13,690 research outputs found

    AKTIVITAS KITINASE, LESITINASE, DAN HEMOLISIN ISOLAT DARI BAKTERI IKAN NILA (Oreochromis niloticus Lin.) YANG DIKULTUR DALAM KERAMBA JARING APUNG WADUK JATILUHUR, PURWAKARTA

    No full text
    Aeromonas hydrophila Lin. merupakan bakteri patogen oportunistik akuatik yang virulensinya dipengaruhi oleh adanya enzim kitinase, lesitinase, dan toksin haemolisin, merupakan penyebab kematian ikan nila yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengamati aktivitas enzim kitinase, lesitinase, dan toksin hemolisin dari 30 ikan nila dari keramba jaring apung waduk Jatiluhur dengan metode tehnik agar. A. hydrophila menunjukkan positif virulen ditunjukkan adanya zona bening untuk lesitinase sebesar 7,9 mm; kitinase 8,0 mm; dan hemolisin 6,6 mm dibandingkan dengan isolat Enterobacter sp., Pseudomonas sp., dan Vibrio sp. Hal ini menunjukkan bahwa A. hydrophila bersifat patogen dan virulen terhadap ikan nila.Aeromonas hydrophila Lin. is one of opportunistic aquatic pathogen bacteria where its pathogenic behavior is influenced by chitinase, lechitinase, and toxin haemolycine, and causes high mortality in nile tilapia culture. The purpose of the research was to observe the activities of two A. hydrophila’s enzymes i.e.: chitinase and lechitinase, and one extracelullar toxin, haemolycine, isolated from 30 nile tilapias cultured in floating net cage at Jatiluhur using quantitative plate assay technique. A. hydrophila was positive virulent marked with transparent zone of lechitinase of 7.9 mm, haemolycin of 6.6 mm, and chitinase of 8.0 mm compared to Enterobacter sp., Pseudomonas sp., and Vibrio sp. Therefore, A. hydrophila is determined as highly pathogenic bacterium and virulent for nile tilapia

    Lin, Dan-Yu

    No full text

    PENGUJIAN MUTU DAN PENETAPAN KADAR FILANTIN PADA EKSTRAK ETANOL HERBA MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI LINN)

    No full text
    AbstractMeniran (Phyllanthus niruri Linn.) is one of the Indonesian medicinal plant that has long been used by generations for the treatment of various diseases. According to the results of previous research is mentioned that meniran efficacious as antimicrobial, anticancers, improves blood sugar level, lipid profile, liver and kidney function. Meniran contains alkaloids, flavonoids, phenols, coumarins, tannins, terpenoids, and lignans (phyllanthin and hypophyllanthin). To maintain the traditionalmedicine preparations remain standardized, it is necessary to test the quality extract and phyllanthin assay.Meniran herbs is derived from the Indonesian Spice and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI), Bogor. The herbs were extracted by maceration using 70% ethanolic solvent. Testing was conducted on the quality testing preceded with the phytochemical screening, extract testing and phyllanthin assay by Thin Layer Chromatography (TLC) densitometry. The result of this researchwill be used for the next antitumor research. Phytochemical screening showed that meniran herbs contains tannins, steroids, flavonoids and alkaloids. The test results of meniran extract have met the requirements of Indonesian Herbal Pharmacopeia. The phyllanthin content in the 70% ethanolic extract of meniran herbs is 0,864%.Keyword : Quality of extract, Phyllanthin content, Phyllanthus niruri LinnAbstrakMeniran (Phyllanthus niruri Linn.) merupakan salah satu tumbuhan obat Indonesia yang telah lama digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan berbagai penyakit. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya disebutkan meniran berkhasiat sebagai antimikroba, antikanker, memperbaiki kadar gula darah, profil lipid, fungsi hati dan ginjal. Meniran mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, kumarin, tanin, terpenoid, dan lignan (filantin dan hipofilantin). Untuk menjaga sediaan obat tradisional tetap terstandar, maka perlu dilakukan pengujian ekstrak dan penetapan kadar filantin. Simplisia herba meniran yang digunakan berasal dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Bogor. Simplisia diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian mutu yang didahului dengan skrining fitokimia, pengujian ekstrak dan penetapan kadar filantin secara Kromatografi Lapis Tipis (KLT) densitometri. Hasil dari penelitianini akan digunakan untuk penelitian antitumor selanjutnya. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa herba meniran mengandung tanin, steroid, flavonoid dan alkaloid. Hasil pengujian ekstrak meniran telah memenuhi persyaratan Farmakope Herbal Indonesia. Kadar filantin dalam ekstrak etanol 70% herba meniran adalah 0,864%.Kata kunci : Mutu ekstrak, kadar filantin, Phyllanthus niruri Lin

    SISTEM KONTROL INVERTED PENDULUM PADA BALANCING MOBILE ROBOT

    No full text
    ABSTRAK Sistem kontrol merupakan suatu sistem yang menjadi pusat perhatian di bidang robotika. Dimana dengan adanya sistem kontrol ini, robot bisa menjadi lebih cerdas dan canggih. Pada proyek akhir ini akan dibangun sebuah sistem kontrol inverted pendulum pada mobile robot. Inverted pendulum adalah pendulum yang mempunyai titik berat diatas titik tumpunya. Balancing Robot ini selalu menyetimbangkan sistemnya agar pendulum tetap tegak. Sebagai deteksi kemiringan antara robot dengan lantai digunakan sensor Sharp GP2D12. Sensor ini mempunyai output tegangan analog. Data dari sensor ini akan diolah oleh Mikrokontroler ATMega 16. Karena data yang dibawa oleh Sharp GP2D12 ini mempunyai noise, maka data harus difilter. Filter yang dipakai adalah Single Exponential Filter yang bisa mereduksi noise secara optimal disamping juga mempunyai respon waktu yang cepat. Setelah selesai pemrosesan, data diolah dengan menggunakan kontrol PID. Dengan sistem kontrol ini, robot akan bergerak maju mundur searah dengan arah gerak jatuhnya pendulum. Prosentase keberhasilan kontrol PID pada robot ini adalah 90% dengan robot tidak pernah jatuh tetapi berosilasi kecil. Kata Kunci : Inverted Pendulum, Sharp GP2D12, Single Exponential Filter, PID, Balancing Robot

    ANALISIS PERSEPSI WANITA LIN YUTANG DAN KONTRADIKSINYA

    No full text
    ANALISIS PERSEPSI WANITA LIN YUTANG DAN KONTRADIKSINYA

    Electrodeposition of mesoporous manganese dioxide supercapacitor electrodes through self-assembled triblock copolymer templates

    No full text
    Mesoporous manganese dioxide supercapcitor electrode materials were electrochemically deposited onto silicon substrates coated with Pt using triblock copolymer species (Pluronic P123 and F127) as the structure-directing agents. Deposited electrodes of manganese dioxide film were physically characterized by X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscopy (SEM) and transmission electron microscopy (TEM), and were electrochemically characterized by cyclic voltammetry (CV) in 0.5M Na2SO4 electrolyte. Maximum specific capacitance (SC) values of 449Fg?1 was obtained at a scan rate of 10mVs?1 from F127 templated mesoporous MnO2

    Ling shu bao chan hei shen dan

    No full text
    [竹林寺僧撰 ; 邊繼孝校刊].綫裝.框18.3x12.7公分, 10行20字. 白口, 左右雙邊, 單黑魚尾. 版心上鐫題名, 中鐫卷次及小題, 下鐫葉次.書名頁刻"光緖乙未冬日錫山邊氏刊于海上, 上海文瑞樓書莊發行". 又有紅色戳記"蘇州綠蔭堂福記精造書籍章".前有民國四年[1915]陳洙序云此書刻印之事.每卷末刻"無錫邊繼孝校刊". 附文末又刻"山陰陳鉅堃又笙謹識, 龍山邊繼孝望先補刊".有民國艮初墨筆跋及評語.附: 靈樞保產黑神丹.鈐"莊兆祥印"朱, 白文各一方.Xian zhuang.Kuang 18.3 x 12.7 gong fen, 10 hang 20 zi. Bai kou, zuo you shuang bian, dan hei yu wei. Ban xin shang juan ti ming, zhong juan juan ci ji xiao ti, xia juan ye ci.Detailed notes in vernacular field only.Detailed notes in vernacular field only.Detailed notes in vernacular field only.Detailed notes in vernacular field only.[Zhu lin si seng zhuan ; Bian Jixiao jiao kan].Fu: Ling shu bao chan hei shen dan.Qian "Zhuang Zhaoxiang yin" zhu, bai wen ge yi fang

    Analisis Pertandingan BUkutangkis Tunggal Putera Antara Lee Chong Wei dan Lin Dan Pada Olimpiade Musim Panas XXX di London 2012

    No full text
    Dalam analisis pertandingan bulutangkis terdapat keberhasilan pukulan yang menjadi senjata andalan seorang pemain agar dapat memenangkan suatu pertandingan, dan kegagalan pukulan yang menjadi salah satu faktor penyebab kekalahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keberhasilan dan kegagalan pukulan dari Lee Chong Wei dan Lin Dan, meliputi pukulan servis, lob, dropshot, smash, drive, backhand, dan netting. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sederhana, dengan menggunakan software Dartfish. Sedangkan penelitian ini bersifat analisis dokumen berupa data sekunder dari pertandingan antara Lee Chong Wei dan Lin Dan untuk mendeskripsikan tahapan gerakan. Data hasil analisis berupa angka dianalisis menggunakan rumus statistika berupa hitungan persentase,Hasil analisis data statistik menunjukkan persentase keberhasilan pukulan Lee Chong Wei sebesar 46,73% dan persentase kegagalan pukulan sebesar 53,27% dengan kegagalan pukulan terbanyak yaitu return smash sebesar 14%. Berbeda dengan Lin Dan yang memiliki tingkat keberhasilan pukulan sebesar 53,27% dan persentase kegagalan sebesar 46,73% dengan kegagalan pukulan terbanyak yaitu lob sebesar 13,08%.Simpulan penelitian diperoleh bahwa pertandingan ini dimenangkan oleh Lin Dan dengan skor 2-1 atas Lee Chong Wei. Teknik pukulan yang paling mendominasi keberhasilan pukulan kedua pemain adalah smash dengan persentase 15-18%, sedangkan kegagalan pukulan yang mendominasi permainan Lee Chong Wei adalah return smash dan kegagalan pukulan yang mendominasi Lin Dan adalah lob. Hal tersebut dikarenakan posisi tubuh yang tidak tepat untuk mengambil bola sehingga pengembalian melebar atau tidak tepat, maupun gerak bola yang berada di posisi sulit sehingga tidak terjangkau dan gagal dikembalikan ke area lawan

    EVALUASI KESIAPAN KOTA AMBON DALAM MENDUKUNG MALUKU SEBAGAI LUMBUNG IKAN NASIONAL

    No full text
    Tulisan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana tingkat kesiapan Kota Ambon untuk mendukung pelaksanaan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (M-LIN) yang dianalisis dengan metode RAPFISH yang dimodifikasi menggunakan Multi Dimensional Scalling (MDS).   Metode penelitian digunakan yaitu metode survey.  Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder.  Pengambilan data primer dilakukan terhadap responden melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner.  Data sekunder berupa laporan diperoleh dari berbagai instansi pemerintah dan perguruan tinggi.  Responden terdiri dari pelaku usaha, Pemerintah Provinsi Maluku (Badan Perencana Daerah, Dinas Kelautan Perikanan), Pemerintah Kota (Badan Perencana Daerah, Dinas Perikanan dan Kelautan).  Berdasarkan hasil analisis secara umum Kota Ambon masuk kategori siap sebagai daerah pendukung M-LIN dimana dari 6 dimensi hanya dimensi ekologi dan kelembagaan dan kebijakan yang masuk kategori cukup siap. Untuk meningkatkan kesiapan di Kota Ambon maka dimensi kelembagaan dan kebijakan menjadi dimensi yang paling utama untuk diperhatikan agar jelas mengenai keberlanjutan program M-LIN ini selanjutnya.   Dari hasil analisis yang dilakukan berimplikasi pada peningkatan sinkronisasi dan harmonisasi seluruh pelaku dan pemangku kepentingan  dalam pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan program Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional.  Selain itu juga perlu menyiapkan kebijakan berupa peraturan baik peraturan presiden (Perpres) maupun Keputusan Menteri (Kepmen) KP yang mendukung pelaksanaan program.  Title: Evaluation of Readiness To Support The City Ambon Maluku As “Lumbung Ikan Nasional”This paper was aimed to evaluate the readiness level of Ambon city serving as buffer for Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (M-LIN) which analyzed with modified RAPFISH method using Multi Dimensional Scalling (MDS). The study uses survei as the data collection method. This study used primary and secondary data. Primary data were collected through interviews using a set of questionnaires. Examples of secondary data were report or study reports from universities and local governement offices. The respondents are fishery business entities, provincial and district  fishery offices, provincial planning office. This study finds that in general City Ambon is ready as support system for M-LIN. However, only two out of six categories of readiness are in good condition for readiness. The ready indicators  are the governance and policies put in place in Ambon. These two indicators serve as key aspect insuring the sustainability of M-LIN program. 
    corecore