guo, 2014)

    PENGGUNAAN PIRANTI LUNAK JUPYTER NOTEBOOK DALAM UPAYA MENSOSIALISASIKAN OPEN SCIENCE

    No full text
    Era keterbukaan dan perkembangan piranti komputer mendesak para ilmuwan untuk segera mempraktekkan open science. Sekarang ini, banyak pembaca jurnal ilmiah menghendaki suatu artikel ilmiah dapat ditelusuri ulang baik data yang dimuat maupun metodologi analisis data yang digunakan penulis di dalam menarik kesimpulannya. Jupyter Notebook adalah sebuah piranti lunak yang dapat digunakan untuk menampilkan dan menganalisis data dengan mudah. Makalah ini membahas tentang penggunaan Jupyter Notebook di bidang geofisika

    A new method for calculating the locality mean direction of a paleomagnetic fold test

    No full text
    This paper proposes a new method to calculate a locality mean by using Fisher statistic in paleomagnetic research. The new method uses α95 in defining a weight for each site mean. Previously, a unit weight is given to all site means which may lead to wrong a locality mean due to some site means having large α95s. The interpretation of this erroneously calculated paleomagnetic direction will locate the area being investigated in the incorrect paleolatitude. Besides giving more accurate paleomagnetic directions, the locality mean directions derived from this new method give more consistent paleomagnetic fold test results, especially in deformed areas

    Pemanfaatan Jupyter OOMMF dalam Upaya Pengenalan Awal kepada Mahasiswa di Bidang Simulasi dan Pemodelan Mikromagnetik

    No full text
    Aplikasi Jupyter OOMMF dapat digunakan untuk membekali mahasiswa yang tertarik di bidang mikromagnetik. Sifat aplikasi yang lebih interaktif dan lebih mudah untuk dipelajari dibandingkan aplikasi serupa lainnya akan membantu perguruan tinggi Indonesia untuk menghasilkan calon-calon ilmuwan yang berkelas dunia

    Pemanfaatan Jupyter OOMMF dalam Upaya Pengenalan Awal kepada Mahasiswa di Bidang Simulasi dan Pemodelan Mikromagnetik

    No full text
    Aplikasi Jupyter OOMMF dapat digunakan untuk membekali mahasiswa yang tertarik di bidang mikromagnetik. Sifat aplikasi yang lebih interaktif dan lebih mudah untuk dipelajari dibandingkan aplikasi serupa lainnya akan membantu perguruan tinggi Indonesia untuk menghasilkan calon-calon ilmuwan yang berkelas dunia

    Pemanfaatan Jupyter OOMMF dalam Upaya Pengenalan Awal kepada Mahasiswa di Bidang Simulasi dan Pemodelan Mikromagnetik

    No full text
    Aplikasi Jupyter OOMMF dapat digunakan untuk membekali mahasiswa yang tertarik di bidang mikromagnetik. Sifat aplikasi yang lebih interaktif dan lebih mudah untuk dipelajari dibandingkan aplikasi serupa lainnya akan membantu perguruan tinggi Indonesia untuk menghasilkan calon-calon ilmuwan yang berkelas dunia

    A new method for calculating the locality mean direction of a paleomagnetic fold test

    No full text
    This paper proposes a new method to calculate a locality mean by using Fisher statistic in paleomagnetic research. The new method uses α95 in defining a weight for each site mean. Previously, a unit weight is given to all site means which may lead to wrong a locality mean due to some site means having large α95s. The interpretation of this erroneously calculated paleomagnetic direction will locate the area being investigated in the incorrect paleolatitude. Besides giving more accurate paleomagnetic directions, the locality mean directions derived from this new method give more consistent paleomagnetic fold test results, especially in deformed areas

    PENGGUNAAN PIRANTI LUNAK JUPYTER NOTEBOOK DALAM UPAYA MENSOSIALISASIKAN OPEN SCIENCE

    No full text
    Era keterbukaan dan perkembangan piranti komputer mendesak para ilmuwan untuk segera mempraktekkan open science. Sekarang ini, banyak pembaca jurnal ilmiah menghendaki suatu artikel ilmiah dapat ditelusuri ulang baik data yang dimuat maupun metodologi analisis data yang digunakan penulis di dalam menarik kesimpulannya. Jupyter Notebook adalah sebuah piranti lunak yang dapat digunakan untuk menampilkan dan menganalisis data dengan mudah. Makalah ini membahas tentang penggunaan Jupyter Notebook di bidang geofisika
    corecore