656 research outputs found
Tugas Menggambar Teknik Dimas Prasetyo
Penyusunan standar memerlukan prinsip ketika Anda berada dalam tahap implementasi penggunaan sistem CAD. Adanya standar memeudahkan komunikasi antar data dan membuat pengorganisasian dan penyajian data elektronik menjadi lebih efektif. Selain itu, standar CAD memungkinkan komunikasi yang lebih efektif antara disiplin pemangku kepentingan proyek selama proses pengembangan proyek, dan komunikasi dengan manajemen pembangunan dan otoritas terkait dengan standar CAD mengurangi biaya dari proses desain. Meningkatkan kinerja proyek melalui konstruksi. CAD diharapkan dapat digunakan oleh desainer untuk menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan perakitan produk. Hal ini dapat dibangun dalam tiga tahap. Pertama, buat batasan prioritas menggunakan. Kedua, mencari urutan perakitan alternatif. Dan ketiga, pilih urutan perakitan yang optimal. Pembuatan urutan perakitan memerlukan rakitan yang dapat dieksekusi. Setelah perakitan, benturan antara dua komponen dapat menyebabkan keduanya saling menghalangi. Studi ini mengusulkan metode untuk menghasilkan batasan prioritas secara otomatis. Metode ini menggunakan informasi spesifik berikut : jalur perkitan bebas tabrakan ; jumlah koneksi antar komponen ; dan volume komponen. Informasi ini diambil dari database desain berbantuan computer (CAD). Metode yang diperoleh dari studi ini digunakan untuk mendeskripsikan system CAD yang diimplementasikan dengan menggunakan prinsip perancangan bentuk desain
PERAN SOSIAL DALAM UPAYA PEMULIHAN ORANG DENGAN BIPOLAR (ODB) PADA BIPOLAR COMMUNITY SEMARANG
Dimas Septyan Prasetyo, 2220600019. INTERAKSI SOSIAL DALAM
PEMULIHAN ORANG DENGAN BIPOLAR PADA ANGGOTA BIPOLAR
COMMUNITY SEMARANG. SKRIPSI. Pembimbing I: __________________,
Pembimbing II: __________________. Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Pancasakti Tegal.
Penelitian ini mengkaji dampak interaksi sosial dalam pemulihan orang dengan
bipolar, melalui proses asosiatif dan disosiatif. Analisis berfokus pada interaksi
orang dengan bipolar dengan keluarga, tetangga, kerabat, teman sekolah dan
interaksi lainya.
Hasil penelitian ini sediri menekankan pentingnya peranan komunitas Bipolar
Community Semarang. Terlebih pihak keluarga dan kerabat dalam menghadapi
orang dengan bipolar dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat
akan pentingnya kesehatan mental. Terlebih kaitanya dengan pemulihan orang
dengan bipolar dengan cara memberikan dukungan emosional, pemahaman, dan
sumber daya yang diperlukan untuk membantu individu dengan bipolar dalam
proses kesembuhan mereka.
Kata kunci: Interaksi Sosial, Kesehatan Mental, Bipolar, Stigma, Edukasi
PrototipeSistemKontrolJarakJauhPadaPerahuPemadamKebakaranTanpaAwak
ABSTRAK Prasetyo, Dimas Ari. 2015.PrototipeSistemKontrolJarakJauhPadaPerahuPemadamKebakaranTanpaAwak.TugasAkhir, Program Studi D3 TeknikElektronika. JurusanTeknikElektro. FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) I Made Wirawan, S.T., M.T.(II) Dr. Eng. SitiSendari, S.T., M.T. Kata Kunci :SistemKontrolJarakJauh, Modul RF RX-TX 433MHz, PerahuPemadamKebakaran. Perkembanganteknologikinisemakinberkembang, khususnya di bidangelektronikabanyakpenemuanbarumaupunperkembangandarisesuatu yang sudahada.Sepertihalnyasistemkontrol yang dapatmemudahkanpekerjaanmanusiasetiaptahunnyasemakinberkembangdanbanyakinovasibaru.Sistemkontrolsecarawirelesssangatdiminatikarenapemakaianyalebihefisiendanpraktis. Prototipesistemkontroljarakjauhpadaperahupemadamkebakarantanpaawakdimanakendaliwireless yang digunakanadalahradio frequencyinibrtujuanuntukmengontrolprototipeperahupemadamkebakaranmenggunakanremote control. Tahapandalampembuatansisteminiterdiridari : (1) Study literature; (2) Proses perancangan; (3) Pembuatanproduk; (4) Pengujianrangkaian per blok diagram; (5) pengujiankeseluruhan; (6) Hasilpengujian. Sisteminimenggunakanduabuahmikrokontroler ATmega8 sebagaitempatpemprosesansemua input / output. Modul RF RX-TX 433MHz sebagaijalurkomunikasiantararemote controldansistempadaprototipeperahu, tombolberfungsiuntukmasukanremote control.Driver Motor L298 berfungsiuntukmengaturarahdankecepatanputaran Motor DC.Driver motor servo berfungsisebagaipemisahteganganantaramikrokontrolerdengan motor servo, agar ICmikrokontrolertidakcepatpanas. Ujikinerjarancangandiketahuibahwa: (a) komunikasiUARTantarmikrokontrolerberjalandenganbaik; (b) driver motor L298 berfungsidenganbaik yang di ujidengancaramemberikansinyal PWM yang dibangkitkandarimikrokontroler; (c) driver motor servo berfungsidenganbaikdengancaramemberisinyal PWM untukmenggerakkan motor servo; (d) Modul RF RX-TX 433MHz berfungsidenganbaikpada proses pengiriman data, pemancarmengirim data kepenerimadenganindikator led; (e) pengujianrangkaianprorotipesistemkontroljarakjauhpadaprototipeperahupemadamkebakarantanpaawak. Dengandemikianproduk yang dibuatdapatberfungsidenganbaikdansesuaidenganperancangan.
PATUH KEPADA TUHAN ATAU PEMERINTAH? CULTURE SHOCK MASYARAKAT MUSLIM INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19
AbstrakPandemi Covid-19 memaksa orang-orang untuk menjaga jarak sosial dan fisik. Adanya peraturan jaga jarak tersebut dikukuhkan dalam kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah kota Indonesia. Penerapan PSBB turut berimplikasi pada kegiatan masyarakat muslim di ruang publik. Masyarakat muslim yang biasanya beribadah di masjid secara berjemaah, dituntut untuk dapat beribadah dari rumah. Namun, kebijakan tersebut tidak sepenuhnya dipatuhi karena adanya keyakinan individu dalam mematuhi aturan agama. Fenomena ketidakpatuhan masyarakat muslim terhadap PSBB karena keyakinan ajaran agama diduga sebagai sebuah bentuk culture shock. Studi ini menggunakan tinjauan literatur untuk mencoba menjelaskan konsep culture shock yang terjadi pada masyarakat muslim selama penerapan PSBB di beberapa wilayah di Indonesia. Analisis dilakukan dengan berdasarkan fakta yang diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, media massa dan buku yang relevan. Penulis fokus pada respons masyarakat terkait kegiatan keagamaan yang digambarkan dengan konsep culture shock yakni keresahan ketika dihadapkan pada kondisi, lingkungan dan budaya yang beda dari biasanya dan mengharuskan mereka melakukan adaptasi kegiatan keagamaan dari ruang publik ke rumah masing-masing. Pada akhir penulisan, masyarakat muslim masih bisa menjalankan ibadah sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan dengan mematuhi peraturan PSBB, pemerintahan Indonesia.Kata kunci: Covid-19; Culture Shock; Muslim; PSBB; Ritual Keagamaan AbstractPandemic of coronavirus disease 2019 (Covid-19) force people to maintain social and physical distance. The presence of such mileage regulations is firmly established in large-scale social restrictions (PSBB) policies in a number of Indonesian cities. The application of PSBB can impair the activities of muslim people in public spaces. Muslim communities that normally worship in mosques are required to worship from home. However, such policies are not fully enforced because of individual confidence in obeying rules in religion. The phenomenon of muslim civil disobedience in PSBB because of faith in religious teachings is suspected to be a form of culture shock. The study uses a review of literature to try to explain the concept of culture shock that occurred to muslim communities during the implementation of PSBB in parts of Indonesia. Analysis is based on facts obtained from scientific journal articles, mass media and books. The authors focus on the response of the people to the religious activity depicted by the concept of culture shock of anxiety when exposed to different conditions, environments and cultures and require them to adapt to religious activities from public to home. At the end of the writing, muslim societies should still be able to observe worship as a form of obedience to god by abiding by the rule of the Indonesian government's PSBB.Keywords: Covid-19; Culture Shock; Muslim; Policy; Religious Rituals
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, FREE ASSETS, ASSETS RETRENCYHMENT, DAN LEVERAGE TERHADAP CORPORATE TURNAROUND (Studi pada Perusahaan Agriculture (Sektor Pertanian) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018 – 2021)
Dimas Prasetyo, 2022, Pengaruh Ukuran Perusahaan, Free Assets, Asset Retrechment, dan Leverage Terhadap Corporate Turnaround (Studi Pada Perusahaan Agriculture yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2021.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja keuangan perusahaan (corporate turnaround) pada perusahaan Agriculture (Pertanian) yang mengalami kesulitan keuangan selama periode 2018-2021.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. menggunakan metode purposive sampling. Setelah diseleksi, sampel berjumlah 19 perusahaan Agriculture (Pertanian) yang sudah terdaftar di BEI dan mempublikasikan laporan keuangan tahunan selama kurun waktu 2018-2021. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS Versi 22.
Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa 1. Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Corporation Turnaround, karena perusahaan yang besar memiliki prosedur internal yang berbelit-belit. 2. Free Assets berpengaruh positif terhadap Corporation Turnaround, karena free aset yang cukup dan probabilitas yang lebih tinggi dalam menghindari kebangkrutan akan membuat perusahaan untuk memperoleh tambahan dana yang diperlukan untuk tercapainya kesuksesan turnaround, 3. Assets Retrencyhment tidak berpengaruh terhadap Corporation Turnaround, karena peningkatan efisiensi tidak akan meningkatkan probabilitas dalam keberhasilan turnaround, 4. Leverege tidak berpengaruh terhadap Corporation Turnaround, karena banyaknya hutang yang dimiliki perusahaan tidak dapat mempengaruhi dalam keberhasilan turnaround.
Kata Kunci: Ukuran Perusahaan, Free Asset, Asset Retrechment, Leverage, Corporate Turnaroun
Dimas Bagas Prasetyo Laporan Literatur Review Buku Media Pembelajaran Sejarah Era Teknologi Informasi (Konsep Dasar, Prinsi Aplikatif, dan Perancangannya)
Dimas Bagas Prasetyo Laporan Literatur Review Buku Media Pembelajaran Sejarah Era Teknologi Informasi (Konsep Dasar, Prinsi Aplikatif, dan Perancangannya)
DESAIN PENGENDALI MODEL REFERENCE ADAPTIVE CONTROL (MRAC) DENGAN KOMBINASI PD UNTUK MENGENDALIKAN KESEIMBANGAN PADA SISTEM BALL AND BEAM
DESAIN PENGENDALI MODEL REFERENCE ADAPTIVE CONTROL (MRAC) DENGAN KOMBINASI PD UNTUK MENGENDALIKAN KESEIMBANGAN PADA SISTEM BALL AND BEAM
DIMAS PRASETYO
NIM : 11355100048
Program Studi Teknik Elektro
Fakultas Sains dan Teknologi
UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Jl. H.R Soebrantas No.155 Pekanbaru
ABSTRAK
Kemajuan teknologi menghantarkan manusia kedalam kehidupan yang lebih mudah, dimana kemujuan teknologi merambah ke segala bidang mulai industri, medis, transportasi, dan lainnya.Kebutuhan transportasi yang menghantarkan manusia berpindah dari satu tempat ketempat yang lain menjadi salah satu kebutuhan mendasar di era modern saat ini, mulai dari transportasi darat, laut dan udara. Pesawat merupakan salah satu transportasi udara yang banyak digunakan saat ini karena lebih efisien dari segi waktu. Namun, tidak sedikit pengguna pesawat memiliki perasaan takut saat naik pesawat. Dimana perasaan takut terjadi saat take off, terbang maupun landing, yang sangat berhubungan dengan kestabilan, sehingga kestabilan gerak vertical dan horizontal pesawat saat penerbangan harus dikendalikan dengan baik. Prinsip kestabilan gerakan vertical dan horizontal pesawat dapat diambil dari sistem ball and beam. Sistem Ball and Beam adalah salah satu dari sistem pengendalian posisi. Ketidak mampuan sistem Ball and Beam untuk mencapai titik seimbaing, di karenakan bola terus begerak diatas batang penyeimbang ke bidang yang lebih rendah.Untukmengendalikan system ini dibutuhkan kendali adaptif MRAC yang dapat mengatur sistem agar dapat berjalan sesuai keinginan. DimanaMRACmerupakan kendali adaptif yang mampu menghasilkan respon yang dapat mengikuti model referensinya. Model referensi merupakan model acuan yang karakteristiknya akan diikuti oleh respon plant. Namun, setelahmenggunakan MRAC respon yang dihasilkanmasih terdapat osilasi dan overshoot. Sehingga di butuhkan pengendali PD untuk memperbaiki respon nya. Nilai Kp = 80 dan nilai Kd = 5 dengan hasil settling time = 0.2568 detik dan rise time = 0.117 detik.
Kata Kunci : Ball and Beam, MRAC, Pesawat, PD
- …
