2 research outputs found

    ASPEK PROFETIK TOKOH AZZAM DALAM NOVEL DWILOGI KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA HABIBBURAHMAN EL-SHIRAZY

    No full text
    Penelitian ini memanfaatkan Novel Dwilogi Ketika Cinta Bertasbih untuk diteliti dari segi profetik. Penelitiaan ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek profetik yang ada pada tokoh Azzam  yang berkaitan dengan  amar ma’ruf, nahi munkar, dan tu’minuna billah dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini berusaha untuk memberikan data secara objektif tentang aspek profetik  yang berkaitan dengan amar ma’ruf, nahi munkar, dan tu’minuna billah yang ada dalam novel Dwilogi Ketika Cinta Bertasbih. Data penelitian ini adalah berupa kutipan kalimat, paragraf, atau dialog tokoh yang terdapat di dalam novel Dwilogi  Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburahman El-Shirazy. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga aspek profetik, yaitu (1) amar ma’ruf  (menyuruh kebaikan, humanisasi), (2) nahi munkar (mencegah kejahatan, liberasi), dan (3) tu’minuna billah (beriman kepada Tuhan,transendensi)

    ASPEK PROFETIK DALAM NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA HABIBBURAHMAN EL-SHIRAZY

    No full text
    Karya sastra sebagai bentuk dan hasil sebuah pekerjaan kreatif pada hakikatnya adalah media yang mendayagunakan bahasa untuk mengungkapkan tentang kehidupan manusia. Sebuah karya sastra pada umumnya berisi tentang permasalahan yang melingkupi kehidupan manusia. Kemunculan sastra dilatarbelakangi adanya dorongan dasar manusia untuk mengungkapkan eksistensi dirinya.             Sastra profetik adalah sastra yang tampil untuk selalu mengingatkan manusia akan Tuhannya, keberadaan manusia di hadapanTuhan, dan kesanggupan manusia menerima petunjuk Tuhan. Penelitian ini memanfaatkan novel  Ketika Cinta Bertasbih untuk diteliti dari segi profetik. Penelitiaan ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek profetik yang ada pada tokoh yang terdapat dalam novel tersebut kaitannya dengan amar ma’ruf, nahi munkar, dan tu’minunabillah dalam novel tersebut.             Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini berusaha untuk memberikan data secara objektif tentang aspek profetik kaitannya dengan amar ma’ruf, nahi munkar, dan tu’minunabillah yang ada pada tokoh dalam novel  Ketika Cinta Bertasbih. Data  penelitian ini adalah berupa kutipan kalimat, paragraf, atau dialog tokoh yang terdapat di dalam novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburahman El-Shirazy. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Human Instrument. Sumber data penelitian ini adalah novel  Ketika Cinta Bertasbih karya Habibburahman El-Shirazy yang terdiri dari dua jilid, yaitu jilid pertama dan jilid kedua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca novel secara keseluruhan untuk memperoleh gambaran umum mengenai isi cerita, mengumpulkan kutipan kalimat, dialog, paragraf, yang menunjukan aspek profetik pada novel Ketika Cinta Bertasbih, mengidentifikasi data, kodifikasi data,  dan pengelompokan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menginterpretasi data dan menarik kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data diperlukan beberapa teknik. Peneliti membaca novel secara berulang-ulang dan mendiskusikan hasil temuan penelitian kepada pembimbing. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga aspek profetik, yaitu (1) amar ma’ruf  (menyuruh kebaikan, humanisasi), (2) nahi munkar (mencegah kejahatan, liberasi), dan (3)tu’minuna billah (beriman kepada Tuhan, transendensi).             Peneliti juga memberikan saran kepada peneliti selanjutnya agar bisa mengembangkan penelitian tentang aspek profetik dalam karya satra. Saran bagi para pembaca agar menjadikan novel Ketika Cinta Bertasbih sebagai bacaan yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang aspek profetik. Saran bagi para pendidik, diharapkan dapat menjadikan karya sastra sebagai salah satu bahan ajar untuk peserta didik mengenai aspek profetik. Bagi para penulis karya sastra diharapkan dapat menyajikan karya sastra yang bermutu, yang tidak hanya memberikan hiburan kepada para pembaca, tetapi juga dapat memberikan pelajaran yang dapat dijadikan contoh yang baik untuk para pembacanya
    corecore