191 research outputs found

    “Simbolik Haji” (Studi Deskriptif Analitik Pada Masyarakat Desa Rantebelu Kacamatan larompong Kabupaten Luwu)” (Pembimbing Pertama: Andi Agustang. Pembimbing Kedua: Darman Manda)

    No full text
    ABSTRAK SUPRIADI. 2014. “Simbolik Haji” (Studi Deskriptif Analitik Pada Masyarakat Desa Rantebelu Kacamatan larompong Kabupaten Luwu)” (Pembimbing Pertama: Andi Agustang. Pembimbing Kedua: Darman Manda) Tujuan penelitian ini adalah: (i) untuk mengetahui hubungan peran dan simbolisme haji dalam kebudayaan masyarakat Desa Rantebelu? (ii) Untuk mengetahui Bagaimana implikasi-implikasi sosial simbolik haji pada masyarakat Desa (iii) Untuk mengetahui haji sebagaii trasformasi pada masyarakat Desa Rantebelu. Hasil penelitian tentang simbolik Haji sebagai rukun Islam yang ke lima haji mengalami persentuhan dengan kebudyaan masyarakat Desa Rantebelu, terlihat dengan adanya tradisi Mappatoppo, kemudian mengenal baju khusus haji yaitu: kabe, telililling, terispah untuk haji perempuan, serta songko haji (peci putih), suruban untuk haji laki-laki. Gelar haji melekat melebihi identitas lainnya. panggilan berubah menjadi haji termasuk panggilan anak terhadap orang tuanya. Simbol haji berimplikasi pada status sosial. Haji merupakan transformasi keagamaan dan transformasi kedirian, dan merupakan pengalaman keagamaan tertinggi seorang muslim.status haji merupakan simbol peran dan simbol sekligus simbol status dalam stratifikasi masyarakat

    Analisis Kompetensi Sosial Guru Sekolah Dasar di Pulau Sapuka Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep. (Dibimbing oleh Hamsu Gani dan Darman Manda

    No full text
    ABSTRAK MUHNIR. Analisis Kompetensi Sosial Guru Sekolah Dasar di Pulau Sapuka Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep. (Dibimbing oleh Hamsu Gani dan Darman Manda) Guru merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas pendidikan, kedepan setiap guru diharapkan memiliki kompetensi untuk mencapai kinerja yang lebih baik dan menjadi guru profesional. Namum. Fenomena dilapangan menunjukkan bahwa masi ada guru yang cenderung tidak memahami kompetensi sosial. Oleh karena itu rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan (i) Untuk mengetahui gambaran tentang pemahaman kompetensi sosial guru sekolah dasar di Pulau Sapuka. (ii) Untuk mengetahui komunikasi guru terhadap murid, sesama pendidik, tenaga kependidikan dan orang tua/wali murid. (iii) Untuk Mengetahui peranan guru sekolah dasar dalam lingkungan masyarakat Pulau Sapuka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah sebagai key informan, guru, tenaga kependidikan, masyarakat dan murid sebagai informen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut, yaitu: reduksi data, penyajian data, pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru sekolah dasar di Pulau Sapuka Kecamatan Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep ditinjau dari: (i) Pemahaman kompetensi sosial guru di Pulau Sapuka masih rendah melekat pada setiap aspek interaksi sosial. (ii) Komunikasi guru meliputi komunikasi dengan kepala sekolah, guru lain, tenaga kependidikan, orangtua murid, murid, dan masyarakat terlaksana secara efektif. (iii) Peran guru dilingkungan sosial , sebagai: (a) pendidik; (b) penggerak potensi; (c) penengah konflik; (d) pemimpin kultural; dan (e) pembawa perubahan, terinternalisasi dalam diri sebagai bagian dari pengalaman hidup guru

    The Effect of Providing Extrinsic and Intrinsic Motivation on Student Learning Difficulties

    No full text
    This study aims to understand the combined effect of extrinsic and intrinsic motivation on students' learning difficulties at the junior secondary school level. This research uses a qualitative approach with a case study method. The informants consisted of 10 people, including students with learning difficulties, subject teachers, guidance and counselling (BK) teachers, and parents. Data were collected through in-depth interviews and participant observation in the classroom to see the implementation of motivational strategies in the learning process. Interviews were conducted to obtain informants' perspectives on motivation and learning difficulties. Data were analysed using thematic analysis method and data triangulation to ensure the validity of the findings. The results show that the combination of extrinsic motivation, such as rewards and praise, with intrinsic motivation, such as curiosity and personal interest, can have a significant synergistic effect in reducing students' learning difficulties. This research is expected to contribute to the literature on motivation in educational contexts and provide practical guidance for educators in developing effective motivational strategies to support students with learning difficulties

    Pembuatan Perahu Sande’ (Studi Mitologi Masyarakat Pamboang Kabupaten Majene)

    No full text
    The main problems in this study are (1) To analyze how the stages of ritual procession of public trust in Sande boat making ', (2) To analyze what the symbolic message is contained in the ritual procession of public confidence in the making of Sande' s boat. This research was conducted in Pamboang District, Bonde Village, Majene Regency. This type of research is descriptive with qualitative approach. Primary data obtained through in-depth interviews to the parties that have been determined by using purposive sampling techniques, as well as direct observation in the field. Secondary data is obtained from data collection through documents and literature related to the research topic. The results of this study indicate that the ritual procession that accompanies Sande boat making is seen in three major stages ie before boatbuilding, boat making process and after boatbuilding. The meaning contained in the implementation of the ritual is the hope that always be given salvation by Allah SWT in using the boat. In addition, the ritual also intends to invoke the abundant sustenance of the process of going to sea later.Keywords: Mythology, Sande 'Boat, Society

    Penyimpangan Sosial Human Trafficking

    No full text
    Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian sosial budaya yang jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis secara kualitatif dengan menggambarkan secara utuh dan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya human trafficking, bentuk dari human trafficking dan peran dari pemerintah dalam menanggulangi terjadinya human traffiking yang ada di Kota Makassar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi terjadinya human trafficking dikarenakan kebutuhan ekonomi yang mendesak, baik dari korban maupun dari pelaku semuanya beralasan dikarenakan oleh kebutuhan ekonomi dan faktor yang lainnya juga dikarenakan oleh lingkungan dan teman bergaul dari orang yang bersangkutan. Adapun  bentuk dari human trafficking itu sendiri adalah yang bersangkutan atau korban dijadikan sebagai PSK oleh pelaku dan hasil dari dengan menjadikan korban PSK sepenuhnya diambil oleh si pelaku. Dan peran dari pemerintah sendiri dalam menanggulangi terjadinya human trafficking itu dengan melakukan sosialisasi dan seminar-semina kepada masyarakat, tempat-tempat hiburan dan hotel-hotel yang berada disekitar pusat hiburan, dalam hal ini pemerintah bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Lembaga-lembaga Sosial.   Kata Kunci : Penyimpangan Sosial, Masyarakat, Human Traffickin

    Perempuan Maskulin

    No full text
    Penelitian tentang Perempuan Maskulin (study Kasus Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone).Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimanakah Proses pembentukan karakter maskulin pada perempuan, pandangan masyarakat terhadap perempuan maskulin dan bagaimanakah implikasi sosial perempuan maskulin dalam keluarga dan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap perempuan yang berkarakter maskulin dan implikasi sosial perempuan maskulin. Jenis penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif ditunjang dengan pendekatan study kasus, pengumpulan data digunakan dengan cara observasi, wawancara mendalam, teknik dokumentasi dari hasil foto . Dalam penelitian ini, yang menjadi sasaran penelitian adalah pertamam perempuan yang dianggap maskulin, kedua  tokoh masyarakat yang dianggap bisa memberikan informasi atau data yang sesuai dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pembentukan karakter maskulin pada perempuan dipengaruhi oleh faktor kebiasaan yang dilakukan dari kecil, dan faktor lingkungan .serta pandangan masyarakat tentang perempuan maskulin merupakan sebuah penyimpangan identitas gender manusia, walaupun demikian masyarakat menghargainya sebagaimana manusia lainnya, itu adalah hak mereka dalam menjalani hidup serta selama itu tidak melanggar norma norma dan nilai nilai yang ada dimasyarakat. Adanya perempuan maskulin memberikan implikasi sosial dikalangan masyarakat dengan memberikan stereotip. Kata Kunci :Perempuan maskulin, Penyimpangan, Gender

    Status Sosial Orang Tua dan Prestasi Akademik Siswa

    No full text
    Masalah utama dalam penelitian ini adalah keterkaitan dan hubungan antara status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah (i) Untuk mengetahui gambaran tentang status sosial ekonomi orang tua siswa. (ii) Untuk mengetahui tingkat prestasi akademik siswa. (iii) Untuk mengetahui keterkaitan status sosial ekonomi orang tua terhadap tingkat prestasi siswa di Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bertujuan mengetahui hubungan status sosial ekonomi terhadap prestasi siswa. informan di tentukan secara purposive sampling berdasarkan karakteristik informan yang telah ditetapkan yaitu  orang tua siswa, tenaga pendidik, masyarakat, pemerintah dan siswa. Tekhnik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data melalui berbagai tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i) Tingkat status sosial ekonomi orang tua siswa di kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru dapat dikatakan sebagian besar berstatus sosial ekonomi menengah ke bawah. (ii) siswa di kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru, memiliki prestasi yang sangat baik. (iii) Keterkaitan Status sosial ekonomi orang tua siswa dengan prestasi akademik siswa, dapat  dikatakan tidak memiliki keterkaitan yang signifikan. Kata Kunci : Status, Sosial, Ekonomi

    Teacher's Strategy in Fostering Students Empathy through Thematic Learning Approach in Elementary School

    No full text
    Empathy is an essential social skill in child development, especially in primary school. Developing empathy in children helps them manage better social relationships and builds a caring character towards others. While the main focus in primary education often lies on academic achievement, social-emotional development, including empathy, should receive more attention. Thematic learning integrates various subjects in one theme relevant to students' real lives and offers an effective approach to fostering empathy. This article uses the literature review to analyze relevant sources on strategies to develop empathy through thematic learning in primary schools. The researcher reviewed scientific articles, books, and journals that discuss the implementation of thematic learning, character development, and empathy in primary education. Based on this literature review, thematic learning can create space for students to understand and feel the feelings of others through collaboration, social interaction, and character values-based learning. This research also shows the importance of the teacher's role in designing and implementing thematic learning that involves social values, including empathy. Thus, thematic learning can improve students' academic achievement and develop the social-emotional skills needed to form a more harmonious and tolerant society
    corecore